Selasa, 8 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Infrastruktur & Transportasi » Gangguan Jaringan Kabal Laut, Kominfo Siapkan Jaringan Alternatif

Gangguan Jaringan Kabal Laut, Kominfo Siapkan Jaringan Alternatif

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
  • visibility 2.162
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DALAM seminggu terakhir, terjadi gangguan jaringan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) rute Jakarta-Surabaya dan Merauke-Timika dan Kominfo Siapkan jaringan alternatif. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyatakan Kementerian Kominfo bersama PT. Telkom Indonesia telah menyiapkan jaringan alternatif untuk mitigasi gangguan SKKL SMPCS milik PT. Telkom Indonesia rute Merauke-Timika .

“Dalam minggu-minggu terakhir telah terjadi dua kali gangguan SKKL atau jaringan kabel serat optik di Indonesia. Pertama gangguan terhadap SKKL Jakarta-Surabaya. Kedua, jaringan fiber optic Sulawesi, Maluku, Merauke sampai ke Timika. Gangguan ini sedang dilakukan mitigasi apa penyebabnya,” jelasnya dalam Konferensi Pers Terkait Progres Penyelesaian Gangguan SKKL Telkom Segmen Merauke-Timika yang berlangsung hibrida dari Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Selasa (10/5/2022).

Mengenai jaringan SKKL Jakarta-Surabaya, Menteri Johnny menyatakan PT Telkom Indonesia telah melakukan perbaikan jaringan. “Syukur alhamdulillah bahwa PT Telkom dengan sigap. Selesai pada tanggal 6 Mei yang lalu sehingga layanan telekomunikasi tulang punggung data yang besar dapat terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Menteri Johnny menyatakan gangguan SKKL akan memengaruhi kualitas layanan telekomunikasi dan berdampak terhadap kualitas layanan akses internet di wilayah Papua. Menurut Menkominfo, saat terjadi gangguan SKKL Merauke-Timika, kapasitas kebutuhan traffic diperkirakan sebesar 42 GB. Oleh karena itu, Kementerian Kominfo dan PT Telkom Indonesia telah menyiapkan jaringan alternatif sebagai langkah mitigasi.

“Recovery dilakukan dengan memanfaatkan back up link sebesar 3,25 GB. Dari Palapa Ring sebesar 1,25 Gb dan satelit sebesar 2 GB,” tandasnya.

Target 26 Mei 2022

Menurut Menteri Johnny jaringan tulang punggung telekomunikasi di Indonesia dibangun melaui jaringan kabel serat optik, salah satunya melalui SKKL.

“Tulang punggung telekomunikasi kita backbone-nya adalah jaringan kabel serat optik yang telah digelar di darat dan di laut di Indonesia dengan panjang yang luar biasa, baik dibangun Kominfo melalui Proyek Palapa Ring maupun operator fiber optic, termasuk Telkom,” jelasnya.

Namun demikian, Menkominfo menyatakan kondisi geografis dan topografi Indonesia menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan serta pemeliharaan jaringan kabel serat optik nasional.

“Untuk membangunnya saja bukan hal yang mudah, pemeliharaannya juga bukan hal yang mudah dan gampang. karenanya perlu kesigapan apabila terjadi gangguan di jaringan tulang punggung nasional kita,” ungkapnya.

Menteri Johnny mengidentifikasi tiga penyebab gangguan SKKL selama ini. Menurutnya penyebab pertama berkaitan dengan aktivitas manusia di perairan, kedua aktivias vulkanis bawah laut yang memicu kabel serat optik lumer dan putus dan ketiga aktivitas geologi atau longsor tebing bawah laut.

“Masing-masing model di setiap kasus akan dilihat bagaimana cara penanganannya sesuai penyebabnya,” tuturnya.

Menurut Menkominfo, pemulihan jaringan SKKL Merauke-Timika membutuhkan waktu karena berkaitan dengan ketersediaan Kapal DNEX Pacific Link (DPL).

“Karena ini terjadi pada SKKL di laut, maka untuk melakukan perbaikan jaringan dibutuhkan untuk segera men-deploy kapal. Saat ini sangat terbatas jumlah kapal di Indonesia yang mempunyai kemampuan untuk melakukan penggelaran jaringan fiber optic di laut,” jelasnya.

Menteri Johnny menyatakan saat ini Kapal DPL tengah kembali ke Batam setelah memperbaiki gangguan pada SKKL Jakarta-Surabaya. Selanjutnya setelah melakukan pengisian bahan bakar kembali dan pengecekan ulang, kapal akan memperbaiki jaringan SKKL Merauke-Timika.

“Sehingga kapal tersebut baru bisa available setelah dari Batam yang kita perkirakan nanti akan segera berangkat menuju ke Merauke dan menyelesaikan perbaikan jaringan kabel laut Merauke-Timika

Saat ini Kementerian Kominfo dan PT Telkom Indonesia memperkirakan akhir bulan Mei 2022, perbaikan gangguan SKKL Mearuke-Timika akan selesai.

“Diharapkan selesai pada tanggal 26 Mei sebelum akhir bulan ini. Dengan demikian, kita harapkan layanan transmisi data dapat berlangsung dengan baik,” jelas Menkominfo.

Dirut Network dan IT Solution PT Telkom Herlan Wijanarko menyatakan kondisi geografis menjadi tantangan tersendiri dalam membangun dan memelihara konektivitas di Indonesia.

“Total ada 178.000 Km jaringan fiber optic dan jaringan domestk sepanjang 124.000 Km ada banyak potensi gangguan karena kondisi georgrafis, jalur gunung berapi bawah laut dan ada juga longsor bawah laut serta dan kegiatan nelayan di laut dangkal yang bisa membuat gangguan kabel akibat kapal dan jangkar,” jelasnya.

Mengenai gangguan SKKL Merauke-Timika Direktur Herlan menjelaskan kemungkinan terjadi di jarak 270 Km lepas pantai Merauke. “Kalau dari pengukuran, suspeknya ada di 270 Km dari Merauke di kedalaman sekitar 60 meter,” ujarnya.

Menurut Herlan Wijanarko, kapal DPL yang akan melakukan perbaikan akan bertolak ke Merauke pada tanggal 11 Mei 2022. “Kira-kira sampai Maluku dan lanjut ke Dobo pada tanggal 23 Mei akan perifer di area Merauke. Dalam tiga hari jika cuaca mendukung, maka perbaikan akan segera diselesaikan,” jelasnya.

Hadir mendampingi Menkominfo Johnny G. Plate dalam konferensi pers itu Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaran Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Ismail.InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Palembang Harus Kaji Ulang Penanganan Covid-19

    Palembang Harus Kaji Ulang Penanganan Covid-19

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.491
    • 0Komentar

    Pemerhati Sosial dan Pengamat Politik Bagindo Togar menilai kasus positif covid -19 masih meningkat di Palembang. Kasus tersebut bukti nyata kurang tanggap dan kurang sigapnya pemerintah dalam merespon laporan masyarakat atas penyebaran atau penularan virus corona di kota Palembang ini. “Korban masih saja bertambah, akibat minimnya fungsi pengawasan ketentuan PSBB , prasarana dan sarana kesehatan […]

  • Silaturahmi Agar Tetap Terjaga.

    Silaturahmi Agar Tetap Terjaga.

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 835
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –Menghubungkan tali kekerabatan dengan cara saling berkunjung terutama terhadap saudara atau anggota keluarga sendiri bahkan terhadap tetangga atau saudara seiman, itulah hakekat dari makna silaturahmi dan menyambung silaturahmi adalah salah satu amalan yang mulia dan kewajiban dalam agama. Seperti yang diungkapkan oleh, Calon Legislatif (Caleg) Dapil Palembang nomor urut 1 dari partai Hanura, […]

  • Ada Unjuk Rasa di Kantor Bupati OI, Soal Apa Ya !

    Ada Unjuk Rasa di Kantor Bupati OI, Soal Apa Ya !

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.552
    • 0Komentar

    HIMPUNAN Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Palembang Darussalam dan Perwakilan warga Dusun 3, Desa Lorok, Kecamatan Indralaya Utara berunjuk rasa di Kantor Bupati, Ogan Ilir, Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai. (16/12/2021). Unjuk rasa dilakukan karena dinilai Pemkab Ogan Ilir [OI] mengabaikan rekomendasi DPRD untuk menutup PT SMS dan menuntut Bupati Ogan Ilir untuk membekukan […]

  • 3.693 Guru di Muba Peroleh TPP

    3.693 Guru di Muba Peroleh TPP

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 759
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu- Sebanyak 3.693 guru di Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] mendapat TPP dari Pemerintah Kabupaten Muba. TPP diberikan tersebut untuk para tenaga pendidik dengan nominal Rp1,125.000 per tenaga pendidik memenuhi kualifikasi.TPP itu diberikan  tidak hanya fokus meningkatkan kualitas tenaga pendidik, tetapi upaya peningkatan kesejahteraan. “Besarannya sama seperti pencairan TPP tahun 2018, nah, untuk tahun 2019 ini Pemkab Muba […]

  • IMMUBA Segera Dilantik, Pengurus Temui Bupati

    IMMUBA Segera Dilantik, Pengurus Temui Bupati

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 758
    • 0Komentar

      KETUA Umum terpilih periode 2021 – 2023 Ikatan Mahasiswa Musi Banyuasin (IMMUBA), Vortuna Unmabsi beserta enam orang pengurus lainnya melaksanakan audiensi dengan Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin di Ruang Audinesi Bupati Muba, Senin (29/3/2021) untuk persiapan pelantikan pengurus. Dalam pertemuan tersebut, Vortuna menyampaikan bahwa pihaknya merencanakan pelantikan pengurus IMMUBA […]

  • Tiga Hal Utama Yang Harus Ditangani Dalam Kondisi Covid, Apa Saja ?

    Tiga Hal Utama Yang Harus Ditangani Dalam Kondisi Covid, Apa Saja ?

    • calendar_month Rabu, 4 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 555
    • 0Komentar

    WAKIL Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi mengatakan, saat ini Bangsa Indonesia sedang diberi ujian luar biasa yaitu Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia. “Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) miliki tanggung jawab, tugas dan fungsi untuk terlibat aktif dalam mengatasi Pandemi Covid-19 ini,” kata Wamendes Budi Arie […]

expand_less
WordPress Archive EventOn Event Countdown EventOn Event Lists: Ext EventOn Event Photos EventOn Event Tickets EventOn Full Cal EventOn QR Code EventON – Report EventOn Rest API EventOn RSVP Events EventOn Slider Addon