Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » 103 Tahun, Naik Kursi Roda, Tetap Berangkat Haji

103 Tahun, Naik Kursi Roda, Tetap Berangkat Haji

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DERETAN bus mulai bersiap meninggalkan pelataran Hotel Makarem Haram View Suites, Madinah, Senin sore waktu Arab Saudi. Para jemaah haji Indonesia satu per satu naik membawa koper kecil dan tas perlengkapan ihram. Di tengah kesibukan itu, perhatian banyak orang tertuju pada seorang lansia yang duduk tenang di atas kursi roda.

Namanya Mardijiyono. Namun para jemaah dan petugas lebih akrab memanggilnya Mbah Mardi.

Usianya bukan lagi kepala tujuh atau delapan. Tahun ini, Mbah Mardi telah menginjak 103 tahun. Di umur yang bahkan membuat banyak orang memilih lebih banyak beristirahat di rumah, ia justru menjalani perjalanan panjang menuju Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji.

Petugas perlahan mendorong kursi roda yang membawa Mbah Mardi menuju bus rombongan kloter YIA 9. Wajahnya terlihat tenang. Sesekali ia memperhatikan suasana sekitar sambil menunggu seluruh jemaah bersiap berangkat menuju Makkah.

Rombongan itu dijadwalkan mengambil miqat di Bir Ali sebelum melanjutkan perjalanan untuk menjalankan umrah wajib sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji.

Sejak sore, Mbah Mardi sudah berada di dalam bus bersama sejumlah jemaah lanjut usia lainnya. Sementara sebagian jemaah lain masih melaksanakan salat Ashar di Masjid Nabawi, ia memilih lebih dulu beristirahat di kendaraan yang akan membawanya menuju kota suci.

Perjalanan dari Madinah ke Makkah tentu bukan hal ringan bagi jemaah berusia lanjut. Apalagi Mbah Mardi sebelumnya sempat menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi akibat kondisi kesehatannya menurun. Namun setelah mendapat penanganan medis dan masa pemulihan, kondisinya kini kembali stabil.

Petugas haji terus memberikan pendampingan selama proses keberangkatan. Mereka membantu mobilitas Mbah Mardi mulai dari area hotel hingga naik ke bus agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Ketua Sektor 1 Madinah, Ramlan Sudarto, mengatakan rombongan kloter YIA 9 berangkat lebih cepat karena seluruh jemaah sudah siap sejak awal.

“Kalau semua jemaah sudah masuk bus dan sudah dicek lengkap, biasanya langsung diberangkatkan supaya tidak terlalu lama menunggu,” ujar Ramlan.

Bagi jemaah yang memiliki kondisi fisik kuat, persinggahan di Bir Ali biasanya dimanfaatkan untuk melaksanakan salat sunnah sebelum mengambil niat ihram. Namun untuk jemaah lansia dan pengguna kursi roda, petugas memberikan kelonggaran dengan tetap berada di dalam bus agar kondisi tubuh mereka tidak terlalu kelelahan.

Meski usianya sudah melewati satu abad, semangat Mbah Mardi menjalani ibadah di Madinah sebelumnya juga menarik perhatian banyak orang. Selama berada di kota tersebut, ia tetap mengikuti sejumlah rangkaian ibadah, termasuk salat di Masjid Nabawi dan berziarah ke Raudhah serta makam Rasulullah SAW.

Di sela perjalanan hajinya, Mbah Mardi juga menunjukkan kesederhanaan yang membuat banyak orang tersentuh. Saat ditanya soal kondisinya selama pemulihan, ia menjawab singkat sambil tersenyum.

“Makanannya enak, saya suka,” katanya.

Kalimat sederhana itu justru menggambarkan ketenangan seorang lansia yang menikmati perjalanan spiritualnya tanpa banyak keluhan.

Tidak merokok

Selain menjaga semangat hidup, Mbah Mardi juga mengaku tidak pernah merokok sepanjang hidupnya. Kebiasaan itu disebut ikut membantu menjaga kondisi tubuhnya hingga tetap mampu menjalani ibadah haji di usia yang sangat lanjut.

Keberadaan jemaah lansia seperti Mbah Mardi menjadi perhatian khusus petugas haji Indonesia tahun ini. Mereka mendapat pendampingan lebih intensif, terutama terkait mobilitas, kesehatan, dan kebutuhan selama berada di Tanah Suci.

Di tengah ribuan jemaah yang memenuhi Madinah dan bersiap menuju Makkah, sosok Mbah Mardi menghadirkan cerita tersendiri. Tubuhnya memang tidak lagi kuat berjalan jauh tanpa bantuan. Namun keinginannya menuntaskan rukun Islam kelima tetap terlihat kuat.

Perjalanan menuju Makkah yang ditempuhnya bukan sekadar perpindahan kota dari Madinah. Perjalanan itu menjadi simbol keteguhan seorang lansia yang tetap menjaga niat dan keyakinannya hingga usia lebih dari satu abad.

Saat bus mulai bergerak meninggalkan Madinah, para jemaah melantunkan talbiyah dengan suara pelan. Di antara mereka, Mbah Mardi duduk tenang di kursi rodanya, melanjutkan perjalanan yang mungkin selama ini ia tunggu sepanjang hidupnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri Terus Kembangkan Penghimpunan Dana Ilegal, Ada Dua Kasus, Sudah  Rugikan Nasabah Triliunan Rupiah

    Polri Terus Kembangkan Penghimpunan Dana Ilegal, Ada Dua Kasus, Sudah Rugikan Nasabah Triliunan Rupiah

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 644
    • 0Komentar

    KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan bahwa sepanjang tahun 2021 lalu, Korps Bhayangkara telah melakukan pengungkapan dua kasus tindak pidana penghimpunan dana tanpa izin atau ilegal yang merugikan masyarakat hingga triliunan rupiah. Kapolri mengungkapkan, kasus pertama yang diungkap adalah penipuan, penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh PT. Hanson Internasional dan Koperasi […]

  • Jack Ma Ingin Bikin Pelatihan untuk Pengusaha Teknologi di Indonesia

    Jack Ma Ingin Bikin Pelatihan untuk Pengusaha Teknologi di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 14 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.400
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA-  Sedikitnya 1.000 pengusaha teknologi di Indonesia bakal mendapat pelatihan. Hal itu diutarakan Ketua Eksekutif Alibaba Group Holding, Jack Ma, karena renananya ia akan membuka lembaga pelatihan untuk ribuan pengusaha teknologi di Indonesia pada Sabtu (13/10/2018). Pada acara International Monetary Fund and World Bank, di Nusa Dua, Bali, Indonesia. Ia menjelaskan tujuannya ialah untuk […]

  • Berdasarkan Data, 94 Persen Pasien COVID-19 yang Meninggal belum Divaksin

    Berdasarkan Data, 94 Persen Pasien COVID-19 yang Meninggal belum Divaksin

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 697
    • 0Komentar

    PEMERINTAH terus mengingatkan vaksinasi sangat penting bukan hanya untuk meningkatkan imunitas, tetapi juga menghindari infeksi dan risiko kematian akibat COVID-19. Berdasarkan data terbaru, risiko kematian akan lebih tinggi bagi pasien COVID-19 yang belum melakukan vaksinasi. “Vaksin COVID-19 sangat penting tidak hanya untuk mencegah penularan, tetapi juga melindungi kita dari risiko sakit parah, bahkan kematian, akibat […]

  • Mentan Virtual dengan Pemrov Sumsel, Ngomong Soal Ini

    Mentan Virtual dengan Pemrov Sumsel, Ngomong Soal Ini

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.807
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Palembang -Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumsel  dan Kab/Kota se- Sumsel, di Hotel Dewinda, Selasa (1/11) pagi yang digagas Gubernur Sumsel H. Herman Deru menuai respon positif. Salah satu respon positif itu datang dari Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo yang turut hadir secara virtual. Meski baru bisa hadir secara […]

  • Tren Positivity Rate Nasional Terus Turun, Protokol Kesehatan Jangan Kendur!

    Tren Positivity Rate Nasional Terus Turun, Protokol Kesehatan Jangan Kendur!

    • calendar_month Minggu, 5 Sep 2021
    • account_circle Bono
    • visibility 610
    • 0Komentar

      BERDASARKAN evaluasi data penanganan COVID-19, kondisi Indonesia mengalami perbaikan, walaupun disiplin protokol kesehatan tetap harus dilakukan. Saat ini tren positivity rate nasional terus turun dan sekarang di 10,36%, sedangkan untuk kegiatan tes ada kenaikan mencapai rata-rata 112 ribu orang lebih dites, dan angka keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) secara nasional terus […]

  • Polda Jambi Berikan Bantuan Kepada Warga Suku Anak Dalam di Wilayah Air Hitam

    Polda Jambi Berikan Bantuan Kepada Warga Suku Anak Dalam di Wilayah Air Hitam

    • calendar_month Jumat, 5 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 812
    • 0Komentar

    PASCA terjadinya konflik oknum warga SAD Air Hitam dengan PT. PKM dan Masyarakat pada tanggal 29 Oktober 2021 berdampak pada situasi kamtibmas di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Dalam rangka menciptakan situasi aman tersebut Polda Jambi dan Polres Sarolangun telah menurunkan tim untuk mendinginkan dan menetralisir situasi di wilayah Air Hitam dan sekitarnya. Kapolda […]

expand_less
WordPress Archive PayPal PRO Payment Terminal Paytm Payment Gateway WooCommerce Plugin PayWay API (Westpac) Gateway for WooCommerce PDF Creator for NEX-Forms PDF Embed – WordPress PDF Viewer plugin PDF Password Protect PDF Product Catalog for WooCommerce PDF Viewer – Addon For Elementor PDFMentor Pro – WordPress PDF Generator for Elementor Peace – Insurance Agency WordPress Theme