Minggu, 25 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Wisata Literasi Inklusif, Rak Buku ke Ruang Kehidupan

Wisata Literasi Inklusif, Rak Buku ke Ruang Kehidupan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • visibility 947
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KATANYA, “jangan jadi kutu buku, nanti kaku”
Lho, siapa bilang? Justru kalau kutu buku itu fleksibel, bisa nongkrong di rak filsafat, lompat ke novel cinta, terus pindah ke komik Doraemon, itu namanya olahraga pikiran, bukan kaku.

Nah, di Indonesia, ada perpustakaan-perpustakaan estetik yang bukan cuma bikin mata adem dan feed Instagram kece, tapi juga jadi ruang inklusif. Tempat di mana semua orang, dari anak kecil sampai kakek-nenek, dari yang baca novel sampai yang baca braille punya spot nyaman buat menikmati literasi. Inilah yang disebut wisata literasi yang ramah semua kalangan.

Kalau mampir ke Perpustakaan Umum Kota Samarinda, jangan kaget kalau ketemu buku-buku braille. Bukan brilio, ya, itu portal gosip. Di sini, literasi memang benar-benar setara.

Orang yang awas bisa baca dengan mata, teman-teman difabel bisa baca dengan jari. Pepatah bilang, “tangan yang menelusuri huruf, sama berharganya dengan mata yang menatap kata”. Ini contoh perpustakaan yang ngerti kalau akses itu hak, bukan bonus.

Di Perpustakaan Soeman HS, Riau, ada ruang anak yang isinya bukan cuma buku bergambar, tapi juga aktivitas yang bikin bocah betah. Jadi, kalau biasanya anak-anak sibuk main gadget, di sini mereka bisa main “gadget analog” alias buku cerita. Lebih sehat, lebih hemat, dan jelas nggak bikin emak-emak pusing karena kuota jebol.

Pernah nggak ngerasa pusing baca buku di kamar terus?,coba mampir ke Perpustakaan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Di sini ada spot baca outdoor dengan pemandangan hijau. Jadi, sambil baca novel Tere Liye, bisa sambil denger burung berkicau. Ini kayak pepatah Bugis “Rebba sipatokkong, mali siparappe”, kalau jatuh saling menopang, kalau hanyut saling mengangkat. Nah, literasi di Gowa juga gitu, saling menopang manusia dengan alam.

Di Perpustakaan TIM Jakarta dan Jusuf Kalla Library Depok, suasananya modern banget, interior kece, kaca besar, rak buku rapi, ruang diskusi ada, bahkan kadang-kadang jadi ruang pameran. Kalau perpustakaan ini manusia, mungkin sudah jadi influencer literasi, rajin upload, cakep, tapi tetap berisi.

Wisata literasi yang inklusif itu bikin kita sadar, perpustakaan bukan sekadar gudang buku, tapi cermin masyarakat. Kalau ruangnya ramah anak, berarti ada harapan generasi tumbuh sehat. Kalau ada braille, berarti literasi itu adil, kalau ada spot outdoor, berarti ilmu bisa tumbuh bersama alam.

Pepatah Minang bilang, “alam takambang jadi guru”, dan pepatah modern bilang, “perpustakaan estetik jadi destinasi healing”, dua-duanya benar.

Jadi, kalau lagi nyari tempat wisata, jangan cuma ke pantai atau gunung, coba sekali-kali ke perpustakaan, di sana, kamu bisa jalan-jalan tanpa ongkos cukup buka buku, dunia terbuka.
Ingat, perpustakaan inklusif adalah rumah bagi semua, karena literasi sejati bukan hanya tentang membaca, tapi juga tentang membuka ruang untuk sesama.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maksimalkan Penyerapan Anggaran, Pemprov Tingkatkan Sinergitas dengan Kakanwil DPJB

    Maksimalkan Penyerapan Anggaran, Pemprov Tingkatkan Sinergitas dengan Kakanwil DPJB

    • calendar_month Kamis, 15 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 902
    • 0Komentar

    DI sela agenda kerjanya Gubernur Sumsel H.Herman Deru menerima audiensi jajaran pimpinan Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumsel di ruang tamu Gubernur. Rombongan ini datang dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumsel, Lydia Kurniawati Christyana M.M. Selain menjadi ajang silaturahmi bagi Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Sumsel yang baru, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan […]

  • 84 Hektare Karhutla Sumsel Masih Ditangani, Menhut Ingatkan Ancaman

    84 Hektare Karhutla Sumsel Masih Ditangani, Menhut Ingatkan Ancaman

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan belum sepenuhnya tuntas. Dari sekitar 404,22 hektare area terdampak, sebanyak 84,25 hektare masih dalam proses penanganan. Di tengah kondisi itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengingatkan potensi karhutla di Sumsel masih dapat berlangsung hingga Oktober atau awal November. Pemerintah daerah diminta tetap menjaga kesiapsiagaan […]

  • Program Pemkot Palembang, Shalat Subuh Berjamaah Berlanjut

    Program Pemkot Palembang, Shalat Subuh Berjamaah Berlanjut

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 964
    • 0Komentar

    PROGRAM Shalat Subuh Berjamaah yang dicanangkan Walikota Palembang, H Harnojoyo sejak September 2018 lalu terus berlanjut. Bahkan, secara langsung orang nomor satu di Kota Palembang ini menandatangani Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 69 Tahun 2018 tentang Gerakan Salat Subuh Berjamaah. “Ini Peraturan Wali Kota pertama yang saya tandatangani pada masa jabatan kedua. Peraturan ini tidak […]

  • Bahaya Asap, Bupati Banyuasin Minta Sekolah Undurkan Jam Belajar

    Bahaya Asap, Bupati Banyuasin Minta Sekolah Undurkan Jam Belajar

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.680
    • 0Komentar

    BUPATI Kab. Banyuasin Askolani menghimbau agar jam pelajaran di Sekolah di undur pukul 08.30 WIB menyusul beberapa hari kabut asap semakin pekat. Selain itu, anak-anak sekolah di wajibkan menggunakan masker guna mengantisipasi penyakit saluran pernapasan [ISPA]. “Ini himbuan Bupati dan Wakil Bupati yang disampaikan melalui Dinas Pendidikan Kab. Banyuasin, ”ungkap Zulkarnain. SH. M.Si, Sekretaris Dinas Pendidikan […]

  • Cegah Penyebaran Covid, Penonton MotoGP Mandalika Dibatasi

    Cegah Penyebaran Covid, Penonton MotoGP Mandalika Dibatasi

    • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 809
    • 0Komentar

    PEMERINTAH memutuskan untuk membatasi kapasitas jumlah penonton MotoGP 2022 Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 18-20 Maret 2022, dari 100.000 orang menjadi hanya 60.000 orang untuk pencegahan Pandemi Covid. “Arahan Presiden terkait Mandalika (MotoGP) yang semula penontonnya 100.000, maka diturunkan menjadi 60.000 dengan situasi yang ada saat ini,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, […]

  • Program One Day One Innovation Hantarkan Herman Deru Sebagai Nominator Gubernur Ternovatif  2021 

    Program One Day One Innovation Hantarkan Herman Deru Sebagai Nominator Gubernur Ternovatif  2021 

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 984
    • 0Komentar

    BERSAMA enam Gubernur top lainnya se Indonesia, Gubernur Sumsel H. Herman Deru melakukan paparan sebagai nominator calon pemenang ajang Innovative Government Award (IGA) 2021 secara virtual dariGriya Agung, Selasa (23/11) di hadapan tim penilai, Gubernur Herman Deru menjelaskan dua inovasi unggulan Sumsel yakni Songket dan Siikon. Sepanjang tahun 2021, Herman Deru memaparkan bahwa Sumsel telah […]

expand_less
WordPress Archive YITH Easy Login & Register Popup For WooCommerce YITH Event Tickets for WooCommerce Premium YITH FAQ Plugin for WordPress Premium YITH Frontend Manager for WooCommerce Premium YITH GeoIP Language Redirect for WooCommerce Premium YITH Globe | Hi-Tech WordPress E-Commerce Theme YITH Google Product Feed for WooCommerce Premium YITH Infinite Scrolling Premium YITH Iris | Interior Design WordPress Theme YITH Kidshop | A Creative Kid|s E-Commerce Theme