Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BUMN » Business Action di Task Force B20, Pertamina Sepakati 4 Peluang Kemitraan Strategis untuk Keberlanjutan Energi & Dekarbonisasi

Business Action di Task Force B20, Pertamina Sepakati 4 Peluang Kemitraan Strategis untuk Keberlanjutan Energi & Dekarbonisasi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
  • visibility 880
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEJALAN dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam persiapan Presidensi G20 di tahun 2022, dan sebagai bagian dari The Business 20 (B20), Taks Force Energy, Sustainability and Climate yang dipimpin oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati,  Pertamina bergerak cepat merealisasikan langkah-langkah strategis dalam rangka program keberlanjutan energi dan dekarbonisasi dengan menyepakati 4 (empat) Nota Kesepahaman.

Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani pada 18 Januari 2022, bertepatan dengan agenda Stakeholders Consultation oleh B20 Task Force Energy, Sustainability and Climate. Kerja sama dilakukan Pertamina dengan para mitra terkemuka skala nasional dan internasional untuk melakukan kajian dan penjajakan kerja sama untuk pengembangan upaya-upaya menuju net-zero emissions dari aspek teknologi, energi ramah lingkungan, offset emisi, dan potensi kolaborasi lainnya.

Pada Nota Kesepahaman pertama, Pertamina dan Jababeka sepakat untuk melakukan kerja sama dalam identifikasi dan evaluasi pengembangan Green Industrial Estate, yang termasuk di dalamnya akan mencakup pasokan gas, penyediaan pasokan listrik dari Energi Baru & Terbarukan, riset dan inovasi.

Selanjutnya, Pertamina dengan Inpex Corporation (Inpex) juga berencana menjajaki peluang pengembangan bersama pasokan Clean-LNG dan Clean-Gas dari terminal LNG Bontang. Kerja sama ini dimaksudkan untuk bersama-sama mengembangkan usaha untuk memproduksi LNG yang bersih secara fisik, bebas karbon di Terminal Bontang, termasuk offset melalui kredit karbon yang dapat diberikan oleh gas/LNG yang bersih secara fisik yang diproduksi di Indonesia.

Upaya dukungan terhadap penurunan emisi melalui pengembangan energi baru dan terbarukan, sekaligus untuk mencapai emisi net-zero dan mempromosikan climate goals juga disepakati oleh Pertamina dengan Chiyoda Corporation (Chiyoda) dengan melakukan kerja sama studi aplikasi teknologi Carbon Capture, Utilization and Storage (CCUS), dan produksi hydrogen.

Tidak hanya Pertamina sebagai Holding, Sub Holding Pertamina New & Renewable Energi (PNRE) dan Subholding Commercial & Trading (C&T) juga bekerja sama dengan PT Grab Teknologi Indonesia dan PT Sepeda Untuk Indonesia untuk melakukan penjajakan kerja sama dalam hal pengembangan ekosistem Electronic Vehicle (EV) khususnya terkait bisnis baterai dan sistem penukaran baterai (battery swap) sampai peningkatan desain kendaraan EV.

Nicke mengatakan, Nota Kesepahaman tersebut merupakan bentuk realisasi untuk rekomendasi kebijakan kepada pemerintah, dan juga menunjukkan bagaimana G20 bisa mendorong realisasi dari apa yang telah dicanangkan. “Oleh karena itu ada 4 kerja sama yang kita tanda tangani, ini semua adalah mendukung program pemerintah untuk mencapai net-zero emissions di tahun 2060 dan yang medium term-nya adalah menurunkan karbon emisi di tahun 2030 itu antara 29%-41%,” ujar Nicke.

Terkait B20, Nicke menambahkan, tema yang diangkat ada 3 hal, yaitu innovation, inclusivity dan collaboration. “Tiga hal tersebut harus diwujudkan dalam hal merealisasikan target pemerintah untuk net zero emission. Oleh karena itu dengan penandatanganan tadi kita pun membuka kerja sama tersebut,” kata Nicke.

Nicke menambahkan, ada dua hal yang selama ini menjadi criticial issue yang membuat peningkatan new renewable energy ini menjadi berjalan tidak secepat yang diharapkan. Pertama yakni teknologi, di mana Indonesia memiliki sumber energi yang sangat besar, tapi masih memerlukan teknologi dan melakukan inovasi serta kreativitas yang bisa memproses sumber daya tersebut menjadi sumber energi yang ramah lingkungan.

Kedua, adalah akses pendanaan. Ini pun menjadi salah satu issue. Oleh karena itu di B20 ada task force khusus membahas tentang pendanaan ini, salah satunya adalah soal green funding ini yang membahas soal pengembangan dari new renewable energy ini akan semakin meningkat.

Nicke juga membahas soal affordability atau kemampuan finansial terkait dengan transisi energi. Karena, hingga kini dengan pengembangan teknologi yang sudah terjadi, energi baru dan terbarukan ini dinilai masih lebih tinggi harganya dibanding dengan energi fosil.

“Jadi affordability ini menjadi fokus pembahasan yang sangat penting karena ini bukan hanya harga dari energi itu sendiri, tetapi juga perubahan ke arah renewable energy ini akan mendorong juga ke arah daya beli masyarakat,” ucap Nicke.

Untuk itu, kata Nicke, yang harus dilakukan saat ini adalah bagaimana membuat program yang bisa menyeimbangkan hal-hal tersebut agar target pemerintah untuk net-zero emissions di tahun 2060 tercapai. “Ini tugas kita bersama untuk merumuskannya. Karena selain inovasi, kolaborasi dengan negara-negara maju yang mereka sendiri mengalokasikan sebagian dana untuk pengembangan renewable energy dan mendorong transisi energi di negara berkembang, ini pun harus kita bahas,” ucap Nicke.

Tak hanya soal bisnis besar, lanjut Nicke, terkait UMKM di negara berkembang juga harus dipertimbangkan. Nicke menilai, rekomendasi kebijakan yang akan diusulkan nanti harus berdampak baik untuk sektor UMKM, karena lebih dari 90% tenaga kerja Indonesia diserapnya di sektor UMKM, dan kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional sekitar 64%.

“UMKM merupakan faktor penting karena ini menjadi kekuatan negara berkembang termasuk Indonesia ketika menghadapi krisis. Kalau UMKM ini bisa stabil maka recoverynya juga akan semakin cepat,” kata Nicke.

Acara penandatanganan kerjasa ma tersebut dihadiri Deputy Chair Task Force Energy, Sustainability, & Climate B20 Agung Wicaksono, Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha  PT Pertamina (Persero) Iman Rachman, Direktur Utama PT Jababeka Tbk., Budianto Liman, Director – Senior Managing Executive Officer of Global Energy Marketing Division Inpex Shigeharu Yajima, SVP – Division Director – Business Development Division Chiyoda Corporation, Mr. Hideo Matsui, Direktur Utama PT Grab Teknologi Indonesia Ridzki D. Kramadibrata dan Direktur PT Sepeda Untuk Indonesia Ika Sari Dewi.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Makna Pidato HD di Depan Monpera yang Perlu Masyarakat Sumsel Ketahui

    Tiga Makna Pidato HD di Depan Monpera yang Perlu Masyarakat Sumsel Ketahui

    • calendar_month Selasa, 2 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 870
    • 0Komentar

    Oleh : Faldy Lonardo SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  Meskipun panas matahari di Selasa (2/10/2018) siang sangat menyengat sekujur kulit tubuh, namun menyurutkan rasa antusias masyarakat  Palembang, Sumsel untuk menghadiri orasi perdana Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya di Halaman Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera). Sedikit demi sedikit halaman Monpera pun terlihat ramai dipenuhi […]

  • Duh, Gara-gara Curi Kotak Amal Masjid, Pemuda Ini Bonyok Dihajar Warga, Berurusan dengan Polisi Lagi, Kapok Dech…

    Duh, Gara-gara Curi Kotak Amal Masjid, Pemuda Ini Bonyok Dihajar Warga, Berurusan dengan Polisi Lagi, Kapok Dech…

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.059
    • 0Komentar

    NAH, ini pelajaran untuk para pemuda yang sengaja mencuri kotak amal masjid, jika ketahuan dengan warga tentu muka akan bonyok jadi bulan-bulan warga. Ruginya lagi, pasti berurusan dengan aparat kepolisian. Seperti di alam oleh seorang pemuda bernama Keri Sastra alias Hendri Bin Muhammad Ropi (22), warga asal Kecamatan Muara Pinang, Kota Pagaralam. Ia kini siap-siap […]

  • Bank Sumsel Babel Mohon Perbaiki Layanan Anda

    Bank Sumsel Babel Mohon Perbaiki Layanan Anda

    • calendar_month Minggu, 8 Jan 2023
    • account_circle Bono
    • visibility 2.087
    • 0Komentar

    Saya Erwin Yusrizal, saya mau mengeluhkan atas layanan ATM Bank Sumsel Babel. Hari ini tanggal 08 Januari 2023 sekitas pukul 14.10 saya mencoba tarik tunai di ATM Bank Sumsel Babel Jalan May Zen Lebak Jaya III (Klinik Dokter Haikal) sebesar Rp 1.000.000, sistem ATM sangat lambat sampai saya harus menunggu sekitar lebih kurang 2 – […]

  • Anggota TNI AD Gugur Terinjak Gajah

    Anggota TNI AD Gugur Terinjak Gajah

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.451
    • 0Komentar

    SATU prajurit TNI AD Kodim Kab. OKI Sertu Iskandar Zulkarnain gugur terinjak Gajah liar yang mengamuk saat bertugas. Kapendam II Sriwijaya Kolonel Djohan, mengakui, kejadian berawal saat Sertu Iskandar mendapat laporan dari warga, tentang adanya gaja liar yang mengamuk dipemukiman warga desa Air Sugihan. Kemudian gajah tersebut menyerang warga, namun nahas bagi Sertu Iskandar dia […]

  • Aksi BRI & Unsri Gelar Digital Kewirausahan, Penguatan Ekonomi Desa, Ini Tanggapan Gubernur

    Aksi BRI & Unsri Gelar Digital Kewirausahan, Penguatan Ekonomi Desa, Ini Tanggapan Gubernur

    • calendar_month Rabu, 21 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.668
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengapresiasi penyelenggaraan Inagurasi Program Deepening Desa Brilian 2022 “Digital Kewirausahaan dan Penguatan Ekonomi Desa Berkelanjutan,”  digelar Universitas Sriwijaya (Unsri) bekerjasama dengan PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI), di Hotel The Zuri Palembang, kemaren. Aksi Unsri dan pihak bank tersebut diharapkan Gubernur Herman Deru dapat melahirkan lebih banyak desa brilian […]

  • PPKM Mikro Diperluas Hingga 30 Provinsi, Sumsel Masih Termasuk

    PPKM Mikro Diperluas Hingga 30 Provinsi, Sumsel Masih Termasuk

    • calendar_month Rabu, 5 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 861
    • 0Komentar

    PEMERINTAH resmi memperpanjang lagi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro terhitung mulai tanggal 4 – 17 Mei 2021 sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No. 10 Tahun 2021. Pada perpanjangan kali ini, cakupan PPKM Mikro diperluas hingga totalnya menjadi 30 provinsi. Perpanjangan kali ini, menambahkan 5 provinsi lagi yakni Kepulauan Riau, Bengkulu, Sulawesi […]

expand_less
WordPress Archive TheGem – Creative Multi-Purpose High-Performance WordPress Theme TheGuide – Online Documentation WordPress Theme TheLoke – Multi-Purpose & Electronics Store WooCommerce Theme Themebau – Minimal Portfolio & Agency WordPress Theme Themebox – Digital Products Ecommerce WordPress Theme ThemeIsle Adrenaline PT WordPress Theme ThemeIsle Didi WordPress Theme ThemeIsle Feedzy RSS Feeds Premium Hestia Pro - Sharp Material Design Theme For Startups Themeisle Shopisle Pro WordPress Theme