Prabowo di Momen Maulid Nabi, Tak Cukup Berdoa, Harus Kerja Nyata
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 13 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : setneg.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW kepada umat Islam di Indonesia dan berbagai penjuru dunia.
Pesan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peluncuran program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) di PLTS Site Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).
Prabowo mengajak masyarakat tidak berhenti pada doa dan peringatan keagamaan. Menurut dia, nilai ketakwaan juga perlu diwujudkan lewat kerja serta kontribusi nyata bagi bangsa. “Di hari besar ini kita tetap bekerja,” kata Prabowo.
Ia menilai kemajuan sebuah bangsa tidak cukup hanya diharapkan melalui doa. Ada tanggung jawab yang harus dijalankan melalui kerja keras, terutama untuk memberikan manfaat yang nyata bagi rakyat.
Bagi Prabowo, semangat tersebut sejalan dengan momentum Maulid Nabi. Menghormati Rasulullah dan menjalankan ajaran agama, menurutnya, juga harus berjalan beriringan dengan upaya membangun kehidupan yang lebih baik.
Ajak Bersyukur di Tengah Program Energi
Prabowo juga mengajak masyarakat untuk bersyukur atas berbagai nikmat yang masih dirasakan.
Ia menyebutkan kesempatan menikmati perdamaian, kesehatan, serta dapat berkumpul dalam sebuah agenda pembangunan sebagai hal yang patut disyukuri.
“Marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Maha Besar, Tuhan Mahakuasa,” ujarnya.
Momen Maulid Nabi itu pun berlangsung bersamaan dengan agenda besar pemerintah di sektor energi.
Program PLTS 100 GWp diluncurkan dengan tahap awal berupa 14 PLTS yang tersebar di enam provinsi dengan total kapasitas 5,3 GWp.
Oleh sebab, pemerintah membawa pesan yang lebih luas, pembangunan energi tidak hanya berbicara mengenai kapasitas pembangkit, tetapi juga tentang upaya menghadirkan kemajuan yang dapat dirasakan masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi, Prabowo memilih menekankan satu hal sederhana: doa dan rasa syukur perlu berjalan bersama kerja nyata. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
