Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Di Acara Ngolah Pikir,  Kepala Dinas Pariwisata Semarang : Libur Lebaran  Jangan Bingung, Ada 5 Destinasi Favorit, Kesini Yuk !

Di Acara Ngolah Pikir,  Kepala Dinas Pariwisata Semarang : Libur Lebaran  Jangan Bingung, Ada 5 Destinasi Favorit, Kesini Yuk !

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 3 Apr 2022
  • visibility 2.417
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pingintau.id -Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Heru Subroto dalam acara Ngopi (Ngolah Pikir) Bareng bersama Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) yang diinisiasi Kemenparekraf/Baparekraf, di Pendopo Kabupaten, Rabu (30/3/2022) malam, mengatakan, ada lima titik destinasi wisata unggulan yang disiapkan pihaknya dalam menghadapi musim libur lebaran tahun 2022.  Dari lima destinasi unggulan tersebut, salah satunya adalah Desa Wisata.

“Kita siapkan lima titik wisata unggulan yang dapat dinikmati wisatawan saat mudik lebaran yaitu Bukit Cinta, Candi Gedong Songo, Waterpark, pemandian air panas di Muncul, dan desa wisata yang ada di Kabupaten Kabupaten Semarang di antaranya Desa Lerep di lereng Gunung Ungaran,” kata Heru Subroto.

Di Desa Wisata Lerep, wisatawan dapat menikmati berbagai atraksi budaya. “Di Desa Wisata Lerep wisatawan dapat menikmati embung dan atraksi budaya dalam suasana alam Gunung Ungaran yang sejuk,” lanjutnya.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan, posisi Kabupaten Semarang sangat strategis karena berada di tengah destinasi unggulan Joglosemar (Yogyakarta, Solo, dan Semarang). Aksesnya pun mudah dengan transportasi udara dan kereta api dari Semarang serta terhubung dengan jalan tol Jakarta-Bawen. Ini menunjukkan sebuah peluang yang baik dalam memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Semarang.

Pemerintah secara resmi telah mengizinkan masyarakat untuk mudik lebaran tahun ini setelah melakukan monitoring dan evaluasi atas kasus COVID-19 yang menunjukkan tren penurunan. Jumlah para pemudik diperkirakan menembus 80 juta orang yang didominasi para pemudik dari wilayah Jabodetabek ke kota-kota di Pulau Jawa, termasuk wilayah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Ngesti Nugraha berharap seiring dengan dibukanya kembali pintu masuk pariwisata untuk wisatawan mancanegara, akan ada kunjungan wisman ke Kabupaten Semarang, selain wisatawan nusantara.

“Ada tiga destinasi favorit wisman di Jawa Tengah yakni Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Kabupaten Semarang. Sementara wisman yang datang ke Jateng sebagian besar dari Malaysia, Singapura, China, India, dan Amerika Serikat,” jelasnya.

Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf I Gusti Ayu Dewi Hendriyani mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Semarang dalam menghadapi musim libur lebaran 2022 dengan menyiapkan destinasi-destinasi unggulan. Hal ini dikatakannya sebagai upaya dalam kebangkitan pariwisata pascapademi.

Terlebih dengan dibukanya kembali gerbang pariwisata untuk kunjungan wisman secara bertahap dimulai dari Bali, Batam, dan Bintan dengan tetap mengedepankan kewaspadaan terhadap COVID-19 akan mempercepat kepulihan ekonomi nasional.

Juga dikeluarkannya kebijakan penghapusan karantina dan perluasan visa on arrival (VOA) dari 23 negara menjadi 42 negara akan mendorong meningkatnya kunjungan wisman yang tahun ini menargetkan sebesar 1,8 – 3,6 juta wisman.

Selain itu pemerintah mengeluarkan kemudahan perjalanan di dalam negeri yang menghapus persyaratan hasil tes negatif PCR dan antigen bagi pelaku perjalanan domestik yang telah menerima dosis vaksinasi lengkap. Hal ini diharapkan dapat mendorong pergerakan wisatawan nusantara yang tahun ini diproyeksi hingga 550 juta pergerakan. “Kita berkolaborasi untuk menginformasikan situasi yang kondusif saat ini kepada masyarakat. Peranan media dalam hal ini sangat besar,  terutama dalam memberikan kesadaran agar kita dalam berwisata disiplin menerapkan prokes (protokol kesehatan) dan tetap waspada terhadap COVID-19,” pungkas I Gusti Ayu Dewi Hendriyani.

Selain acara Ngopi Bareng bersama Forwaparekraf, Kemenparekraf juga memfasilitasi kegiatan seminar di Kampoeng Kopi dan press tour Forwaparekraf ke sejumlah destinasi di sekitar Ungaran, Kabupaten Semarang. Dalam rangkaian kegiatan tersebut diadakan pula lomba foto dan karya tulis hasil liputan media dengan hadiah menarik. [***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Perawatan dan Perbaikan Kursi Kantor agar Awet

    Pentingnya Perawatan dan Perbaikan Kursi Kantor agar Awet

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.162
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, [vritimes] Kursi kantor yang nyaman merupakan elemen penting bagi produktivitas dan kesejahteraan di tempat kerja. Namun, sering kali perawatan dan perbaikan kursi kantor diabaikan, padahal hal ini bisa berdampak besar pada kenyamanan serta kesehatan penggunanya.   Kursi kantor yang nyaman merupakan elemen penting bagi produktivitas dan kesejahteraan di tempat kerja. Namun, sering kali perawatan […]

  • Rame-rame Bupati di Sumsel Diminta Jaga Kelestarian Alam

    Rame-rame Bupati di Sumsel Diminta Jaga Kelestarian Alam

    • calendar_month Rabu, 19 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.328
    • 0Komentar

    Palembang -Bupati dan Walikota di Sumatera Selatan diminta untuk aktif dalam menjaga kelestarian alam, salah satunya dengan cara mewajibkan penanaman pohon bagi pasangan calon pengantin (Catin)  dan bagi siswa yang hendak masuk sekolah mulai dari tingkat sekolah dasar hingga  sekolah tingkat atas. Hal tersebut  diungkapkan langsung Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru dihadapan  17 bupati/ […]

  • “Jangan Sampai Mudik Pakai Fasilitas Negara, Menag: “Yang Kita Butuh Itu Berkah, Bukan Sekadar Harta”

    “Jangan Sampai Mudik Pakai Fasilitas Negara, Menag: “Yang Kita Butuh Itu Berkah, Bukan Sekadar Harta”

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 800
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Menjelang Lebaran, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar kembali mengingatkan para pejabat negara untuk tidak menyalahgunakan fasilitas negara demi kepentingan pribadi. Dalam suasana yang penuh dengan semangat silaturahmi, Menag menegaskan bahwa pulang kampung alias mudik sebaiknya dilakukan dengan kendaraan pribadi, bukan dengan mobil dinas. “Kalau mau mudik, ya pakai kendaraan pribadi aja. Jangan sampai fasilitas […]

  • Pandemi Covid, Tingkat Keterisian Tempat Tidur Rumah Sakit COVID-19 Secara Nasional Meningkat

    Pandemi Covid, Tingkat Keterisian Tempat Tidur Rumah Sakit COVID-19 Secara Nasional Meningkat

    • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 579
    • 0Komentar

    TINGKAT keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate/BOR di rumah sakit rujukan pasien COVID-19, secara nasional meningkat dalam beberapa hari terakhir sehingga perlu selalu waspada. Juru Bicara Pemerintah Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, menyatakan persentase keterisian tempat tidur menunjukan trend kenaikan. Meskipun angkanya masih lebih rendah dibanding pada lonjakan kedua. “Saat ini persentase keterisian tempat tidur […]

  • Indonesia Miliki Tiga Industri Mobil Listrik, Siap Produksi 1.680 Unit Pertahun

    Indonesia Miliki Tiga Industri Mobil Listrik, Siap Produksi 1.680 Unit Pertahun

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 653
    • 0Komentar

    DIREKTUR Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Taufiek Bawazier, mengatakan ada tiga pelaku industri yang siap memproduksi bus listrik di Indonesia dengan kapasitas 1.680 unit per tahun dan ini menjadi kekuatan ekonomi nasional. “Saat ini ada tiga industri yang siap berproduksi dengan kapasitas 1.680 unit per tahun, di antaranya PT […]

  • Cara Mengcover Masyarakat Kurang Mampu dengan PBI &JKN, Pekalongan Berguru kepada Pemprov. Sumsel

    Cara Mengcover Masyarakat Kurang Mampu dengan PBI &JKN, Pekalongan Berguru kepada Pemprov. Sumsel

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.463
    • 0Komentar

    KABUPATEN Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah belajar ke Pemprov. Sumsel guna mengetahui  strategi yang dilakukan Pemprov Sumsel agar dapat mengcover masyarakat yang tidak mampu melalui program  Penerimaan Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Wakil Gubernur Sumsel Ir H. Mawardi Yahya, saat menerima Wakil Bupati Kabupaten Pekalongan, Arini Harimurti beserta rombongan  di Kediaman Dinasnyan, Jumat (14/2/2020) […]

expand_less
WordPress Archive Bratis – Digital Marketing WordPress Theme + RTL Breakdance Pro GPL Bredh – Multipurpose Web Hosting with WHMCS Template BreezyCV – Resume Theme Brentwood – Golf Course WordPress Theme Bricks Builder - Build WordPress Sites That Rank Bridely | Wedding & Event Management WordPress Theme Bridey – Bridal Store WooCommerce WordPress Theme Bridge - Creative Elementor and WooCommerce WordPress Theme Bridget – Magazine and Blog WordPress Theme