Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dubes Imam: Hubungan Ekonomi dengan Venezuela Perlu Ditingkatkan Lagi

Dubes Imam: Hubungan Ekonomi dengan Venezuela Perlu Ditingkatkan Lagi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 20 Nov 2021
  • visibility 920
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CARACAS – Republik Indonesia dan Republik Bolivarian Venezuela perlu melengkapi hubungan baik kedua negara dengan peningkatan di bidang ekonomi.

Untuk itu Kedutaan Besar RI di Caracas membuka pintu bagi pelaku usaha Indonesia yang ingin menemukan partner bisnis di Venezuela.

Demikian antara lain disampaikan Duta Besar RI untuk Venezuela Mayjen (Purn) Dr. Imam Edy Mulyono ketika berbicara dalam jamuan makan malam di Wisma Duta Caracas, Kamis (18/11/2021).

Jamuan makan malam yang dihadiri seluruh diplomat RI di Venezuela dan anggota masyarakat Indonesia di Caracas itu digelar untuk menyambut enam pemantau independen pemilihan umum lokal Venezuela yang sedang berlangsung.

Ke enam pemantau independen itu adalah Dubes Diar Nurbiantoro, Eddy Supriyatno, dan Niken Supraba dari Non-Aligned Movement Cnetre for South-South Technical Cooperation (NAM CSSTC), lalu Arif Budiman dan Sumariyandono dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, dan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa.

“Alhamdulillah, sejak hubungan kedua negara dimulai di tahun 1959 sampai saat ini, kerjasama kedua negara di bidang politik dan kebudayaan berlangsung sangat baik. Kami merasa kini saatnya kita meningkatkan hubungan di bidang ekonomi,” ujar Dubes Imam yang pernah bertugas sebagai Komandan Misi Perdamaian PBB di Sahara Barat, Minurso, tahun 2013 sampai 2015.

Hubungan Indonesia dan Venezuela dimulai pada 10 Oktober 1959. Pada tahun 1977 Indonesia membuka Kedubes di Caracas, disusul Venezuela empat tahun kemudian membuka Kedubes di Jakarta.

Peningkatan hubungan terasa di era pemerintahan Abdurrahman Wahid. Presiden Hugo Chavez mengunjungi Jakarta di bulan Agustus 2000. Satu bulan kemudian, September 2000, giliran Presiden Gus Dur mengunjungi Caravas dalam rangka menghadiri pertemuan Organisasi Negara Eksportir Minyak (OPEC).

Ketika tsunami menghantam Aceh, pemerintah Venezuela memberikan bantuan senilai 2 juta dolar AS kepada Indonesia. Lima tahun kemudian, pemerintah Indonesia mendirikan Institut Politeknik Venezuela-Indonesia di Aceh pada 2009.

Kedua negara sempat mengalami peningkatan hubungan ekonomi pada paruh 2003 sampai 2008. Dari senilai 25 juta dolar AS pada 2003 menjaadi 82,5 juta dolar AS pada 2007 dan 92,3 juta dolar AS pada 2008. Pada tahun 2009, dari neraca perdagangan kedua negara, Indonesia mencatat surplus senilai 79,19 juta dolar AS.

“Insya Allah, kita dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan kualitas hubungan kedua negara bersahabat ini,” demikian Dubes Imam Edy Mulyono. [***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Safari Ramadhan di Desa Gunung Raja, Begini Harapan HNU

    Safari Ramadhan di Desa Gunung Raja, Begini Harapan HNU

    • calendar_month Senin, 26 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.801
    • 0Komentar

    Plh Bupati Muara Enim H Nasrun Umar (HNU) kembali mengadakan kegiatan safari Ramadhan yang kali ini berada di Desa Gunung Raja Kecamatan Lubai, Setelah satu hari libur diakhir pekan, Senin (26/4/2021). Seperti kegiatan safari sebelumnya, setibanya di Desa Gunung Agung, Plh Bupati Muara Enim juga disambut antusias oleh warga masyarakat yang sudah menunggu kedatangan orang nomor […]

  • Bupati Muba Tuntaskan Air Bersih di Pedesaan

    Bupati Muba Tuntaskan Air Bersih di Pedesaan

    • calendar_month Kamis, 21 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.118
    • 0Komentar

    Persoalan kesulitan distribusi air bersih di kawasan pedesaan di Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] bertahap mulai diselesaikan. Sumselterkini.co.id, Sekayu – kondisi sulitnya air bersih yang diperoleh masyarakat terlebih saat terjadinya banjir menjadi perhatian serius Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin. Tak ingin kondisi tersebut berlarut, berbagai upaya terus dilakukan mantan anggota DPR RI dua periode ini, meski anggaran APBD […]

  • Presiden Apresiasi Kota Pagaralam Sebagai kota Energi Hijau 

    Presiden Apresiasi Kota Pagaralam Sebagai kota Energi Hijau 

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 678
    • 0Komentar

    PRESIDEN Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengaku bangga Kota Pagaralam Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang telah menerapkan pengembangan energi hijau pertama di Indonesia. Presiden mengakui bahwa dunia global semuanya menuju Energi Baru Terbarukan (ETB) dimana semua negara juga telah mulai merencanakan untuk menuju energi hijau, baik itu energi matahari, hydropower, energi geothermal, energi arus laut, […]

  • Kreativitas PKK Palembang & Bikcik Moya, dari Mie Gabus Kelor hingga Sambal Kulit Nangka

    Kreativitas PKK Palembang & Bikcik Moya, dari Mie Gabus Kelor hingga Sambal Kulit Nangka

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 970
    • 0Komentar

    KALAU ada pepatah “dari dapur dunia bisa berubah,” mungkin itu khusus dititipkan buat Bikcik Moya. Perempuan paruh baya yang hobinya nongkrong di dapur dari pagi sampai sore, bukan untuk ngerumpi sama panci, tapi untuk mengutak-atik resep. Katanya, bau bawang goreng lebih romantis dari parfum mahal. Nah, ketika mendengar kabar ada Lomba Pangan Lokal B2SA (Beragam, […]

  • RI Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Ulama se Dunia

    RI Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Ulama se Dunia

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 903
    • 0Komentar

    “Kunjungan ke Kabul akan saya gunakan untuk meneguhkan komitmen Indonesia membantu peace building di Afghanistan,”

  • Yudisium VIII FISIP UIN Raden Fatah Angkat Tema Berdedikasi & Berprestasi Di Era New Normal

    Yudisium VIII FISIP UIN Raden Fatah Angkat Tema Berdedikasi & Berprestasi Di Era New Normal

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.314
    • 0Komentar

    ACARA yudisium VIII Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang digelar secara virtual melalui aplikasi zoom dengan tema berdedikasi dan berprestasi di era new normal, Selasa (06/10/20). Yudisium kali ini dihadiri langsung oleh ibu Rektor UIN Raden FATAH Prof DR Nyayu Khodijah S Ag Msi dan 15 orang […]

expand_less
WordPress Archive Bar and Pie Charts for Elementor WordPress Plugin Barata – Fast Food & Burger Elementor Template Kit Barberia | Salon Responsive WordPress Theme Baressco – Wine, Vineyard & Winery WordPress Theme Baretta – Paintball & Airsoft Club Elementor Template Kit Barhouse – Wooden House Construction and Woodworks WordPress Theme Baristar – Barista Courses & Training Elementor Template Kit Barley – Blog & Magazine Elementor Template Kit Barn2 Media Woocommerce Product Options Barn2Media WooCommerce Private Store