Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pembangunan Berasas Supremasi Hukum dan Keadilan

Pembangunan Berasas Supremasi Hukum dan Keadilan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 29 Jan 2024
  • visibility 698
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, -Pada debat IV Pemilihan Presiden 21 Januari 2024 yang bertema besar pembangunan berkelanjutan, Prof. Mahfud MD menyampaikan TIGA masalah utama yang menghambat tercapainya pembangunan berkelanjutan. Pertama, tata kelola Sumber Daya Alam (SDA) dan lingkungan yang masih buruk. Selanjutnya, pembangunan yang belum berpihak kepada rakyat. TIGA, ketidakadilan tanggung jawab ekologis di tingkat global.

Andi Widjajanto, Deputi Politik 5.0. Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud menjelaskan, “Indeks Supremasi Hukum (Rule of Law Index) dari World Justice Project menunjukkan bahwa nilai kekuatan penegakkan hukum Indonesia selama tahun 2014 hingga 2022 hanya meningkat dari 0,52 menjadi 0,53, ketika rata-rata global telah mencapai 0,56. Artinya, supremasi hukum di Indonesia lebih rendah dari standar dunia.”

Lemahnya supremasi hukum Indonesia membuat banyak mafia merajalela, termasuk pada sektor pangan, Sumber Daya Alam (SDA), dan lingkungan. Pada akhirnya, rakyat kecil yang paling dirugikan dalam situasi ini. Oleh karena itu, hukum sebagai instrumen perlu dijadikan pedang yang tajam ke atas dan mengayomi ke bawah secara konsisten. Hanya dengan cara ini petani, nelayan, masyarakat adat dan  rakyat kecil bisa terpenuhi hak sosial ekonominya dan terbebas dari kemiskinan struktural. Kepastian hukum juga akan memberikan dampak positif di sisi kepastian investasi di Indonesia.

Kepastian hukum akan menjadi landasan utama dalam mewujudkan tata kelola SDA dan lingkungan yang sesuai dengan prinsip berkelanjutan dan kebermanfaatan untuk rakyat. Oleh karena itu, Ganjar-Mahfud telah menyiapkan beberapa program sat-set dan tas-tes.

Penegakan hukum kasus korupsi termasuk di sektor SDA khususnya energi, perikanan maupun kehutanan akan dilakukan secara konsisten dan adil untuk RAKYAT dan mendorong implementasi kebijakan satu data dan satu peta terbuka untuk publik secara TUNTAS. Penegakan hukum melalui pembentukan Satgas Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria dan Sumber Daya Alam langsung di bawah Presiden. Mempercepat sertifikasi hakim-hakim agraria untuk menyelesaikan kasus prioritas dalam sengketa agraria. Mendorong penggunaan HGU yang sudah usai atau terbengkalai untuk dikelola secara komunal oleh petani, nelayan, peternak, dan masyarakat adat.

“Reforma Agraria Tuntas adalah kunci menuju keadilan agraria yang sesungguhnya. Pengakuan hak masyarakat adat sebagai bagian dari reforma agraria merupakan wujud inklusi yang hakiki. Melalui langkah ini, hak atas rasa aman masyarakat adat dapat dipenuhi sekaligus restitusi hak atas wilayah adat yang semestinya mereka miliki sejak sebelum negara Republik Indonesia eksis ditahun 1945” tutur Sandrayati Moniaga, pejuang hak masyarakat adat sekaligus Direktur di KeDeputian Inklusi TPN Ganjar-Mahfud“ Selain itu, perlu diingat pula bahwa 80% dari ekosistem terbaik di bumi ini dijaga oleh masyarakat adat,” Kata dia, Senin (29/1/2024).

Di kesempatan yang sama Prof. Mahfud menyampaikan bahwa krisis lingkungan dan iklim merupakan masalah planet yang mengharuskan semua negara memikul tanggung jawab sesuai dengan kontribusinya terhadap krisis ini agar tercapai keadilan iklim atau climate justice. Untuk itulah Prof. Mahfud MD melalui medium debat keempat ini menuntut negara-negara kolonial untuk mengganti rugi kerusakan lingkungan yang sudah mereka lakukan sejak dulu kala. “Pendekatan top-down yang digunakan dalam Kyoto Protocol tidak mewajibkan negara berkembang untuk turut serta mengurangi emisinya,” ujar Andi Widjajanto, Deputi Politik 5.0. TPN Ganjar-Mahfud. “Kita memerlukan prinsip Common but Differentiated Responsibility (CBDR) untuk mendesak negara-negara yang secara historis sudah lebih banyak mengeksploitasi isi bumi sejak era revolusi industri yang dimulai pada 1750,” ujarnya kembali. Artinya, negara-negara dengan akumulasi emisi karbon yang lebih besar seperti Amerika Serikat (24,1%) dan negara-negara Eropa (16,7%) harus memikul tanggung jawab penurunan emisi yang lebih besar.

Pada akhir debat, Prof. Mahfud MD sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama menyampaikan satu hadits yang sering dikutip oleh Gus Dur yang berbunyi, “Tasharruf Al-Imam Ala ar-raiyah Manutun Bil Maslahah” yang berarti bahwa kebijakan yang diterapkan oleh pemimpin negara haruslah mengutamakan kesejahteraan rakyatnya. Kutipan tersebut berusaha mengembalikan dasar prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang amanah dalam menjaga mandat yang dititipkan oleh rakyat kepada para seorang pemimpin. Dengan demikian, segala hal yang menghalangi tercapainya kesejahteraan rakyat akan dicapai melalui Sikat Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) sebagai fondasi mewujudkan pemerintahan yang bersih , demi terwujudnya Indonesia Unggul yang Adil dan Lestari.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menengok Aksi Sapa Destana di Ds. Kembang Pacitan,  Salah Satunya Tanam  2 Ribu Batang Mangrove, Begini Alasannya Ungkap BNPB

    Menengok Aksi Sapa Destana di Ds. Kembang Pacitan,  Salah Satunya Tanam  2 Ribu Batang Mangrove, Begini Alasannya Ungkap BNPB

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 964
    • 0Komentar

    MENJAWAB tantangan potensi ancaman tsunami di selatan Jawa, upaya mitigasi dan kesiapsiagaan berbasis masyarakat harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Untuk itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Direktorat Kesiapsiagaan menggerakkan elemen pentahelix untuk meningkatkan kesiapsiagaan melalui kegiatan Sapa Desa Tangguh Bencana (Sapa Destana) dan penguatan mitigasi melalui penanaman 2.000 batang mangrove pada hari Minggu (28/11/2021). Kegiatan […]

  • Komentar Pj Bupati Muba Terkait Perempuan Masa Kini Saat Gelar Seminar Nasional “Perempuan Kokoh & Tangguh sebagai Pelopor Anti Kekerasan”

    Komentar Pj Bupati Muba Terkait Perempuan Masa Kini Saat Gelar Seminar Nasional “Perempuan Kokoh & Tangguh sebagai Pelopor Anti Kekerasan”

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.184
    • 0Komentar

    Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud mengatakan, perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang harus sadar bahwa mereka juga mempunyai akses dan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk memperoleh sumber daya, seperti akses terhadap ekonomi, politik, sosial, dan sebagainya. Namun, kenyataan yang ada di lapangan belum seperti yang diharapkan, masih banyak tantangan – tantangan  […]

  • “Banjir Datang, Bupati Langsung Terjun! Bukan Buat Mandi, Tapi Bantuin Warga!”

    “Banjir Datang, Bupati Langsung Terjun! Bukan Buat Mandi, Tapi Bantuin Warga!”

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.022
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) beberapa hari terakhir bikin Sungai Musi ngamuk lagi! Alhasil, ribuan warga di tujuh kecamatan harus menghadapi banjir yang datang tanpa permisi. Tapi jangan panik, kawan ! Bupati Muba, H M Toha SH, langsung turun tangan buat ngecek kondisi warga dan menyalurkan bantuan. Selasa, 11 Maret […]

  • Investasi Jerman di Indonesia Tak Cuma Modal, Perusahaan Didorong Garap Proyek

    Investasi Jerman di Indonesia Tak Cuma Modal, Perusahaan Didorong Garap Proyek

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Investasi Jerman di Indonesia didorong masuk ke proyek-proyek konkret, terutama energi terbarukan, semikonduktor, dan manufaktur. Pemerintah mencatat lebih dari 250 perusahaan Jerman telah beroperasi di Indonesia dengan total investasi USD1,23 miliar sepanjang 2021–2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan peluang investasi tersebut perlu diarahkan pada proyek yang bisa dikembangkan bersama, termasuk proyek energi […]

  • Fatwa MUI: Vaksinasi Injeksi tak Membatalkan Puasa

    Fatwa MUI: Vaksinasi Injeksi tak Membatalkan Puasa

    • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 784
    • 0Komentar

    MENYAMBUT bulan Ramadhan yang akan tiba sebentar lagi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) keluarkan Fatwa yang sebutkan bahwa vaksinasi COVID-19 dengan injeksi intramuscular (suntikan pada otot) tidak membatalkan puasa. Asas keselamatan menjadi keutamaan dari Fatwa ini, bahwa selama vaksinasi COVID-19 tersebut tidak sebabkan bahaya (dlarar) maka boleh dilakukan. MUI juga memberikan rekomendasi untuk pemerintah tetap melaksanakan vaksinasi […]

  • Gangguan Jaringan Kabal Laut, Kominfo Siapkan Jaringan Alternatif

    Gangguan Jaringan Kabal Laut, Kominfo Siapkan Jaringan Alternatif

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.166
    • 0Komentar

    DALAM seminggu terakhir, terjadi gangguan jaringan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) rute Jakarta-Surabaya dan Merauke-Timika dan Kominfo Siapkan jaringan alternatif. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyatakan Kementerian Kominfo bersama PT. Telkom Indonesia telah menyiapkan jaringan alternatif untuk mitigasi gangguan SKKL SMPCS milik PT. Telkom Indonesia rute Merauke-Timika . “Dalam minggu-minggu terakhir telah […]

expand_less
WordPress Archive Chromium – Auto Parts Shop WordPress WooCommerce Theme ChurchWP – A Contemporary WordPress Theme for Churches Chyro – Chiropractic & Physiotherapy Elementor Template Kit Ciao – Minimalist Elementor WooCommerce Theme Cicool – Page, Form, Rest API and CRUD Generator Cide – Elementor High Tech Stores Cindy – Accessible Local Government WordPress Theme Cinomy – Movie TV & Streaming Services Elementor Template Kit Circle Menu For Elementor Circle Progress Bar Elementor