Jumat, 14 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlemen » LKPJ & Sidang Paripurna XI: Antara Rapor Gubernur & Doa-doa Wakil Rakyat

LKPJ & Sidang Paripurna XI: Antara Rapor Gubernur & Doa-doa Wakil Rakyat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
  • visibility 560
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Palembang, 14 April 2025 – Di Ruang Sidang Paripurna DPRD Sumsel terasa seperti ruang kelas saat pembagian rapor. Bedanya, yang duduk di bangku bukan siswa, melainkan para wakil rakyat, lengkap dengan jas dan senyum yang kadang terpaksa. Sidang Paripurna XI digelar untuk membedah habis Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2024.

Dipimpin langsung  Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, SE, MM, sidang ini bukan sembarang rapat. Ini semacam sidang “wisuda” tahunan, di mana gubernur dinilai, dikritisi, dan kalau beruntung dipuji. Pak Andie, dengan gaya pidato tenang tapi penuh makna, menyampaikan bahwa laporan pansus-pansus sudah masuk dan isinya penuh catatan strategis, masukan, hingga kritikalias, semacam ‘catatan kaki’ yang kalau dibaca teliti bisa bikin kepala cenat-cenut.

“Atas nama pimpinan dan anggota DPRD, kami ucapkan terima kasih untuk semua pihak. Semoga kerja kita ini diberkahi Allah SWT,” ucapnya. Sebuah doa yang terdengar syahdu di tengah rapat yang penuh dokumen dan tekanan politik. Semoga berkahnya benar-benar turun, bukan cuma turun anggaran.

Giliran bicara, juru bicara Pansus II, Abdul Fikri Yanto S.Th.I., M.Ag, tampil kalem tapi tegas. Ibarat ustaz yang lagi menyampaikan khutbah keuangan, ia menyampaikan bahwa secara umum kinerja OPD mitra Pansus II itu… cukup baik. Bahasa diplomatis yang kalau diartikan bebas mungkin bunyinya, yaaa lumayanlah, tapi jangan ge-er.”

Yang paling ditekankan  Pansus II adalah soal anggaran. Katanya, semua program hebat itu butuh “bensin” alias duit. Jadi jangan pelit kalau mau cepat. Khususnya bidang perekonomian yang katanya merupakan pondasi kesejahteraan masyarakat. Ibarat rumah, ini pondasi yang kalau tidak kuat, bisa roboh sebelum diguyur hujan.”Diperlukan penguatan anggaran agar kinerja bisa maksimal, dan efisiensi yang dilakukan jangan sampai memangkas kegiatan yang langsung bersentuhan dengan rakyat,” tegasnya.

Intinya hemat boleh, tapi jangan sampai rakyat yang dikorbankan. Kalau bisa, potong anggaran dari yang nggak-nggak dulu kayak seminar yang isinya cuma tepuk tangan dan foto-foto.

Masuk ke Pansus III, giliran Bembi Perdana yang naik ke mimbar. Gayanya seperti guru matematika yang baru selesai memeriksa ujian. Intinya, laporan LKPJ Gubernur bisa diterima. Tapi, jangan senang dulu. Masih ada rekomendasi yang harus ditindaklanjuti. Ini seperti surat cinta yang isinya “Aku terima kamu apa adanya, tapi tolong perbaiki yang kurang-kurang itu ya, sayang.”

Pansus III melihat secara keseluruhan, realisasi keuangan dan kinerja mitra kerja oke-oke saja. Tapi tetap saja, ada hal-hal yang perlu diperbaiki agar ke depan tidak mengulang “drama” yang sama tiap tahun.“Kami pahami, kami terima… tapi dengan catatan,” katanya. Catatan yang jumlahnya bisa bikin mata pegel kalau dibaca sambil ngopi tanpa cemilan.

Paripurna XI memang sudah usai. Tapi kisahnya belum. Yang berat itu bukan menyusun laporan, tapi menindaklanjuti rekomendasi yang isinya bisa panjang kayak daftar belanjaan lebaran. DPRD sudah menunaikan tugasnya sebagai “guru pengawas”, sekarang giliran Gubernur dan tim yang harus duduk manis (atau mungkin jungkir balik) menyusun strategi biar tahun depan rapornya tidak penuh coretan tinta merah.

Sidang ini bukan sekadar formalitas. Ini cermin dari harapan rakyat. Dan kalau cermin ini retak, ya bisa-bisa wajah pemerintah kelihatan seram, padahal niatnya ingin tampil menawan.

Semoga setelah ini, bukan hanya doa yang terucap dari mulut para pimpinan daerah, tapi juga tindakan nyata yang terasa sampai ke dapur masyarakat. Karena Sumsel bukan cuma butuh visi, tapi juga aksi dan tentu saja, anggaran yang tidak nyangkut di tengah jalan.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar sidang Paripurna XI (Sebelas) dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Pansus-Pansus terhadap LKPJ Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2024 di Ruang Sidang Paripurna DPRD Sumsel, Senin 14 April 2025.

Sidang Paripurna XI dipimpin Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, SE, MM ketika memimpin sidang paripurna menyampaikan berdasarkan laporan hasil pembahasan dan penelitian pansus-pansus yang telah disampaikan, pada intinya berisikan catatan-catatan strategis, saran, masukan atau koreksi terhadap berbagai program dan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan.[***]

 

ADV

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasih Wejengan  Pelaku UKM, Ratu Dewa : Berselancar di Dunia Maya Salah Satu Jurus Jitu  

    Kasih Wejengan  Pelaku UKM, Ratu Dewa : Berselancar di Dunia Maya Salah Satu Jurus Jitu  

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.318
    • 0Komentar

    PENGEMASAN memegang peranan penting dalam keberhasilan suatu produk sehingga memiliki daya saing untuk menembus pasar digital. Kalimat sederhana penuh motivasi ini,  dilontarkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa guna membakar semangat puluhan pelaku usaha kecil mikro (UKM) saat membuka penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) Industri Rumah Tangga tahun 2021, Selasa (30/3/2021) di aula Penanaman Modal […]

  • Buruan segera daftar, OKI buka lowongan CPNS & P3K, kuota terbanyak 2.152

    Buruan segera daftar, OKI buka lowongan CPNS & P3K, kuota terbanyak 2.152

    • calendar_month Minggu, 23 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.253
    • 0Komentar

    BURUAN segera daftar, kabar baik dari Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Olir [OKI], pada tahun ini Pemkab OKI memberi kesempatan kepada putra dan putri terbaik di Sumsel untuk mengikuti seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS Tahun 2021 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK. Bahkan tahun ini OKI penerimaan pegawai sebanyak 2.152 dengan kuota […]

  • Dukung Pemerintah untuk Capaian NZE 2060, Pertamina Ubah Cara Bisnis jadi Green Operation, Ini 3 Cakupan untuk Kurangi Karbon Sebut Dirut

    Dukung Pemerintah untuk Capaian NZE 2060, Pertamina Ubah Cara Bisnis jadi Green Operation, Ini 3 Cakupan untuk Kurangi Karbon Sebut Dirut

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.827
    • 0Komentar

    PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan dan mendukung penuh upaya Pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 sekaligus menjamin ketersediaan energi nasional dengan cara mengubah cara bisnis menjadi Green Operation. Hal ini dilakukan dengan menggunakan parameter ESG (Environment, Social, Governance). “Sebagai perusahaan energi, kita tentu mensupport pemerintah dalam pencapaian Net Zero Emission di […]

  • Hindari Risiko,Ini Empat Arahan Presiden untuk BMKG

    Hindari Risiko,Ini Empat Arahan Presiden untuk BMKG

    • calendar_month Kamis, 29 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 883
    • 0Komentar

    INDONESIA merupakan negara yang memiliki risiko bencana geo-hidrometeorologi yang tinggi. Frekuensi, durasi, dan intensitas kejadian bencana tersebut meningkat signifikan dari tahun ke tahun. Bahkan dalam waktu bersamaan dapat terjadi multi bencana. Untuk itu, Indonesia harus meningkatkan ketangguhan dalam menghadapi bencana. “Dengan tantangan yang semakin meningkat, maka kita harus meningkatkan ketangguhan kita dalam menghadapi bencana, menguatkan […]

  • Senandung Tengganai, Puisi karya Jaid Saidi

    Senandung Tengganai, Puisi karya Jaid Saidi

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 4.075
    • 0Komentar

    Satu nusa satu bangsa Seribu bahasa lenyap sudah Satu adat dalam rimba Seribu wajah berlomba dimasukkan ke belanga Orang Rimba mengutuk langkah Karena tak bisa lagi ketawa Sungai sungai mereka dikencingi penguasa Mereka dikalahkan sewenang dua wenang hukum sepihak Tapi orang rimba tak bisa kau binasakan Walau kau rambah rimbanya Walau kau bekap gelumpangnya Walau […]

  • “Lenggang lenggok” model catwalk Muba dengan busana gambo, bikin mata Bintang Puspayoga tak berkedip, Ini Komennya…  

    “Lenggang lenggok” model catwalk Muba dengan busana gambo, bikin mata Bintang Puspayoga tak berkedip, Ini Komennya…  

    • calendar_month Kamis, 10 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 948
    • 0Komentar

    LENGGAL-lenggok model catwalk sambil mengenakan busana Gambo Muba, di Opproom Pemkab Muba membuat mata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Bintang Puspayoga tak berkedip dan terpukau. “Saya merasa sangat puas bisa bertandang ke Muba. Disambut dengan inisiasi pertama di Indonesia yakni Rumah PerlindunganPekerja Perempuan (RP3) di Sektor Perkebunan hingga menyaksikan fashion show Gambo […]

expand_less
WordPress Archive Gyim – Gym and Fitness WordPress Theme + RTL Gym fitness gym yoga, boxing WordPress Theme RTL Gym | Gym fitness WordPress Theme | Hercules RTL Gym Master – Gym Management System Gymax – Gym & Fitness Elementor Template Kit GymBase – Gym Fitness WordPress Theme GymBase – Responsive Gym Fitness WordPress Theme Gymfito – Fitness and Gym WordPress Gymmy – Fitness & Gym Elementor Template Kit Gymna – Fitness & Gym Elementor Template Kit