Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » OKI Terkini » Ternyata, Begini Kehidupan Warga Desa Kuala Dua Belas OKI yang Sempat Viral Karena Anak SD Menyebarang Sungai Gunakan Styrofoam, Punya Gaji Puluhan Juta Hingga Rumah Mewah Di Jakarta

Ternyata, Begini Kehidupan Warga Desa Kuala Dua Belas OKI yang Sempat Viral Karena Anak SD Menyebarang Sungai Gunakan Styrofoam, Punya Gaji Puluhan Juta Hingga Rumah Mewah Di Jakarta

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
  • visibility 2.357
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DESA Kuala Dua Belas Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendadak viral lantaran video berdurasi 2 menit tersebar di dunia maya. Video yang direkam orang dewasa tersebut memviralkan tiga anak laki-laki berseragam sekolah dasar (SD) sedang menyeberangi sungai dengan Styrofoam. Video itu diposting ulang jutaan kali oleh warga net bahkan mendapat komentar oleh politikus nasional dan mantan pejabat negara.

Dibalik video viral tersebut, siapa sangka Desa Kuala Dua Belas dihuni oleh warga yang berpenghasilan puluhan juta bahkan ada yang memiliki rumah mewah di Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta.

Kisah itu diceritakan Jemi Camat Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir. Pria ini tahu betul kehidupan warga sekitar. Wajar saja dia sudah bertugas  diwilayah pesisir timur OKI Sumatera ini sejak 18 tahun lalu.

“Saya diangkat tahun 1993 langsung ditempatkan di Pantai Timur ini, sehingga tahu betul kehidupan masyarakatnya” ujarnya dihubungi Sabtu, (25/9/2021) malam.

Desa Kuala Dua Belas memiliki luas 11.000 Ha dan dihuni oleh 450 an Kepala Keluarga. Jumlah penduduknya mencapai 1.076 orang. Penduduk desa tersebar di beberapa dusun sepanjang muara laut Selat Bangka itu. Penduduk terdiri dari beragam suku. Bugis, Jawa dan di dominasi penduduk lokal. “Mereka rukun berdampingan, tidak pernah ada perselihanan meski beragam suku” terang Jemi.

Mata pencaharian utama penduduk disini 40 persen berprofesi sebagai nelayan, 50 persen petambak udang windu dan sekitar 10 persen pembudidaya burung walet. “Secara ekonomi mereka berkecukupan, meski hidup sederhana di desa” tukas Jemi.

Diceritakan Jemi kehidupan warga di desa ini sangat berdampingan dengan alam. Mereka melaut di Selat Bangka untuk mencari ikan duri atau  disebut warga sekitar baung laut. Ikan tersebut  disalai atau diasap sebelum dijual kepada pengepul yang datang ke desa. “Harganya sekitar Rp 45.000 per kg  itu sudah di salai (ikan asap)” terang dia.

Sementara hasil tambah udang Windu mereka bawa ke Rawa Jitu di Lampung, ke Palembang, bahkan ke Muara Angke Jakarta.

“Udang Windu itu kalau di Palembang kelas reguler harganya sekitar Rp 62.000 per kg, kalau Black Tiger bisa mencapai Rp 70.000 per kg” ujar Jemi.

Untuk penghasilan dari budi daya walet, Warga menjual sarang burung tersebut di Palembang. Harganya puluhan juta rupiah per kilogram. “Sarang burung walet itu tau sendiri ya, harganya sekitar 8 sampai 10 juta perkilo. Jualnya di Jalan Veteran Palembang” terangnya.

Meski berpenghasilan puluhan juta, tambah Jemi masyarakat Kuala 12 hidup dengan sederhana. “Memang harga sembako mahal disini, karena belinya jauh di daratan” pungkasnya.

Untuk berbelanja terang jemi masyarakat setempat pergi ke Kalangan  (pasar selang) di Sungai Lumpur, dan Tulung Selapan. “Kalau belanjanya banyak mereka ke Muara Angke” ujarnya.

Sekolahkan Anak di Kota Besar

Meski berada dipesisir dan jauh dari keramaian, warga Kuala 12 tidak ingin anak-anak mereka terbelakang dan tak mengenyam Pendidikan. Oleh karena itu mereka mengirim anak-anaknya untuk bersekolah dan kuliah di kota-kota besar seperti Palembang dan Jakarta.

Untuk menyekolahkan anak ini mereka membeli atau menyewa rumah di kota-kota tersebut.  “Kalau di Palembang sekitaran kampus di daerah Plaju, kalau di Jakarta sekitar Pantai Indah Kapuk, ada juga di kota-kota lain seperti Bandung dan Yogyakarta” ujar Jemi.

Video Viral Bikin Resah Warga

Diutarakan Jemi warga Desa Kuala 12 dibuat resah oleh video yang viral di media sosial beberapa hari terakhir. Warga merasa terusik ketenangannya. Adapun perekam video tersebut bukan penduduk setempat. Dia adalah pendatang yang sedang cari nafkah di desa.

“Teknisi alat berat asalnya dari Lampung, bekerja lahan tambak milik warga. Dia belum tahu kebiasaan-kebiasaan warga. Anak-anak disini sudah terbiasa dengan air. Bahkan mereka mampu menyeberangi sungai selebar 120 meter ini dengan berenang” tutur Jemi.

Dia berharap warga bisa menahan diri. Untuk itu Sabtu (24/9) malam dia bersama Kapolsek, Danramil Tulung Selapan menginap di Desa Kuala Dua Belas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Dia juga menghimbau orang tua siswa tak lagi membiarkan anak-anak menyebrang sungai dengan styrofoam.

Jemi berharap setelah kehebohan ini warga bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Menjalani hidup mereka yang mesra dengan alam. [***]

dra

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Pilkada Serentak di RI, IHSG Tergelincir 0,57%

    Jelang Pilkada Serentak di RI, IHSG Tergelincir 0,57%

    • calendar_month Selasa, 26 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.144
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI,ID, Jakarta – Satu hari sebelum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak dilaksanakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir 33,43 poin atau 0,57% ke posisi 5.825,64. IHSG sempat menyentuh level terendahnya di 5.820,75 meski sempat berada di posisi tertingginya pada level 5.878,03. Hal yang sama terjadi pada indeks LQ45 yang ikut turun 8,15 poin atau 0,89% […]

  • Komitmen Jokowi Perjuangankan Kepentingan Umat Islam

    Komitmen Jokowi Perjuangankan Kepentingan Umat Islam

    • calendar_month Selasa, 4 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 910
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, GARUT – Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres dan Cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin menghadiri acara Istigasah Kubra di Kabupaten Garut, Senin (3/12/2018). Acara itu dihadiri sejumah kiai dan para Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Garut, Jawa Barat. Direktur Relawan TKN Jokowi-Ma’ruf, Maman Imanulhaq dalam sambutannya menyampaikan, komitmen Jokowi untuk memperjuangkan kepentingan umat Islam. “Buktinya […]

  • Agar Ekosistem & Biota Tetap Hidup, Muba Berencana Gunakan Bio Cleaner

    Agar Ekosistem & Biota Tetap Hidup, Muba Berencana Gunakan Bio Cleaner

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 978
    • 0Komentar

    PERSOALAN ekosistem dan biota sungai menjadi konsen Pemerintah Kabupaten Muba, oleh sebab itu Muba gencar menjaga sungai dari  pencemaran lingkungan. Berkaitan dengan masalah itu Muba berencana menerapkan sistem bio cleaner untuk diterapkan di Muba. Bio Cleaner ini semacam sistem memperbaiki air sungai yang rusak yang menyebabkan biota sungai sebagai supply makanan bagi ikan yang hilang di sungai akibat limbah […]

  • Ada Bazzar Murah Produk UMKM di Kemenag

    Ada Bazzar Murah Produk UMKM di Kemenag

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.555
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Kementerian Agama hari ini menggelar bazzar murah produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Pameran Eselon I. Kegiatan ini digelar di halaman kantor pusat Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta. Bazzar yang digelar sebagai rangkaian Hari Amal Bhakti (HAB) ke-77 Kementerian Agama berlangsung dua hari, 13-14 Januari 2023. Acara ini dibuka oleh Wakil Menteri Agama Zainut […]

  • Negatif Corona, Dinkes Prov. Sumsel Tetap Pantau 9 Mahasiswa yang Baru Tiba dari Wuhan

    Negatif Corona, Dinkes Prov. Sumsel Tetap Pantau 9 Mahasiswa yang Baru Tiba dari Wuhan

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.123
    • 0Komentar

    MESKI telah dinyatakan negatif, namun Dinas Kesehatan Sumsel akan terus melakukan pemantauan kesehatan 9 mahasiswa yang baru tiba dari Wuhan Cina selama 14 hari mendatang. Pemantauan kesehatan oleh Dinas Kesehatan Sumsel dengan fasilitas kesehatan terdekat. Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nuraini mengatakan, menyebarnya virus Corona yang pertamakali ditemukan di Provinsi Wuhan Cina ini membuat masyarakat […]

  • Qianjiangyuan: “Hutan Hujan Amazon Tiongkok” Mengembangkan Contoh Inovatif Perlindungan Ekologis

    Qianjiangyuan: “Hutan Hujan Amazon Tiongkok” Mengembangkan Contoh Inovatif Perlindungan Ekologis

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 938
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, QUZHOU, Tiongkok – Media OutReach Newswire,  Tanggal 15 Agustus tahun ini menandai Hari Ekologi Nasional kedua di Tiongkok. Di seluruh negeri, berbagai bentuk kegiatan pendidikan konservasi ekologi telah dilakukan baru-baru ini, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan perlindungan ekologi di antara seluruh masyarakat. Terletak di bagian timur Tiongkok, Provinsi Zhejiang merupakan rumah bagi Sungai […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Role-Based Pricing – Custom Prices for Wholesale, Retail & More WooCommerce Royal Mail WooCommerce Sage Payments USA WooCommerce SagePay Form / SagePay Direct WooCommerce Sale Badge WooCommerce Sale Flash Pro WooCommerce Sales Report Email WooCommerce Search Engine Woocommerce SEO Toolkit WooCommerce Sequential Order