Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Strategi Kalender – Cuti Bersama jadi Senjata Promosi Wisata

Strategi Kalender – Cuti Bersama jadi Senjata Promosi Wisata

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
  • visibility 865
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WARUNG kopi, kalender dinding biasanya hanya berfungsi dua, yakni jadi pengingat kapan bayar utang dan pajangan gambar artis dangdut lokal yang tersenyum manis sambil megang botol kecap. Tanggal merah dicoret buat janjian mancing atau arisan RT. Namun kini, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencoba mengubah peran kalender jadi lebih sakti. Bukan lagi sekadar pengingat “tanggal merah sama dengan  tidur lebih lama”, melainkan senjata promosi wisata, dari cuti bersama, Kemenpar mau bikin “tanggal merah jadi tanggal emas”.

Sayangnya, di lapangan, wajah pariwisata Indonesia masih sering kayak tuan rumah hajatan yang panik, begitu tamu berdatangan, baru sadar kursi kurang, sound system mendadak serak, dan nasi uduk masih di kukusan. Dalam konteks wisata, begitu libur nasional datang, barulah panitia destinasi sibuk: hotel penuh, jalan macet, toilet umum antre kayak bagi-bagi sembako, dan promosi wisata malah baru nongol setelah wisatawan sudah pulang dengan muka kucel.

Sejatinya, libur nasional adalah “momok sekaligus berkah”. Momok, karena tanpa persiapan, ia bisa berubah jadi festival klakson massal di jalur mudik. Tapi ia juga berkah, karena data BPS menunjukkan libur nasional dan cuti bersama menyumbang lonjakan terbesar perjalanan wisatawan nusantara 1,02 miliar perjalanan pada 2024, naik drastis dari tahun sebelumnya.

Kalender sebenarnya bukan sekadar benda kertas yang ditempel di tembok, melainkan peta emas. Jepang sudah membuktikannya lewat Golden Week. Mereka menjadikan kalender libur sebagai panggung akbar wisata nasional. Transportasi disiapkan, promosi terintegrasi, hingga taman kota dijaga kapasitasnya. Sementara di Singapura, kalender Imlek tak hanya dirayakan dengan angpao, tapi jadi magnet wisata global jalanan Orchard Road dihias tematik, bandara dipoles dengan instalasi budaya.

Indonesia? Kalender libur masih sering dianggap kayak wangsit dadakan, padahal tanggal merah sudah ditetapkan jauh-jauh hari, tapi strategi promosi wisata sering lahir mepet. Istilahnya, esuk dele sore tempe, pagi bilang siap, sore masih bingung.

Lihat dampaknya, Ssaat libur sekolah 2025, kajian Kemenpar mencatat okupansi hotel naik 60 persen, kunjungan destinasi naik 73,1 persen, dan pendapatan destinasi melonjak 80,7 persen. Dari sisi sosial, 58,9 persen wisatawan berwisata bersama keluarga, bahkan 99,3 persen mengaku puas. Artinya, libur nasional benar-benar mesin ATM ekonomi daerah.

Sayangnya, ATM ini sering error, infrastruktur transportasi tidak menyesuaikan, promosi datang telat, sampah menumpuk di pantai, dan wisatawan akhirnya kapok. Yang rugi bukan hanya hotel atau pedagang cilok, tapi juga citra pariwisata Indonesia di mata publik. Ingat pepatah sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tak percaya, sekali wisatawan kecewa, bisa saja tahun depan mereka pindah liburan ke Penang atau Phuket.

Fenomena ini mirip hajatan desa, kalau ada tamu lebih banyak dari kursi, solusinya buru-buru pinjam ke tetangga. Begitu juga destinasi kita. Saat wisatawan membeludak, solusi daruratnya parkir dadakan, tarif dadakan, promosi dadakan. Semua serba “asal ada”. Padahal, wisata itu bisnis pengalaman. Kalau pengalaman pengunjung adalah macet, antre, dan bau got, jangankan balik lagi, review di media sosial pun jadi bumerang.

Barcelona, misalnya, sudah lama pusing dengan overtourism, alih-alih panik, mereka menetapkan kuota pengunjung di destinasi tertentu. Hasilnya? Wisatawan tetap nyaman, warga lokal tak merasa terganggu, dan reputasi kota tetap terjaga.

Seoul lain lagi, saat musim semi dengan festival bunga sakura, pemerintah menambah jalur transportasi, mempromosikan paket wisata khusus, dan menata ruang publik agar tak jadi sesak. Mereka sadar, kalender adalah senjata, bukan sekadar penanda hari.

Saatnya Indonesia naik kelas

Indonesia punya peluang sama, bahkan lebih besar, karena kalender kita penuh libur: dari Tahun Baru, Imlek, Nyepi, Lebaran, Natal, sampai libur sekolah, kalau semua ini diolah dengan strategi, bukan sekadar dihadapi dengan doa dan spanduk dadakan, maka pariwisata kita bisa naik kelas.

Yang perlu dilakukan jelas promosi berbasis kalender, bukan promosi pas wisatawan sudah pulang, tapi jauh sebelum liburan datang, manajemen kapasitas destinasi, belajar dari Barcelona, atur kuota kalau perlu. Infrastruktur darurat permanen, jalan, toilet, dan parkir harus siap, bukan sekadar tambal sulam dan kolaborasi lintas sektor, jangan cuma Kemenpar yang sibuk, tapi juga Pemda, Dishub, UMKM, bahkan warga lokal.

Kalender bukan cuma alat coret-coret di dapur, ia bisa jadi senjata strategis untuk pariwisata Indonesia. Kalau kita masih pakai mental dadakan, libur nasional hanya akan jadi sinonim macet nasional. Tapi kalau kita serius, libur nasional bisa jadi “mesin penggerak ekonomi daerah” yang adil hotel laku, UMKM panen, pedagang parkir tertib, dan wisatawan pulang dengan senyum.

Seperti pepatah, sedia payung sebelum hujan, sedia strategi sebelum liburan, jangan biarkan pariwisata kita terus jadi bahan meme. Sudah waktunya kalender Indonesia bertransformasi dari kalender warung jadi kalender emas, dari tanggal merah jadi momentum devisa.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kamera Pemindai Garis Multispektral 5GigE Berkinerja Tinggi Baru dari Teledyne Perluas Kemampuan Penglihatan

    Kamera Pemindai Garis Multispektral 5GigE Berkinerja Tinggi Baru dari Teledyne Perluas Kemampuan Penglihatan

    • calendar_month Sabtu, 13 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 532
    • 0Komentar

      WATERLOO, Ontario,  (GLOBE NEWSWIRE) — Teledyne DALSA, perusahaan Teledyne Technologies [NYSE:TDY], dengan bangga mengumumkan bahwa kamera pemindai lini Linea™2 4k Multispektral 5GigE kini sedang diproduksi. Kamera baru ini membawa sistem penglihatan ke level berikutnya dengan performa dan nilainya, menawarkan antarmuka 5GigE dengan bandwidth lima kali lebih besar dari kamera Linea GigE.   Linea2 4k […]

  • Tuntut Hak Tanah, Masyarakat Alang-alang Lebar Datangi DPRD Sumsel

    Tuntut Hak Tanah, Masyarakat Alang-alang Lebar Datangi DPRD Sumsel

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.068
    • 0Komentar

    Persatuan Masyarakat Pejuang Tanah Alang-alang Lebar untuk Rakyat menjalankan aksi di Halaman Gedung DPRD Prov Sumsel, Kamis [9/7/2020]. Aksi unjuk rasa 3 hari berturut turut  tersebut selain di DPRD juga dilaksanakan di dua tempat.Masyarakat daerah Labi labi Kelurahan Alang-alang Lebar Kecamatan alang-alang Lebar menggarap, menanam dan dihasilkan 32 hektare lahan. Pada tanggal 12 Febuary 2020 […]

  • Kuatan Kelembagaan di Internal PTSP, Petugas Dituntut Berikan Pelayanan yang Prima

    Kuatan Kelembagaan di Internal PTSP, Petugas Dituntut Berikan Pelayanan yang Prima

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.279
    • 0Komentar

    Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Ir. SA Supriono mengatakan, Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan merupakan salah satu bentuk Reformasi Birokrasi yang dilakukan oleh Pemerintah, dalam menyederhanakan proses pelayanan publik untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan pelayanan publik yang transparan, cepat dan tepat berdasarkan peraturan dan perundang-undangan. “Petugas DPMPTSP dituntut untuk selalu memberikan pelayanan […]

  • Kekerasan Seksual Panjat Tebing, Eks Pelatih Jadi Tersangka, Erick Thohir Tekankan Perlindungan Atlet

    Kekerasan Seksual Panjat Tebing, Eks Pelatih Jadi Tersangka, Erick Thohir Tekankan Perlindungan Atlet

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kasus kekerasan seksual panjat tebing yang melibatkan mantan pelatih kepala Pelatnas Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) berinisial HB memasuki tahap lanjutan setelah Bareskrim Polri menetapkannya sebagai tersangka. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memastikan pemerintah mendukung proses hukum sekaligus memperkuat perlindungan terhadap atlet. Penetapan HB sebagai tersangka berkaitan dengan dugaan kekerasan seksual […]

  • Sumsel Banyak Suku, Inventarisir Semua Adat & Budaya Agar Tak Punah

    Sumsel Banyak Suku, Inventarisir Semua Adat & Budaya Agar Tak Punah

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.746
    • 0Komentar

    Inventarisir semua adat dan budaya semua suku di Sumsel. Demikian pesan Gubernur Sumsel H.Herman Deru kepada Pengurus Pembina Adat Sumsel yang datang beraudiensi dengannya, kemarin. Menurutnya di wilayah Sumatera, Sumsel memiliki keunikan tersendiri, yakni memiliki lebih banyak suku dibandingkan daerah seperti Aceh, Lampung, Bengkulu. Oleh karena itu segala adat istiadat budaya baik berupa pakaian adat, […]

  • Senam Bareng Hingga Main Woodball

    Senam Bareng Hingga Main Woodball

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.082
    • 0Komentar

    HUBUNGAN yang harmonis dan penuh keakraban antar sesama manusia sangat diperlukan. Hal ini akan sangat berdampak bagi jajaran pemerintah dalam melakukan tugas dan kewajiban untuk membangun daerah. Mengingat hal itu, Pj Bupati Musi Banyuasin (Muba) Drs H Apriyadi MSi menggelar Jalan Sehat dan Senam Bersama Forkopimda dan Jajaran Pemkab Muba, Jumat (3/7/2022).   “Bersilaturahmi dengan […]

expand_less
WordPress Archive Persona – Portfolio WordPress Theme Personage – CV Resume WordPress Theme Personal Portfolio Theme | Inbio Personal Portfolio WordPress Theme | Bostami Personal Portfolio WordPress Theme | Inbio Personal Portfolio WordPress Theme | Tunis Personal – The Best Blog WordPress Theme Personalization for WPBakery Page Builder Pertaev – Electric Vehicle & Charging Station Elementor Template Kit Perukar – Barber WordPress Theme