Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » OKI Terkini » Cerita Sawah Bersuara di Desa Cahya Maju OKI, Presiden Menyapa dari Layar Virtual Jabar

Cerita Sawah Bersuara di Desa Cahya Maju OKI, Presiden Menyapa dari Layar Virtual Jabar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
  • visibility 1.284
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Perempuan bilang, “Bahagia itu sederhana, lihat suami pulang dari sawah bawa beras, bukan bawa tagihan cicilan motor.” Dan ternyata benar. Hari Senin kemarin, sawah di Desa Cahya Maju, Kabupaten OKI, bukan cuma jadi tempat padi tumbuh subur, tapi juga jadi pusat perhatian nasional. Sawah yang biasanya jadi tempat curhat burung pipit dan kodok galau, hari itu berubah jadi panggung megah para pejuang pangan.

Bayangin aja, di tengah semilir angin dan suara bebek yang nggak tau malu teriak-teriak, ada panen raya skala nasional digelar serentak di 14 provinsi. Nah, Kabupaten OKI yang biasanya lowkey aja. Kali ini tampil kayak tamu undangan VIP, dan yang bikin  suasana makin pecah, Presiden Prabowo Subianto juga hadir secara virtual dari Jawa Barat. Emang zaman udah modern,  panen pun bisa dihadiri dari jarak jauh, pakai teknologi tinggi, bukan cuma pakai galah dan caping.

Pak Presiden, dengan suara khas dan semangat 45-nya, bilang, “Saya sangat berbahagia.” Dan kita percaya. Soalnya, beliau ngasih apresiasi ke menteri-menteri yang udah blusukan ke sawah, bukan ke mall. Beliau bilang ini awal yang bagus. Macam pre-season tim bola yang menjanjikan. Harus ditingkatkan, katanya. Jangan puas cuma panen di satu musim, tapi terus digenjot sampai panen tiga kali setahun. Ya kayak gitu semangatnya, bikin rakyat ikut semangat nyangkul meski cuma dari hati.

Dan yang bikin netes air mata petani, bukan karena kena uap nasi panas, tapi karena Presiden bilang, “Tanpa pangan, tidak ada negara. Tanpa petani, tidak ada NKRI.” Waduh, dalem banget, Pak. Kata-kata ini cocok jadi caption IG, ditempel di warung kopi sawah, atau dijadiin lirik lagu dangdut patriotik. Intinya, petani itu bukan cuma pencari nafkah, tapi penyambung hidup bangsa. Ciee, makin cinta kan sama petani?

Gubernur Sumsel Herman Deru pun nggak mau kalah. Dengan penuh semangat, beliau paparkan data-data yang bikin kita kagum. Sumsel punya lahan baku sawah seluas 519 ribu hektare, dan OKI nyumbang 104 ribu hektare. Itu mah luas banget, sampe kalo dijadiin lapangan futsal bisa bikin kompetisi nasional tiap hari. Tapi Deru juga kasih peringatan: hati-hati lahan sawah bisa makin ciut kalau terus digempur proyek perumahan dan industri. Jangan sampe nanti padi kalah sama paving block.

Pak Gub juga curhat soal Bendungan Tiga Dihaji. Ini bendungan udah dicanangkan jadi proyek strategis nasional, tapi sampe sekarang masih jadi “proyek strategis dalam kenangan”. Padahal, katanya, kalo bendungan ini rampung, air bisa lancar, petani bisa panen dua kali, bahkan tiga. Lah, itu mimpi indah setiap petani bro, bisa nyangkul berkali-kali dengan hasil maksimal, bukan cuma peluh yang terus ngalir.

Beralih ke Bupati OKI, H. Muchendi, beliau kayak marketing profesional yang ngejual potensi daerahnya. “Lahan kami bukan sembarangan,” katanya. Ada empat jenis lahan: lebak, pasang surut, tadah hujan, dan lahan kering. Komplet, kayak paket internet unlimited plus kuota ekstra. Dari situ, OKI bisa produksi 564 ribu ton padi di tahun 2024. Itu kalau dijadikan nasi uduk, bisa bikin sarapan nasional sebulan penuh.

Beliau juga cerita soal program optimalisasi lahan alias Oplah. Tahun ini targetnya 24 ribu hektare, dan per Maret udah 4.510 hektare yang jalan. Cetak sawah juga ditarget 26 ribu hektare, walau baru 2.005 yang lagi disurvey. Namanya juga proses, yang penting niatnya udah maksimal. Tapi tantangannya segambreng  cuaca labil, lahan nganggur, pupuk kadang kayak mantan diperlukan, tapi susah ditemuin.

Ada juga masalah lahan yang statusnya masih kayak hubungan tanpa kepastian nggak jelas milik siapa. Ada yang punya perusahaan tapi belum tergarap. Jadi Bupati minta tolong dibantu administratifnya. Biar sawah nggak cuma jadi dekorasi Google Maps, tapi bener-bener menghasilkan.

Panen serentak ini memang luar biasa. Tapi jangan sampai jadi ajang tahunan yang cuma rame di awal, terus menguap kayak air got siang bolong. Kita butuh komitmen jangka panjang, bukan cuma pidato manis yang bikin hati hangat, tapi perut petani tetap lapar.

Pak Presiden sudah kasih sinyal bagus, menteri-menteri juga udah jalan. Sekarang waktunya semua pihak serius. Petani butuh lebih dari ucapan terima kasih. Mereka butuh pupuk yang murah, air yang lancar, lahan yang aman, dan harga gabah yang manusiawi.  Jadi, yuk kita rawat sawah, kita jaga petani. Biar kita nggak cuma bisa bilang “Enak ya makan nasi hangat,” tapi juga bisa bilang “Terima kasih, petani. Negara ini kuat karena kalian.” trimks.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Lahat, Wabup Buka Lomba Mancing Mania

    HUT Lahat, Wabup Buka Lomba Mancing Mania

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 825
    • 0Komentar

    LOMBA mancing yang dibuka oleh Wakil Bupati Lahat H Haryanto SE MM MBA, diawali dengan pelepasan ikan sebanyak 1 ton, dan diikuti oleh ribuan pemancing mania. Kegiatan ini dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Lahat ke -150 peringatan yang ke XXI yang dilaksanakan  Dinas Pariwisata Lahat. Kepala Dinas Pariwisata Sri Muliati SH MM  menyampaikan, tujuan […]

  • Komit berikan pelayanan maksimal untuk masyarakat Muba

    Komit berikan pelayanan maksimal untuk masyarakat Muba

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 482
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Komitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat di Musi Banyuasin. Seperti biasanya, Pemkab Muba melalui RSUD Sekayu dan Baznas juga telah memfasilitasi pasien atas nama Anna Stasia, anak Ibu Ermalinda, selama masa perawatan rawat Inap di RSUD Sekayu. Menurut Direktur RSUD Sekayu dr. Sharlie Esa Kennedy Mars, pasien tersebut tidak dibebani biaya apapun, termasuk […]

  • Pengguna Grab Kini Bisa Top Up Ovo Hanya Rp10.000

    Pengguna Grab Kini Bisa Top Up Ovo Hanya Rp10.000

    • calendar_month Sabtu, 7 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Pengguna Grab kini bisa melakukan pengisian saldo atau top up melalui pengemudi. Besarannya ditentukan minimal Rp10.000 melalui platform digital Ovo yang digunakan sebagai pembayaran nontunai. “Kami gencar melakukan edukasi kepada para pengemudi saat ini,” kata Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, di Jakarta, mengutip warta ekonomi.co.id,Kamis (5/7/2018). Menurut Ridzki, berkat kemitraan yang didukung tingginya jumlah unduhan […]

  • N. Krishna Reddy ditunjuk sebagai CEO dan Dr. Sten Vermund dilantik menjadi Dewan Direksi ACCESS Health International

    N. Krishna Reddy ditunjuk sebagai CEO dan Dr. Sten Vermund dilantik menjadi Dewan Direksi ACCESS Health International

    • calendar_month Kamis, 4 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 568
    • 0Komentar

    HYDERABAD, INDIA – Media OutReach Newswire – 4 Januari 2024 – ACCESS Health International, sebuah kelompok pemikir dan penasihat sistem kesehatan yang diakui secara global, hari ini mengumumkan dua transisi kepemimpinan yang penting. N. Krishna Reddy, yang telah memimpin operasi sebagai Presiden di Asia, Timur Tengah, dan Afrika Utara, telah ditunjuk sebagai Chief Executive Officer. […]

  • Kondisi Pasien Diduga Terdampak Virus Corona Mulai Membaik, Alhamdullilah

    Kondisi Pasien Diduga Terdampak Virus Corona Mulai Membaik, Alhamdullilah

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.442
    • 0Komentar

    TIM Penyakit Infeksi Emerging (PIE) RSUPMH Palembang menjelaskan pasien yang diduga terdampak virus corona sepulang dari Umroh di Mekkah, kondisinya mulai berangsur-angsur membaik. “Pasien tersebut sudah menjadi lebih tenang, karena demam tinggi sudah menurun. Serta suhu tubuhnya perlahan kembali normal,”kata Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging (PIE) RSUPMH Palembang dr Zen Ahmad, Kamis (5/3/2020). Bahkan, paparnya […]

  • Ada Apa Bendera Merah Putih Berkibar di Balai Kota Lviv Ukraina ?

    Ada Apa Bendera Merah Putih Berkibar di Balai Kota Lviv Ukraina ?

    • calendar_month Senin, 26 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 744
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID –Bendera Merah Putih berkibar diiringi Indonesia Raya di balai kota Lviv (22/07/2021). Hal ini merupakan tradisi baru yang dibuat oleh Pemerintah Kota Lviv untuk menyambut Duta Besar Indonesia untuk Ukraina, Yuddy Chrisnandi sekaligus menandai dibukanya Konsul Kehormatan RI di Lviv. Pagi harinya, Dubes RI didampingi oleh para staff KBRI Kyiv dan Konsul Kehormatan RI […]

expand_less
WordPress Archive Point of Sale System for WooCommerce (POS Plugin) Poize – WordPress Theme for Music Events, Festivals & Venues Pokeri - Casino & Betting Elementor Pro Template Kit Polikal – Political Candidate & Party WordPress Theme Politaro – Political WordPress Theme Politeck – Political Party WordPress Theme Politic – Political WordPress Theme Political WordPress Theme – FrontRunner PoliticalWP – Political Campaign WordPress Theme Politics – Election Campaign Political WP Theme