Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Wisata Bersih di Pasir Mandalika

Wisata Bersih di Pasir Mandalika

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
  • visibility 1.019
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,  – Pagi baru merekah di ufuk Mandalika. Langit biru muda berbaur dengan desir ombak yang menari-nari di bibir pantai. Pantai Kuta, yang biasanya hanya bersuara lirih lewat semilir angin dan jejak kaki para peselancar, hari itu terasa berbeda. Ada langkah-langkah penuh semangat di atas pasir, ada tawa yang menggantikan dengus keluh, dan ada cinta yang disampaikan bukan dengan bunga, tapi dengan karung sampah dan sapu lidi.

Di antara para relawan yang mengenakan kaus seragam dan semangat seukuran matahari, tampak sosok Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. Tanpa panggung megah, tanpa podium, beliau hadir dengan gaya bersahaja topi lebar, celana panjang, dan sarung tangan plastik. Tujuannya hari itu sederhana tapi penuh makna ikut dalam Gerakan Wisata Bersih (GWB) di Pantai Kuta Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

“Bu Wid, itu sepatu siapa yang nyangkut di karang?” celetuk salah satu relawan.
“Entah, mungkin kenangan mantan yang susah dilepas,” jawab sang Menteri sambil tertawa renyah, seperti ingin menunjukkan bahwa mencintai negeri bisa dimulai dari hal-hal kecil dan menyenangkan.

Gerakan Wisata Bersih ini bukan sekadar aksi pungut sampah. Ini adalah pesan sunyi yang disuarakan ramai-ramai bahwa keindahan destinasi wisata akan sia-sia tanpa kebersihan, dan keberlanjutan bukan cuma jargon brosur pariwisata, tapi perihal kebiasaan yang mesti dijaga.

“GWB ini langkah nyata kita. Nggak muluk-muluk, tapi dampaknya bisa luar biasa,” ucap Bu Wid sambil menatap laut yang birunya nyaris transparan. “Ini tentang kesadaran bersama, bahwa kalau kita ingin wisatawan datang, kita harus layak dikunjungi.”

Data bicara jelas. Tahun 2024, NTB kedatangan 2,5 juta wisatawan. Dari jumlah itu, hampir separuhnya mengunjungi Lombok. Mandalika pun jadi bintang panggung. Tapi, seperti halnya artis yang tampil di konser, tempat tampilnya juga harus kinclong. Masa kita dandan rapi, tapi latarnya penuh puntung rokok dan botol kosong?

Program GWB ini tidak berdiri sendiri. Ada banyak tangan yang bergandengan: GoTo Impact Foundation, ITDC, RedDoorz, Poltekpar Lombok, dan pemerintah daerah. Semua turut menyingsingkan lengan baju dan membuktikan bahwa gotong royong itu bukan hanya teori pelajaran PKN zaman SD.

Troy Reza Warokka dari ITDC pun mengaku senang KEK Mandalika terpilih sebagai lokasi GWB. “Ini semacam pengakuan dan tantangan. Bahwa kawasan ini bukan hanya layak jual, tapi juga harus layak jaga,” ujarnya sambil menepuk-nepuk karung yang sudah setengah penuh sampah.

Besoknya, aksi bersih-bersih ini akan berlanjut ke Gili Air. Sebelumnya sudah mampir ke Parangtritis, Kota Tua Jakarta, Marina Waterfront City, dan Pantai Pede, Labuan Bajo. Seakan GWB ini adalah tur keliling Indonesia bedanya, bukan untuk promo album, tapi promo kepedulian.

Bu Menteri menutup kegiatan dengan kalimat yang agak puitis, “Sudah sepatutnya kita menjaga kebersihan destinasi wisata kita, termasuk Pantai Kuta Mandalika destinasi yang bukan hanya indah, tapi juga memikat nurani.”

Dan begitulah, di ujung acara, pasir kembali rata, sampah sudah naik truk, dan para peserta pulang dengan senyum lebar serta sedikit pegal di punggung. Tapi ada satu hal yang tertinggal di hati bahwa mencintai negeri bisa dimulai dari mungut plastik,
dan  terkadang, cinta itu bukan tentang memiliki, tapi tentang tidak meninggalkan jejak sampah.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “BUKU DIARI PAGI”: Pompa Tua, Kopi Hitam & Burung Gereja yang Libur di Minggu Pagi

    “BUKU DIARI PAGI”: Pompa Tua, Kopi Hitam & Burung Gereja yang Libur di Minggu Pagi

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 487
    • 0Komentar

    (Catatan: tulisan ini sebelumnya dimuat dengan label “Catatan Pagi”, tapi sekarang saya pakai label “BUKU DIARI PAGI” – biar kerasa kayak nulis di buku harian zaman dulu, yang kertasnya wangi, isinya curhatan, dan kadang ditempel sobekan bungkus permen.) PAGI hari minggu ini datang dengan gaya malas-malasan, seperti bapak-bapak habis gajian yang ogah bangun cepat. Cuaca […]

  • Digital Rupiah vs Dolar, Pertarungan Sunyi di Dompet Kita

    Digital Rupiah vs Dolar, Pertarungan Sunyi di Dompet Kita

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 859
    • 0Komentar

    DENGAR kata “perang”, orang biasanya bayangin tank, rudal, atau minimal adu mulut di DPR, tapi ada perang yang jauh lebih sunyi, tak terdengar dentuman meriam, dan tak tampak asap mesiu, namanya perang mata uang. Sejak lama, dunia seolah tunduk pada satu “raja dompet” bernama dolar Amerika, apa-apa pakai dolar, mau impor kedelai? dolar, bayar minyak? […]

  • Pingin Buat KTP-Akte Kelahiran di Mall ? Baca Ini

    Pingin Buat KTP-Akte Kelahiran di Mall ? Baca Ini

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.111
    • 0Komentar

    “Sejak dibuka beberapa hari yang lalu, tercatat 20 orang yang membuat akta kelahiran, merekam KTP-e sebanyak empat orang,”

  • Bareng BRG Sumsel, Kartini Desa Bumi Agung Muba Produksi 10 Ribu Masker

    Bareng BRG Sumsel, Kartini Desa Bumi Agung Muba Produksi 10 Ribu Masker

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.058
    • 0Komentar

    KARTINI-Kartini hebat yang tergabung PKK Desa Bumi Agung Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama Badan Restorasi Gambut (BRG) serta Karang Taruna memproduksi 10 ribu masker guna pencegahan penyebaran COVID-19. Masker tersebut diproduksi dengan melibatkan penjahit Lalan. “Ya, jadi kita gabungan BRG, PKK, dan Karang Taruna dengan memberdayakan penjahit di Lalan memproduksi 10 ribu masker […]

  • Warung Kopi hingga Toko Sembako Dibantu Modal Rp5 juta

    Warung Kopi hingga Toko Sembako Dibantu Modal Rp5 juta

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 918
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – Minggu pagi di Palembang, udara masih semriwing, bau pempek dan kopi hitam bercampur dengan asa baru dibilangan Jalan Walikota H. Husni, Seberang Ulu 1. Wali Kota Palembang Ratu Dewa tampil bak “marketing officer” yang lagi semangat launching program modal usaha buat UMKM. Bukan modal kaleng-kaleng, saudara-saudara. Ini modal beneran, Rp5 juta, bunga 0 […]

  • Selama Empat Tahun,  Polri Ungkap Modus 14 Kasus Pinjaman Online Ilegal

    Selama Empat Tahun, Polri Ungkap Modus 14 Kasus Pinjaman Online Ilegal

    • calendar_month Sabtu, 21 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 738
    • 0Komentar

    KAPOLRI, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mengungkapkan, sejak 2018 sampai 2021, pihaknya telah melakukan penegakan hukum 14 kasus pinjaman online ilegal. Modusnya memberikan penawaran kepada calon nasabah dengan persyaratan yang mudah tanpa harus bertemu secara langsung. Memiliki syarat kepada nasabah untuk mengikuti kebijakan dan ketentuan dalam aplikasi pinjaman online, yakni dengan mengizinkan data […]

expand_less
WordPress Archive SearchWP Exclude UI SearchWP Fuzzy Matches SearchWP German Keyword Stemmer SearchWP Give Integration SearchWP Greek Keyword Stemmer SearchWP LIKE Terms SearchWP Live Ajax Search SearchWP Manage Ignored SearchWP Meta Box Integration SearchWP Metrics