Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Tips Liburan Ramah Difabel & Lansia, Asik Tanpa Ribet

Tips Liburan Ramah Difabel & Lansia, Asik Tanpa Ribet

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
  • visibility 1.378
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LIBURAN itu ibarat naik becak, kalau jalannya rata, rasanya adem dan santai, tapi kalau jalannya berlubang, bisa bikin penumpang meloncat-loncat kayak popcorn. Begitu juga saat mengajak difabel atau lansia berwisata, kalau tempatnya mendukung, liburan jadi indah. Kalau tidak, bisa berakhir dengan drama sinetron 200 episode.

Banyak orang berpikir liburan hanya milik anak muda yang kuat mendaki gunung, lompat pantai, atau keliling kota tanpa lelah. Padahal, liburan itu hak semua orang. Mau muda, tua, difabel, atau lansia, semua berhak merasakan angin segar, melihat pemandangan, dan makan kuliner khas di tempat wisata.

Nah, biar liburan ramah difabel dan lansia tetap lancar, berikut tips yang bisa kamu praktikkan, dijamin asik tanpa ribet, dan penuh tawa tanpa kehilangan makna.

Bayangkan kamu ngajak kakek ke wisata air terjun, tapi ternyata akses jalannya tangga curam, akhirnya bukan healing, malah jadi hiking.

Maka, riset itu wajib, cari tahu apakah destinasi punya jalur kursi roda, lift, toilet ramah difabel, atau kursi istirahat. Pepatah lama bilang “Sedia payung sebelum hujan, sedia info sebelum jalan-jalan”

Kalau tempatnya nggak ramah difabel, lebih baik pilih destinasi lain. Ingat, tujuan liburan itu bahagia, bukan uji nyali.

Selain itu, naik bus penuh sesak tanpa AC mungkin keren buat backpacker, tapi buat lansia atau difabel? bisa jadi pengalaman horor.

Gunakan transportasi yang aman dan nyaman, kalau perlu, sewa mobil dengan sopir. Lebih tenang, lebih santai, lebih manusiawi, ibarat pepatah “Perjalanan jauh terasa dekat kalau kursinya empuk”

Kalau orang muda kadang bisa cuek, beda cerita dengan lansia atau difabel, bawa kursi lipat, obat-obatan, tongkat, bahkan bantal kecil untuk duduk. Jangan lupa juga air minum.

Tas bawaan mungkin terlihat kayak koper Doraemon, tapi percayalah perlengkapan kecil ini bisa menyelamatkan liburan dari drama. Seperti kata pepatah “Kecil-kecil cabe rawit, perlengkapan mungil bikin hati tenang”

Tidak semua tempat wisata cocok untuk semua orang, kalau ajak kakek-nenek, jangan paksa naik gunung. Kalau ajak teman difabel, hindari tempat yang jalurnya sempit dan licin.

Pilih yang landai, banyak spot duduk, ada fasilitas ramah difabel, dan tidak bikin ngos-ngosan. Contohnya taman kota, museum, kebun binatang, atau pantai dengan jalan setapak yang rapi.

Ibarat memilih jodoh, jangan lihat cantiknya saja, tapi apakah cocok dan membuat nyaman.

Anak muda liburan sering kejar target, pagi ke pantai, siang ke gunung, malam ke cafe, lansia? jangan coba-coba.

Buat itinerary santai, satu atau dua destinasi sehari sudah cukup, ingat!, liburan itu bukan lomba Amazing Race, pepatah bilang “Pelan asal selamat, santai asal nikmat”.

Kuliner memang bagian seru dari liburan, tapi kalau ajak lansia, jangan asal serbu makanan pedas atau kolesterol tinggi. Bisa-bisa wisata berubah jadi antre IGD.

Cari makanan lokal yang aman dan sesuai kondisi kesehatan. Tetap bisa menikmati, tapi nggak bikin was-was. Ingat, makan itu bukan sekadar kenyang, tapi juga kenangan.

Saat liburan bareng difabel atau lansia, jangan jadikan mereka sekadar “penonton.” Ajak ngobrol, libatkan dalam memilih destinasi, dan sabar kalau jalannya lebih lambat.

Pepatah bilang “Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul”, kalau semua ikut mendukung, liburan jadi indah bersama, bukan beban salah satu pihak.

Liburan ramah difabel dan lansia itu bukan cuma soal fasilitas, tapi juga soal hati. Tentang bagaimana kita mau meluangkan waktu, bersabar, dan menghargai hak mereka untuk bahagia.

Karena pada akhirnya, pemandangan indah tidak ada artinya kalau kita lupa berbagi. Bukankah lebih indah melihat kakek tersenyum di pantai, atau teman difabel tertawa di taman bunga, daripada sekadar punya foto keren untuk dipamerkan?

Tips liburan ramah difabel dan lansia sederhana saja, riset fasilitas, pilih transportasi nyaman, bawa perlengkapan wajib, tentukan destinasi sesuai, nikmati dengan santai, makan aman, dan selalu dukung kebutuhan mereka.

Liburan bukan hanya tentang seberapa jauh kita melangkah, tapi seberapa banyak kita membawa pulang tawa dan kebahagiaan bersama.

Ingat pepatah “Bahagia itu bukan soal bisa jalan cepat, tapi bisa jalan bareng”.

Jadi, yuk mulai rencanakan liburan ramah difabel dan lansia, karena semua orang, tanpa terkecuali, punya hak yang sama untuk merasakan indahnya dunia.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stock  Sumsel Berlimpah, Gubernur Kirim 85 ton Oksigen ke Jabar

    Stock  Sumsel Berlimpah, Gubernur Kirim 85 ton Oksigen ke Jabar

    • calendar_month Minggu, 25 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 650
    • 0Komentar

    MESKI dalam kondisi pandemi. Namun tak menyurutkan langkah Gubernur Sumsel H. Herman Deru untuk membantu provinsi lainnya  yang membutuhkan bantuan. Seperti Sabtu (24/7) malam misalnya, Herman Deru turun  melepas secara langsung keberangkatan pengiriman bantuan oksigen sebanyak 85 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jawa Barat. Gubernur Herman Deru mengatakan, pengiriman oksigen tersebut seyogyanya dilakukan pada Minggu […]

  • 4 Hari di Isolasi di RSMH, 2 Pasien PDP COVID-19 Meninggal

    4 Hari di Isolasi di RSMH, 2 Pasien PDP COVID-19 Meninggal

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.368
    • 0Komentar

    DUA pasien dalam pengawasan [PDP] COVID-19 di Rumah Sakit Umum Mohammad Hoesin [RSMH] Palembang akhirnya meninggal dunia. Ke duanya meninggal setelah 4 hari masuk dalam kamar isolasi. Pasien pertama yang meninggal dunia, Dia meninggal dunia tadi pagi, Senin (23/3/2020), sekitar pukul 5.45 WIB. Sementara pasien kedua adalah seorang tenaga medis, meninggal dunia pukul 06.15 WIB. […]

  • Masterclass IBFD Singapura Baru tentang Perkembangan Global Terkini dalam Transfer Pricing

    Masterclass IBFD Singapura Baru tentang Perkembangan Global Terkini dalam Transfer Pricing

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 748
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, AMSTERDAM,  (GLOBE NEWSWIRE) – IBFD dengan bangga mengumumkan Singapore Masterclass mendatang, yang dijadwalkan pada 20-22 November 2023, di Hilton Singapore Orchard yang bergengsi. Kursus mendalam selama 3 hari ini dirancang untuk membekali para profesional perpajakan dengan pengetahuan dan wawasan yang dibutuhkan untuk menavigasi lanskap transfer pricing yang berubah dengan cepat.   Lanskap pajak […]

  • Dampak Pandemi, Pemprov Sumsel Salurkan 50 Ton Beras Untuk OKU Timur

    Dampak Pandemi, Pemprov Sumsel Salurkan 50 Ton Beras Untuk OKU Timur

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 759
    • 0Komentar

    KONSISTENSI Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam  membantu warganya di masa pandemi covid-19 saat ini memang tak perlu diragukan lagi. Sejumlah bantuan terus disalurkan orang nomor satu di Bumi Sriwijaya tersebut kepada masyarakat di berbagai pelosok Sumsel. Dimana dalam lawatannya di Kabupaten OKU Timur, Selasa (7/9), Gubernur Herman Deru menyerahkan bantuan sosial berupa beras sebanyak […]

  • Gunakan 11 Platform, Inilah Alur Layanan Telemedisin Bagi Pasien Isolasi Mandiri

    Gunakan 11 Platform, Inilah Alur Layanan Telemedisin Bagi Pasien Isolasi Mandiri

    • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 681
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Kesehatan bekerja sama dengan 11 platform layanan telemedisin atau telemedicine untuk memantau para pasien yang isolasi mandiri (isoman). Hal itu dilakukan untuk menjawab kebutuhan pasien terhadap konsultasi dan pemantauan oleh tenaga kesehatan serta mendapatkan pengobatan yang benar sesuai gejala yang diderita secara gratis. Sebagai permulaan, layanan telemedisin gratis ini berlaku di DKI Jakarta. “Kita […]

  • Business Action di Task Force B20, Pertamina Sepakati 4 Peluang Kemitraan Strategis untuk Keberlanjutan Energi & Dekarbonisasi

    Business Action di Task Force B20, Pertamina Sepakati 4 Peluang Kemitraan Strategis untuk Keberlanjutan Energi & Dekarbonisasi

    • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 874
    • 0Komentar

    SEJALAN dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam persiapan Presidensi G20 di tahun 2022, dan sebagai bagian dari The Business 20 (B20), Taks Force Energy, Sustainability and Climate yang dipimpin oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati,  Pertamina bergerak cepat merealisasikan langkah-langkah strategis dalam rangka program keberlanjutan energi dan dekarbonisasi dengan menyepakati 4 (empat) Nota […]

expand_less
WordPress Archive Team Booking – WordPress Booking and Appointment Scheduling System Team Builder — Meet The Team WordPress Plugin Team Grid – Team Member Showcase WordPress Plugin & Team Editor Team Member Carousel Addon For Elementor Team Showcase | WordPress Plugin Teamber | Team Member Collection for Elementor Teamer – SEO Marketing Elementor Template Kit Teams for WooCommerce Memberships Teapoz - Tea Shop WooCommerce Theme Techbiz – IT Solution & Business Consulting Service WordPress Theme