Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Musik & Film » “Saat Industri Event Butuh Dirigen yang Tahu Not Balok”

“Saat Industri Event Butuh Dirigen yang Tahu Not Balok”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
  • visibility 1.076
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di balik sorak-sorai penggemar Day6 di Senayan akhir pekan lalu, ada satu fakta yang tak bisa disapu bawah karpet penyelenggaraan konser di negeri ini kadang seperti kawin campur antara semangat internasional dan tata kelola yang masih ala kadarnya macam pengantenan mewah di gedung tapi kateringnya pesanan tetangga.

Konser Day6 memang sukses secara visual lampu gemerlap, panggung megah, dan histeria fans sampai ke ubun-ubun. Tapi di belakang panggung, bisik-bisik beredar lebih kencang dari suara sound system antrean panjang, gate yang mendadak macet, dan sinyal komunikasi yang lebih lemah dari sinyal cinta mantan. Laporan demi laporan pun mampir ke meja Kementerian Pariwisata, seperti laporan warga soal ayam tetangga yang berkokok dini hari.

Menteri Pariwisata, Ibu Widiyanti Putri Wardhana yang dalam banyak hal ibarat dirigen orkestra pariwisata langsung gerak cepat. Dalam keterangannya, beliau mengingatkan pentingnya ekosistem event yang baik, karena event itu bukan sekadar joget-joget, tapi penggerak ekonomi. Ibarat kuali besar, event mendidihkan banyak bahan pergerakan wisatawan, penyerapan tenaga kerja, sampai promosi nama bangsa. Sayang, kalau kualinya bocor, sayur lodehnya jadi gak matang-matang.

Maka Mecima Pro selaku promotor dipanggil. Bersama Kementerian Ekonomi Kreatif dan Asosiasi Promotor Musik Indonesia, mereka diajak duduk bareng. Bukan untuk diaudit habis-habisan, tapi buat nyari tahu masalahnya ada di mana, dan bagaimana cara memperbaikinya. Ibarat tukang tambal ban, yang dibutuhin bukan caci-maki, tapi cari bocor dan cari solusi.

Deputi Event Kemenpar, Vinsensius Jemadu yang kalau bicara seperti guru kesenian yang sabar menjelaskan bahwa Kemenpar berkomitmen jadi ‘guru les’ buat pelaku industri konser.

Asanya, Indonesia bisa punya ekosistem event sekelas Seoul, Tokyo, atau bahkan Barcelona, yang kalau bikin konser, penonton bisa datang sambil ngopi, bukan sambil marah-marah.

Ambil contoh Jepang kalau mereka bikin konser di Tokyo Dome, tiket bisa dibeli seperti beli tiket Shinkansen teratur, akurat, dan gak ada calo. Atau di Seoul, tempat konser disertai transportasi publik yang sampai ke tempat acara dan petunjuk yang jelas kayak Google Maps. Bahkan di Melbourne, konser musik jadi ajang wisata kota, ada paket tur, ada festival makanan, sampai toilet portabel yang wangi macam parfum.

Lalu, kita di sini? Kadang masih ribut urusan scan barcode. Kadang pula promotor dan fans seperti pasangan LDR yang gak pernah saling ngerti satu butuh kejelasan, yang lain sibuk menyelamatkan margin keuntungan.

Pepatah bilang, “Bagus panggung jangan lupa lampunya, bagus konser jangan lupa urusannya.”

Kalau mau industri pertunjukan kita naik kelas, maka semua pihak mesti latihan bareng. Promotor jangan cuma jago datengin artis, tapi juga ngerti tata kelola. Pemerintah jangan cuma jadi komentator, tapi juga fasilitator. Dan fans, ya jangan cuma nge-zoom fancam, tapi juga ikut menjaga ketertiban.

Sebab dalam industri event, kita semua bagian dari orkestra besar. Dan agar lagu pariwisata ini merdu, tak cukup satu biola. Butuh konduktor yang paham tempo, dan pemain yang paham partitur.

Kalau tidak, ya siap-siap aja konser internasional bisa terus datang, tapi reputasi kita tetap lokal rasa lokal macam nasi goreng di pinggir jalan yang dibungkus daun pisang, tapi dimakan di galeri seni. Mau begitu terus? Atau kita mulai belajar dari panggung dunia?.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begini Alasannya, Kenapa Muba Bikin Festival Pangan Lokal B2SA

    Begini Alasannya, Kenapa Muba Bikin Festival Pangan Lokal B2SA

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 943
    • 0Komentar

    PEMKAB Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Muba gelar Festival Pangan Lokal B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) Tingkat kabupaten bertempat di Halaman Kantor DKP Kabupaten Muba, Senin (8/7/2019). Menurut Kepala DKP Muba H Ali Badri ST MT melaporkan tujuan pelaksanaan yaitu, mendorong penerapan konsumsi pangan B2SA dengan memanfaatkan olahan pangan lokal, mendorong […]

  • Usai Pidato Jokowi, Ketua BEM UI Lempar Kartu Kuning

    Usai Pidato Jokowi, Ketua BEM UI Lempar Kartu Kuning

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.261
    • 0Komentar

    Presiden Jokowi mengatakan dirinya sama sekali tidak tersinggung dengan aksi kartu kuning tersebut.

  • Hari Kasus COVID -19 Nihil, Gugus Tugas Tetapkan Ingatkan Masyarakat Jaga Disiplin

    Hari Kasus COVID -19 Nihil, Gugus Tugas Tetapkan Ingatkan Masyarakat Jaga Disiplin

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 823
    • 0Komentar

    JURU Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumsel, Yusri kembali mengingatkan kepada semua masyarakat untuk tetap disiplin dalam memakai masker, jaga jarak dan melakukan social distancing. Terutama masker, dia juga mengingatkan bahwa beberapa kali dijumpai terutama di lingkungan pasar masih ada yang tidak menggunakan masker baik itu penjual maupun pembeli. “Nah ini kami ingatkan supaya […]

  • Ini Dia 17 Dubes Baru Dilantik, Presiden Melantik 17 Dubes LBBP RI

    Ini Dia 17 Dubes Baru Dilantik, Presiden Melantik 17 Dubes LBBP RI

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.531
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo melantik 17 Duta Besar (Dubes) Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia (LBBP RI) di Istana Merdeka pada Senin (25/10/2021). Pengangkatan ini didasari oleh Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 127B Tahun 2021 tentang pengangkatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia. Yang memutuskan mengangkat antara lain: 1. M Fadjroel Rahman […]

  • Jangan Lupakan Jasa Transmigrasi, Kontribusi Mereka Besar Dalam Membangun Negeri

    Jangan Lupakan Jasa Transmigrasi, Kontribusi Mereka Besar Dalam Membangun Negeri

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.054
    • 0Komentar

    MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar membeberkan kontribusi transmigrasi selama ini dalam membangun negeri. Menurut Menteri, transmigrasi telah memberikan kontribusi yang besar terhadap pembangunan negeri sejak pertama kali dilakukan proses pemindahan penduduk, tepatnya pada 12 Desember 1950 di era pemerintahan presiden Soekarno. “Transmigrasi pertama memberangkatkan 25 KK dengan total […]

  • Bulog Divre Sumsel Sebar Beras Medium di 4 Pasar

    Bulog Divre Sumsel Sebar Beras Medium di 4 Pasar

    • calendar_month Kamis, 3 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.122
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Perum Bulog Kantor Divre Sumsel Babel berencana hari ini menyebar beras medium yang berkualitas di empat pasar di Palembang, guna menjaga ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga (KPHS). Kepala Perum Bulog Divre Sumsel dan Babel, M Yusuf Salahuddin menjelaskan ke empat pasar itu, yakni Pasar Plaju, Pasar 10 Ulu, Pasar 26 dan Pasar Soak Bato. Menurutnya […]

expand_less
WordPress Archive Care – Medical and Health Blogging WordPress Theme Careera – Recruitment Agency Elementor Template Kit Careerfy – Job Board WordPress Theme Careerster CV Resume Elementor Template Kit CareerUp - Job Board WordPress Theme Carenow – Medical & Dentist Elementor Template Kit Careo – Elderly & Senior Care Elementor Template Kit Careox – Non Profit Charity WordPress Theme CarePress – Pet Care & Veterinary Elementor Template Kit CarForYou- Automotive Car Dealer WordPress Theme