Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Karhutla Sumsel Masih Bakar 1.900 Hektare, Prabowo Cari Cara Jinakkan Api, Ujungnya Muncul “Ubi Bombing”

Karhutla Sumsel Masih Bakar 1.900 Hektare, Prabowo Cari Cara Jinakkan Api, Ujungnya Muncul “Ubi Bombing”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan belum sepenuhnya reda. Sekitar 1.900 hektare lahan masih terbakar dan Presiden Prabowo Subianto meminta pemadaman dipercepat.

Namun, rapat penanganan karhutla di Posko Utama Satuan Tugas Karhutla Sumsel, Palembang, Senin (24/8/2026), tidak hanya membahas bagaimana api dipadamkan. Prabowo juga mendorong jajaran pemerintah mencari cara baru agar penanganan kebakaran bisa lebih cepat dan efektif.

Prabowo meminta setiap kendala yang ditemukan petugas di lapangan segera dievaluasi. Jika masih membutuhkan dukungan tambahan dari pemerintah pusat, ia meminta kebutuhan tersebut segera diajukan.

“Kalau begitu saya tekankan, usahakan yang sekarang ini 1.900 hektare ini bisa segera dipadamkan. Apa saja nanti kendala yang kalian hadapi di lapangan, Anda evaluasi dan kalau perlu tambahan bantuan dari atas, ya kita akan usahakan segera mungkin,” ujar Prabowo.

Presiden kemudian mengarahkan BNPB dan BRIN untuk ikut mencari kemungkinan bahan pemadam alternatif. Ia membayangkan ada material yang bisa digunakan lebih praktis oleh petugas, misalnya dalam bentuk tabung semprot seperti alat pemadam kebakaran.

Menurut Prabowo, cara seperti itu bisa membantu petugas ketika menghadapi titik api, terutama jika bahan yang digunakan memang terbukti lebih efektif dalam memadamkan api atau mencegah kebakaran meluas.

“Seperti alat pemadam kebakaran, ya yang kita bayangkan, itu kan yang keluar kan zat kimia. Benar nggak? Ya, coba dicek ya. Mungkin BRIN, coba dicek BRIN ya,” katanya.

Pembahasan soal bahan pemadam itu kemudian mengarah pada satu inovasi yang cukup berbeda. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan adanya bahan pemadam yang menggunakan tepung ubi atau singkong sebagai bahan baku.

Bahan tersebut disebut berpotensi membantu mencegah penyebaran api dengan memisahkan unsur-unsur yang mendukung proses pembakaran. Selain untuk mencegah api merambat, bahan itu juga dapat digunakan untuk membantu memadamkan api pada tahap awal.

Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis kemudian melaporkan inovasi tersebut sudah dipaparkan kepada jajaran terkait dan disampaikan kepada BNPB. Produksinya memang masih terbatas, tetapi hasil penggunaannya dinilai cukup efektif sehingga terbuka peluang untuk dikembangkan lebih besar.

Kata Prabowo, ide tersebut menarik, karena bahan bakunya berasal dari komoditas yang mudah ditemukan.

“Menarik sekali. Bahan bakunya dari ubi, dari singkong. Coba diproduksi dalam skala besar. Ajukan biaya untuk produksinya. Kita usahakan semua upaya,” ujar Prabowo.

Danmuncul istilah yang kemudian mencuri perhatian dalam rapat tersebut.

“Berarti yang kita waterbomb bukan waterbomb, ubi bombing. Ubi bombing,” kata Prabowo.

Istilah “Ubi Bombing” merujuk pada gagasan penggunaan bahan pemadam berbasis ubi atau singkong sebagai alternatif dalam penanganan karhutla. Prabowo tidak ingin inovasi tersebut berhenti sebagai bahan pembicaraan. Ia meminta produksi segera diperbesar dan kebutuhan anggarannya diajukan.

Pemerintah juga diminta melakukan riset dan pengujian lebih lanjut untuk mengetahui seberapa efektif bahan tersebut ketika digunakan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan dalam skala yang lebih besar.

Artinya, inovasi bahan pemadam berbasis singkong itu masih harus melewati tahap pengembangan dan pengujian. Jika hasilnya sesuai harapan, bahan tersebut berpotensi menjadi salah satu alternatif yang bisa dibawa petugas ketika menghadapi titik api.

Selain mencari bahan pemadam baru, Prabowo meminta Panglima TNI menguji kemampuan Tim Alpha untuk membantu penanganan karhutla di Sumatra Selatan.

Berbagai metode akan terus dievaluasi, terutama untuk memastikan pemadaman berjalan lebih cepat di tengah kondisi lahan yang masih terbakar. Pemerintah juga diminta mengoptimalkan seluruh sumber daya, teknologi, dan inovasi yang tersedia.

Untuk saat ini, fokus utamanya tetap sama: memadamkan 1.900 hektare lahan yang masih terbakar. Tetapi dari rapat tersebut, muncul satu kemungkinan baru yang tidak biasa, bukan hanya mengandalkan waterbombing, melainkan mencoba mengembangkan “Ubi Bombing” berbahan singkong. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj Bupati H Apriyadi Melalui PDAM Tirta Randik Salurkan Air Bersih Untuk Warga Simpang Tungkal 

    Pj Bupati H Apriyadi Melalui PDAM Tirta Randik Salurkan Air Bersih Untuk Warga Simpang Tungkal 

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 898
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  -Dampak kemarau panjang yang melanda Bumi Sriwijaya termasuk Bumi Serasan Sekate turut dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Memastikan agar masyarakat Kecamatan Tungkal Jaya tetap terpenuhi kebutuhan air bersih, Camat Tungkal Jaya Yudi Suhendra SE MSi mengimbau kepada desa untuk melapor jika memerlukan air bersih. “Ya, kita mengimbau kepada desa-desa […]

  • Kegiatan Skala Besar Harus Ikuti Podaman, Satgas Beberkan 6 Faktor Risiko Penularan

    Kegiatan Skala Besar Harus Ikuti Podaman, Satgas Beberkan 6 Faktor Risiko Penularan

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.351
    • 0Komentar

    JURU Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan besar atau pertemuan besar harus mengikuti pedoman penyelenggaraan yang telah ditetapkan. Beberapa diantaranya, konferensi, pameran dagang, acara olahraga, festival konser, pesta maupun acara pernikahan yang besar. “Saat ini Indonesia terus berupaya mewadahi aktivitas masyarakat untuk tetap produktif namun aman COVID-19,” jelasnya dalam Keterangan […]

  • 5 Santri/Wati Ponpes & Jamaah Umroh Pemkab Banyuasin Peroleh Penghargaan dari Musium Al – Quran Al Mukkaramah

    5 Santri/Wati Ponpes & Jamaah Umroh Pemkab Banyuasin Peroleh Penghargaan dari Musium Al – Quran Al Mukkaramah

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.049
    • 0Komentar

    LIMA santriwan/wati Pondok Pesantren [Ponpes] Kabupaten Banyuasin dan Jamaah Umroh Pemkab Banyuasin  mendapatkan penghargaan berupa Kitab Suci Al-Qur’an dari Musium Al – Qur’an Al – Mukarramah. Ratusan jamaah Umroh Pemkab Banyuasin dan santri tersebut tengah melaksanakan Umroh di Mekkah. Adapun ke lima Hapizho dan Hadis tersebut terdiri dari Ngaliatul Marfuah (20) dari Ponpes Sabilul Hasanah, Indri Martalina (20) Ponpes Sabilul Hasanah, Raudhatul Jamilah (22) Ponpes […]

  • Wow, Partai Garuda Ikutan Menangkan  AKHOR

    Wow, Partai Garuda Ikutan Menangkan  AKHOR

    • calendar_month Kamis, 22 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.145
    • 0Komentar

    Menjadi pasangan alternatif untuk membawa perubahan di Palembang. 

  • Lebong ‘Jiblak’ Program Pembangunan Muba

    Lebong ‘Jiblak’ Program Pembangunan Muba

    • calendar_month Kamis, 20 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.114
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.COID, SEKAYU –  Bupati Lebong, Provinsi Bengkulu, Rosyonsyah tertarik dengan program pembangunan di Kabupaten Musibanyuasin [Muba] yang menjadi Pilot Project Nasional. Untuk itu, Kabupaten Lebong tertarik untuk belajar terutama disektor pertanian dan Infrastruktur di daerah ‘Bumi Serasan Sekate’. Rosyonsyah mengungkapkan, dengan belajar banyak di Muba  tentu akan diambil untuk diterapkan di Lebong. “Saya mengetahui dari […]

  • Hadiri Pelantikan Kades, RW, & RT, Bupati Banyuasin :” Tak Ada Istilah Gagal, Siap-siap Kami Pecat, Itu Komitmen”

    Hadiri Pelantikan Kades, RW, & RT, Bupati Banyuasin :” Tak Ada Istilah Gagal, Siap-siap Kami Pecat, Itu Komitmen”

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.750
    • 0Komentar

    BUPATI Banyuasin H. Askolani, SH. MH menegaskan agar PJ Kepala Desa, RW, dan RT dapat selalu menjaga kekompakan, memberikan pelayanan semaksimal mungkin demi menjaga kerukunan masyarakat, bahkan tak  ada istilah gagal “Mulai dari OPD, Camat, Lurah dan Desa sudah kami katakan, tidak mau dengar ada kata gagal, jika tidak benar siap-siap kami pecat, itu komitmen […]

expand_less
WordPress Archive Pitch – A Theme for Freelancers and Agencies Pithree – Construction & Building WordPress Theme Pitnes – Gym Center & Fitness Training Elementor Template Kit Pitstop – Auto Parts WooCommerce Theme Pivot | Multi-Purpose HTML with Page Builder Pivotal – Data Science & Analytics WordPress Theme Pixart – Arts & Crafts Exhibition Elementor Template Kit Pixelate – Portfolio & Photography Elementor Template Kit Pixelo - Digital Agency Elementor Template Kit PixelPhoto – The Ultimate Image Sharing & Photo Social Network Platform