Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » 103 Tahun, Naik Kursi Roda, Tetap Berangkat Haji

103 Tahun, Naik Kursi Roda, Tetap Berangkat Haji

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DERETAN bus mulai bersiap meninggalkan pelataran Hotel Makarem Haram View Suites, Madinah, Senin sore waktu Arab Saudi. Para jemaah haji Indonesia satu per satu naik membawa koper kecil dan tas perlengkapan ihram. Di tengah kesibukan itu, perhatian banyak orang tertuju pada seorang lansia yang duduk tenang di atas kursi roda.

Namanya Mardijiyono. Namun para jemaah dan petugas lebih akrab memanggilnya Mbah Mardi.

Usianya bukan lagi kepala tujuh atau delapan. Tahun ini, Mbah Mardi telah menginjak 103 tahun. Di umur yang bahkan membuat banyak orang memilih lebih banyak beristirahat di rumah, ia justru menjalani perjalanan panjang menuju Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji.

Petugas perlahan mendorong kursi roda yang membawa Mbah Mardi menuju bus rombongan kloter YIA 9. Wajahnya terlihat tenang. Sesekali ia memperhatikan suasana sekitar sambil menunggu seluruh jemaah bersiap berangkat menuju Makkah.

Rombongan itu dijadwalkan mengambil miqat di Bir Ali sebelum melanjutkan perjalanan untuk menjalankan umrah wajib sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji.

Sejak sore, Mbah Mardi sudah berada di dalam bus bersama sejumlah jemaah lanjut usia lainnya. Sementara sebagian jemaah lain masih melaksanakan salat Ashar di Masjid Nabawi, ia memilih lebih dulu beristirahat di kendaraan yang akan membawanya menuju kota suci.

Perjalanan dari Madinah ke Makkah tentu bukan hal ringan bagi jemaah berusia lanjut. Apalagi Mbah Mardi sebelumnya sempat menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi akibat kondisi kesehatannya menurun. Namun setelah mendapat penanganan medis dan masa pemulihan, kondisinya kini kembali stabil.

Petugas haji terus memberikan pendampingan selama proses keberangkatan. Mereka membantu mobilitas Mbah Mardi mulai dari area hotel hingga naik ke bus agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Ketua Sektor 1 Madinah, Ramlan Sudarto, mengatakan rombongan kloter YIA 9 berangkat lebih cepat karena seluruh jemaah sudah siap sejak awal.

“Kalau semua jemaah sudah masuk bus dan sudah dicek lengkap, biasanya langsung diberangkatkan supaya tidak terlalu lama menunggu,” ujar Ramlan.

Bagi jemaah yang memiliki kondisi fisik kuat, persinggahan di Bir Ali biasanya dimanfaatkan untuk melaksanakan salat sunnah sebelum mengambil niat ihram. Namun untuk jemaah lansia dan pengguna kursi roda, petugas memberikan kelonggaran dengan tetap berada di dalam bus agar kondisi tubuh mereka tidak terlalu kelelahan.

Meski usianya sudah melewati satu abad, semangat Mbah Mardi menjalani ibadah di Madinah sebelumnya juga menarik perhatian banyak orang. Selama berada di kota tersebut, ia tetap mengikuti sejumlah rangkaian ibadah, termasuk salat di Masjid Nabawi dan berziarah ke Raudhah serta makam Rasulullah SAW.

Di sela perjalanan hajinya, Mbah Mardi juga menunjukkan kesederhanaan yang membuat banyak orang tersentuh. Saat ditanya soal kondisinya selama pemulihan, ia menjawab singkat sambil tersenyum.

“Makanannya enak, saya suka,” katanya.

Kalimat sederhana itu justru menggambarkan ketenangan seorang lansia yang menikmati perjalanan spiritualnya tanpa banyak keluhan.

Tidak merokok

Selain menjaga semangat hidup, Mbah Mardi juga mengaku tidak pernah merokok sepanjang hidupnya. Kebiasaan itu disebut ikut membantu menjaga kondisi tubuhnya hingga tetap mampu menjalani ibadah haji di usia yang sangat lanjut.

Keberadaan jemaah lansia seperti Mbah Mardi menjadi perhatian khusus petugas haji Indonesia tahun ini. Mereka mendapat pendampingan lebih intensif, terutama terkait mobilitas, kesehatan, dan kebutuhan selama berada di Tanah Suci.

Di tengah ribuan jemaah yang memenuhi Madinah dan bersiap menuju Makkah, sosok Mbah Mardi menghadirkan cerita tersendiri. Tubuhnya memang tidak lagi kuat berjalan jauh tanpa bantuan. Namun keinginannya menuntaskan rukun Islam kelima tetap terlihat kuat.

Perjalanan menuju Makkah yang ditempuhnya bukan sekadar perpindahan kota dari Madinah. Perjalanan itu menjadi simbol keteguhan seorang lansia yang tetap menjaga niat dan keyakinannya hingga usia lebih dari satu abad.

Saat bus mulai bergerak meninggalkan Madinah, para jemaah melantunkan talbiyah dengan suara pelan. Di antara mereka, Mbah Mardi duduk tenang di kursi rodanya, melanjutkan perjalanan yang mungkin selama ini ia tunggu sepanjang hidupnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkembangan COVID-19 Muba: Bertambah 2 Kasus Positif

    Perkembangan COVID-19 Muba: Bertambah 2 Kasus Positif

    • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 744
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba,mengkonfirmasikan bahwa pada Minggu ada penambahan 2 kasus positif. “Pada hari ini ada penambahan 2 kasus positif per 18 September 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. Sefti merinci, adapun penambahan kasus positif diantaranya kasus 2909 perempuan usia 64 tahun asal Keluang, dan kasus 2910 perempuan […]

  • Desa Bumi Kencana Ikuti Lomba Hatinya PKK Tingkat Provinsi

    Desa Bumi Kencana Ikuti Lomba Hatinya PKK Tingkat Provinsi

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 906
    • 0Komentar

    Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Banyuasin Hj Asna Aini Apriyadi berkunjung ke Desa Bumi Kencana Kecamatan Sungai Lilin dalam rangka pembinaan hatinya PKK, Rabu (24/8/2022)   Dalam kegiatan itu juga dihadiri langsung Camat Sungai Lilin Agus Kurniawan Saputra Sip Msi, Forkopimcam dan juga beberapa kades dalam Kecamatan Sungai Lilin.   “Kehadiran kami di […]

  • Jangan Malu, TBC Bukan Kutukan Tapi Bisa Sembuh

    Jangan Malu, TBC Bukan Kutukan Tapi Bisa Sembuh

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.053
    • 0Komentar

    ADA pepatah bilang “batuk tak berdahak bagai sayur tanpa garam”, maka batuk berkepanjangan justru lebih mirip “utang yang tak kunjung lunas”, bikin hidup sengsara dan akhirnya menguras tenaga. Itulah gambaran sederhana soal tuberkulosis alias TBC. Penyakit ini sering datang diam-diam, bikin badan kurus, nafsu makan hilang, tapi sayangnya banyak orang masih anggap remeh. Di kampung, […]

  • Alex Noerdin Dinobatkan Sebagai Gubernur Dengan Dedikasi Seumur Hidup

    Alex Noerdin Dinobatkan Sebagai Gubernur Dengan Dedikasi Seumur Hidup

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.275
    • 0Komentar

    Penghargaan kembali diterima oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin, kali ini penghargaan diberikan langsung Kompas Gramedia (KG) Grup Sumatera Selatan (Sumsel) dalam ajang yang bertemakan “Inspirational Leader Award 2017”.

  • Pesan Gubernur Kepada IKA PMII

    Pesan Gubernur Kepada IKA PMII

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 875
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru mengajak para pemuda yang tergabung dalam  Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Sumsel untuk ikut andil memberikan  sumbangsihnya dalam memajuan pembangunan di Sumsel. Harapan tersebut disampaikan Gubernur  saat menghadiri pelantikan pengurus IKA PMII di Griya Agung, Sabtu (19/9) malam. Tak hanya itu, Herman Deru juga mengharapkan IKA PMII dapat […]

  • Lebaran di Rumah Menag, Silaturahmi Elit & Harmoni Umat

    Lebaran di Rumah Menag, Silaturahmi Elit & Harmoni Umat

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 852
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Hari kemenangan Idulfitri 1446 H menjadi momen penuh kehangatan dan makna di kediaman dinas Menteri Agama Nasaruddin Umar. Dalam acara open house yang digelar Senin (31/3/2025), rumah jabatan Menag berubah menjadi titik temu bagi para pejabat tinggi negara, ulama, tokoh masyarakat, hingga seniman. Acara ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan […]

expand_less
WordPress Archive PayPal PRO Payment Terminal Paytm Payment Gateway WooCommerce Plugin PayWay API (Westpac) Gateway for WooCommerce PDF Creator for NEX-Forms PDF Embed – WordPress PDF Viewer plugin PDF Password Protect PDF Product Catalog for WooCommerce PDF Viewer – Addon For Elementor PDFMentor Pro – WordPress PDF Generator for Elementor Peace – Insurance Agency WordPress Theme