Selasa, 3 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ganjar-Mahfud dianggap mampu perbaiki rapor merah HAM

Ganjar-Mahfud dianggap mampu perbaiki rapor merah HAM

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 28 Okt 2023
  • visibility 830
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Ade Reza Hariyadi menilai pasangan bakal calon presiden Ganjar Pranowo dan bakal calon wakil presiden Mahfud MD (Ganjar-Mahfud)  bisa memperbaiki rapor merah pemerintah pada aspek hak asasi manusia (HAM) jika terpilih jadi presiden dan wakil presiden di Pilpres 2024.
Secara khusus, Ade menyinggung rekam jejak Mahfud yang positif dalam berbagai upaya penyelesaian kasus pelanggaran HAM selama menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam).
“Prof Mahfud punya rekam jejak penyelesaian HAM nonyudisial terhadap korban-korban pelanggaran HAM di masa lalu, seperti pemulihan nama baik, perbaikan ekonomi, pengadaan rumah, serta pemulihan hak-hak eksil yang dulu di era Orde Lama tertahan di luar negeri cukup lama,” kata Ade, Sabtu (28/10/2023).
Pekan lalu, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dan Amnesty International Indonesia (AII) memberi rapor merah terhadap situasi Hak Asasi Manusia (HAM) di tahun keempat pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf).
Menurut kajian dua LSM itu, setidaknya terdapat 211 proyek dan 13 program prioritas yang menjadi perhatian pemerintahan Indonesia dengan estimasi nilai investasi (capex) mencapai Rp5.746,8 triliun. Proyek dan program prioritas era Jokowi itu memicu kasus-kasus kekerasan berbasis investasi.
Ade sepakat dengan temuan dua lembaga itu. Ia berkata proyek strategis nasional era Jokowi memang terbukti banyak menimbulkan permasalahan lingkungan. Lahan masyarakat adat juga kerap diserobot karena investasi cenderung dipaksakan, tanpa menimbang hajat hidup masyarakat yang tinggal lebih dulu di lokasi proyek investasi.
“Mahfud saya rasa bisa mengubah rapor merah ini. Pekerjaan rumah Mahfud adalah bagaimana program-program pembangunan itu tidak hanya terhadap lingkungan, tapi juga ramah terhadap kepentingan sipil. Saya kira itu pekerjaan rumah yang harus dijalankan Pak Mahfud bila terpilih,” kata Ade.
Ganjar-Mahfud, saran Ade, harus memiliki peta jalan yang ciamik untuk model-model investasi berperspektif HAM. Lewat peta jalan itu, pasangan yang diusung PDI-P, Perindo, Hanura, dan PPP tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan hak asasi warga negara.
“Saya kira itu bisa menjadi salah satu modal Prof Mahfud untuk membuat peta jalan hal yang masih menjadi pekerjaan rumah. Sekaligus peta jalan yang lebih ramah terhadap hak- hak asasi manusia Saya kira yang menjadi nilai lebih yang bisa ditawarkan Pak Mahfud terkait dengan isu- isu hak asasi manusia yang saat ini menjadi catatan,” ucap Ade.
Lebih jauh, Ade berpendapat Mahfud juga harus berani mengoreksi model investasi pemerintahan Jokowi yang sentralistik dan sering menerabas hak-hak masyarakat. Model kebijakan sentralistik yang diterapkan dalam proyek-proyek strategis nasional (PSN) kerap menimbulkan konflik antara negara dan masyarakat.
“PSN itu kan sifatnya top down dan sentralistik agar tereksekusi dengan cepat maka dia menerabas hambatan birokrasi dan regulasi. Dampaknya, di antaranya adalah mengabaikan ruang partisipasi publik sehingga di lapangan menimbulkan dilema yang lain. Minim partisipasi publik sekaligus potensi pelanggaran HAM yang cukup tinggi,” kata Ade.
Catatan Mahfud yang mentereng pada penegakan hukum dan penyelesaian kasus pelanggaran HAM, kata dia, perlu ditransformasikan menjadi kampanye format invetasi yang lebih ramah terhadap hak masyarakat. Sehingga, menjadi model investasi yang lebih positif ketimbang dianggap melanjutkan warisan negatif Presiden Jokowi pada bidang investasi.
“Kita harus belajar dari pengalaman saat ini. Investasi harus lebih ramah terhadap HAM dan partisipatif dengan masyarakat.
Saya rasa Mahfud bisa menyelesaikan pekerjaan rumah ini. Hambatan- hambatan bisa diatasi, tetapi juga tidak menghilangkan demokratisasi di dalam pembangunan,” ucap Ade.[***]
  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinjau Kesiapan Infrastruktur Layanan di IKN, TelkomGroup :  Smart City  Dapat Jadi Wajah Baru untuk Indonesia

    Tinjau Kesiapan Infrastruktur Layanan di IKN, TelkomGroup :  Smart City  Dapat Jadi Wajah Baru untuk Indonesia

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.144
    • 0Komentar

    PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) komit untuk  mewujudkan kedaulatan digital Indonesia, mulai dari kota besar hingga pelosok wilayah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T). Kali ini, Telkom siap mendukung penuh penyediaan infrastruktur dan layanan digital di Ibukota Negara (IKN) Nusantara. Dengan fokus pada penyediaan konektivitas, platform hingga beragam layanan digital, TelkomGroup mendukung IKN Nusantara menjadi smart city yang modern. […]

  • Apa yang Dibahas Prabowo dan Zidane di Davos?

    Apa yang Dibahas Prabowo dan Zidane di Davos?

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 429
    • 0Komentar

    DAVOS biasanya bukan tempat orang ngobrol santai, lantaran disana, orang-orang penting dunia berkumpul dengan wajah serius, menggunakan jas mahal, membahas masalah dunia. Bahkan jika satu istilah saja terlewat, wah.. rasanya seperti tidak lulus ujian ekonomi global, dan  salah dengar dikit, bisa-bisa mikir, “Ini lagi rapat atau sidang tesis?” Tapi di Davos tahun ini, ada satu […]

  • Cegah Korupsi, Kominfo – KPK Buat Aplikasi Pengaduan

    Cegah Korupsi, Kominfo – KPK Buat Aplikasi Pengaduan

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 506
    • 0Komentar

    DALAM mencegah terjadinya tindak pidana korupsi,0 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memilliki mekanisme pengaduan melalui aplikasi Whistle Blowing System (WBS) Kominfo yang terintegrasi dengan KPK. Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Kominfo, Doddy Setiadi, mengatakan efektifitas penanganan pengaduan tindak pidana korupsi tersebut akan ditingkatkan dengan posisi yang sama mengintegrasikan WBS Kominfo dengan WBS Tipikor Komisi Pemberantasan […]

  • Ini Aturan Bagi Pengunjung Luar, Tidak Miliki Asuransi Kesehatan Akan Ditolak Berkunjung ke Malaysia

    Ini Aturan Bagi Pengunjung Luar, Tidak Miliki Asuransi Kesehatan Akan Ditolak Berkunjung ke Malaysia

    • calendar_month Sabtu, 14 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 627
    • 0Komentar

    KEDUTAAN Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur menyatakan, warga negara Indonesia (WNI) yang masuk ke Malaysia sebagai wisatawan, bisa ditolak masuk ke negari Jiran jika tidak memenuhi persyaratan yang salah satunya tidak memiliki asuransi kesehatan. Dalam surat edaran yang dikeluarkan di Kuala Lumpur, Kamis (12/5/2022), KBRI menyatakan ada kebijakan Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) yang bisa […]

  • Mini Drama AI Bermuatan Porno dan Judi, Pemerintah Bertindak

    Mini Drama AI Bermuatan Porno dan Judi, Pemerintah Bertindak

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tengah mencermati peredaran mini drama berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang memuat unsur pornografi, kekerasan seksual, dan perjudian. Konten tersebut memanfaatkan media sosial untuk mengarahkan pengguna ke platform lain yang menyediakan layanan berbayar dengan sensor minim. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyikapi pola tersebut, karena layanan yang menjadi tujuan […]

  • Kunjungan KASIH Ke Lapas Perempuan  

    Kunjungan KASIH Ke Lapas Perempuan  

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.029
    • 0Komentar

    DHARMA Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muba yang di ketuai oleh Patrichia Lisnawaty Sinulingga SKM, Hari ini melakukan kunjungan KASIH ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sekayu, Selasa (23/3/2021). Dalam kunjungan tersebut rombongan Ibu DWP Dinkominfo disambut langsung oleh Ketua DWP Lapas Kelas II B Sekayu Emminari Jhonny Gultom Ak.Bid. Ketua DWP […]

expand_less
WordPress Archive JUSPAY Payment Gateway WooCommerce Plugin Just Forms Advanced Justcoffee – Cafe and Coffee Elementor Template Kit JustFans – Premium Content Creators SaaS platform JustGive – Charity & Fundraising WordPress Theme Justic – Law Firm & Legal Services Elementor Template Kit Justicio – Law Firm & Attorney Elementor Template Kit JUSTICO – Law Firm Elementor Template Kit Justified Image Grid Justime – Juice Bar, Smoothie & Organic Food Elementor Template Kit