Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Perhatian Khusus Ganjar kepada Kesehatan Mental Diapresiasi

Perhatian Khusus Ganjar kepada Kesehatan Mental Diapresiasi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
  • visibility 798
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Diah Setia Utami meminta bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo merancang secara rinci program-program untuk merawat kesehatan mental di kalangan anak muda. Ia setuju problem kesehatan mental dijadikan persoalan prioritas di tingkat nasional.

“Iya, memang ini (kesehatan mental) kan sebelumnya sudah menjadi perhatian yang cukup lama. Cuma memang harus membuat terobosan-terobosan yang berorientasi pada mencegah, terutama untuk pencegahan,” ucap Diah saat dihubungi, Senin (11/9/2023).

Kesehatan mental anak muda belakangan menjadi perhatian sejumlah bacapres. Eks Gubernur Jawa Tengah Ganjar terekam membicarakan hal itu di berbagai kesempatan. Dalam sebuah wawancara yang tayang di Youtube  Rhenald Khasali, Ganjar menceritakan pengalamanannya bertemu dengan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang berhasil pulih dan menginisiasi platform mengenai kesehatan mental.

Ganjar merasa kesehatan mental anak muda penting menjadi perhatian pemerintah dan semua pemangku kepentingan. Menurut dia, banyak anak muda yang rentan mengalami stres dan terperosok ke dalam depresi lantaran tekanan di dunia kerja.

“Anak sekarang banyak yang stres. Di Cina, banyak anak muda stres, karena bekerja dengan rumus 9-9-6, berangkat jam 9 pagi dan pulang jam 9 malam selama 6 hari. Maka dari itu mental health penting,” ucap politikus PDI-Perjuangan itu.

Menurut Diah, kesehatan mental merupakan problem yang tergolong kompleks. Pencegahannya harus sedari dini, bahkan ketika anak-anak masih dalam kandungan.

“Kemudian dari kecil dari sekolah dasar itu harus ada tentang penanaman kesehatan jiwa. Guru-guru perlu diberikan perkembangan anak dan bagaimana saat  usia kritisnya seorang anak itu sudah mulai,” kata Diah.

Tanpa pengawasan sejak dini, menurut Diah, anak-anak potensial mengidap gangguan kesehatan mental. Jika tak segera diatasi, bukan tak mungkin problem kesehatan mental bisa menjurus pada kekerasan dan tindak kriminal.

“Banyak kasus anak muda yang kesehatan mentalnya terganggu itu jadi begal dan tawuran. Akhirnya, mereka menjadi anak bermasalah hukum (ABH). Tapi, kita perlu tahu tidak semua bisa diselesaikan dengan masalah hukum karena ini terkait masalah psikososial,” ujar Diah.

Lebih jauh, Diah mengatakan program-program untuk menjaga kesehatan mental juga tak bisa sembarangan dibuat. Supaya komprehensif dan menyeluruh, ia menyebut, lembaga dan kementerian perlu menjalin sinergi.

“Persoalan ini kompleks. Semua harus bergerak. Semua kementerian harus ikut terlibat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak. Kementerian Sosial Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan, semestinya mereka buat satu SKB atau pedoman yang sama untuk turunan program di masing-masing instansi,”ucap Diah.

Saat masih menjadi Gubernur Jateng, Ganjar pernah menyatakan ingin menjadikan persoalan kesehatan mental menjadi perhatian pemerintah sacara nasional. Dia berharap layanan untuk merawat kesehatan mental tidak hanya ada di rumah sakit umum, tetapi juga semakin diperbanyak di puskesmas.

Ganjar juga mengklaim telah melakukan beberapa upaya konkret di Jawa Tengah. Salah satunya ialah dengan menolak rumah sakit jiwa beralih fungsi menjadi rumah sakit umum karena alasan kurangnya pendapatan.

“Harus lebih banyak pakar kesehatan mental yang bicara di publik tentang pentingnya masalah ini, dan memperluas akses konseling kesehatan mental di puskesmas,” ujar Ganjar.

Menurut Ganjar, problem kesehatan mental bisa bermuara pada banyak hal, termasuk di antaranya di antara mengancam upaya mencapai Indonesia emas pada 2045. “Karena kita sedang mengalami bonus demografi yang kuncinya ada di generasi muda dan belum tentu terulang lagi,” ucap Ganjar.

Masalah kesehatan mental juga kini menjadi perhatian bacapres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan. Eks Gubernur DKI Jakarta itu juga berencana bikin program untuk membantu anak-anak muda supaya tidak rentan mengalami gangguan mental.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Sumsel & Pj Bupati Muba tinjau lokasi penyalahgunaan minyak ilegal

    Kapolda Sumsel & Pj Bupati Muba tinjau lokasi penyalahgunaan minyak ilegal

    • calendar_month Sabtu, 18 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.153
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Usai melaksanakan rapat koordinasi terkait penanganan illegal drilling dan illegal refinery bersama Forkopimda dan jajaran Pemkab Musi Banyuasin (Muba). Kapolda Sumsel Irjen Rachmad Wibowo didampingi Pj. Bupati Muba H. Sandi Pahlepi meninjau langsung lokasi penyalahgunaan minyak ilegal di Desa Sungai Angit Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba, Kamis (16/5/2024). Sebelum melakukan peninjauan, Kapolda Sumsel didampingi […]

  • Pemkot Palembang Kejar Target Perbaikan 1.000 RTLH Tahun Ini

    Pemkot Palembang Kejar Target Perbaikan 1.000 RTLH Tahun Ini

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang terus mempercepat upaya perbaikan rumah tidak layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Tahun ini, pemerintah kota menargetkan 1.000 unit rumah tidak layak huni (RTLH) dapat diperbaiki agar menjadi hunian yang lebih aman dan layak ditempati. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Ratu Dewa saat memimpin rapat lanjutan evaluasi pelaksanaan verifikasi dan sosialisasi teknis […]

  • Cara KBRI Maputo promosikan batik

    Cara KBRI Maputo promosikan batik

    • calendar_month Sabtu, 17 Des 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.049
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Maputo, Mozambique – KBRI Maputo Mozambique bekerjasama dengan  penyelenggara Mozambique Fashion Week (MFW), Federasi Industri dan Ekonomi Kreatif Mozambik (FEMICC) serta Asosiasi Wanita Baobab menyelenggarakan pelatihan membatik pada tanggal 12, 13 dan 14 Desember di Maputo, Mozambique.  Pelatihan selama 3 hari tersebut mendatangkan instruktur dari Yayasan Batik House Indonesia dan dihadiri oleh 83 orang dari kalangan pelaku industri fesyen, […]

  • Di HUT ke -21 DWP, Sekda Pemprov Sumsel : Masyarakat Jangan Takut dengan Covid-19, Tapi Tetap Waspada

    Di HUT ke -21 DWP, Sekda Pemprov Sumsel : Masyarakat Jangan Takut dengan Covid-19, Tapi Tetap Waspada

    • calendar_month Selasa, 8 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 852
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel H.Nasrun Umar menghadiri Puncak Acara Hari Ulang Tahun ke-21 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumsel, di Gedung Wanita Seiwijaya Rajawali, Senin (7/12). Di usianya yang demikian itu, Sekda Sumsel berharap peran DWP semakin matang mendampingi ASN serta berkontribusi nyata bagi pembangunan menuju Sumsel Maju untuk Semua. “Usia 21 itu artinya DWP […]

  • Penggunaan Anggaran Agar Lebih Fleksibel

    Penggunaan Anggaran Agar Lebih Fleksibel

    • calendar_month Selasa, 1 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 946
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru secara langsung menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran ( DIPA) dan Transfer ke Daerah Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran 2021 kepada Bupati/Walikota se-Sumsel bertempat di Griya Agung Senin (30/11) pagi. Kepada para pengguna anggaran baik dari Kementerian/Lembaga dan Kabupaten/Kota se Sumsel, Herman Deru berpesan agar lebih fleksibel. “Pesan-pesan Presiden […]

  • Patut jadi contoh siswi difabel netra ini bikin riset gunung berapi

    Patut jadi contoh siswi difabel netra ini bikin riset gunung berapi

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 691
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Sleman -Jika suatu saat Gunung Merapi meletus, apa yang harus dilakukan oleh penyandang difabilitas netra? Pertanyaan ini membutuhkan jawaban yang tidak sederhana. Untuk menjawab pertanyaan tersebut Titin Khoeriyah, siswi difabel netra kelas 10, melakukan penelitian. Titin bersama tiga temannya menggali informasi seputar kebencanaan gunung berapi dan mitigasinya. Hasil penggalian informasi itu lalu disusun […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Product Badges & Labels – Add Custom Sale Tags & Stickers WooCommerce Product Builder - Custom PC Builder - Product Configurator WooCommerce Product Builder – Custom PC Builder – Product Configurator WooCommerce Product Bundles WooCommerce Product Catalog Mode & Enquiry Form WooCommerce Product Category Image Addon For Elementor WooCommerce Product Condition Plugin WooCommerce Product CSV Import Suite WooCommerce Product Dealers & Retailers WooCommerce Product Documents