Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » “Sampahmu Cerminan Pikiranmu”, Kalau Tak Bisa Jadi Solusi, Jangan Malah Nambah Bikin Polusi!

“Sampahmu Cerminan Pikiranmu”, Kalau Tak Bisa Jadi Solusi, Jangan Malah Nambah Bikin Polusi!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
  • visibility 747
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DULU, orang tua kita sering bilang “Jangan buang sampah sembarangan, nanti kena karma jadi bungkus nasi padang,”. Entah siapa penulis pepatah itu, tapi yang jelas, urusan sampah memang tak bisa cuma dibebankan ke pundak pemerintah saja. Kalau dibiarkan, negeri ini bukan lagi Indonesia Raya, tapi bisa-bisa jadi Indonesia Raya Daur Ulang!.

Itulah sebabnya Rapat Koordinasi Pengelolaan Sampah 2025 yang baru saja digelar di JCC, Jakarta, menjadi penting. Wakil Bupati Musi Banyuasin, Pak Rohman, pun datang tidak hanya untuk foto bareng latar belakang baliho, tapi untuk menyatakan komitmen. “Muba siap dukung target nasional pengurangan sampah 30% dan penanganan 70%”.

Namun kita tahu, dalam soal sampah, urusannya bukan hanya di ruang rapat, tapi juga di balik dapur rumah, di pojok warung kopi, di kantong plastik gorengan, bahkan di kepala kita. Ya, karena kadang yang harus dibersihkan bukan cuma lingkungan, tapi juga mindset.

Kalau kita jujur, siapa di antara kita yang masih mikir. “Buang aja di belakang rumah, kan nanti dibakar juga?” atau “Pakai plastik aja, kan gampang dibuang,” Nah, inilah mentalitas yang harus kita pungut dan buang ke tempat sampah sejarah.

Sampah adalah potret paling jujur dari kebudayaan kita, Di Jepang, anak TK sudah paham cara memilah sampah, di Jerman, bahkan tempat sampah pun punya perasaan ada yang khusus buat plastik, kertas, kaca, bahkan minyak goreng bekas dan tak terpakai. Di Korea Selatan, sisa makanan tak boleh lebih dari satu gigitan, kalau lebih, bisa didenda. Di Swedia, saking rajinnya mereka daur ulang, mereka kekurangan sampah dan harus impor dari Norwegia.

Bayangkan, Swedia kekurangan sampah!, sementara di beberapa kota Indonesia tumpukan sampah justru sudah mulai membentuk bukit dan bisa dijadikan destinasi wisata dadakan. Terkesan jadi “Bukit Plastik Berbisik”. he..he.

Yang perlu kita tekankan adalah, solusi itu tidak hanya muncul dari rakor dan rapat, tapi dari rumah-rumah, dari emak-emak yang mulai pakai tas belanja kain, dari bapak-bapak yang tidak asal buang bungkus rokok, dan dari anak-anak muda yang membuat konten daur ulang jadi tren TikTok.

Mahasiswa jangan cuma jago demo di kampus, tapi juga turun tangan sosialisasi ke masyarakat, siswa jangan cuma tahu lagu “Cinta Sampah”, tapi harus bisa bikin proyek 3R di sekolah. Masyarakat tak cukup hanya diedukasi, tapi juga diberi panggung untuk berinovasi. Kalau bisa bikin konten prank viral, kenapa tak bisa bikin konten edukasi pilah sampah?.

Renungkan coba, jangan sampai sampah jadi penghuni tetap di kampung, karena jangan malas mikir dan ogah berubah. Jika pemerintah sudah pasang strategi dari regulasi, teknologi PSEL, sampai penguatan infrastruktur, tapi rakyatnya masih suka buang popok bayi ke sungai, ya percuma, kita seperti orang main catur, tapi bidaknya mabuk.

Semua ini butuh kesadaran, bukan cuma dari segelintir orang, tapi dari kolektif bangsa, kalau kita mau Indonesia bebas sampah, kita harus mulai dari kepala bukan dari tempat sampah duluan. Karena kepala yang bersih akan menciptakan lingkungan yang bersih.

Sadarlah, belajarlah juga dari negara lain, seperti Tokyo, Jepang, yang punya sistem pemilahan sampah 12 kategori, dan warga yang rela bawa pulang sampahnya kalau tak menemukan tempat sampah umum. Stockholm, Swedia, mengolah sampah menjadi listrik hingga 99% tidak masuk TPA. Seoul, Korea Selatan punya bank sampah digital dan sistem RFID untuk mengawasi sampah rumah tangga, dan terakhir Freiburg, Jerman bahkan bisa menjadikan pengolahan sampah bagian dari pendidikan anak usia dini, keren bukan inovasinya?, masak kalah!?.

Sampah itu sebenarnya bukan kutukan, tapi bisa jadi berkah, kalau kita sadar, asal dikelola dengan akal dan niat baik, seperti kata pepatah modern. “Sampahmu adalah tanggung jawabmu, bukan bahan status di Instagram”.

Ayo, rubahlah mentalitas dari “biarin aja” menjadi “ayo kita beresin”, jangan tunggu sampai sampah memberontak dan membentuk partai sendiri, ingat juga, kalau tak bisa jadi solusi, jangan malah nambah polusi.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumsel Diajak Ikut China ASEAN Expo 2018

    Sumsel Diajak Ikut China ASEAN Expo 2018

    • calendar_month Sabtu, 28 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.450
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Wakil Sekretaris Jenderal China ASEAN Expo 2018, Yang Yan Yan mengatakan pada expo itu nanti pihaknya mengundang beberapa negara, salah satunya Indonesia termasuk Sumsel. Di expo tersebut para peserta bisa membawa hasil produk unggulan masing-masing negara dan daerah untuk dipromosikan. Termasuk seperti China yang terkenal dengan barang elektronik, kemudian bahan bangunan atau […]

  • Aktif Kampanye COVID-19, Muba Dikasih Ini

    Aktif Kampanye COVID-19, Muba Dikasih Ini

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 730
    • 0Komentar

    MESKI sedang dihadapkan pada pandemi COVID-19 namun tidak menghentikan capaian prestasi yang diraih Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dibawah nahkoda Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP dan Satuan Gugus Tugas (Satgas) penanganan COVID-19. Kali ini, Pemkab Muba kembali mendapatkan penghargaan dari Kompas Media Grup yakni […]

  • Urai Kepadatan H-3 Idul Fitri, Menhub Minta Perusahaan Berikan THR H-7

    Urai Kepadatan H-3 Idul Fitri, Menhub Minta Perusahaan Berikan THR H-7

    • calendar_month Jumat, 13 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 989
    • 0Komentar

    ”Ini salah satu upaya untuk menekan angka kemacetan dan penumpukan kendaraan pada saat waktu mendekati lebaran,”

  • DPRD Sumsel Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020 Sumsel

    DPRD Sumsel Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020 Sumsel

    • calendar_month Senin, 12 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.719
    • 0Komentar

      LIMA Komisi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel menyatakan setuju dan menerima, Rancangan Peraturan daerah (Perda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020 Sumsel. Hal ini terungkap dalam Rapat Paripurna XXXI (31) pembicaraan tingkat dua DPRD Sumsel.  Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Prov Sumsel, RA Anita Noeringhati, didampingi Wakil Ketua, HM Giri Ramanda […]

  • Usai Pimpin Rakor, Sekda Cek Kesiapan SPC 

    Usai Pimpin Rakor, Sekda Cek Kesiapan SPC 

    • calendar_month Senin, 30 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.010
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, Palembang -Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasun Umar, melakukan koordinasi bersama Pemerintah Kota Palembang terkait fasilitas yang dibutuhkan untuk International Broadcast Center (IBC) dan Main Press Center (MPC), di Sriwijaya Promotion Center (SPC), Senin (30/7)/2018. Dikatakan Nasrun, Gedung Sriwijaya Promotion Center (SPC) Jakabaring Palembang, nantinya akan digunakan kurang lebih […]

  • Muara Enim Minta  KAI Percepat  Pengerjaan Jalur Ganda

    Muara Enim Minta  KAI Percepat  Pengerjaan Jalur Ganda

    • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.564
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Muara Enim meminta kepada manajemen PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Persero mempercepat pengerjaan  jalur ganda [double track] demi menunjang kapasitas transportasi yang ada di Kabupaten Muara Enim. Hal itu tertuang dalam Rapat  Perampungan Pembangunan infrastruktur PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Persero, Kamis (18/3/2021) bersama  Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Perekobang), H. Riswandar, S.H., M.H,Kamis (18/3/2021). Dalam […]

expand_less
WordPress Archive Baby Kids - Education Primary School Children Baby & Kids Store eCommerce Woocommerce WordPress Theme BabyBo – Baby Shop and Children Kids Store WordPress Theme BabyCare – Kids Store WooCommerce WordPress Theme Babypleje – Baby Care Services Elementor Template Kit Background Switcher Addon For Elementor Backlink PRO – Unlimited Comment Backlinks Bagaicha – Landscape & Gardening Elementor Template Kit Bagery – Ice Cream Shop WordPress Theme Bagja - Responsive Multi Concept & One Page Portfolio Theme