Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial » Nota Keuangan Perubahan APBD Sumsel Tahun Anggaran 2021 Ditandatangani

Nota Keuangan Perubahan APBD Sumsel Tahun Anggaran 2021 Ditandatangani

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
  • visibility 1.646
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DPRD Prov Sumsel dan Pemerintah Prov.Sumsel menandatangani Nota Kesepakatan bersama antara pimpinan DPRD Provinsi Sumsel Gubernur Sumsel terhadap perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dan perubahan APBD tahun anggaran 2021 dalam Rapat Paripurna XXXVI DPRD Sumsel, Selasa (21/9/2021).

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Sumsel Anita Noeringhati didampingi Wakil Ketua Kartika Sandra Desi dan Muchendi Mahzarekki tersebut dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, Herman Deru dan Mawardi Yahya, perwakilan OPD, anggota DPRD Sumsel dan tamu undangan lainnya.

Dalam penjelasannya, Gubernur Herman Deru mengatakan berdasarkan nota kesepakatan perubahan KUA-PPAS yang telah ditandatangani, maka Raperda tentang perubahan APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2021 ditetapkan sebesar Rp 11.512.587.341.871,50 mengalami kenaikan sebesar Rp 681.081.328.178,51 atau 6,29 %, jika dibandingkan sebelum perubahan APBD sebesar Rp 10.831.506.013.693,00.

Adapun untuk pendapatan daerah dalam rancangan Perubahan APBD Sumsel tahun 2021 sebesar Rp 10.800.944.019.387,00 mengalami peningkatan sebesar Rp 595.922.597.737,97 atau 5,84 % jika dibandingkan dengan pendapatan daerah sebelum perubahan APBD tahun anggaran 2021 sebesar Rp 10.205.021.421.649,00.

Kemudian, untuk Belanja Daerah sebesar Rp 11.410.177.341.871,50 mengalami peningkatan sebesar Rp 681.081.328.178,51 atau 6,35 % jika dibandingkan dengan belanja daerah sebelum perubahan APBD tahun anggaran 2021 sebesar Rp 10.729.096.013.693,00.

Selanjutnya, untuk Pembiayaan Daerah, terbagi dua yakni penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan. Untuk penerimaan pembiayaan sebesar Rp 711.643.322.484,53 mengalami peningkatan sebesar Rp 85.158.730.440,53 atau 13,59 % jika dibandingkan dengan penerimaan pembiayan sebelum perubahan APBD tahun anggaran 2021 sebesar Rp 626.484.592.044,00. Sementara untuk Pengeluaran Pembiayaan tidak mengalami perubahan sebesar Rp 102.410.000.000,00.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, nota keuangan perubahan APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2021 memuat penjelasan mengenai upaya Pemerintah Provinsi Sumsel dalam rangka pencapaian visi, misi dan tujuan dan sasaran jangka menengah secara bertahap selama tahun anggaran 2021 melalui RPJMD dan rencana operasional yang tertuang dalam dokumen perubahan KUA serta dokumen perubahan PPAS tahun anggaran 2021.

Tujuannya adalah agar masyarakat luas mengetahui arah, kebijakan, strategis program dan kegiatan penyelenggaran pemerintah serta pelayanan kepada masyarakat yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sumsel melalui bidang dan fungsi masing-masing organisasi perangkat daerah.

“Perubahan APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2021 adalah upaya Pemprov Sumsel dalam pencapaian visi, misi, tujuan, dan sasaran sebagai pedoman dan dasar acuan dalam menentukan arah, kebijakan, program, kegiatan, dan sub kegiatan dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat, sebagaimana yang tertuang dalam dokumen perubahan KUA serta dokumen perubahan PPAS tahun anggaran 2021,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati mengatakan pembahasan perubahan KUA dan PPAS tahun 2021 dilakukan Banggar DPRD Sumsel dengan TAPD Sumsel dari tanggal 6-8 September 2021, yang dilanjutkan dengan rapat singkronisasi Komisi komisi dengan mitra terkait.

Berdasarkan hasil pembahasan terhadap perubahan KUA dan PPAS tajun 2021 antara Banggar DPRD Sumsel dan TAPD Sumsel, maka RAPBD Sumsel disepakati sebesar Rp 11, 51 triliun. Sedangkan untuk pendapatan daerah sebesar Rp 10,2 triliun dan Belanja Daerah Rp 10.7 triliun. Sementara untuk penerimaan pembiayaan sebesar Rp 626.4 miliar, dan pengeluaran pembiayaan tidak mengalami perubahan Rp 102,4 miliar.

Dalam rapat, Anita juga memberikan sejumlah catatan untuk belanja hibah, dalam pelaksanaanya masih perlu do konsultasikan ke Mendagri, dan pencairan dana hibah harus memenuhi persyaratan sesuai UU yang berlaku.

Anita Noeringhati melanjutkan, rapat paripurna akan dilanjutkan pada Sabtu (25/9/2021) dengan agenda pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Sumsel.  [***]

ADV

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada Sumsel Tetap Terapkan Cegah Tangkal Covid-19

    Pilkada Sumsel Tetap Terapkan Cegah Tangkal Covid-19

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.197
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru menekankan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel sebagai penyelenggara harus melakukan kerja konkrit sehingga pelaksanaan pilkada Sumsel yang direncanakan akan digelar pada bulan Desember 2020 mendatang bisa berlangsung dengan baik. Termasuk juga tetap menerapkan protokol kesehatan setiap tahapan yang saat ini dilakukan hingga hari pemilihan nantinya. “Format pelaksanaannya harus diatur sedemikian […]

  • Vaksinasi Sasar Universitas, Kapolda Tinjau Vaksinasi Massal di Universitas Jambi

    Vaksinasi Sasar Universitas, Kapolda Tinjau Vaksinasi Massal di Universitas Jambi

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 882
    • 0Komentar

    GUNA memberikan dosis vaksin secara menyeluruh kepada masyarakat Jambi, Polda Jambi bersama UNJA gelar vaksinasi Massal, untuk hari sabtu dan Minggu 29 Agustus 2021 lalu. Polda Jambi bersama dengan Universitas Jambi (UNJA) menggelar program vaksinasi massal Covid-19, bagi Mahasiswa, Dosen dan Tenaga Pendidikan Universitas Jambi yang di laksanakan di Balairung Unja. Di hari pertama pelaksanaan, […]

  • SANG Bongkar- e STDB Siap Bantu Pendapatan Petani Karet & Sawit Muba, Bupati : Ini Bukan Gagah-gagahan

    SANG Bongkar- e STDB Siap Bantu Pendapatan Petani Karet & Sawit Muba, Bupati : Ini Bukan Gagah-gagahan

    • calendar_month Kamis, 17 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.748
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mendongkrak harga jual karet dan kelapa sawit hasil usaha  petani rakyat dengan meluncurkan sistem Aplikasi Lelang Bahan Olahan Karet yang dinamai SANG Bokar dan aplikasi e-STDB (Surat Tanda Daftar Budidaya). “Ini terobosan inovasi yang hebat dan visioner,” ungkap Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian, Ir Dedi Junaedi […]

  • Bikin Kampung Lengkeng, PLN WS2JB Bantu 1.300 Bibit Pohon Lengkeng

    Bikin Kampung Lengkeng, PLN WS2JB Bantu 1.300 Bibit Pohon Lengkeng

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.128
    • 0Komentar

    “Ruang terbuka hijau di Kota Palembang juga akan mampu memberikan nilai tambah dari buah lengkeng,”

  • Shanghai Data Exchange Goes International, jadi Kanal Baru Bisnis Digital Mancanegara

    Shanghai Data Exchange Goes International, jadi Kanal Baru Bisnis Digital Mancanegara

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 660
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, SINGAPURA –  Pemberhentian pertama Konferensi Ekosistem Data Global 2022 dimulai di Singapura pada sore hari tanggal 22 November. Pemberhentian di Singapura bertema “Praktik Perdagangan Data Internasional dan Konstruksi Ekosistem Data” dan akan diadakan di Singapura departemen dan lembaga pemerintah, serta lembaga dan perusahaan internasional terkenal, sebagai tamu. Konferensi ini bertujuan untuk mempromosikan pembukaan pasar […]

  • Kembangkan Wisata Halal, Literasi Wisata Syariah Harus Ditingkatkan

    Kembangkan Wisata Halal, Literasi Wisata Syariah Harus Ditingkatkan

    • calendar_month Minggu, 9 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 749
    • 0Komentar

    WISATA halal menjadi salah satu komoditas penting dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Namun, rendahnya literasi masyarakat dalam memahami ekonomi syariah menjadi tantangan tersendiri dalam upaya mengembangkan wisata halal. Untuk itu, pemerintah terus berusaha meningkatkan literasi masyarakat mengenai ekonomi syariah termasuk pentingnya mengembangkan wisata halal. “Ekonomi syariah itu sesuatu yang baik, yang berkeadilan, yang membawa […]

expand_less
WordPress Archive Hara - Beauty and Cosmetics Shop WooCommerce Theme Hardy – Photography & Portfolio Elementor Template Kit Harizma – Modern Creative Agency WordPress Theme Harmini – Photography WordPress Theme Harmony Care – Private Nursing Home & Senior Care WordPress Theme Harmuny – Creative Blog WordPress Theme Harvest WP – Multipurpose Elementor WooCommerce Theme HashBar Pro | WordPress Notification Bar HashMag – Magazine Hashtag – Social Media Agency Elementor Template Kit