Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » “Makan Gratis, Sampah Berkurang, Dunia pun Tenang, Cerita Kocak Menteri Gizi & Sampah Bikin Kenyang & Nyadar”

“Makan Gratis, Sampah Berkurang, Dunia pun Tenang, Cerita Kocak Menteri Gizi & Sampah Bikin Kenyang & Nyadar”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • visibility 627
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALAU kamu kira “Program Makan Bergizi Gratis” cuma soal nasi, lauk, dan buah potong, kamu salah besar, bosku. Di balik satu piring tempe orek dan sayur bayam itu, tersembunyi misi menyelamatkan bumi dari lautan sampah dan perut-perut kosong generasi masa depan. Ini bukan sinetron, tapi kisah nyata yang dimulai di Jatake, Kota Tangerang tempat di mana Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, datang tidak hanya bawa senyum, tapi juga pesan makan boleh gratis, tapi jangan buang-buang!

Pak Menteri datang ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jatake sebuah tempat yang bisa dibilang pos ronda versi modern: jaga gizi anak-anak sekaligus jaga bumi dari tumpukan plastik dan sisa nasi basi. Bayangkan, lahan 2.000 meter persegi itu bisa ngolah 10–15 ton sampah per hari! Itu setara berat dua ekor gajah dewasa, lho. Sampahnya diolah jadi kompos, RDF (Refuse Derived Fuel), dan juga ada bank sampah. Kalau sampah bisa nabung, masa kita enggak?

Program MBG (Makan Bergizi Gratis) ini bukan sekadar agenda bagi-bagi makan, tapi juga mengajari cara hidup sehat dan hepi, tanpa nyampah seenaknya. “Gizi baik harus lahir dari lingkungan yang bersih,” kata Pak Menteri. Betul juga sih, mana enak makan sambil cium bau tumpukan plastik dan sisa bakwan basi?

Dalam kunjungan ke SMPN 8 dan SMK Yapinktek Tangerang, Pak Menteri enggak cuma dadah-dadah. Beliau lihat langsung gimana siswa-siswi bawa bekal sendiri pakai kotak makan, terus habis makan, mereka pilah sampah sendiri. Bahkan ada yang bawa cacing buat ngolah limbah organik itu bukan horor, tapi inovasi.

Anak-anak ini dilatih sejak dini buat sadar bahwa makan bukan sekadar kenyang, tapi juga tanggung jawab. Mereka nggak cuma belajar matematika, tapi juga belajar logika hidup  kalau lingkungan rusak, masa depan ikut remuk. Ibaratnya, “Jangan cuma pikirin nasi di piring sendiri, pikirin juga bumi tempat piring itu dipakai.”

Pak Hanif ngerti betul, masalah gizi bukan bisa diselesaikan oleh satu kementerian doang. Harus bareng-bareng. Pemerintah, sekolah, warga, sampai tukang cilok juga harus paham  program MBG ini kayak rebusan sayur asem kalau satu bahan rusak, sepot besar bisa basi semua. Makanya, pendekatan lintas sektor jadi kuncinya.

Dan hebatnya, semua itu disambut baik oleh Pemkot Tangerang. Pak Wali Kota bilang, “Kami dukung penuh. Ini buat masa depan kota yang sehat dan layak huni.” Mantap. Jarang-jarang pejabat ngomong layak huni dan beneran ngelakuin.

Nah, dari kisah ini, kita bisa ambil pelajaran: makanan gratis itu nikmat, tapi tanggung jawab setelah makan itu lebih nikmat lagi. Jangan cuma pintar makan, tapi juga pintar mikir. Program MBG ini bukan cuma soal isi perut, tapi soal isi otak dan isi bumi.

Bayangkan kalau setiap anak makan sehat tanpa nyampah, lalu tumbuh jadi dokter, petani, programmer, atau presiden yang sayang lingkungan, maka Indonesia Emas 2045 itu bukan mimpi, tapi tinggal tunggu waktu.

Makan gratis itu rejeki, tapi kalau habis makan buang sampah sembarangan, itu kutukan. Mari kita jaga bumi, jangan sampai anak cucu nanti cuma bisa main pasir di atas gunung sampah.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rencanakan Keuangan dengan Baik, Lakulan 5 Hal Ini

    Rencanakan Keuangan dengan Baik, Lakulan 5 Hal Ini

    • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.020
    • 0Komentar

    Di MASA pandemi COVID-19 dengan situasi penuh dengan adaptasi gaya hidup baru, penting untuk merencanakan keuangan dengan baik. Perhatikan kebutuhan, keinginan, dan kemampuan keuangan kita untuk mengevaluasi dan menyusun rencana keuangan secara berkala. Disiplin dalam pelaksanaan perencanaan keuangan yang sudah disusun juga menjadi kunci penting.[***] covid19.go.id

  • Informasi Hilal Saat Matahari Terbenam Tanggal 13 dan 14 Maret 2021 M (Penentu awal bulan Syakban 1442)

    Informasi Hilal Saat Matahari Terbenam Tanggal 13 dan 14 Maret 2021 M (Penentu awal bulan Syakban 1442)

    • calendar_month Kamis, 11 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 935
    • 0Komentar

    KETERATURAN peredaran Bulan dalam mengelilingi Bumi, dan Bumi dengan Bulan dalam mengelilingi Matahari memungkinkan manusia untuk mengetahui penentuan waktu. Salah satu penentuan waktu adalah penentuan awal bulan Hijriah yang didasarkan pada peredaran Bulan mengelilingi Bumi. Penentuan awal bulan Hijriah ini sangat penting bagi umat Islam dalam penentuan awal tahun baru Hijriah, awal bulan Ramadan, hari raya […]

  • AN Cup 2019, Abdizal Terharu Al-Ghafari Dinobatkan Jadi Pemain Terbaik

    AN Cup 2019, Abdizal Terharu Al-Ghafari Dinobatkan Jadi Pemain Terbaik

    • calendar_month Senin, 11 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 940
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI – Suasana haru menyelimuti pemasangan rompi kepada pemain terbaik Alex Noerdin Cup 2019 di Stadion Segitiga Emas, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), minggu (10/2/2019) . Romli tidak kuasa menahan air matanya kala mendengar panitia menyebutkan nama anaknya Abdizal Al-Ghifari dinobatkan sebagai pemain terbaik Alex Noerdin Cup 2019. “Saya terharu dan tidak menyangka anak saya […]

  • Panen Raya Mitra PTPN VII

    Panen Raya Mitra PTPN VII

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.033
    • 0Komentar

    HAMPARAN dengan padi menguning di Desa Bumijaya, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan menenteramkan pandangan. Dari ribuan hektare, 260 hektare diantaranya pembiayaan operasional garapnya dipinjami PTPN VII melalui pola kemitraan. Tujuh hektare diantaranya dipanen Selasa (18/5) dihadiri Sekretaris PTPN VII Bambang Hartawan “Hari ini kami mengadakan seremoni sederhana panen raya padi dari Gapoktan yang berada di Kecamatan […]

  • Tunda Vaksinasi Jika Anak Dalam Kondisi Ini

    Tunda Vaksinasi Jika Anak Dalam Kondisi Ini

    • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 680
    • 0Komentar

    SEGERAKAN vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 12-17 tahun, kecuali jika anak dalam kondisi demam (37.5 derajat Celsiu atau lebih), baru sembuh dari COVID-19 kurang dari 3 bulan, dan berada dalam kondisi kurang dari 1 bulan setelah imunisasi lain. Tunda juga jika memiliki Hipertensi, Diabetes Melitus, penyakit-penyakit menahun, kelainan bawaan, defisiensi imun primer, penyakit autoimun, atau […]

  • Di Tanjung Agung, Warga Rela Berdesakan Ingin Bertemu Alex Noerdin

    Di Tanjung Agung, Warga Rela Berdesakan Ingin Bertemu Alex Noerdin

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.377
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muara Enim- Ribuan warga Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim, Jumat (8/3/2019) rela berdesak-desakan hanya untuk berjumpa dengan mantan gubernur Sumsel Alex Noerdin yang saat ini menjadi Caleg DPR RI Partai Golkar nomor urut dua dapil Sumsel II. “Saat pak Alex jadi Gubernur, kami warga Tanjung Agung ini sangat sejahtera, wajar kalau kami antusias bahkan […]

expand_less
WordPress Archive Querida – Creative Agency WordPress Theme Questionar – FAQ Accordions for Elementor Quform – Responsive Ajax Contact Form Quform | WordPress Form Builder Quick Buy Now Button for WooCommerce Quick Call – Call Center Elementor Template Kit Quick Order flutter mobile app for woocommerce with multivendor features Quick Order Plugin for WooCommerce Quick order preview for WooCommerce Quick Quiz – Laravel Quiz and Exam System