Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Faktor Cuaca, Arif Dwi Pangestu Gagal Raih Prestasi

Faktor Cuaca, Arif Dwi Pangestu Gagal Raih Prestasi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 27 Jul 2021
  • visibility 851
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELAJARAN pemanah muda Indonesia Arif Dwi Pangestu di Olimpiade 2020 Tokyo terhenti. Atlet yang berusia 17 tahun ini harus mengakui kehebatan wakil dari Jerman Florian Unruh dengan skor 2-6 (24-28, 28-26, 24-28, 25-27) pada pertandingan babak pertama recurve perorangan putra di Yumenoshima Archery Park Field, Tokyo, Jepang, Selasa (27/07).

Arif Dwi mengaku sempat galau karena kondisi angin yang ekstrem sehingga menganggu konsentrasinya. Sebagai informasi, badai taifun menghampiri Tokyo sejak 03.00 dini hari hingga siang waktu setempat.

“Anginnya kencang dan berubah-ubah. Terkadang ke kanan dan juga ke kiri. Cuacanya esktrim sangat terasa ke badan dan kontrol tangan kiri juga sangat berbeda. Tapi, pas latihan soalnya cuaca mendung seperti kayak antara hujan apa nggak. Dan, kalaupun terjadi hujan mungkin lebih susah lagi,” kata Arif Dwi Pangestu yang ditemui Tim Media NOC Indonesia usai pertandingan.

Arif mengaku dirinya sempat bisa fokus ke anginnya pada seri kedua. Namun, kondisi angin yang berubah ubah itu kembali membuat konsentrasinya hilang. Perjuangan Arif yang sudah maksimal itu disaksikan Sekjen NOC Indonesia Ferry J Kono dan Anggota Komite Exco NOC Indonesia Indra Gamulya dan Deputi Chef de Mission Kontingen Indonesia Zaenal Asikin.

“Tadi sempat anginnya agak cepat sehingga berubah konsentrasi. Kalau badai ya pasti anginnya gede banget kan tetapi ini bukan badai jadi kayak ya bingung bingung gimana gitu. Itu sangat mempengaruhi konsentrasi karena waktu latihan juga tidak pernah kena angin seperti itu. Baru kali ini anginnya seperti itu,” jelas Arif Dwi.

“Tadinya, saya kurang cermat di seri terakhir jadi lawan ya lebih cepat menyelesaikan. Karena, dia lebih enak main di mana lebih dulu menemukan tempat,” tambahnya.

Sementara itu, Pelatih Tim Panahan Indonesia, Permadi mengatakan Arif sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa meraih hasil terbaik. Dia menilai wajar Arif Dwi masih belum bisa konsetrasi menghadapi kondisi cuaca yang ekstrim. Selain karena usia yang masih muda, Olimpiade Tokyo sekaligus menjadi debutnya di pesta olahraga terakbar paling bergensi sedunia ini.

“Arif sudah berusaha semaksimal mungkin tapi kita tidak bisa membohongi ini kan pertama tampil. Ini luar biasa karena Arif itu belum pernah ikut PON langsung ikut Olimpiade. Jadi, kalau dilihat sih memang kita perlu banyak event untuk atlet panahan ini supaya bisa menyesuaikan di kondisi-kondisi yang memang ekstrem,” katanya.

Pengalaman Arif menghadapi cuaca ekstrim ini, kata Permadi, akan menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pelatih dan pembina pelatnas untuk menghadapi berbagai event internasional maupun Olimpiade 2024 Paris.

“Selama ini kita latihan di Jakarta. Sepertinya, kita perlu mencari tempat latihan lain dengan cuaca hujan barangkali panas atau dingin. Ini sangat perlu karena ini adalah bahan medali untuk 2024 di Paris nanti, Usia Arif itu masih sangat muda 17 tahun. Mudah-mudahan di Olimpiade berikutnya Arif akan kembali tampil dan meraih prestasi lebih baik,” ujarnya. Kemenpora (***)

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinjau PLTP Rantau Dedap

    Tinjau PLTP Rantau Dedap

    • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 694
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru  meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Panas (PLTP) Supreme Energy (Rantau Dedap) yang merupakan salah satu pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan di Sumsel di Desa Segamit Kecamatan Semende Darat Ulu Kabupaten Muara Enim, Senin (25/7) Setibanya dilokasi PLTP Supreme Energy Rantau Dedap, Gubernur Herman Deru  beserta rombongan  berkeliling meninjau PLTP […]

  • KPU Sumsel Gelar Bimtek Terpadu untuk PPK Pilkada Sumsel

    KPU Sumsel Gelar Bimtek Terpadu untuk PPK Pilkada Sumsel

    • calendar_month Kamis, 21 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.042
    • 0Komentar

    Mengajak stakeholder terkait kepemiluan untuk menyaksikan bimtek dan simulasi.

  • Masuk Nominasi Finalis Penghargaan Simpul Jaringan 2020, Bijakan 1 Data Satu Peta Terus Digaungkan Muba

    Masuk Nominasi Finalis Penghargaan Simpul Jaringan 2020, Bijakan 1 Data Satu Peta Terus Digaungkan Muba

    • calendar_month Minggu, 15 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.068
    • 0Komentar

    KABUPATEN Musi Banyuasin menjadi finalis pada ajang penghargaan Simpul Jaringan Tahun 2020 dari Badan Informasi Geospasial.Simpul jaringan adalah institusi yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pengumpulan, pemeliharaan, pemutakhiran, penggunaan dan penyebarluasan Data Geospasial (DG) dan Informasi Geospasial (IG) tertentu. Visitasi dan verifikasi nominasi Simpul Jaringan ini dilakukan secara virtual dewan tim juri dari Universitas Gajah Mada, […]

  • Sejak 1950 Jadi Rumah Orang Aceh di Perantauan, Taman Iskandar Muda Kini Buka Jalan bagi Talenta Muda

    Sejak 1950 Jadi Rumah Orang Aceh di Perantauan, Taman Iskandar Muda Kini Buka Jalan bagi Talenta Muda

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Sejak berdiri pada 24 Agustus 1950, Taman Iskandar Muda menjadi wadah yang menyatukan masyarakat Aceh di perantauan. Kini, organisasi tersebut didorong membuka ruang yang lebih besar bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, gagasan, dan talenta mereka. Pesan itu disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) […]

  • Panen Raya di OKUS, Jika Petani Lakukan Ini, Sumsel Bisa Jadi Peringkat 5 Penghasil Pangan di Indonesia

    Panen Raya di OKUS, Jika Petani Lakukan Ini, Sumsel Bisa Jadi Peringkat 5 Penghasil Pangan di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.665
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H.Herman Deru melakukan Panen Raya Padi Sawah Varietas Mikongga bersama para petani di Desa Surabaya Kecamatan Banding Agung Kabupaten OKU Selatan, Selasa (12/10/20). Pjs Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) Nora Elisya  Herman Deru melihat hasil produksi pertanian di OKUS dan dia optimis Sumsel tak lama lagi menjadi jawara penghasil pangan tingkat nasional. […]

  • PDIP OKI Distribusikan 300 Naskot, Sembako & Masker

    PDIP OKI Distribusikan 300 Naskot, Sembako & Masker

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.070
    • 0Komentar

    PDI Perjuangan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan mendistribusikan 300  nasi kotak [naskot] untuk berbuka puasa kepada para tukang becak, tukang ojek dan masyarakat di sekitaran pasar shoping Kayuagung,Kamis (21/5/2020). Selain naskot, PDIP OKI juga membagikan sejumlah masker dan sembako. Ketua DPC PDIP OKI, Abdiyanto Fikri mengatakan mereka memberikan uang sebesar  Rp 50 ribu […]

expand_less
WordPress Archive Legale – Lawyer & Law Firm Template Kit Legalor – Law Firm & Attorney Elementor Template Kit Legasy – Beauty & Spa WordPress Theme Legenda – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme LeGrand | Modern Business WordPress Theme Lella – Hairdresser and Beauty Salon WordPress Theme LeMar – Seafood Restaurant WordPress Theme Lemars – Personal Blog WordPress Theme Lemon | A Clean and Smooth WooCommerce WordPress Theme Lensa – Camera & Photography Equipment Store Elementor Template Kit