Kebakaran Bromo Padam, tapi Jangan Dulu Datang, TNBTS Masih Ditutup
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 1 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : kehutanan.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Kebakaran Bromo di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, sudah tidak lagi menunjukkan api aktif. Namun, wisatawan masih belum bisa kembali berkunjung karena petugas masih melakukan pendinginan dan memastikan kawasan benar-benar aman.
Pemantauan hingga Jumat (14/8/2026) pukul 15.00 WIB menunjukkan tidak ada lagi nyala api di lokasi kebakaran. Meski begitu, petugas masih menemukan bara di beberapa bagian kawasan yang terbakar.
Bara menjadi perhatian karena masih bisa memicu munculnya api baru. Terlebih, kondisi vegetasi yang kering dan tiupan angin dapat membuat bara kembali menyala.
Oleh sebab itu, petugas belum menghentikan penanganan meski kebakaran Bromo telah dinyatakan tidak lagi memiliki api aktif. Penyisiran dan pendinginan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang tertinggal di area terdampak.
Bromo belum dibuka untuk wisatawan
Padamnya api juga belum berarti kawasan Bromo langsung kembali normal. Pemerintah masih menunggu seluruh proses pendinginan selesai sebelum melakukan pemeriksaan terhadap kawasan terdampak.
Fasilitas umum dan sarana pelayanan wisata nantinya akan diperiksa untuk memastikan kondisinya aman dan layak digunakan kembali.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan Ristianto Pribadi mengatakan kondisi kebakaran saat ini relatif terkendali. Namun, petugas masih harus berhati-hati karena bara masih ditemukan di sejumlah lokasi.
“Tidak lagi terpantau nyala api aktif dan situasi saat ini relatif terkendali. Namun, kami tetap berhati-hati karena masih terdapat bara,” ujar Ristianto.
Dengan kondisi itu juga, belum ada keputusan untuk membuka kembali kawasan TNBTS. Pemerintah masih mengevaluasi kondisi lapangan sebelum menentukan kapan aktivitas wisata dapat kembali dilakukan.
Sebelumnya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni juga telah mengecek langsung lokasi kebakaran Bromo. Penutupan sementara kawasan TNBTS diberlakukan agar petugas dapat fokus menangani kebakaran sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan personel.
Wisatawan diminta menunggu pengumuman resmi
Bagi wisatawan yang sudah membeli tiket masuk TNBTS untuk periode penutupan, pengembalian dana maupun penjadwalan ulang tetap dapat dilakukan sesuai ketentuan yang disampaikan pengelola.
Kementerian Kehutanan meminta masyarakat tidak datang ke kawasan TNBTS sebelum ada pengumuman resmi mengenai pembukaan kembali.
Saat ini, prioritas petugas masih memastikan seluruh bara padam dan kawasan terdampak berada dalam kondisi aman.
Jadi, meski kebakaran Bromo sudah padam, wisatawan masih harus menunggu. Pembukaan kembali TNBTS baru akan dipertimbangkan setelah pendinginan selesai dan hasil pemeriksaan kawasan menunjukkan kondisi yang aman untuk dikunjungi. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
