J Trust Bangun City Tower di Jakarta, Sinyal Investasi Jepang Makin Kuat
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 24 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : ekon.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Investasi Jepang di Indonesia kembali menunjukkan geliatnya pasalnya hingga Semester I 2026, nilai investasi Jepang mencapai sekitar USD1,9 miliar. Di tengah tren itu, J Trust Bank mulai membangun J Trust Bank City Tower di Jakarta.
Groundbreaking proyek tersebut digelar di Jakarta, kemarin dan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Pembangunan gedung ini tak hanya proyek properti. Kehadiran J Trust Bank City Tower dinilai menjadi salah satu gambaran kepercayaan investor Jepang terhadap prospek ekonomi Indonesia.
“Indonesia tidak hanya menginginkan investasi masuk, tetapi kami juga ingin mereka tumbuh bersama Indonesia,” kata Airlangga.
Jepang sendiri masih menjadi salah satu mitra ekonomi penting Indonesia. Sepanjang 2025, investasi Jepang mencapai sekitar USD3,1 miliar dan menempatkan Negeri Sakura sebagai investor terbesar kelima di Indonesia.
Angkanya kembali bergerak positif pada tahun ini. Investasi Jepang hingga Semester I 2026 menyumbang sekitar 6,2 persen dari total investasi asing yang masuk ke Indonesia.
Komitmen Investasi Jepang Mencapai USD23,63 Miliar
Besarnya minat investor Jepang juga terlihat dari hasil kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dalam Indonesia–Japan Business Forum di Tokyo pada Maret 2026.
Dalam forum tersebut, sejumlah nota kesepahaman menghasilkan komitmen investasi hingga USD23,63 miliar.
Airlangga mengatakan Jepang memiliki peran strategis bagi Indonesia, tidak hanya melalui investasi, tetapi juga perdagangan, teknologi, pembiayaan dan pengembangan sumber daya manusia.
Pemerintah berharap modal Jepang ikut memperbesar pembiayaan sektor produktif dan UMKM.
“Saya yakin J Trust dapat menjadi jembatan konektivitas antara dunia usaha di Indonesia dan Jepang,” ujarnya.
Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh
Arus investasi datang ketika perekonomian Indonesia masih berada dalam kondisi positif.
Ekonomi nasional mencatat pertumbuhan 5,45 persen secara kumulatif pada Semester I 2026. Sementara inflasi berada di level 2,88 persen sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.
Realisasi investasi nasional juga telah mencapai Rp1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2 persen secara tahunan. Lebih dari 1,4 juta tenaga kerja langsung ikut terserap. Sebanyak 50,2 persen berada di luar Pulau Jawa.
Hal ini tentunya menjadi salah satu alasan pemerintah terus mendorong masuknya investasi baru sekaligus memastikan investor yang sudah berada di Indonesia dapat memperluas usahanya.
J Trust City Tower Dorong Kawasan Jakarta
J Trust Bank City Tower juga diproyeksikan ikut mengubah wajah kawasan Jakarta. Proyek tersebut mengusung konsep transit-oriented development (TOD) sehingga pengembangan gedung diarahkan terhubung dengan aktivitas dan akses transportasi.
Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan pembangunan tersebut dapat memberikan dampak lebih luas terhadap perkembangan kawasan dan mendukung Jakarta sebagai salah satu pusat kegiatan ekonomi Indonesia.
Berdasarkan survei JETRO, sekitar 70 persen perusahaan Jepang membukukan laba di Indonesia. Angka itu termasuk yang tertinggi dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya.
Airlangga juga mengapresiasi kontribusi J Trust dalam mendukung revitalisasi kawasan Lapangan Banteng. Kolaborasi pemerintah dan swasta tersebut diharapkan membuat kawasan semakin baik tanpa menghilangkan nilai sejarahnya.
Pemerintah terus mempercepat penyelesaian berbagai hambatan investasi melalui Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP). Langkah tersebut diarahkan untuk menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif, transparan, dan responsif.
Dengan pembangunan J Trust Bank City Tower, hubungan ekonomi Indonesia dan Jepang kembali mendapat momen baru. Bukan hanya soal gedung baru di Jakarta, tetapi juga tentang bagaimana investasi Jepang terus mengambil posisi dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
