Pemerintahan

Awal Maret, Partisipasi Masyarakat Sumsel di Sensusonline Capai 10,1%

Foto : istimewa

PADA awal Maret 2020 ini, partisipasi masyarakat di Sumsel terhadap sensusonline mencapai 10,1%.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumsel Endang Tri Wahyuningsih menyebutkan target BPS Sumsel partisipasi masyarakat mencapai 40 % dari jumlah penduduk Sumsel yang mencapai 8 juta lebih.

“Sensus penduduk sejauh ini ada perkembangan lumayan hanya saja waktu kita sebentar lagi. Bagi bapak ibu silakan mengisi data Sensus tanpa ragu karena keamanan data berlapis-lapis,” ungkap Endang usai merilis Inflasi Sumsel di Kantor BPS Sumsel, kemarin.

Sensus Penduduk Online yang dimulai sejak 15 Februari hingga 31 Maret 2020 mendatang di website sensus.bps.go.id. Endang menerangkan, ada 22 pertanyaan yang harus diisi masyarakat seperti contoh jenis rumah dan status pekerjaan.

Masyarakat tanpa harus khawatir data yang diisi bocor, karena keamanan sudah 5 lapis yang bekerja sama dengan Badan Siber dan Kemenkominfo.

“Harapannya masyarakat agar tetap berpartisipasi jangan ragu-ragu. Karena ini satu pendudukan indonesia, masyarakat segera mengupdate diri jika ada perubahan data. Karena kalau kita tak tercatat disana maka kita tak masuk dalam database tersebut. Karena segala jenis pelayanan tentu berdasarkan data kependudukan,” tuturnya.

Ia juga menambahkan, jika ada keluarga yang belum memiliki Kartu Keluarga (KK) masih ada Sensus penduduk wawancara sehingga tak ada yang tertinggal.

“Bagi masyarakat yang tinggal di daerah yang bukan Blindspot atau koneksi internetnya lancar kami himbau segera mengisi data, karena akan sangat rugi jika tidak mengisi sensus online. Namun, kami akan turun kelapangan lagi ketika sensus wawancara,”tutupnya.[***]

 

Comments

Terpopuler

To Top