Sabtu, 22 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Seragam Gratis, Makan Bergizi & Impian Sekolah Tak Lagi Nangkring di Ujung Galau!

Seragam Gratis, Makan Bergizi & Impian Sekolah Tak Lagi Nangkring di Ujung Galau!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
  • visibility 822
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Dalam dunia pendidikan, anak-anak sejatinya bukan hanya butuh guru yang galak-galak sayang, tapi juga butuh seragam yang tak bolong di ketiak, dan makan siang yang bukan sekadar angin surga dari brosur dinas. Maka ketika Sekda Palembang Aprizal Hasyim menggulung lengan kemeja dan menyapa 249 kepala sekolah dalam pengarahan soal Program Palembang Cerdas, kita tahu ini bukan rapat biasa. Ini seperti gladi bersih menuju pendidikan yang (semoga) benar-benar bersih dari kelaparan dan minder karena seragam belel.

Wajah pendidikan di Palembang sedang dicat ulang dengan kuas harapan. Salah satu cat yang paling mencolok warnanya adalah seragam gratis. Iya, gratis. Bukan diskon 70% dengan syarat dan ketentuan berlaku seperti di pusat perbelanjaan. Untuk tahun ajaran baru, murid kelas 1 SD dan kelas 7 SMP negeri akan menerima seragam sekolah gratis.

Jumlahnya? Jangan dikira recehan. Ada 22.868 murid SD dan 19.978 siswa SMP yang akan tampil kinclong di hari pertama sekolah nanti. Semoga ini bukan hanya gaya-gayaan untuk sesi foto di depan pagar sekolah, tapi menjadi langkah awal mengikis ketimpangan.

Kepala Disdik Palembang, Adrianus Amri, menjelaskan bahwa untuk saat ini bantuan seragam fokus ke sekolah negeri dulu. Sekolah swasta? Sabar dulu, ya. Kata beliau, kalau keuangan daerah nanti sudah tak ngos-ngosan seperti sepeda tua, maka bantuan akan merembet ke sekolah swasta juga. Ini ibarat pepatah kalau belum bisa makan rendang rame-rame, setidaknya rebus mi instan dulu, jangan rebutan lauk di dalam mimpi.

Tapi tunggu dulu, program ini tidak cuma soal kain baju. Ada juga soal dapur. Bukan dapur gosip, tapi dapur umum. Tahun ajaran baru ini, akan ditambah lima dapur umum demi menyokong program Makan Bergizi Gratis (MBG). Targetnya 15 sekolah tambahan akan ikut menikmati sajian gizi yang tidak cuma gizi Google.

Totalnya saat ini sudah 127 sekolah yang menerima manfaat MBG. Dari PAUD, TK, SD, sampai SMP, baik negeri maupun swasta. Semuanya digarap seperti nasi tumpeng acara syukuran: ditata dengan niat baik, dibagi rata, tidak asal kenyang tapi juga menyehatkan.

Ini langkah yang layak disambut bukan hanya dengan tepuk tangan, tapi juga dengan pengawasan ketat. Jangan sampai program makan bergizi ini malah jadi makan bergizi oleh oknum proyek. Kita tak butuh nasi basi dibungkus stiker program Pemkot.

Contoh di Kota Surabaya, program makan bergizi untuk siswa sudah berlangsung lama lewat Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan yang berkolaborasi seperti duet Didi Kempot dan Ambyar Fans Club. Hasilnya, angka stunting turun, dan anak-anak lebih fokus saat belajar tak lagi lemas seperti iklan vitamin sebelum sarapan.

Di Jepang, di kota seperti Tokyo dan Kyoto, makan siang sekolah sudah dikelola serius sejak dekade 1950-an. Menu sehat, porsi cukup, dan siswa ikut bersih-bersih sendiri setelah makan. Sekolah bukan cuma tempat belajar, tapi juga pembentuk karakter. Kalau di kita, bersih-bersih masih sering diserahkan ke petugas kebersihan, sementara siswa sibuk jadi content creator TikTok kantin.

Ki Hadjar Dewantara pernah bilang “setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya”. Nah, lingkungan itu bukan cuma bangunan sekolah, tapi juga isi perut dan isi lemari baju. Kalau anak berangkat sekolah dengan perut kosong dan seragam sobek, bagaimana bisa mereka merasa percaya diri?

Michelle Obama, waktu menggagas Let’s Move! dan program makan sehat untuk sekolah-sekolah di AS, pernah bilang “You cannot expect children to learn if they’re hungry and unhealthy” [“Kita tidak bisa berharap anak-anak bisa belajar jika mereka lapar dan tidak sehat]. “Nah, betul. Anak lapar itu susah diajak mikir, apalagi disuruh menghafal Pancasila atau rumus luas trapesium.

Program Palembang Cerdas ini seperti gulai tempoyak aromanya sedap, tapi perlu dimasak pelan-pelan agar tak asem semriwing, seragam gratis dan makan bergizi adalah dua langkah awal yang bagus. Tapi jangan berhenti di situ. Pastikan pengawasan ketat, distribusi adil, dan program berkelanjutan, jangan sampai tahun depan tinggal kenangan, seperti kalender tahun lalu yang masih nempel di ruang guru.

Sekolah harus jadi tempat di mana anak-anak merasa setara. Di mana mereka tak malu karena seragamnya kusam atau makan siangnya cuma angin berbalut doa. Pendidikan yang baik dimulai dari perut kenyang dan rasa percaya diri. Barulah setelah itu bicara soal prestasi.

Jadi, untuk Pemerintah Kota Palembang, mari teruskan langkah ini. Jangan seperti slogan di baliho yang cuman kuat tiga bulan. Dan untuk warga, mari kawal bersama. Kalau semua kompak, sekolah tak akan lagi jadi tempat nangkringnya galau, tapi ladang tumbuhnya harapan baru. Kalau kata pepatah Palembang yang dimodifikasi sedikit “Dari pada ngunyah harapan kosong, mending suap nasi bergizi sambil pakai seragam yang baru disetrika”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peroleh Hibah 1.200 Lampu Jalan, Lalan Bakal Terang Menderang

    Peroleh Hibah 1.200 Lampu Jalan, Lalan Bakal Terang Menderang

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 850
    • 0Komentar

    DIREKTUR Muba Elektrik Power (MEP) Augie Bunyamin menyebutkan Kabupaten Musi Banyuasin mendapatkan hibah untuk mendapatkan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS). ” Muba mendapatkan 1.200 unit lampu jalan tenaga surya atau matahari, dan diperuntukkan bagi Kecamatan Lalan,” katanya, Rabu [30/9/2020]. Menurut  Augie, bantuan Pemerintah pusat tersebut bagian dari mendukung program Bupati Muba untuk mewujudkan Muba […]

  • Gubernur: Maulid Nabi, Momentum Meneladani Rasulullah SAW

    Gubernur: Maulid Nabi, Momentum Meneladani Rasulullah SAW

    • calendar_month Rabu, 20 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 766
    • 0Komentar

    PERINGATAN Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan akan menjadi momen yang tepat bagi umat muslim   untuk senantiasa meneladani sikap adan prilaku hidup Rasulullah, yakni melalui menjalankan sunahnya dalam kehidupan sehari-hari. “Momen maulid Nabi kali ini menjadi intropeksi dan penyemangat bagi kita mencontoh apa yang telah diajarkannya,” tegas Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam sambutannya pada acara  bhakti sosial […]

  • Pembangunan  Menyentuh Kesejahteraan Masyarakat, Dana Bangub Berperan Majukan Daerah

    Pembangunan Menyentuh Kesejahteraan Masyarakat, Dana Bangub Berperan Majukan Daerah

    • calendar_month Rabu, 20 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 737
    • 0Komentar

    KOMITMEN Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Wakil Gubernur  H Mawardi Yahya (HDMY) dalam membangun  daerah  terus dilakukan secara merata dan berkelanjutan  di 17 Kabupaten/ kota.   Utamanya pembangunan infrastruktur yang dinilai mendesak   dalam rangka pemenuhan kepentingan ekonomi  masyarakat. “Pembangungan secara merata dan berkelanjutan  di Sumsel  sudah kita lakukan karena ini merupakan  komitmen kita,” ucap Wakil […]

  • Bank Sumsel Babel (BSB) Run 2020

    Bank Sumsel Babel (BSB) Run 2020

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 870
    • 0Komentar

    RIBUAN peserta mengikuti Bank Sumsel Babel (BSB) Run 2020 di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Minggu (2/2/2020). Digelarnya BSB run ini, tentu semakin meramaikan jenis olahraga yang ada di Sumsel. Oleh sebab itu, agar istansi maupun institusi di Sumsel juga turut andil untuk menggelar event serupa, seperti BSB Run dan Sriwijaya Run. Sehingga komitmen untuk […]

  • Perkembangan Dunia Fokus Percepatan ‘Green Economy’

    Perkembangan Dunia Fokus Percepatan ‘Green Economy’

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Anggota Komisi XI DPR RI , Ir. H. Achmad Hafisz Tohir mengatakan saat ini  perkembangan dunia fokus pada percepatan pembangunan berkelanjutan dan green economy. Hal itu membuat semua negara di dunia kedepan menyepakati bahwa ekonomi juga harus dibangun berlandas ekonomi dan lingkungan. “Sedangkan yang kedua adalah mengenai isu pangan bagaimana poangan dan […]

  • Pandemi Mulai Longgar, KAI Persilahkan Penumpang Duduk Tanpa Berjarak

    Pandemi Mulai Longgar, KAI Persilahkan Penumpang Duduk Tanpa Berjarak

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.266
    • 0Komentar

    KAI Commuter mulai hari ini, Rabu efektif menjalankan operasi dan layanan KRL sesuai aturan terbaru dari pemerintah, yaitu Surat Edaran (SE) Kemenhub No.25 tahun 2022 dimana antara lain duduk penumpang tanpa berjarak. “Dalam aturan tersebut, kereta komuter di wilayah aglomerasi termasuk KRL Jabodetabek dan KRL Yogyakarta – Solo diperkenankan melayani pengguna hingga 60 persen dari […]

expand_less
WordPress Archive Timeline and History Slider – Vertical and Horizontal Responsive Timeline Plugin Timeline Plus – Reponsive Timeline WordPress Theme Timeliner – Timeline for Elementor TimeNews – Publisher, Magazine, Newspaper Theme Timetable Booking Schedule for WordPress Timetable Responsive Schedule For WordPress Timex – Creative Template For Coming Soon Page Tinja – Gaming & eSports Elementor WordPress Theme Tipsy – Liquor Store & Wine Shop WordPress Theme Titan | Photography WordPress