Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OKI Terkini » Melihat Tradisi ‘Midang Bebuke’ di Hari Lebaran, Tomas OKI bercerita asal mulanya

Melihat Tradisi ‘Midang Bebuke’ di Hari Lebaran, Tomas OKI bercerita asal mulanya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2024
  • visibility 973
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Midang bebuke (arak-arakan pakaian adat pada hari lebaran) jadi tradisi turun temurun masyarakat Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel. Tradisi ini digelar pada hari ke tiga dan keempat lebaran Idul Fitri. Tahun ini gelaran midang terlihat semarak dan tertib. Arak-arakan Puluhan pasang pengantin terlihat mengelilingi sungai Komering diiringi musik jidur pada Jum’at, (12/4/24) siang.

Sesepuh dan tokoh masyarakat Kayuagung, Saiful Ardan mengatakan, awal mulanya Midang Bebuke  terjadi sekitar abat ke-17. Konon, midang dijadikan sebagai syarat pernikahan.

Ketika itu tutur Ardan ada perseteruan antara pihak mempelai laki-laki dan perempuan. Pihak mempelai laki-laki berasal dari keluarga yang miskin sementara pihak perempuan berasal dari keluarga yang terpandang.

Lalu pihak perempuan meminta sejumlah syarat kepada keluarga laki-laki berupa arak-arakan kereta hias menyerupai naga lengkap dengan gegawaannya. Singkat cerita persyaratan tersebut dipenuhi.

“Jadi, sejak peristiwa itulah, masyarakat Kota Kayuagung menyelenggarakan acara Midang Bebuke Morge Siwe,” ungkapnya.

Dijelaskanya juga, midang dalam istilah masyarakat Kayuagung adalah sebuah kegiatan berjalan kaki dengan menggunakan pakaian adat perkawinan masyarakat Kayuagung, sedangkan bebuke artinya lebaran.

“Kala itu midang merupakan perkawinan dalam adat yang tertinggi di Morge Siwe (Sembilan Marga -red) yang merupakan persyaratan untuk jemput mempelai perempuan oleh mempelai laki-laki atau masuk dalam adat istiadat perkawinan, dan seiring dengan berjalannya waktu midang ini terus mengalami perkembangan sehingga menjadi sebuah agenda pariwisata di OKI,” pungkas dia

Kini midang telah menjadi agenda tahunan di Kota Kayuagung terutamq pada perayaan Idul Fitri (bebuke). Bahkan midang telah ditetapkan sebagai kekayaan khasanah budaya masyarakat Kayuagung melalui sertifikat Warisan Budaya tak Benda (WBTB) oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.
.
Pada pegelaran midang tahun ini Pj. Bupati OKI, Asmar Wijaya mengapresiasi dukungan masyarakat sehingga tradisi midang tetap lestari hingga kini.

“Tentu tradisi ini tetap terjaga berkat dukungan masyarakat. Antusiasme dan kesadaran masyarakat yang tinggi untuk menjaga warisan leluhur,” terang dia.

Kenalkan Adat Budaya kepada Gen Z

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten OKI Ahmadin Ilyas mengatakan rangkaian Midang tahun ini dirangkai dengan perlombaan cang-incang.

Cang-incang merupakan salah satu jenis sastra lisan  yang melekat dengan tradisi masyarakat Kayu Agung. Cang-incang biasanya ditampilkan dalam upacara perkawinan . Hingga kini tradisi ini masih kelihatan fungsinya baik di dalam kalangan masyarakat yang tinggal di dalam kota Kayu Agung maupun yang tinggal di kota lainnya.

“Harapan kami dengan adanya perlombaan Cang Incang, maka akan ada generasi penerus yang akan terus melestarikan tradisi turun-temurun asli Kayuagung,” Ujar Ahmadin.

Madin menyebut rute kegiatan midang sendiri akan dilaksanakan disepanjang aliran sungai Komering.
Di hari pertama, midang bebuke diikuti oleh 6 Kelurahan dalam Kecamatan Kota Kayuagung antara lain, Kelurahan Kedaton, Perigee, Kayuagung Asli, Cinta Raja, Sida Kersa dan Tanjung Dancing. Sementara di hari ke 4 Idul Fitri akan diikuti kelurahan Kuta Raya, Sukadana, Paku, Mangun Jaya dan Jua-Jua.

“Rute perjalanan dimulai dari Kelurahan Kayuagung Asli menuju ke Kedaton. Lalu menyebrang pakai perahu ketek menuju ke Jua-jua dan berkumpulnya di pendopoan rumah dinas Bupati OKI, dirangkai dengan perlombaan cang-incang. Setelah itu barulah para peserta, dapat kembali ke kelurahan masing-masing,” tutur Ahmadin.[***]/dra

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah COVID-19, Masyarakat Diminta Disiplin Jalani Anjuran Pemerintah

    Cegah COVID-19, Masyarakat Diminta Disiplin Jalani Anjuran Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 942
    • 0Komentar

    HIMBAUAN terkait pencegahan meluasnya penyebaran Covid-19 terus digaungkan oleh Gugus Tugas Covid-19 Sumsel. Sebab, protokol kesehatan seperti tetap di rumah, pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan massa dan lainnya masih dinilai efektif dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumsel. Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Yusri meminta, agar masyarakat terus berupaya menumbuhkan kesadaran diri […]

  • Demi Kebutuhan Listrik, Pemerintah Larang Ekspor Batu Bara

    Demi Kebutuhan Listrik, Pemerintah Larang Ekspor Batu Bara

    • calendar_month Minggu, 2 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.340
    • 0Komentar

      PEMERINTAH Indonesia melarang sementara ekspor batu bara periode 1 sampai 31 Januari 2022, untuk menjamin ketersediaan pasokan baru bara pembangkit listrik di dalam negeri. Kebijakan itu ditujukan kepada pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) atau IUPK tahap kegiatan Operasi Produksi, IUPK Sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian dan PKP2B. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Mineral dan Batu […]

  • Kampung Bersinar Bakal Dibangun di Palembang pada Dua Titik Ini

    Kampung Bersinar Bakal Dibangun di Palembang pada Dua Titik Ini

    • calendar_month Jumat, 23 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 883
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Palembang berencana akan membentuk Kampung Anti Narkoba  [Bersih dari Narkoba/bersinar] di titik Kota Palembang. Rencana ini disampaikan langsung Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda usai Rapat di Gedung BAPPEDA Kota Palembang, [23/4/2021]. “Menindaklanjuti penangkapan besar terkait kasus narkoba di daerah Tangga Buntung 11 April lalu, kita berencana akan menjadikan daerah tersebut sebagai kampung Bersinar atau […]

  • Lima Hari Pemberangkatan, 8.702 Jemaah Sudah Berada di Tanah Suci

    Lima Hari Pemberangkatan, 8.702 Jemaah Sudah Berada di Tanah Suci

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.703
    • 0Komentar

    STAF Khusus Menteri Agama Bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo menyampaikan bahwa operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443 H/2022 M sudah memasuki hari ke-5 dan sudah ribuan jemaah Indonesia sudah berada di Tanah Suci. Sekarang ini sudah sebanyak 8.702 jemaah sudah berada di Madinah untuk menunaikan rukun Islam kelima, terang Wibowo Prasetyo saat konpres […]

  • Kunjungi KPAI Palembang, Begini Saran Wawako

    Kunjungi KPAI Palembang, Begini Saran Wawako

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.780
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Palembang Fitrianti Agustinda melakukan kunjungan ke kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Palembang yang terletak di Jalan Merdeka. Kunjungan Fitri ini dalam rangka silaturrahmi dengan para komisioner KPAI bertepatan dengan peringatannya Hari Anak Nasional. “Momennya hari anak nasional, dan Alhamdulillah kemarin kita juga mendapatkan penghargaan sebagai kota layak anak, oleh karena itu […]

  • Kawasan Palembang Rawan Banjir, Wawako Palembang Mulai Keliling Lagi, Temukan Salah Satu Penyebab Air Kerap Tersumbat, Warga Diingatkan Tetap Waspada & Jaga Kebersihan Lingkungan

    Kawasan Palembang Rawan Banjir, Wawako Palembang Mulai Keliling Lagi, Temukan Salah Satu Penyebab Air Kerap Tersumbat, Warga Diingatkan Tetap Waspada & Jaga Kebersihan Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.183
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengkhawatirkan banyaknya tiang milik perusahaan yang berdiri disaluran air yang berdampak penyumbatan saluran air. Ini terlihat, Kamis (16/9/2021) saat meninjau sistem saluran pengairan di Jalan Ketahun Keluraha  Siring Agung Kecamatan Ilir Barat (IB) 1 Palembang. “Kita akan surati perusahaan yang mendirikan tiang disaluran pengairan dan akan kita panggil,” tegas Fitri. […]

expand_less
WordPress Archive Ticketomatic Automatic Post Generator Plugin for WordPress TigerFist – Martial Arts Elementor Template Kit Tijarah – Digital Marketplace WooCommerce Theme Tijuana – Marijuana Dispensary & Medical WordPress Theme Tikie – Book Store WooCommerce WordPress Theme TikTok Feed Pro TikTokomatic – TikTok Video Importer TileMax – Tiling, Flooring WordPress Theme Tilia – Photography Portfolio WordPress Theme Tilt – Creative Multipurpose WordPress Theme