Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Potensi Cukup Besar, Menparekraf Ingin Desa Wisata Senankerta Malang Bisa Naik Kelas

Potensi Cukup Besar, Menparekraf Ingin Desa Wisata Senankerta Malang Bisa Naik Kelas

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
  • visibility 2.512
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menginginkan Desa Wisata Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, bisa naik kelas dengan mengoptimalkan daya tarik berupa Ekowisata Boon Pring yang potensinya cukup besar untuk dikembangkan.

Ekowisata Boon Pring merupakan tempat wisata berbentuk telaga di area hutan bambu yang dilengkapi dengan berbagai atraksi seperti sepeda air, perahu, kolam renang, hingga terdapat Arboretrum Bambu (museum pohon bambu).
Saat ini telah terdapat kurang lebih 115 jenis pohon bambu dan sudah diberi penanda (papan informasi nama).

Dilansir dari Kemenparekraf.go.id, bagi para pecinta fotografi, Boon Pring merupakan lokasi yang memiliki momen Ray of Light (Rol), yang sering diburu oleh para fotografer. Keindahan sinar matahari pagi yang menerobos rimbunnya
Foto Desa Wisata Senankerta
daun bambu, menghasilkan berkas sinar yang sangat indah.

“Desa Wisata Sanankerto ini mempunyai keunggulan yaitu 115 spesies bambu dan juga ada Arboretrum Bambu yang InsyaAllah jika divalidasi bisa menjadi yang terbesar di Indonesia. Ini adalah daya tarik utama dan menurut saya bisa dikembangkan desa wisata berbasis edukasi dan juga berbasis ecotourism atau wisata berbasis lingkungan. Kali ini kita berharap Desa Wisata Sanankerto bisa menyusul pendahulunya, Desa Wisata Kujon Kidul, sebagai desa wisata kelas dunia,” kata Menparekraf saat visitasi 50 besar desa wisata terbaik ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 Desa Wisata Senankerto, Sabtu (15/10/2021).

Desa Wisata Senankerto membagi pemusatan potensi wisata dalam beberapa klaster antara lain Kampung Nenem sebagai sentra budidaya tanaman sayuran maupun tanaman hias; Kampung Budaya 89, merupakan pusat kegiatan kesenian dan sentra ekonomi kreatif; Kampung Rolas, yang merupakan tempat pembudidayaan ikan koi dan nila. Dan ada juga Kampung Dolanan.

Potensi Desa Wisata Sanankerto kian lengkap dengan wisata seni dan budaya. Di desa ini terdapat Musik Tradisional Dengkrok, Cucuk Lampah, Kesenian Gejog Lesung, dan Tari Topeng.

Ada juga sentra ekonomi kreatif berupa produk kuliner Telur Asin Asap, Jamu Organik, Carang Mas, Opak, dan Kripik Tempe. Lalu ada produk fesyen khas seperti Batik Tulis Boon Pring, dan ada juga produk kesenian wayang, suvenir berbahan dasar bambu.

“Pada intinya desa wisata ini adalah lokomotif kita untuk menggerakkan kembali ekonomi untuk membuka lapangan kerja. Dengan dibuka desa wisatanya insyaAllah akan lebih baik,” ujar Sandiaga.

Selain melihat langsung potensi yang ada dan meninjau penerapan protokol kesehatan
di Desa Wisata Senankerto, Menparekraf Sandiaga juga menyempatkan diri berdialog dengan pelaku ekraf salah satunya bernama Wiwit yang kebetulan sedang mengandung.

Ia takjub dengan Wiwit karena pada usia kandungan yang telah menginjak 8 bulan, perempuan pelaku kreatif itu tetap semangat berjualan keripik tempe untuk memenuhi kebutuhan hidup. Menparekraf Sandiaga pun memberikan modal usaha kepada Wiwit untuk mengembangkan usahanya.

“Saya salut Bu Wiwit hamil 8 bulan tapi masih berjuang, masih semangat karena walaupun omzetnya turun, dia ingin tetap menjadi tulang punggung keluarga dengan menjual kripik tempe,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wiwit juga meminta Menparekraf Sandiaga untuk mengelus perutnya dengan harapan kelak sang anak bisa sukses seperti Menparekraf Sandiaga.
“Semoga bisa sukses seperti Pak Menteri, aamiin,” ujar Wiwit.

Bupati Malang, Sanusi, menyampaikan terima kasih atas dukungan Menparekraf Sandiaga Uno dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayahnya.

“Alhamdulillah, Desa Sanankerto bisa masuk ajang ADWI. Semoga kami bisa memberikan yang terbaik. Dan terima kasih Pak Menteri atas kepercayaanya desa kami terpilih 50 besar desa wisata terbaik di Indonesia,” ujarnya.

Turut mendamping Menparekraf Sandiaga Uno Direktur Tata Kelola Destinasi, Kemenparekraf/Baparekraf Indra Ni Tua.
Cecep Rukendi
Plt. Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.(***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karena Protokes Diterapkan, Gubernur Kasih Hadiah untuk  Ponpes Ini    

    Karena Protokes Diterapkan, Gubernur Kasih Hadiah untuk  Ponpes Ini    

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 750
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel)  H Herman Deru memberikan satu unit mobil operasional untuk Pondok Pesantren Muqimus Sunnah Palembang. Menurut dia, hadiah ini diberikan karena Ponpes telah menjalankan protokol kesehatan dengan baik.“Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan Hari Santri Nasional tersebut. Sebab meski digelar  dalam suasana pandemi  namun tetap  bisa berlangsung dengan  tetap […]

  • Gotong Royong Bisa Putus Rantai COVID-19

    Gotong Royong Bisa Putus Rantai COVID-19

    • calendar_month Jumat, 25 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.325
    • 0Komentar

    SALAH satu cara yang efektif untuk menghadapi pandemi COVID-19 itu dengan bergotong-goyong dan saling mengingatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Demikian diungkapkan oleh Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP, pada acara Gerakan Bakti Gotong Royong PMI Kabupaten Muba menuju desa new normal […]

  • Hak Cipta Karya Jurnalistik Masih Terabaikan

    Hak Cipta Karya Jurnalistik Masih Terabaikan

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 664
    • 0Komentar

    PERKEMBANGAN teknologi digital beberapa tahun terakhir tak hanya membawa kemajuan di berbagai sektor, tetapi juga memunculkan persoalan baru dalam hal hak cipta, terutama di bidang jurnalistik dan sekarang ini masih terabaikan. Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen IKP Kominfo), Usman Kansong, mengatakan persoalan itu muncul manakala media sosial (medsos) mengambil […]

  • Pemerintah Terus Dorong UMKM, Produk Kuliner sebagai Pendorong Pemulihan Ekonomi

    Pemerintah Terus Dorong UMKM, Produk Kuliner sebagai Pendorong Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.584
    • 0Komentar

      HASIL modal budaya dari industri kreatif, produk kuliner, serta hasil pertanian seperti tempe, kelapa dan rempah-rempah dapat menggerakkan pemulihan ekonomi nasional yang menurun akibat pandemi COVID-19. “Hal ini dapat dilakukan apabila modal sosial budaya dapat dikomodifikasi dan ditransformasi menjadi modal ekonomi, serta dapat diproduksi secara massal dan digunakan secara luas oleh masyarakat guna mengerakkan […]

  • BUNTIS diluncurkan

    BUNTIS diluncurkan

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.854
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id – Dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian di Kabupaten Musi Banyuasin, Dinas Perkebunan Kabupaten Muba meluncurkan program inovatif bernama *BUNTIS* (Berkebun Gratis dan Praktis). Peluncuran Program Program ini diperkenalkan oleh Kepala Dinas Perkebunan, Akhmad Toyibir SSTP MM, dalam sebuah podcast yang dipandu oleh host Radio Gema Randik 97 FM, Elisa Aniwana, pada Senin […]

  • Burung Dilindungi Dijual Lewat Facebook, Transaksi COD Malam Hari Buka Jejak Pemasok Misterius di Papua

    Burung Dilindungi Dijual Lewat Facebook, Transaksi COD Malam Hari Buka Jejak Pemasok Misterius di Papua

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Dua transaksi berlangsung pada malam yang sama. Burung berpindah tangan secara tunai, sementara pemasok datang menggunakan sepeda motor dan tetap mengenakan helm. Dalam transaksi tersebut, ada tujuh burung paruh bengkok yang tergolong dilindungi. Lima di antaranya merupakan Kasturi Kepala Hitam (Lorius lory), satu Nuri Bayan (Eclectus roratus), dan satu Kakatua Koki (Cacatua galerita). […]

expand_less
WordPress Archive MediPoint – Doctor WordPress Theme mediPress – Health and Doctor Medical WordPress Theme Mediq – Health & Medical Elementor Template Kit Mediron – Dental Medical WordPress Theme Medirus – Medical Health WordPress Theme Medisa – Medical Elementor Template Kit Medisale – Medical Shop Elementor Template Kit MedisCare – Medical Service Elementor Template Kit Medisine – Medical Elementor Template Kit Meditest - Health Care Medical & Hospital Theme