Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Gempa Bumi Hingga Tsunami Barat Daya Sumatera

Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Gempa Bumi Hingga Tsunami Barat Daya Sumatera

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 16 Mei 2021
  • visibility 827
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GEMPA bumi dengan magnitudo (M)6,7 mengagetkan masyarakat di Pulau Nias, Provinsi Sumatera Utara. Kekuatan gempa mengakibatkan guncangan kuat sehingga guncangannya membuat masyarakat panik dan keluar rumah. Merespons potensi dampak bahaya, masyarakat membutuhkan kesiapsiagaan untuk selamat.

Gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu patut diwaspadai oleh masyarakat. BNPB selalu mengimbau masyarakat untuk waspada dan siap siaga dalam menghadapi tak hanya gempa bumi tetapi juga tsunami. Masyarakat Pulau Nias dan sekitarnya memang berada di kawasan dengan potensi gempa bumi dan tsunami kelas sedang hingga tinggi. Salah satunya Gunung Sitoli. Kota dengan enam kecamatan berada pada kategori sedang hingga tinggi potensi gempa bumi. Sedangkan 4 kecamatan di kota ini berada pada kategori yang sama untuk potensi bahaya tsunami.

Kesiapsiagaan dalam menghadapi bahaya geologi ini tidak terlepas dari catatan sejarah ratusan tahun lalu. Berdasarkan Katalog Tsunami Indonesia Tahun 416 – 2018, sejumlah tsunami terjadi di barat daya Sumatera menunjukkan gempa bumi dan tsunami merupakan suatu keniscayaan. Misal pada periode 1800 – 1899 beberapa gempa besar memicu terjadinya tsunami. Gempa M7,2 pada 1843 mengakibatkan tsunami yang berdampak di Pulau Nias.

Catatan BMKG menyebutkan bahwa sekitar pukul 00.30 waktu setempat di Gunung Sitoli, sebuah gelombang pasang datang dari tenggara dengan suara yang mengerikan. Hampir seluruh pantai di Pulau Nias terkena gelombang tersebut. Sebuah kampung bernama De Mego yang berjarak 2 km dari Gunung Sitoli tersapu seluruhnya. Bahkan kapal-kapal ikan disungai digambarkan terbawa ke daratan sejauh 30 – 50 km dari tempat tambatan.

Berselang 9 tahun, tepatnya 11 November 1852, gempa M6,8 memicu terjadinya tsunami. Wilayah pantai di Pulau Nias kembali terdampak gempa waktu itu.

Selanjutnya pada 1861, gempa besar M8,5 yang terjadi di barat daya Sumatera memicu terjadinya tsunami. Beberapa wilayah terdampak tsunami, seperti Pulau Nias dan sekitarnya. Berdasarkan BMKG, Gunung Sitoli mengalami serangan tsunami parah. Dikutip dari katalog tsunami, awalnya air laut surut sejauh 32 m, kemudian kembali dengan kecepatan yang sangat tinggi dan menghancurkan sejumlah desa di pantai. Peristiwa itu mengakibatkan banyak penduduk setempat meninggal dunia.

Pada 1896 gempa bumi dengan M6,8 kembali mengguncang barat daya Sumatera, khususnya Pulau Nias. Digambarkan pada tahun itu, sekitar satu jam pascagempa air bah data dan 6 jam kemudian terjadi lebih dahsyat menerjang Gunung Sitoli.

Gempa M6,7 yang terjadi pada hari ini, Jumat (14/5), pukul 13.33 WIB, juga dirasakan masyarakat di wilayah administrasi lain di Pulau Nias, yaitu Kabupaten Kabupaten Nias, Nias Barat dan Nias Selatan. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis parameter III – IV MMI di wilayah Kota Gunung Sitoli, Kabupaten Nias, Nias Barat dan Nias Selatan. Skala MMI atau Modified Mercalli Intesity merupakan satuan untuk mengukur kekuatan gempa. Berdasarkan informasi BMKG, IV MMI mendeskripsikan gempa dirasakan banyak orang yang berada di dalam rumah dan beberapa orang di luar rumah, serta gerabah pecah, jendela dan pintu berderik dan dinding berbunyi.

Sejarah berulangnya gempa mendorong kesiapsiagaan nyata dari setiap individu dalam lingkup keluarga. Kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi dan tsunami perlu dipersiapkan sejak dini oleh keluarga. Keluarga harus memiliki rencana kesiapsiagaan keluarga karena setiap keluarga memiliki karakteristik berbeda, seperti konstruksi bangunan rumah, kapasitas keluarga dalam kebencanaan, keadaan fisik setiap anggota keluarga atau lokasi rumah.

Rencana darurat keluarga dapat disusun dengan panduan orang tua atau orang dewasa di dalam keluarga. Berbagai informasi menjadi diskusi dan panduan bagi setiap anggota keluarga, misalnya potensi bahaya dan risiko yang ada di sekitar rumah, titik kumpul dan jalur evakuasi ke tempat yang lebih tinggi, penempatan perabot, hingga tas siaga bencana.

Ingat, setiap keluarga memiliki tingkat bahaya dan risiko yang berbeda meskipun keluarga-keluarga dalam komunitas berada pada kawasan dengan potensi bahaya gempa dan tsunami dengan kategori sedang hingga tinggi. [***]

ril

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKAPTK Muba-Banyuasin Lolos Semifinal Turnamen Sepak Bola Alumni IKAPTK Sumsel

    IKAPTK Muba-Banyuasin Lolos Semifinal Turnamen Sepak Bola Alumni IKAPTK Sumsel

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – IKAPTK Muba-Banyuasin lolos ke babak semifinal Turnamen Sepak Bola Alumni IKAPTK se-Sumatera Selatan setelah mengumpulkan enam poin dari tiga pertandingan Grup A, Jumat (21/8/2026). Muba-Banyuasin meraih dua kemenangan dan satu kekalahan dalam fase grup. Hasil tersebut cukup mengantarkan kontingen Muba-Banyuasin ke babak empat besar yang menjadi bagian dari rangkaian Kongres Provinsi (Kongprov) II […]

  • Cegah Penularan Covid, Madrasah di Zona Merah Tidak Diizinkan Gelar Pembelajaran Tatap Muka

    Cegah Penularan Covid, Madrasah di Zona Merah Tidak Diizinkan Gelar Pembelajaran Tatap Muka

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 893
    • 0Komentar

    PEMERINTAH membuka opsi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas pada tahun ajaran 2021/2022. Namun, PTM secara terbatas ini tidak diizinkan dilaksanakan madrasah yang berada di zona merah. “Kankemenag Kab/Kota tidak boleh memberikan izin pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas di zona merah,” tegas Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah M Ishom Yusqi […]

  • 6 Kabupaten/Kota di Sumsel Siap Diverifikasi Swasti Saba

    6 Kabupaten/Kota di Sumsel Siap Diverifikasi Swasti Saba

    • calendar_month Minggu, 29 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.075
    • 0Komentar

    SEBANYAK 6 Kabupaten/kota mengusulkan untuk diverifikasi swasti saba. Ke -6 daerah itu, adalah Kota Palembang, Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten OKU dan Kabupaten Musi Rawas. Menurut Serketaris Daerah [Sekda] Provinsi Sumsel Nasrun umar aspek lingkungan memberikan banyak dampak terhadap kehidupan makhluk hidup. Karena itu dibutuhkan upaya nyata dalam  mendorong partisipasi […]

  • Pesan Berantai Terkait Pembatasan yang Tersebar di Whatsapp adalah Hoax..

    Pesan Berantai Terkait Pembatasan yang Tersebar di Whatsapp adalah Hoax..

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.217
    • 0Komentar

    PESAN berantai WhatsApp terkait  batas operasional di ruas jalan wilayah kota Palembang hingga pukul 14.00 WIB dan setelah lewat dari waktu tersebut semua akses dan aktifitas ditutup disampaikan bahwa hal tersebut merupakan pesan berantai hoax yang sengaja disebar dengan tujuan yang belum diketahui, Senin (26/5/2020). Adapun isi dari pesan WhatsApp yang tersebar tersebut, yaitu “Besok […]

  • Prestasi Membanggakan, Siswi MAN 1 Surakarta Ikut Beasiswa Pelajar Muslim Dunia

    Prestasi Membanggakan, Siswi MAN 1 Surakarta Ikut Beasiswa Pelajar Muslim Dunia

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 880
    • 0Komentar

    PRESTASI kembali ditorehkan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Surakarta. Adalah Nadia Shafiana Rahma, siswi kelas 12 Program Keagamaan Putri, berhasil menjadi salah satu peserta “Kennedy Lugar Youth Exchange Study (KL-YES). Yaitu, program beasiswa pertukaran pelajar bagi siswa SMA dari negara-negara muslim. Program ini dibiayai sepenuhnya oleh pemerintah Amerika Serikat. Di Indonesia, program ini di […]

  • Amanotes Targetkan Kepemimpinan Global dalam Ekosistem Musik Interaktif

    Amanotes Targetkan Kepemimpinan Global dalam Ekosistem Musik Interaktif

    • calendar_month Selasa, 9 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.883
    • 0Komentar

      HO CHI MINH CITY, VIETNAM – Amanotes menegaskan tujuannya untuk membangun ekosistem musik interaktif terdepan di dunia yang menawarkan pengalaman interaktif dan personal kepada pengguna. Pada tahun 2023, perusahaan terus berfokus untuk membangun hubungan yang kuat dengan mitra inti, mengejar inisiatif M&A dan menjalin kemitraan strategis, mengembangkan dan menerapkan teknologi mutakhir, serta menarik dan […]

expand_less
WordPress Archive Angustore – Responsive Shopping Cart Anila – Health Coaching WordPress Theme Animal Sanctuary – Non-Profit Template Kit Animated heading addon – widget for Elementor Animated Image Banners for WPBakery Page Builder Animated Infinite Scroll – WordPress Plugin Animated Intro for Elementor Animated Stat Counter Number Showcase Plugin For WordPress Animation CSS3 Effects WordPress Plugin Animo – Creative & Clean Multi-Purpose WordPress Theme