Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Minim Jam Terbang, Atlet Muba Masuk Peringkat 4  pada Kejuaraan Climbing di  Tiongkok

Minim Jam Terbang, Atlet Muba Masuk Peringkat 4  pada Kejuaraan Climbing di  Tiongkok

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 12 Okt 2018
  • visibility 900
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Ari W

SUMSELTERKINI.CO.ID, HUAIAN – Climber asal Musi Banyuasin (Muba), Muhammad Hinayah, yang tergabung dalam Tim Speed Indonesia, kembali hanya menempati peringkat empat pada ajang The Belt and Road International Climbing Master Tournament 2018 di Huaian, Tiongkok.

Hinayah kalah dari Sesama Climber Indonesia pada fase semifinal men’s speed, saat berhadapan dengan pemanjat Indonesia lainnya, Pangeran Septo Wibowo, cengkraman Hinayah terlepas dari poin dinding hingga mengalami fall atau tak mampu mencapai top.

Kemudian pada perebutan medali perunggu, lagi-lagi Hinayah dikalahkan Sabri catatan waktu 6,28 detik, sedangkan Hinayah mencatatkan waktu 6,37 detik.

Pada nomor ini, medali emas diraih Pangeran Septo Wibowo dengan catatan waktu 6,33 detik, setelah sang lawan Rukin Sergei, dari Rusia yang fall saat final.

“Saat di semifinal menghadapi Pangeran, saya mengalami fall. Kemudian, ketika memperebutkan perunggu, saya kembali kalah dari Sabri. Tapi saya tetap bangga, karena Indonesia jadi juara untuk nomor ini,” ungkap Hinayah, saat dikonfirmasi kemarin.

Hinayah menerangkan, even di Huaian, ini pemanjat senior tidak begitu banyak. Berbeda dengan even IFSC World Cup Series di Wujiang (20-21 Oktober) dan di Xiamen (27-28 Oktober), Tiongkok, yang penuh dengan pemanjat senior.

“Setelah even di Huaian, saya akan mengikuti even sejenis di Wanyiasan tanggal 13-14 nanti. Kemudian dua even seri dunia, yang memang lebih berat lagi. Karena cukup banyak pemanjat senior. Tapi saya berharap doanya agar bisa menang,” terangnya.

Ketua Umum FPTI Sumsel, Beni Hernedy menuturkan, hasil tersebut sudah cukup bagus dan di Huaian ini baru even pertama.

“Masih ada tiga even lagi yang diikuti Hinayah dan mudah-mudahan dia lebih baik lagi di tiga seri berikutnya,” tuturnya.

Beni menilai, dengan level Hinayah yang sudah mampu bersaing dengan atlet panjat tebing dunia ini, tetap membutuhkan jam terbang internasional yang lebih banyak lagi.

“Hinayah ini masih muda dan butuh jam terbang internasional yang lebih banyak. FPTI Sumsel berharap, ada dukungan secara profesional untuk Hinayah, karena kita menargetkan Hinayah ini juara dunia,” tegas Wakil Bupati Muba ini.

Tak lupa, Beni juga mengucapkan terima kasih pada pihak sponsor seperti Artliner, Bank Sumsel Babel dan Petro Muba, yang telah memberikan bantuan untuk keberangkatan Hinayah selama di Tiongkok.

Pelatih speed Indonesia, Hendra Basir mengatakan, atlet yang berangkat ke Tiongkok untuk mengikuti kompetisi ini adalah Aspar Jaelolo, Alfian M Fajri, Sabri, Muhammad Hinayah, Veddriq Leonardo, Pangeran Septo Wibowo, Puji Lestari, Aries Susanti Rahayu, Rajiah Sallsabillah, Agustina Sari, dan Nurul Iqamah.[**]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duh, Gara-gara Curi Kotak Amal Masjid, Pemuda Ini Bonyok Dihajar Warga, Berurusan dengan Polisi Lagi, Kapok Dech…

    Duh, Gara-gara Curi Kotak Amal Masjid, Pemuda Ini Bonyok Dihajar Warga, Berurusan dengan Polisi Lagi, Kapok Dech…

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.064
    • 0Komentar

    NAH, ini pelajaran untuk para pemuda yang sengaja mencuri kotak amal masjid, jika ketahuan dengan warga tentu muka akan bonyok jadi bulan-bulan warga. Ruginya lagi, pasti berurusan dengan aparat kepolisian. Seperti di alam oleh seorang pemuda bernama Keri Sastra alias Hendri Bin Muhammad Ropi (22), warga asal Kecamatan Muara Pinang, Kota Pagaralam. Ia kini siap-siap […]

  • Tetap Ingatkan Warga Jaga Protokes, COVID-19 Muba Kemarin Bertambah 10 Kasus Positif, 3 Sembuh

    Tetap Ingatkan Warga Jaga Protokes, COVID-19 Muba Kemarin Bertambah 10 Kasus Positif, 3 Sembuh

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 622
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (24/10/2020) mengkonfirmasi penambahan 10 kasus positif dan 3 kasus sembuh. “Ada penambahan 10 kasus positif dan 3 kasus sembuh,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. Sefti merinci, adapun penambahan 10 kasus positif yakni diantaranya kasus 389 laki-laki usia 53 tahun Bayung Lencir, kasus 390 […]

  • Hadapi Dampak Penghentian LIBOR, BI Lakukan Ini

    Hadapi Dampak Penghentian LIBOR, BI Lakukan Ini

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 647
    • 0Komentar

    UPAYA terobosan dalam pengembangan suku bunga acuan bebas risiko yang sesuai prinsip syariah merupakan tonggak penting dalam memperkuat daya saing industri keuangan syariah menghadapi dampak penghentian London Interbank Offered Rate (LIBOR) mulai akhir 2021. Pengembangan standardisasi dalam pasar keuangan syariah akan memperkuat pengelolaan likuiditas sehingga dapat meningkatkan arus investasi yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi riil. Demikian disampaikan Deputi […]

  • Bikin Iri, Solo Ngegas, Palembang Masih Nyetel Kopling: Saatnya Ekraf Kita Pindah Gigi!

    Bikin Iri, Solo Ngegas, Palembang Masih Nyetel Kopling: Saatnya Ekraf Kita Pindah Gigi!

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 798
    • 0Komentar

    KALAU Solo sudah sampai Jakarta bawa rombongan pengembang game lokal (bukan buat liburan ke Ancol ya, ini serius!), Palembang baru sibuk urus festival pempek dengan lomba tebak isi cuko. Bukan kita anti pempek, lho. Tapi, ekonomi kreatif itu bukan cuma soal kuliner, masa dari 16 subsektor ekraf, kita masih mentok di kemplang dan kerupuk? Coba  […]

  • Hindoli/STAL Bangun Jembatan Penghubung, Masyarakat di 6 Dusun Bernapas Lega
    CSR

    Hindoli/STAL Bangun Jembatan Penghubung, Masyarakat di 6 Dusun Bernapas Lega

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.000
    • 0Komentar

    PT Hindoli [STAL] melalui Program Corporate Social Responsibility [CSR] membangun jembatan penghubung  di Dusun Teluk Tenggulang, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Jembatan tersebut dibangun tak lain guna menghubungkan antara Dusun 1 dengan 6 Dusun, seperti Dusun yang berada di Air Hitam, Puyuh, dan Dusun Sengonan. Menurut Kades ,Teluk Tenggulang, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin, […]

  • “Mang Mat & Koperasi Canggih dari Kampung, Ketika Mimpi, Drone & Wajan Bertemu di Balai Desa”

    “Mang Mat & Koperasi Canggih dari Kampung, Ketika Mimpi, Drone & Wajan Bertemu di Balai Desa”

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 807
    • 0Komentar

    MANG Mat bukan lulusan Harvard, bahkan, ijazahnya saja sempat nyelip di balik kompor saat rumahnya di Sekip Bendung Palembang kebanjiran tahun 2010, tapi jangan salah, otaknya encer kayak minyak goreng bekas yang disaring dua kali. Ia dikenal di kampungnya, bagian pinggir, sebagai “insinyur rasa-rasa”. Apa pun yang ada kabelnya, pasti dia otak-atik. Entah itu speaker, […]

expand_less
WordPress Archive YITH FAQ Plugin for WordPress Premium YITH Frontend Manager for WooCommerce Premium YITH GeoIP Language Redirect for WooCommerce Premium YITH Globe | Hi-Tech WordPress E-Commerce Theme YITH Google Product Feed for WooCommerce Premium YITH Infinite Scrolling Premium YITH Iris | Interior Design WordPress Theme YITH Kidshop | A Creative Kid|s E-Commerce Theme YITH Live Chat Premium YITH Multiple Shipping Addresses for WooCommerce Premium