Senin, 26 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Hadapi Covid-19, LAMR Amati Kemungkinan PSBB Riau

Hadapi Covid-19, LAMR Amati Kemungkinan PSBB Riau

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2020
  • visibility 1.054
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENGHADAPI maraknya wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), membentuk tim kecil untuk mengamati kemungkinan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di daerah ini. Diharapkan dalam sepekan ke depan, tim sudah dapat menyampaikan berbagai hal berkaitan dengan situasi wabah tersebut di bumi Melayu Lancang Kuning ini.

Kepada pers hari kemarin, Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (Ketum MKA) LAMR, Datuk Seri Al Azhar mengatakan, tim tersebut dipimpin oleh Dr Elmustian Rahman. Dia dibantu oleh enam pengurus LAMR yang lain seperti  Datuk Rustam Efendi, Datuk Ilyas Yakub, Datuk Taufik Ikram Jamil, Datuk Lukmansyam, Datuk Azadin Amal, bahkan oleh Datuk Seri Al azhar sekaligus. Tim ini dicetuskan melalui rapat rutin MKA hari Rabu lalu.

Menurut Al azhar, sebagai lembaga sosial budaya, LAMR tentu memiliki tanggung jawab baik spritual maupun material berkaitan dengan pewabahan Covid-19 ini. Apalagi hal itu secara tegas disebutkan dalam peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia No.9 tahun 2020 tentang pedoman PSBB. Disebutkan dalam ketentuan itu bahwa lembaga adat diminta pertimbangannya dalam pelaksanaan PSBB.

“Tentu, pengamatan kita berkisar pada keadaan kondisi sosial budaya yang memang selama ini menjadi salah satu perhatian utama kita dan telah digariskan dalam permen Kemenkes itu. Soal lain, tentulah lembaga lain lagi,” kata Al azhar.

Ia menyebutkan, pengamatan kemungkinan PSSB tersebut antara lain meliputi bagaimana kondisi sosial budaya Riau sejak maraknya wabah Covid-19 ini. Sejauh mana terjadinya gejolak sosial budaya akibat Covid-19 yang mempengaruhi berbagai kehidupan. Lalu, bagaimana pula kalau PSBB diberlakukan.

DKI Jakarta akan menjadi studi kasus tim LAMR ini, karena Jakarta sudah mengajukan PSBB dan disetujui pemerintah pusat sehingga sudah bisa dilaksanakan. “Pasti akan banyak ubah suai karena latar belakang masyarakat Jakarta dan Riau cukup berbeda, begitu juga ditinjau dari segi geografis,” kata Al azhar.

Ia mengatakan pula, tentu semuanya itu akan tergantung pada pemerintah daerah yang pasti menampung pandangan dari berbagai sudut pula—bukan hanya dari LAMR. Apalagi PSBB akan berkaitan dengan sektor lain, tidak saja sosial budaya, tetapi juga ekonomi, keamanan, dan keagamaan.

Akan semakin kompleks, karena sebagian besar masyarakat memasuki Ramadhan yang bersambung dengan syawal. Banyak peristiwa adat yang biasanya dilakukan masyarakat Riau, mengikuti ibadah di tengah melonjaknya keperluan ekonomi.[***]

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Hanya Ramalan Cuaca, Apa Itu Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak dan Mengapa Penting untuk Mencegah Bencana?

    Bukan Hanya Ramalan Cuaca, Apa Itu Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak dan Mengapa Penting untuk Mencegah Bencana?

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Prakiraan cuaca berbasis dampak atau Impact-Based Forecast (IBF) bukan cuma memberi tahu apakah hujan, panas, atau angin kencang akan terjadi. Pendekatan ini membantu masyarakat memahami apa yang mungkin terjadi setelah cuaca ekstrem datang, siapa yang berisiko terdampak, dan tindakan apa yang perlu dilakukan sebelum bencana terjadi. Ketika mendengar peringatan “hujan lebat berpotensi terjadi”, apa […]

  • Keluar Daerah, Bupati Muba Bakal Potong TPP ASN & Sanksi Disiplin

    Keluar Daerah, Bupati Muba Bakal Potong TPP ASN & Sanksi Disiplin

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 856
    • 0Komentar

    MEMPERKETAT  pembatasan wilayah guna meminimalisir penularan wabah covid-19 atau virus corona di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menginstruksikan agar para ASN di lingkungan Pemkab Muba tidak bepergian ke luar daerah terutama ke wilayah dengan berstatus zona merah. Hal ini tertuang pada Instruksi Bupati Muba […]

  • Libur Pandemi & Musim Kemarau Dimanfaatkan Anak-anak Bermain Layang-layang

    Libur Pandemi & Musim Kemarau Dimanfaatkan Anak-anak Bermain Layang-layang

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.551
    • 0Komentar

    MUSIM kemarau  sudah berlangsung hampir satu bulan ini, meski cuaca panas dengan suhu rata –rata hari ini, Rabu [2/9/2020] berkisar di antara 29 derajat,  namun tak menghalangi niat anak-anak belasan tahun di Komplek Perumahan Pesona Harapan, Tahap I Rt 50, Jalan KH. Azhari Kalidoni, Palembang untuk bermain. Mereka sejak pukul 10.00 WIB terlihat ramai di […]

  • 9-Paripurna DPRD Pansus Raperda Inisiatif

    Gubernur Sumsel Sampaikan Pendapat Akhir Terhadap Raperda Inisiatif DPRD

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.497
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin menyimak penyampaian laporan hasil pembahasan dan penelitian panitia khusus (Pansus) terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumsel, tentang perubahan keempat atas Perda Nomor 27 Tahun 2004 tentang prediksi kedudukan protokoler dan keuangan Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumsel

  • Turnamen DRA Cup, Bupati Muba Bakal Bangun Stadion Mini & Sport Center di Setiap Kecamatan

    Turnamen DRA Cup, Bupati Muba Bakal Bangun Stadion Mini & Sport Center di Setiap Kecamatan

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 779
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin [Muba] Dodi Reza Alex berencana akan membangun Stadion Mini dan sport center secara bertahap di setiap kecamatan, dengan menggelontorkan dana, guna menyaring bibit sepak bola dari desa ke desa yang diharapkan dapat menjadi pemain nasional. “Saya bangga dengan turnamen ini, selain menyatukan warga Muba dan menggelorakan olahraga di Muba serta tidak menggunakan dana […]

  • Meski Susut 0,86 %, Bank SumselBabel Optimistis Target DPK Tercapai

    Meski Susut 0,86 %, Bank SumselBabel Optimistis Target DPK Tercapai

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.858
    • 0Komentar

    BANK SumselBabel mencatat hingga paruh tahun ini, Dana Pihak Ketiga [DPK] mengalami penyusutan, 0,86 % [YOY] dibanding Juni tahun lalu. Menurut Sekretaris Perusahaan Bank SumselBabel Normandy Akil penyusutan DPK hingga paruh tahun ini, salah satunya memang adanya penarikan dana masyarakat melalui tabungan, karena dampak covid-19, sehingga ekonomi melambat. “Kondisi saat ini memang sangat berpengaruh, apalagi  […]

expand_less
WordPress Archive Nightshade – Photography Portfolio WordPress Theme Nigiri – Restaurant WordPress Theme Nikado – Responsive Theme for WooCommerce WordPress NikanTicket – WordPress & WooCommerce Support Tickets Nikicivi – Elegant CV-Resume & Portfolio Elementor Template Kit Nillé – Elegant eCommerce WordPress Theme Nilo Slider | Creative Slider for Elementor Nimbo – Personal WordPress Blog Theme Ninedok - Laboratory & Research WordPress Theme Ninico – Minimal WooCommerce WordPress Theme