Minggu, 13 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Gempa Bumi Hingga Tsunami Barat Daya Sumatera

Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Gempa Bumi Hingga Tsunami Barat Daya Sumatera

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 16 Mei 2021
  • visibility 823
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GEMPA bumi dengan magnitudo (M)6,7 mengagetkan masyarakat di Pulau Nias, Provinsi Sumatera Utara. Kekuatan gempa mengakibatkan guncangan kuat sehingga guncangannya membuat masyarakat panik dan keluar rumah. Merespons potensi dampak bahaya, masyarakat membutuhkan kesiapsiagaan untuk selamat.

Gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu patut diwaspadai oleh masyarakat. BNPB selalu mengimbau masyarakat untuk waspada dan siap siaga dalam menghadapi tak hanya gempa bumi tetapi juga tsunami. Masyarakat Pulau Nias dan sekitarnya memang berada di kawasan dengan potensi gempa bumi dan tsunami kelas sedang hingga tinggi. Salah satunya Gunung Sitoli. Kota dengan enam kecamatan berada pada kategori sedang hingga tinggi potensi gempa bumi. Sedangkan 4 kecamatan di kota ini berada pada kategori yang sama untuk potensi bahaya tsunami.

Kesiapsiagaan dalam menghadapi bahaya geologi ini tidak terlepas dari catatan sejarah ratusan tahun lalu. Berdasarkan Katalog Tsunami Indonesia Tahun 416 – 2018, sejumlah tsunami terjadi di barat daya Sumatera menunjukkan gempa bumi dan tsunami merupakan suatu keniscayaan. Misal pada periode 1800 – 1899 beberapa gempa besar memicu terjadinya tsunami. Gempa M7,2 pada 1843 mengakibatkan tsunami yang berdampak di Pulau Nias.

Catatan BMKG menyebutkan bahwa sekitar pukul 00.30 waktu setempat di Gunung Sitoli, sebuah gelombang pasang datang dari tenggara dengan suara yang mengerikan. Hampir seluruh pantai di Pulau Nias terkena gelombang tersebut. Sebuah kampung bernama De Mego yang berjarak 2 km dari Gunung Sitoli tersapu seluruhnya. Bahkan kapal-kapal ikan disungai digambarkan terbawa ke daratan sejauh 30 – 50 km dari tempat tambatan.

Berselang 9 tahun, tepatnya 11 November 1852, gempa M6,8 memicu terjadinya tsunami. Wilayah pantai di Pulau Nias kembali terdampak gempa waktu itu.

Selanjutnya pada 1861, gempa besar M8,5 yang terjadi di barat daya Sumatera memicu terjadinya tsunami. Beberapa wilayah terdampak tsunami, seperti Pulau Nias dan sekitarnya. Berdasarkan BMKG, Gunung Sitoli mengalami serangan tsunami parah. Dikutip dari katalog tsunami, awalnya air laut surut sejauh 32 m, kemudian kembali dengan kecepatan yang sangat tinggi dan menghancurkan sejumlah desa di pantai. Peristiwa itu mengakibatkan banyak penduduk setempat meninggal dunia.

Pada 1896 gempa bumi dengan M6,8 kembali mengguncang barat daya Sumatera, khususnya Pulau Nias. Digambarkan pada tahun itu, sekitar satu jam pascagempa air bah data dan 6 jam kemudian terjadi lebih dahsyat menerjang Gunung Sitoli.

Gempa M6,7 yang terjadi pada hari ini, Jumat (14/5), pukul 13.33 WIB, juga dirasakan masyarakat di wilayah administrasi lain di Pulau Nias, yaitu Kabupaten Kabupaten Nias, Nias Barat dan Nias Selatan. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis parameter III – IV MMI di wilayah Kota Gunung Sitoli, Kabupaten Nias, Nias Barat dan Nias Selatan. Skala MMI atau Modified Mercalli Intesity merupakan satuan untuk mengukur kekuatan gempa. Berdasarkan informasi BMKG, IV MMI mendeskripsikan gempa dirasakan banyak orang yang berada di dalam rumah dan beberapa orang di luar rumah, serta gerabah pecah, jendela dan pintu berderik dan dinding berbunyi.

Sejarah berulangnya gempa mendorong kesiapsiagaan nyata dari setiap individu dalam lingkup keluarga. Kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi dan tsunami perlu dipersiapkan sejak dini oleh keluarga. Keluarga harus memiliki rencana kesiapsiagaan keluarga karena setiap keluarga memiliki karakteristik berbeda, seperti konstruksi bangunan rumah, kapasitas keluarga dalam kebencanaan, keadaan fisik setiap anggota keluarga atau lokasi rumah.

Rencana darurat keluarga dapat disusun dengan panduan orang tua atau orang dewasa di dalam keluarga. Berbagai informasi menjadi diskusi dan panduan bagi setiap anggota keluarga, misalnya potensi bahaya dan risiko yang ada di sekitar rumah, titik kumpul dan jalur evakuasi ke tempat yang lebih tinggi, penempatan perabot, hingga tas siaga bencana.

Ingat, setiap keluarga memiliki tingkat bahaya dan risiko yang berbeda meskipun keluarga-keluarga dalam komunitas berada pada kawasan dengan potensi bahaya gempa dan tsunami dengan kategori sedang hingga tinggi. [***]

ril

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • He..he, Gagal Perkosa IRT, Pemuda Dusun II Jirak Digelandang Polisi

    He..he, Gagal Perkosa IRT, Pemuda Dusun II Jirak Digelandang Polisi

    • calendar_month Selasa, 23 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.162
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Andi Syaputra pelaku percobaan pemerkosaan terhadap ibu rumah tangga [IRT], Tumini [30],  Warga Dusun II, Desa Jirak, Kecamatan Jirak, Kabupaten Muba terpaksa harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Sungai Keruh Muba, kemarin. Peristiwa itu terjadi di Dusun II,  Desa Jirak di rumahnya korban, pelaku dan korban merupakan warga dusun yang sama. Kapolres […]

  • Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Empat Orang Tenggelam Akibat Jembatan Ambruk di Lalan

    Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Empat Orang Tenggelam Akibat Jembatan Ambruk di Lalan

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 918
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Muba-Tepat pukul 4.00 WIB dini hari Tim SAR gabungan dari BPBD Muba, Basarnas, Satpolair Polres Muba, TNI berhasil menemukan empat dari enam orang tenggelam akibat ambruknya jembatan P6 Lalan yang ditabrak tongkang angkutan Batu Bara, Rabu (14/8/2024). Menurut Kepala BPBD kabupaten Muba H Pathi Riduan SE ATD, sebanyak tiga orang ditemukan dalam keadaan […]

  • Serap Partisipasi Petani di Lahat, Balai Besar Wil. Sungai Sumatera VIII Gelar Ini

    Serap Partisipasi Petani di Lahat, Balai Besar Wil. Sungai Sumatera VIII Gelar Ini

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 974
    • 0Komentar

    BALAI Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII menggelar pertemuan konsultasi dengan masyarakat Desa Tanjung Sakti acara digelar dua Kecamatan Tanjung Sakti Pumi dan Pumu Kabupaten Lahat Sumatera Selatan, Rabu, (28/1/2020). Hadir dalam acara ini, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai VIII yang diwakili oleh Ir. Kamil Mahruf.ME, Konsultan PT. Suwanda Karya Mandiri Ir.Andri Kuin, Kepala Bidang Penyuluhan […]

  • Mengintip Aktivitas Seleksi Pendekar Pencak Silat Muba

    Mengintip Aktivitas Seleksi Pendekar Pencak Silat Muba

    • calendar_month Minggu, 3 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.350
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu –  Sebanyak 105 pelajar dari 14 perguruan Pencak Silat se Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] terlihat sudah berkumpul di Aula Gedung SMA Negeri 2 Sekayu. Para milenial itu bukan saja berasal dari kaum Adam, namun ada juga yang berasal  dari kaum hawa. Dengan percaya diri, dan mengenakan pakaian pencak silat berwarna  hitam para pendekar-pendekar […]

  • Pedestarian Sekanak Lambidaro Dibikin Ala Malioboro Jogya, Siap Luncurkan Car Free Night pada 2 September 2022

    Pedestarian Sekanak Lambidaro Dibikin Ala Malioboro Jogya, Siap Luncurkan Car Free Night pada 2 September 2022

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.438
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Palembang luncurkan Car Free Night di Pedestarian Sekanak Lambidaro ala Malioboro Jogja pada tanggal 2 September 2022 mendatang.   Sekertaris Dearah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, Sekanak Lambidaro akan menyajikan destinasi wisata kuliner dan budaya kepada pengunjung.   “Bakal ada jajanan yang kami perdaya dari usaha kecil dan mikro serta atraksi seni […]

  • ASN Idol, Saat Birokrasi Ikut Ajang Pencarian Bakat

    ASN Idol, Saat Birokrasi Ikut Ajang Pencarian Bakat

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.138
    • 0Komentar

    SIARAN televisi salah satu TV swasta nasional punya Indonesian Idol dan MasterChef, Pemerintah Kota Palembang kini punya versinya sendiri, ASN Idol. Bedanya, bukan suara emas atau plating nasi goreng yang dinilai, tapi kinerja, kompetensi, dan integritas. Ya, Jumat (17/10/2025), Pemkot Palembang bareng Kantor Regional VII Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggelar Sosialisasi dan Rapat Koordinasi Teknis […]

expand_less
WordPress Archive Angustore – Responsive Shopping Cart Anila – Health Coaching WordPress Theme Animal Sanctuary – Non-Profit Template Kit Animated heading addon – widget for Elementor Animated Image Banners for WPBakery Page Builder Animated Infinite Scroll – WordPress Plugin Animated Intro for Elementor Animated Stat Counter Number Showcase Plugin For WordPress Animation CSS3 Effects WordPress Plugin Animo – Creative & Clean Multi-Purpose WordPress Theme