Senin, 2 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » WIA 2025 Dorong Kepala Daerah Jadi Agen Transformasi Wisata

WIA 2025 Dorong Kepala Daerah Jadi Agen Transformasi Wisata

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • visibility 1.463
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BIASANYA kepala daerah cuma muncul di rapat serius, potong pita, atau senyum manis ala poster kampanye, namun di Wonderful Indonesia Awards (WIA) 2025), khususnya kategori Most Inspiring Tourism Leader, mereka harus tampil beda menjadi agen perubahan yang nyata, bukan sekadar pajangan. Coba seandainya, seperti tukang bakso yang tiba-tiba diminta membuat sushi, tantangan besar, penuh risiko, tapi hasilnya bisa bikin semua orang terkagum-kagum.

Di sinilah transformasi pariwisata sebenarnya diuji, dari acara seremonial ke aksi nyata yang berdampak luas bagi masyarakat, budaya, dan ekonomi lokal.

Norman Sasono, Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kemenpar, menjelaskan empat komponen utama penilaian kategori ini, akuntabilitas kinerja, dampak positif terhadap ekonomi lokal, kolaborasi pentahelix, dan aksi inovatif nyata. Jadi, kepala daerah bukan sekadar dinilai siapa paling rajin foto di pantai, tapi siapa paling mampu menggerakkan pariwisata daerahnya menjadi magnet wisatawan.

Bahkan wisatawan asing datang sebentar, foto-foto, lalu pergi, ekonomi lokal? cuma nasi uduk dan gorengan yang laku. Tapi dengan kepemimpinan inspiratif, bupati itu membangun home-stay berstandar Internasional, melibatkan warga sebagai pemandu wisata, serta memanfaatkan teknologi digital untuk promosi.

Hasilnya? desa menjadi hidup, ekonomi meningkat, dan wisatawan pulang membawa cerita autentik, bukan sekadar foto Instagram, inilah yang disebut transformasi pariwisata sejati.

Pepatah lama mengatakan “Tak ada rotan, akar pun jadi”, Kepala daerah yang kreatif akan menggunakan sumber daya seadanya untuk menciptakan dampak besar.

Dari pembangunan infrastruktur sederhana hingga kolaborasi dengan swasta dan akademisi, semua dihitung sebagai bukti kepemimpinan transformatif.

Bahkan humor pun bisa menjadi alat ampuh, kepala daerah yang dulu kaku sekarang ikut workshop digital marketing sambil salah menari TikTok, tampak konyol, tapi menunjukkan keberanian keluar dari zona nyaman demi kemajuan pariwisata.

Butuh sinergi

Oleh sebab itu WIA 2025 bukan sekadar ajang prestise, tapi memicu efek domino positif, daerah  mendapat penghargaan menjadi contoh bagi yang lain, memunculkan kompetisi sehat,”Kalau tetangga bisa mengubah desa wisata jadi magnet wisatawan, kenapa saya tidak?” Hasilnya? Inovasi meningkat, kualitas layanan naik, ekonomi lokal berkembang, dan masyarakat mulai lebih menghargai potensi budaya dan alamnya sendiri.

Kolaborasi pentahelix antara pemerintah, swasta, akademisi, media, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan. Kepala daerah yang sebelumnya bekerja sendiri kini belajar bahwa pariwisata yang sukses membutuhkan sinergi, dunia usaha membawa modal, akademisi memberi riset, media menyebarkan cerita, dan masyarakat menjadi tuan rumah yang ramah. Hasilnya pariwisata berkelanjutan, inovatif, dan berdampak luas.

Selain itu, penghargaan ini juga mendorong kepala daerah untuk lebih adaptif menghadapi perubahan preferensi wisatawan. Wisatawan kini menuntut pengalaman holistik, kebersihan, keselamatan, pelayanan konsisten, hingga tanggung jawab lingkungan.

Kepala daerah yang berhasil memahami tren ini akan menjadi pemimpin yang bukan hanya dipuji di panggung WIA, tapi juga dikenang masyarakat karena telah membawa perubahan nyata.

Jadi, kepemimpinan inspiratif bukan soal gelar atau seremonial, tapi aksi nyata dan inovasi yang memberi manfaat bagi banyak orang. Humor, kreativitas, dan keberanian menjadi bahan bakar transformasi. Kepala daerah yang mampu menggabungkan semua itu akan menorehkan cerita sukses yang dapat ditiru oleh daerah lain.

WIA 2025 mendorong kepala daerah menjadi agen transformasi pariwisata, dengan menekankan akuntabilitas, dampak positif, kolaborasi pentahelix, dan inovasi nyata, penghargaan ini memacu kompetisi sehat, pertumbuhan ekonomi lokal, dan praktik terbaik yang bisa direplikasi.

WIA 2025 bukan sekadar ajang pemberian piala, tapi mesin penggerak transformasi pariwisata Indonesia, di mana kepala daerah yang kreatif dan inspiratif benar-benar bisa membawa perubahan dan tentu saja sambil tersenyum kocak di tengah kerja kerasnya.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Harapkan Hari Santri Menjadi Momentum Untuk Satukan Semua Kekuatan

    Gubernur Harapkan Hari Santri Menjadi Momentum Untuk Satukan Semua Kekuatan

    • calendar_month Minggu, 23 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.040
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Selain menjadi ajang introspeksi individual dan kelembagaan, Gubernur Sumsel H. Herman Deru yang juga Mustasyar PBNU berharap peringatan hari Santri Nasional Tahun 2022 yang digelar PWNU Sumsel dapat dijadikan momentum menyatukan semua kekuatan di internal Nahdlatul Ulama (NU). Pernyataan itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara Apel Hari Santri Nasional (HSN) yang […]

  • Karhutla Muba Masalah Klasik, 228 Hektare Terbakar Jadi Pengingat

    Karhutla Muba Masalah Klasik, 228 Hektare Terbakar Jadi Pengingat

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    KARHUTLA di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel) bukan cerita yang baru muncul pada musim kemarau 2026. Jauh sebelum api kembali ditemukan di sejumlah wilayah tahun ini, Muba sudah berkali-kali menghadapi persoalan yang sama. Kini, hingga 4 September 2026, tercatat 242 lokasi karhutbunlah tersebar di 14 kecamatan dengan luas sekitar 228 hektare. Dari jumlah […]

  • Cuaca Ekstrem Ancam Harga Pangan, BI Siapkan Langkah Khusus

    Cuaca Ekstrem Ancam Harga Pangan, BI Siapkan Langkah Khusus

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    BANK Indonesia (BI) bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah mulai menyiapkan langkah khusus untuk menjaga stabilitas harga pangan di tengah ancaman cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu produksi dan distribusi bahan pokok. Langkah tersebut ditandai dengan peluncuran Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Nasional di Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (13/5). Program ini menjadi penguatan dari […]

  • Percepatan Vaksinasi Covid-19, Polda Kepri Luncurkan Program Nasi Kapau, Apa Itu Nasi Kapau ?

    Percepatan Vaksinasi Covid-19, Polda Kepri Luncurkan Program Nasi Kapau, Apa Itu Nasi Kapau ?

    • calendar_month Rabu, 23 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 927
    • 0Komentar

    DALAM rangka percepatan pelaksanaan program Vaksinasi Covid-19 di wilayah Provinsi Kepulauan Riau, Polda Kepri meluncurkan Program “Nasi Kapau” (Vaksinasi Jangkau Pulau-pulau). Program ini dilaksanakan mengigat wilayah Provinsi Kepri yang 96 % terdiri dari lautan dengan pulau-pulau yang berpenghuni. Senin (21/6/2021). Dalam kegiatan Peninjauan pelaksanaan Program “Nasi Kapau” Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si., […]

  • PELUANG KERJA : “Magang Rasa Internasional, Ketika Anak BLK Main di Dapur Austria”

    PELUANG KERJA : “Magang Rasa Internasional, Ketika Anak BLK Main di Dapur Austria”

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 738
    • 0Komentar

    ANAK muda zaman sekarang jika ditanya, “Mau ke luar negeri buat ngapain?”, biasanya jawabannya terbagi dua pertama, ingin kuliah tapi dompet bilang “tidak”, dan kedua, ingin kerja tapi visa bilang “belum tentu”. Nah, kabar baik baru-baru ini datang dari Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Austria buka pintu buat program magang vokasi, bukan magang yang disuruh fotokopi sama […]

  • Tasyakuran Aqiqah

    Tasyakuran Aqiqah

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.211
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya menggelar Tasyakuran Aqiqah cucunya yang diberi nama Abdul Fawwas Atharizz putra dari pasangan Wahyudi, S.Si dan Isnaini, M.Si sekaligus tasyakuran 4 bulan kehamilan anak pertama dari pasangan Ahmad Wazir Noviadi dan Anggita Dwi Pratiwi,  di Kediaman Pribadi Wakil Gubernur Gandus Palembang, Sabtu (7/3/2020). Turut hadir pada Tasyaquran […]

expand_less
WordPress Archive Responsive Post 2 – Responsive WordPress Plugin Responsive Product Designer for WooCommerce Responsive RSS Timeline Responsive Searchable 3 Level Accordion For WordPress Responsive Supermarket Online Theme - Oswad Responsive SVG Handwritting Text Animation – WordPress Plugin Responsive Timetable – Horizontal Addon Responsive Zoom In/Out Slider WordPress Plugin REST API Module for Worksuite SAAS CRM Resta – Restaurant Elementor Template Kit