Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Buka GPDRR, Ini 4 Konsep Tangani Resiko Bencana yang Ditawarkan Presiden

Buka GPDRR, Ini 4 Konsep Tangani Resiko Bencana yang Ditawarkan Presiden

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
  • visibility 544
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDONESIA menawarkan empat konsep resiliensi penanganan risiko bencana yang berkelanjutan kepada dunia melalui pertemuan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di Nusa Dua Bali.

Konsep itu, sebagai solusi untuk menjawab tantangan risiko sistemik menghadapi semua bentuk bencana termasuk menghadapi pandemi dan sekaligus mendukung implementasi pembangunan berkelanjutan.

“Pertama kita harus memperkuat budaya dan kelembagaan siaga bencana yang antisipatif, responsif dan adaptif menghadapi bencana,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika memberikan sambutan sebelum membuka forum ketujuh GPDRR 2022 di Nusa Dua, Bali, pada Rabu (25/5/2020).

Menurut Presiden, pendidikan aman bencana serta kelembagaan pemerintahan dan sosial yang sinergis, juga tanggap terhadap bencana harus menjadi prioritas bersama secara global dan lokal.

“Konsep kedua, setiap negara harus berinvestasi dalam sains, teknologi dan inovasi termasuk dalam menjamin akses pendanaan dan transfer teknologi,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden menuturkan, akses pendanaan merupakan isu yang penting yang harus ditangani secara serius. Indonesia menyusun strategi pendanaan dan asuransi bencana dengan membentuk dana bersama atau pooling fund bencana (PFB).

Indonesia juga memiliki program penggunaan dana pembangunan di tingkat desa melalui dana desa, untuk mendukung upaya mitigasi dan kesiapsiagaan yang optimal.

Konsep ketiga, kata Presiden lagi, adalah membangun infrastruktur yang tangguh bencana dan perubahan iklim. Selain mitigasi melalui pembangunan infrastruktur fisik seperti dam, pemecah ombak, waduk dan tanggul, infrastruktur hijau juga penting.

Infrastruktur hijau itu bisa dilakukan dengan melestarikan hutan mangrove, cemara udang di pantai dan tanaman untuk anti longsor seperti vetiver (Vetiveira zizanioides L atau Andropogon murica).

Indonesia juga mendorong pembangunan ruang terbuka hijau, yang harus menjadi bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur.

Tak hanya itu, Presiden menambahkan, perlindungan pada masyarakat kelompok rentan yang bertempat tinggal di wilayah berisiko tinggi harus mendapatkan perhatian serius.

Sementara konsep usulan keempat, Presiden mengungkapkan keharusan adanya komitmen bersama untuk mengimplementasikan kesepakatan global di tingkat nasional sampai tingkat lokal.

Mulai dari kerangka kerja Sendai atau Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015-2030, kesepakatan Paris hingga Sustainable Development Goals (SDGs), yang merupakan persetujuan internasional penting dalam upaya pengurangan risiko bencana dan perubahan iklim.

Presiden kembali menekankan pentingnya komitmen dan kesungguhan untuk implementasi hal itu, sebab pengurangan risiko bencana adalah investasi efektif untuk mencegah kerugian di masa depan, karena itu Indonesia komitmen melaksanakan semua kesepakatan tersebut.

“Indonesia juga siap berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam mitigasi bencana, sebagai negara rawan bencana Indonesia mempunyai akumulasi pengetahuan serta pengalaman yang bisa menjadi pelajaran penting bagi dunia, tapi Indonesia juga ingin sangat ingin belajar dari pengalaman internasional,” pungkas Presiden.InfoPublik (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pulang dari Malaysia Warga OKI Langsung di Isolasi

    Pulang dari Malaysia Warga OKI Langsung di Isolasi

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.389
    • 0Komentar

    WARGA Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang baru pulang dari Malaysia langsung diisolasi oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Pasien MA (40) berjenis kelamin laki-laki dengan alamat domisili di Kecamatan Sirah Pulau Padang ini diisolasi, karena terdapat ciri-ciri infeksi virus corona (Covid-19). Juru bicara Gugas COVID-19 Kabupaten OKI, Iwan Setiawan mengatakan riwayat perjalanan yang bersangkutan […]

  • EKONOMI HIJAU : Kopi, Bambu & Cuan, Hutan Juga Bisa Bikin Startup!

    EKONOMI HIJAU : Kopi, Bambu & Cuan, Hutan Juga Bisa Bikin Startup!

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.097
    • 0Komentar

    DI tengah hawa Majalengka, Jawa Barat yang masih ngantuk, sekelompok petani hutan mendadak tampil kayak peserta MasterChef bukan karena mereka masak, tapi karena sama-sama gugup di depan juri. Bedanya, jurinya di sini memang bukan chef Gordon Ramsay, tapi para offtaker yang dompetnya bisa menentukan masa depan madu, kopi, dan bambu hasil pelukan hutan. Nama acaranya […]

  • IHT & Pelatihan Jurnalistik bagi ASN Pentingkah ! 

    IHT & Pelatihan Jurnalistik bagi ASN Pentingkah ! 

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muba menyelenggarakan “In House Training Public Speaking”dan Pelatihan Jurnalistik di Lingkungan Kabupaten Musi Banyuasin. Secara resmi kegiatan pelatihan ini di buka oleh Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Zabidi SE MM, Rabu (1/12/2021) bertempat di Auditorium Pemkab Muba. […]

  • KOLABORASI, RISET, DAN VOLUNTERISME MEMBANGUN RESILIENSI DALAM GEJOLAK PANDEMI

    KOLABORASI, RISET, DAN VOLUNTERISME MEMBANGUN RESILIENSI DALAM GEJOLAK PANDEMI

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 924
    • 0Komentar

    SAAT ini, di tengah milyaran informasi yang kita hadapi setiap hari, mencari kebenaran bagaikan mencari jarum di tengah jerami. Suka atau tidak, kemajuan teknologi informasi telah memberikan kuasa kepada siapa saja yang ingin menyesatkan massa dengan informasi palsu. Algoritma mesin-mesin kecerdasan buatan—yang tidak mengerti konteks budaya dan kemanusiaan—kemudian menyebarluaskan informasi tersebut dalam waktu sepersekian detik […]

  • BI Buka Kembali Layanan Uang Rupiah di 3 Provinsi Ini

    BI Buka Kembali Layanan Uang Rupiah di 3 Provinsi Ini

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.564
    • 0Komentar

    MULAI 1 November 2021, BI membuka kembali layanan uang Rupiah kepada masyarakat di Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumatera Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan. Dengan demikian layanan uang Rupiah kini sudah dapat dilakukan di seluruh Kantor BI, baik di Kantor Pusat maupun 45 Kantor Perwakilan di seluruh Indonesia, setelah sebelumnya dibuka hanya untuk wilayah Kantor […]

  • Begini Kata Sandiaga Terkait Ada Tempe di Jual Sachet Seperti Sampo

    Begini Kata Sandiaga Terkait Ada Tempe di Jual Sachet Seperti Sampo

    • calendar_month Senin, 24 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.010
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID,- SEMARANG – Saat menemui para pedagang di Pasar Sendiko, Wonodri, Semarang, calon wakil presiden Sandiaga Uno merasa kaget setelah mendapatkan tempe berbentuk sachetan (kemasan). Tempe sachet tersebut dijual oleh seorang pedagang Pasar Sendiko bernama Yani. Saat ditanya, Yani menjelaskan, dirinya memilih menjual tempa sachet untuk menyiasati naiknya harga tempe. “Ini mengantisipasi naiknya harga tempe,” […]

expand_less
WordPress Archive Gravity Forms Encrypted Fields Gravity Forms Freshbooks Addon Gravity Forms GetResponse Addon Gravity Forms Help Scout Addon Gravity Forms Highrise Addon Gravity Forms HipChat Addon Gravity Forms HubSpot Addon Gravity Forms IBAN Validation Gravity Forms international phone input Gravity Forms Jetpack CRX Addon