Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » OKI Terkini » “Nasi Bungkus Bergizi, Janji Presiden di Ujung Sendok Anak Sekolah OKI”

“Nasi Bungkus Bergizi, Janji Presiden di Ujung Sendok Anak Sekolah OKI”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
  • visibility 1.066
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di balik senyum ceria anak-anak SD Negeri 1 Kayuagung yang baru saja menikmati nasi bungkus gratis, terselip janji besar yang aromanya melebihi lauk rendang dalam kotak makan siang menghapus kelaparan, menendang stunting, dan menyentil ekonomi lokal agar bangkit, seperti tahu goreng yang mekar di minyak panas. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi menggelinding di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dan kita semua ikut makan…eh, maksudnya ikut memantau.

Program ini ibarat lontong sayur pagi hari niatnya baik, hangat, dan bikin semangat. Tapi kalau lontongnya keras dan sayurnya hambar, bisa-bisa malah bikin orang kapok sarapan.

Nah, di sinilah pentingnya pengawasan dan eksekusi yang nggak asal-asalan. Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, dengan semangat 45 menyatakan siap mendukung penuh program ini, dari urusan dapur hingga logistik. Tapi, rakyat kecil tahu betul, mendukung bukan cuma tanda tangan dan foto-foto. Mendukung artinya memastikan ayamnya benar-benar ayam kampung, bukan cuma cerita kampung.

Kita patut mengapresiasi langkah awal dengan 3.000 paket makanan bergizi di Kayuagung. Tapi jangan sampai ini cuma seperti cerita cinta sinetron manis di awal, menguap di tengah, dan hilang tanpa kabar di akhir. Hari ini 400 siswa SDN 1 Kayuagung kenyang, tapi minggu depan siapa yang jamin piring mereka tetap terisi? Jangan sampai program ini jadi seperti bubur yang diaduk separuh hati tak jelas rasanya, tak sampai tujuannya.

Kata Bupati, semua bahan pangan akan diambil dari petani, peternak, dan pelaku UMKM lokal. Ini bagus. Tapi harap dicatat, jangan cuma bilang “lokal”, tapi beli telurnya dari luar kota. Jangan sampai kita disuguhi pepaya dari jauh, padahal pohon pepaya depan sekolah sedang berbuah lebat. Kalau benar program ini pakai bahan lokal, itu artinya bukan hanya anak sekolah yang kenyang, tapi emak-emak pedagang sayur juga bisa tersenyum tanpa harus utang ke warung sebelah.

Dan ini penting program MBG harus tetap bergizi, bukan bergaya. Jangan sampai menunya viral di Instagram tapi nihil protein. Kita tidak butuh makan siang yang estetik tapi gizinya sekarat. BGN harus benar-benar pastikan setiap kotak makan mengandung cukup kalori, protein, vitamin, dan kalau bisa cinta dari ibu dapur yang memasak. Ingat, ini soal masa depan bangsa, bukan lomba plating makanan.

Tujuan program ini katanya mulia  turunkan stunting, naikkan ekonomi, dan perbaiki masa depan. Tapi tujuan mulia tanpa pelaksanaan yang konsisten itu, seperti ayam tanpa sambal  ada, tapi hambar. Jangan sampai ini jadi proyek musiman, rame saat launching, lalu pelan-pelan menghilang seperti THR setelah lebaran.

Yang juga harus kita ingat, program ini bukan ajang panjat sosial birokrat. Jangan jadikan kotak nasi sebagai alat selfie para pejabat. Kita ingin lihat anak-anak kenyang, bukan lihat kepala dinas kenyang kamera. Jangan sampai urusan makan siang jadi ajang pencitraan makan besar.

Pada akhirnya, nasi kotak bergizi ini bukan sekadar menu makan siang. Ia adalah simbol  bahwa negara hadir, bahwa masa depan tidak boleh lapar, dan bahwa anak-anak Indonesia layak makan dengan senyum tanpa harus mengelus perut kosong. Tapi simbol hanya bermakna jika dibarengi kerja nyata. Jangan sampai, seperti biasa, semangat di awal jadi lemas di tengah. Kayak diet hari Senin.

Jadi, wahai para pemangku kepentingan, mari kita kawal program ini seperti kita mengawal nasi goreng malam minggu dengan cinta, perhatian, dan sedikit sambal.

Kalau semua serius menjalankan program MBG ini, bukan tak mungkin kelak Indonesia akan tumbuh besar dan kuat, karena semua anaknya sudah kenyang sejak kecil. Dan itu dimulai dari satu sendok nasi, di SD Negeri 1 Kayuagung.[***]


  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dengan 2 Cara Ini, Insya Allah Anda Terhindar dari Kekerasan Seksual

    Dengan 2 Cara Ini, Insya Allah Anda Terhindar dari Kekerasan Seksual

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 936
    • 0Komentar

    MENEKAN kekerasan seksual yang terjadi di Sumsel, Ketua TP PKK Sumsel Hj Feby Deru bekerjasama dengan Women Crisis Center (WCC) menggelar Aksi Kolektif Penghapusan Kekerasan Seksual dan Pencegahan Perkawinan Anak di Sumsel, pada peringatan Hari Kasih Sayang dan Hari Anti Kekerasan Seksual di Griya Agung, Jumat (14/2/2020). Aksi ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti penampilan […]

  • Pentingnya Pendidikan Karakter Ciptakan Generasi yang Jujur & Berkualitas

    Pentingnya Pendidikan Karakter Ciptakan Generasi yang Jujur & Berkualitas

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 596
    • 0Komentar

    PENDIDIKAN merupakan salah satu upaya untuk mencerdaskan dan mengembangkan potensi seorang individu. Pendidikan memiliki pengaruh yang besar bagi masa depan, tidak hanya untuk diri sendiri melainkan juga untuk masa depan bangsa.   Pendidikan karakter perlu ditanamkan dengan tujuan untuk mengembangkan sikap dan perilaku serta akhlak dan budi pekerti yang baik. Bahwasanya, Pendidikan tidak hanya dituntut untuk […]

  • Dilindas Truk, Pengendara Motor Tewas Seketika

    Dilindas Truk, Pengendara Motor Tewas Seketika

    • calendar_month Sabtu, 16 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.068
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id.Kayuagung,- Meski arus mobilitas kendaraan tidak begitu padat, namun tidak berarti pengendara aman dari kecelakaan lalu lintas yang setiap saat mengancam keselamatan jiwa. Kecelakaan maut antara mobil truk yang dikemudikan Rudolf Simangunsong (47), warga Desa Pematang Siantar Medan Provinsi Sumatera Utara, merenggut nyawa pengendara motor Abdullah bin Radi (46), warga Dusun 1 Desa Hujan Mas Baru […]

  • Stunting Mengintai, 65 Warga Sungai Rebo Disasar PMT Kilang Plaju

    Stunting Mengintai, 65 Warga Sungai Rebo Disasar PMT Kilang Plaju

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Upaya menekan risiko stunting kembali menyentuh masyarakat di sekitar wilayah operasional Kilang Plaju. Sebanyak 65 warga Dusun 4, Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan mendapat dukungan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sekaligus edukasi pola asuh anak. Kegiatan berlangsung di Posyandu Suplir, Kamis (10/9/2026), tidak hanya berfokus pada pembagian makanan bergizi. Para […]

  • Tips Cerdas Beli Mobil Bekas, Anti Ketipu!

    Tips Cerdas Beli Mobil Bekas, Anti Ketipu!

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.473
    • 0Komentar

    SEANDAINYA kamu lagi hunting mobil bekas, tapi hati-hati, jangan sampai dompetmu dikira pasar malam, diborong habis-habisan! Membeli mobil bekas itu mirip cari jodoh, penampilan boleh cakep, tapi hati (mesin) dan karakter (riwayat servis) yang penting. Pepatah bilang, “Air tenang menghanyutkan,” sama seperti mobil tampak kinclong tapi mesinnya rewel. 1. Mesin itu Hati Mobil Mesin sehat […]

  • Jangan Salah Baca Hotspot Karhutla, Titik Merah di SiPongi+ Belum Tentu Kebakaran

    Jangan Salah Baca Hotspot Karhutla, Titik Merah di SiPongi+ Belum Tentu Kebakaran

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Titik merah yang muncul di peta pemantauan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sering kali langsung dianggap sebagai tanda kebakaran. Padahal, membaca data hotspot tidak sesederhana melihat warna pada peta. Kementerian Kehutanan terus memantau perkembangan Karhutla di sejumlah provinsi prioritas. Di tengah penanganan tersebut, jumlah hotspot nasional berdasarkan pantauan terbaru disebut terus menurun. Meski […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Wallet WooCommerce Warranty & Return System WooCommerce WebAR (Augmented Reality) Product WooCommerce Weight Based Shipping WooCommerce Westpac PayWay API Payment Gateway WooCommerce WhatsApp Live Chat Plugin WooCommerce WhatsApp Order - Receive Orders using WhatsApp - WooCommerce Plugin WooCommerce Wholesale Pricing WooCommerce Wholesale Pricing Register WooCommerce Wishlists