Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Kerap Terdampar di Perairan Kampung Arborek Raja Ampat Sorong, Paus Sperma Jadi Ide KKP Untuk Tarik Minat Wisata Edukasi, Wah.., Ini Respon Warganya

Kerap Terdampar di Perairan Kampung Arborek Raja Ampat Sorong, Paus Sperma Jadi Ide KKP Untuk Tarik Minat Wisata Edukasi, Wah.., Ini Respon Warganya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
  • visibility 2.678
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (LPSPL) Sorong, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kawasan Konservasi Daerah Raja Ampat menjajaki wisata budaya paus sperma untuk tujuan edukasi dan daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Kampung Arborek, menyusul sering terjadinya peristiwa mamalia laut terdampar di wilayah ini.

Belum lama ini KKP kembali menangani kejadian mamalia laut terdampar dari jenis paus sperma di depan Pulau Gam. Disebabkan oleh arus, paus sperma ini bergeser hingga ke perairan Pulau Arborek yang merupakan Kawasan Konservasi Daerah (KKD) Raja Ampat.

Berbeda dengan penanganan mamalia lainnya, LPSPL Sorong bersama pemerintah daerah setempat memilih untuk merelokasi bangkai paus di satu lokasi dan membiarkannya membusuk secara alami kemudian tulang paus tersebut akan digunakan untuk kepentingan wisata budaya.

“Setelah menangani mamalia laut tersebut bersama aparat setempat dan warga Kampung Arborek, muncul keinginan untuk memanfaatkan bangkai paus tersebut sebagai sarana edukasi dan memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Kampung Arborek,” terang Kepala LPSPL Sorong Santoso Budi Widiarto.

Lebih lanjut Santoso mengungkapkan pemilihan lokasi dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan warga sehingga pihaknya memilih lokasi yang jauh dari pemukiman dan aktivitas warga, sehingga paus akan terurai dalam waktu sekitar 8 bulan.

Santoso juga menambahkan setidaknya LPSPL Sorong telah melakukan penanganan terhadap mamalia laut terdampar sebanyak 40 kasus selama masa pandemi Covid-19 atau sejak dua tahun terakhir. Sedangkan di wilayah Papua Barat sendiri terjadi sebanyak 11 kasus mamalia laut terdampar.

Dari kasus-kasus tersebut 16 kasus ditangani secara langsung oleh LPSPL Sorong, sementara 24 kasus ditangani dengan melibatkan pemerintah daerah, pengelola kawasan konservasi, mitra pemerintah dan masyarakat secara langsung.

“Meningkatnya keterlibatan masyarakat secara langsung merupakan hasil penyadartahuan, sosialisasi dan pelatihan menangani mamalia laut terdampar kepada masyarakat. Dalam 5 tahun terakhir, lebih dari 700 orang dilatih di wilayah kerja LPSPL Sorong bekerja sama dengan pemerintah daerah dan mitra pemerintah melalui program Sea Project,” urai Santoso.

Menanggapi keinginan tersebut, Sekretaris Kampung Arborek sangat mendukung pemanfaatan bangkai paus untuk kepentingan wisata budaya. Warga berterimakah kepada Pemerintah yang bersama dengan masyarakat mengelola bangkai paus ini.

Plt. Dirjen Pengelolan Ruang Laut Pamuji Lestari menegaskan, kecepatan dan kesigapan pemerintah bersama masyarakat sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam pengelolaan kawasan dan jenis ikan. Menteri Trenggono menekankan agar KKP dan masyarakat bersinergi dalam memberikan respon yang cepat dan tepat khususnya dalam menangani mamalia laut terdampar. Hal ini penting mengingat luasnya wilayah perairan Indonesia sebagai negara kepulauan yang besar.

“Kebijakan ini telah diatur melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Nomor 79 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) Konservasi Mamalia Laut Periode 2018 – 2022, yang di dalamnya tertuang mengenai penanganan mamalia laut terdampar,” tegas Tari.

Tari pun menjelaskan keberhasilan kawasan konservasi diukur melalui efektivitas pengelolaan kawasan yang dinilai setiap 1 tahun. Respon cepat penanganan terhadap mamalia laut terdampar termasuk dalam penilaian efektivitas pengelolaan kawasan. Salah satu kriterianya adalah penilaian terhadap pemantauan sumber daya kawasan dan kemitraan sehingga kolaborasi antara KKP dengan UPTD BLUD Raja Ampat akan memberikan pengelolaan kawasan yang efektif bagi KKD Raja Ampat.[***]

ril

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bidik Potensi Pemain Sepakbola, Dispopar Muba Sisir Pedesaan

    Bidik Potensi Pemain Sepakbola, Dispopar Muba Sisir Pedesaan

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 943
    • 0Komentar

    PENJARINGAN dan pembinaan pemain sepakbola di Kabupaten Muba terus digencarkan Bupati Muba Dodi Reza melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar). Kali ini Dispopar Muba bakal menggelar Turnamen Sepakbola Bupati DRA Cup 2019 yang akan digelar 9 November mendatang yang mana Desa Tegal Mulyo Kecamatan Keluang akan bertindak sebagai tuan rumah. “Jadi, hari ini sesuai […]

  • Sekarang Pempek Bisa Dibeli Di Indomaret

    Sekarang Pempek Bisa Dibeli Di Indomaret

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.162
    • 0Komentar

    Melihat produk makanan khas asli Palembang terpajang di rak display retail modern Indomaret menjadi salah satu impian besar pengusaha rumahan pempek di Palembang. Selaian dapat mendongkrak penjualan produk secara segnifikan, masuknya produk di retail modern ini naik ke tingkat level yang lebih tinggi. “Ini impian kami sejak lama, melihat Indomaret ini kan salah satu toko […]

  • Percepatan Vaksinasi, Kementerian Kominfo dukung sosialisasi pencegahan Covid-19 dan Vaksinasi 10.000 Dosis di Kabupaten Simalungun

    Percepatan Vaksinasi, Kementerian Kominfo dukung sosialisasi pencegahan Covid-19 dan Vaksinasi 10.000 Dosis di Kabupaten Simalungun

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 812
    • 0Komentar

    SESUAI dengan arahan Presiden Joko Widodo yang meminta seluruh pemerintah daerah untuk melaksanakan percepatan vaksinasi, Kementerian Kominfo mendukung Ikatan Alumni Universitas Sumatera Utara (IKA USU) Wilayah Jakarta dan sekitarnya yang menggelar acara sosialisasi pencegahan Covid-19 dan vaksinasi10.000 dosis di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Acara ini dihadiri oleh Zonny Waldi, S.Sos, M.M. (Wakil Bupati Simalungun), dr. […]

  • Banyak Cara Sudah Dilakukan Muba Untuk Atasi Karhutlabun, Tapi Wabup Sebut Yang Satu Ini Harapannya, Apa Itu ?  

    Banyak Cara Sudah Dilakukan Muba Untuk Atasi Karhutlabun, Tapi Wabup Sebut Yang Satu Ini Harapannya, Apa Itu ?  

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 990
    • 0Komentar

    “Komitmen Pemkab Muba menjaga lingkungan tertuang dalam Misi Kabupaten Muba yaitu, mengelola Sumber Daya Alam (SDA) secara optimal dan bertanggung jawab dengan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan (green growth governance),”

  • Kontingen PON Sumsel Berada Diurutan 17, Hanya Kebagian Delapan Emas, 4 Perak dan 17 Perunggu

    Kontingen PON Sumsel Berada Diurutan 17, Hanya Kebagian Delapan Emas, 4 Perak dan 17 Perunggu

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.194
    • 0Komentar

    SEHARI jelang penutupan PON Papua, Kamis (14/10/2021), kontingen Sumsel masih menyisahkan perlombaan di cabor selam laut dan loncat indah. Namun hanya selam laut atas nama Max Kalalo yang mendapatkan medali perunggu di nomor orientasi bawah air (OBA) 5 Point. Bermain di venue Teluk Yos Sudarso, Jayapura,  Wakil Papua Verry Dwi finis di tempat pertama dengan […]

  • Kasus Terkini COVID Muba, Ada Penambahan 9 Kasus Sembuh, 26 Positif, 1 Meninggal Dunia

    Kasus Terkini COVID Muba, Ada Penambahan 9 Kasus Sembuh, 26 Positif, 1 Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 3 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 899
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (3/7/2021) mengkonfirmasi penambahan 9 kasus sembuh, 26 positif, dan 1 meninggal dunia. “Ada penambahan 9 kasus sembuh, 26 positif, dan 1 meninggal dunia per 3 Juli 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. Povi merinci, adapun penambahan kasus positif yakni diantaranya kasus […]

expand_less
WordPress Archive Give – Authorize.net Gateway Give – Aweber Give Boost – Digital Marketing Agency Elementor Template Kit Give – Braintree Gateway Give – CCAvenue Gateway Give – Constant Contact Give – ConvertKit Give – Currency Switcher Give – Email Reports Give – Fee Recovery