Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » OKI Terkini » “Nasi Bungkus Bergizi, Janji Presiden di Ujung Sendok Anak Sekolah OKI”

“Nasi Bungkus Bergizi, Janji Presiden di Ujung Sendok Anak Sekolah OKI”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
  • visibility 1.054
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di balik senyum ceria anak-anak SD Negeri 1 Kayuagung yang baru saja menikmati nasi bungkus gratis, terselip janji besar yang aromanya melebihi lauk rendang dalam kotak makan siang menghapus kelaparan, menendang stunting, dan menyentil ekonomi lokal agar bangkit, seperti tahu goreng yang mekar di minyak panas. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi menggelinding di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dan kita semua ikut makan…eh, maksudnya ikut memantau.

Program ini ibarat lontong sayur pagi hari niatnya baik, hangat, dan bikin semangat. Tapi kalau lontongnya keras dan sayurnya hambar, bisa-bisa malah bikin orang kapok sarapan.

Nah, di sinilah pentingnya pengawasan dan eksekusi yang nggak asal-asalan. Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, dengan semangat 45 menyatakan siap mendukung penuh program ini, dari urusan dapur hingga logistik. Tapi, rakyat kecil tahu betul, mendukung bukan cuma tanda tangan dan foto-foto. Mendukung artinya memastikan ayamnya benar-benar ayam kampung, bukan cuma cerita kampung.

Kita patut mengapresiasi langkah awal dengan 3.000 paket makanan bergizi di Kayuagung. Tapi jangan sampai ini cuma seperti cerita cinta sinetron manis di awal, menguap di tengah, dan hilang tanpa kabar di akhir. Hari ini 400 siswa SDN 1 Kayuagung kenyang, tapi minggu depan siapa yang jamin piring mereka tetap terisi? Jangan sampai program ini jadi seperti bubur yang diaduk separuh hati tak jelas rasanya, tak sampai tujuannya.

Kata Bupati, semua bahan pangan akan diambil dari petani, peternak, dan pelaku UMKM lokal. Ini bagus. Tapi harap dicatat, jangan cuma bilang “lokal”, tapi beli telurnya dari luar kota. Jangan sampai kita disuguhi pepaya dari jauh, padahal pohon pepaya depan sekolah sedang berbuah lebat. Kalau benar program ini pakai bahan lokal, itu artinya bukan hanya anak sekolah yang kenyang, tapi emak-emak pedagang sayur juga bisa tersenyum tanpa harus utang ke warung sebelah.

Dan ini penting program MBG harus tetap bergizi, bukan bergaya. Jangan sampai menunya viral di Instagram tapi nihil protein. Kita tidak butuh makan siang yang estetik tapi gizinya sekarat. BGN harus benar-benar pastikan setiap kotak makan mengandung cukup kalori, protein, vitamin, dan kalau bisa cinta dari ibu dapur yang memasak. Ingat, ini soal masa depan bangsa, bukan lomba plating makanan.

Tujuan program ini katanya mulia  turunkan stunting, naikkan ekonomi, dan perbaiki masa depan. Tapi tujuan mulia tanpa pelaksanaan yang konsisten itu, seperti ayam tanpa sambal  ada, tapi hambar. Jangan sampai ini jadi proyek musiman, rame saat launching, lalu pelan-pelan menghilang seperti THR setelah lebaran.

Yang juga harus kita ingat, program ini bukan ajang panjat sosial birokrat. Jangan jadikan kotak nasi sebagai alat selfie para pejabat. Kita ingin lihat anak-anak kenyang, bukan lihat kepala dinas kenyang kamera. Jangan sampai urusan makan siang jadi ajang pencitraan makan besar.

Pada akhirnya, nasi kotak bergizi ini bukan sekadar menu makan siang. Ia adalah simbol  bahwa negara hadir, bahwa masa depan tidak boleh lapar, dan bahwa anak-anak Indonesia layak makan dengan senyum tanpa harus mengelus perut kosong. Tapi simbol hanya bermakna jika dibarengi kerja nyata. Jangan sampai, seperti biasa, semangat di awal jadi lemas di tengah. Kayak diet hari Senin.

Jadi, wahai para pemangku kepentingan, mari kita kawal program ini seperti kita mengawal nasi goreng malam minggu dengan cinta, perhatian, dan sedikit sambal.

Kalau semua serius menjalankan program MBG ini, bukan tak mungkin kelak Indonesia akan tumbuh besar dan kuat, karena semua anaknya sudah kenyang sejak kecil. Dan itu dimulai dari satu sendok nasi, di SD Negeri 1 Kayuagung.[***]


  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadikan Gandus Percontohan Program PKK, Alasannya ?

    Jadikan Gandus Percontohan Program PKK, Alasannya ?

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 779
    • 0Komentar

    KELURAHAN Gandus ditetapkan sebagai daerah percontohan program pokok PKK. Gandus sendiri merupakan daerah yang terletak dipinggiran Kota Palembang. Rencananya daerah yang ditetapkan sebagai percontohan program pokok PKK ada di Talang Kepuh RT 18 Kelurahan Gandus. Saat ini pelaksanaan program pokok PKK di Kelurahan Gandus telah berjalan dengan baik, namun tetap diperlukan pembenahan. Karena daerah percontohan program PKK […]

  • EKONOMI HIJAU : Kopi, Bambu & Cuan, Hutan Juga Bisa Bikin Startup!

    EKONOMI HIJAU : Kopi, Bambu & Cuan, Hutan Juga Bisa Bikin Startup!

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.087
    • 0Komentar

    DI tengah hawa Majalengka, Jawa Barat yang masih ngantuk, sekelompok petani hutan mendadak tampil kayak peserta MasterChef bukan karena mereka masak, tapi karena sama-sama gugup di depan juri. Bedanya, jurinya di sini memang bukan chef Gordon Ramsay, tapi para offtaker yang dompetnya bisa menentukan masa depan madu, kopi, dan bambu hasil pelukan hutan. Nama acaranya […]

  • Putusan MK bisa jadi trigger Golkar keluar dari koalisi Prabowo

    Putusan MK bisa jadi trigger Golkar keluar dari koalisi Prabowo

    • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 975
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal usia capres-cawapres bisa jadi pemicu hengkangnya Partai Golkar dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), koalisi parpol pengusung bacapres Prabowo Subianto. Sebagai parpol terbesar setelah Gerindra di KIM, menurut Karyono, Golkar jadi parpol yang paling “dirugikan” dengan putusan itu. “Masuknya Gibran sebagai […]

  • Sepakat, Jadwal Debat Cagub Sumsel Dimajukan

    Sepakat, Jadwal Debat Cagub Sumsel Dimajukan

    • calendar_month Senin, 9 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 876
    • 0Komentar

    Termasuk poin-poin yang direkomendasikan Bawaslu lalu dituangkan dalam Berita Acara.

  • Gunakan Obat Terlarang, 19 Prajurit TNI Dipecat

    Gunakan Obat Terlarang, 19 Prajurit TNI Dipecat

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.829
    • 0Komentar

    “Kita tidak ingin ada anggota kita yang rusak bahkan dapat mempengaruhi anggota lainnya untuk rusak menggunakan narkoba,”

  • Hari Ini, Ada Penambahan 5 Lagi Kasus Positif COVID- 19 di Sumsel, Total 89 orang  

    Hari Ini, Ada Penambahan 5 Lagi Kasus Positif COVID- 19 di Sumsel, Total 89 orang  

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.317
    • 0Komentar

    KASUS Positif COVID-19 di Sumsel terus meningkat beberapa hari ini, minggu sore ini, Juru Bicara [Jubir] Gugus Tugas melaporkan kembali ada penambahan 5 pasien lagi yang terjangkit Virus COVID-19 sehingga total menjadi 89 orang dari sebelumnya 84 orang. Dalam Press Conference, Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel, Dr, Nur Purwoko Widodo menjelaskan penambahan kasus tersebut […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Wallet WooCommerce Warranty & Return System WooCommerce WebAR (Augmented Reality) Product WooCommerce Weight Based Shipping WooCommerce Westpac PayWay API Payment Gateway WooCommerce WhatsApp Live Chat Plugin WooCommerce WhatsApp Order - Receive Orders using WhatsApp - WooCommerce Plugin WooCommerce Wholesale Pricing WooCommerce Wholesale Pricing Register WooCommerce Wishlists