Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Pingin Jaga Alam & Ramah Lingkungan Hingga Lebih Hemat, Sejumlah RM di Muba Ngaku Gak Main Lagi Wadah Makanan Pake Stryofoam & Plastik, Jadi Gunakan Apa Dong ? Boleh Tebak ! Bupati : Kita Uji Klinis Agar Bisa di Eksplore untuk  Produk Lainnya

Pingin Jaga Alam & Ramah Lingkungan Hingga Lebih Hemat, Sejumlah RM di Muba Ngaku Gak Main Lagi Wadah Makanan Pake Stryofoam & Plastik, Jadi Gunakan Apa Dong ? Boleh Tebak ! Bupati : Kita Uji Klinis Agar Bisa di Eksplore untuk  Produk Lainnya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 12 Jun 2021
  • visibility 3.070
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RAMAH lingkungan dan getol menekan penggunaan plastik, inilah upaya yang terus digencarkan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di Bumi Serasan Sekate.

Kini, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tidak hanya sebagai daerah penghasil kreasi pelepah pinang yang dimanfaatkan menjadi wadah makanan pengganti stryofoam dan plastik, namun ramai-ramai warga dan pemilik Rumah Makan (RM) di Muba sudah memanfaatkan pelepah pinang.

Salah satunya RM Skyseafoodlover yang merupakan gerai makanan laut dan aneka pindang yang berada di Kota Sekayu tepatnya di samping Polsek Sekayu yang kini telah memakai pelepah pinang sebagai wadah makanan pengganti stryofoam dan plastik.

“Yang jelas kalau pakai pelepah pinang lebih ramah lingkungan, dan harganya lebih murah dibandingkan plastik atau stryofoam,” ungkap Owner RM skyseafoodlover, Ratna.

Ratna mengaku dengan menggunakan pelepah pinang cost pengeluaran kebutuhan operasional RM nya jadi lebih hemat.  “Selain lebih hemat dan ekonomis, dengan pakai pelepah pinang kita sebagai pelaku UMKM di Muba sepakat mendukung gerakan pak Bupati Dodi Reza untuk menciptakan lingkungan yang ramah lingkungan,” tuturnya.

Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza mengapresiasi RM di Muba yang telah menggunakan pelepah pinang untuk dijadikan sebagai pengganti plastik dan stryofoam.  “Saya berharap bertahap semua RM di Muba nantinya mulai memanfaatkan pelepah pinang untuk kebutuhan penjualan makanan sebagai pengganti plastik dan styrofoam,” ujar Kepala Daerah Inovatif ini.

Lanjutnya, produk hasil inovasi pengelolaan pelepah pinang menjadi wadah makanan pengganti styrofoam ini adalah sumbangan Muba untuk dunia serta bagain menjaga alam yang ramah lingkungan.  “Kalau bicara soal pemberdayaan masyarakat desa, nah seperti inilah caranya. Selain kita berkontribusi untuk menjaga alam, perekonomian masyarakat desa juga bisa meningkat dengan  inovasi seperti ini,” terangnya.

Dodi berujar ke depan Pemkab Muba akan mensupport produk ini untuk mengikuti rangkaian uji klinis hingga pengembangan produk lainnya. “Kita akan libatkan stakeholder terkait untuk dilakukan uji klinis dan mengeksplore produk lainnya yang bisa dibuat dari pelepah pinang ini,” bebernya.

 

Entaskan kemiskinan

Inovasi piring ini menurut  Dodi sebagai langkah konkrit pengentasan kemiskinan warga pedesaan yang ada di Muba. “Untuk itulah harus di support total. Dengan inovasi- inovasi seperti ini dapat menambah penghasilan warga Muba serta mengangkat nama daerah kita,” tukasnya.

Diketahui, hasil olahan pelepah pinang ini sebelumnya di inisiasi Warga Desa Mendis, Kecamatan Bayung Lencir, yang mana telah mengolah bahan limbah ramah lingkungan berupa pelepah pinang menjadi piring dan kotak makanan.

Sebelumnya, Ketua Kelompok Koperasi Mendis Maju Bersama Supriyanto di Sekayu, Ibu Kota Kabupaten Musi Banyuasin menjelaskan pelepah pinang ini dapat dijadikan pengganti wadah plastik penyimpan makanan yang kurang ramah lingkungan seperti styrofoam.

“Sebelumnya pelepah pinang ini dibuang begitu saja, kalau pun digunakan hanya dijadikan penutup tempayan saja, tapi kini muncul kreasi baru dari warga,” katanya.

Ia mengatakan warga yang bermukim di kawasan hidrologis gambut Sungai Merang ini kini telah menjual hasil kerajinan tangan tersebut kepada para wisatawan. Bahkan belum lama ini, kata Supriyanto, mereka mendapatkan pesanan sebanyak 2.500 kotak nasi dari restoran di Jakarta.

Ia mengatakan teknologi yang diterapkan untuk pembuatan produk ini relatif sederhana karena hanya menggunakan alat mesin press. “Awalnya pelepah pinak dicuci, kemudian dicetak menggunakan mesin press lalu dikeringkan menggunakan pemanas elektrik maupun secara manual di bawah terik matahari,” kata dia.

Selanjutnya dilakukan pemotongan sesuai dengan ukuran yang dikehendaki. Kemudian pelepah ditaruh ditempat penyimpanan bahan baku atau bisa langsung di cetak. “Sebelum cetak, pelepah harus dibasahi agar lebih lentur dan tidak gampang sobek, dan uniknya tidak perlu dipelitur karena bisa mengkilat secara alami,” kata dia.[***]

 

ril

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemotretan Finalis Redress Design Award 2021 Menawarkan Sekilas di Grand Final Fashion Show

    Pemotretan Finalis Redress Design Award 2021 Menawarkan Sekilas di Grand Final Fashion Show

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 762
    • 0Komentar

    BADAN amal lingkungan, Redress, merilis pratinjau tampilan runway yang belum pernah dilihat sebelumnya dari Finalis Redress Design Award 2021 yang menawarkan gambaran sekilas tentang apa yang akan ditampilkan di Grand Final Fashion Show pada 11 September diadakan di Hong Kong – dan disiarkan langsung ke seluruh dunia. Pemotretan, ditata dan diambil oleh dua kreatif Hong […]

  • Fraksi-fraksi DPRD Prov. Sumsel Sampaikan Pandangan Umum Terhadap Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023

    Fraksi-fraksi DPRD Prov. Sumsel Sampaikan Pandangan Umum Terhadap Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.015
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Sebanyak 9 (Sembilan) Fraksi DPRD Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan Pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran (TA) 2023 pada Rapat Paripurna LXVII (67) DPRD Prov. Sumsel yang dipimpin oleh H. Muchendi Mahzareki, SE dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumsel; Ir. H. Mawardi […]

  • Waspada, Puncak Varian Baru Diperkirakan Pertengahan Februari

    Waspada, Puncak Varian Baru Diperkirakan Pertengahan Februari

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 683
    • 0Komentar

    MENTERI Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan pemerintah Indonesia memprediksi puncak kasus COVID-19 varian Omicron di tanah air akan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret 2022 sehingga semua harus waspada. Hal ini disampaikan Menkes Budi dalam keterangan pers usai Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Minggu (16/1/2022), secara virtual. Menkes […]

  • Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Begini Cara Petugas Mengendalikan Api di Hutan dan Lahan

    Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Begini Cara Petugas Mengendalikan Api di Hutan dan Lahan

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla bukan sekadar persoalan api yang terlihat di permukaan. Di balik asap tebal dan lahan yang terbakar, petugas sering menghadapi bara yang masih tersimpan, medan sulit hingga sumber air yang terbatas. Kondisi itu membuat proses pemadaman tidak cukup dilakukan dengan menyemprotkan air ke titik api. Setelah kobaran berhasil […]

  • Pemkab OKI Matangkan Persiapan MTQ 2020

    Pemkab OKI Matangkan Persiapan MTQ 2020

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 984
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) matangkan persiapan penyelenggaran Musbaqah Tilawatil Qur’an tingkat Kabupaten OKI tahun 2020. Bupati OKI melalui Asisten Bidang pemerintahan dan kesra Setda OKI, Drs. H. Antonius Leonardo M.Si mengintruksikan kepada seluruh panitia dan camat agar mempersiapkan segala keperluan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) secara rinci sehingga agar kegiatan berjalan lancar dan […]

  • Apakah Kendaraan Anda Terkena Tilang Elektronik,  Ini Cara Mengeceknya ?

    Apakah Kendaraan Anda Terkena Tilang Elektronik, Ini Cara Mengeceknya ?

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 866
    • 0Komentar

    SEKARANG ini beberapa Polda telah memberlakukan tilang elektronik atau E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement). Dalam sistem ini, polisi tidak menghentikan pengendara mobil atau motor yang melanggar. Meski begitu pengendara mobil atau motor bisa mengecek apakah terkena tilang elektronik atau tidak. Bagaimana caranya? Laman resmi E-TLE https://etle-pmj.info/id memberikan petunjuk atau tips bagaimana cara memeriksa apakah kita […]

expand_less
WordPress Archive Vakka – Addons for elementor Valensia Coffee Shop Elementor Template Kit Valenti – WordPress HD Review Magazine News Theme Valentina – WooCommerce Elementor Template Kit Valentine’s Day Invitations for Elementor Valeo – health center and hospital WordPress Theme Valexa PHP Script For Selling Digital Products And Digital Downloads Valiance – Business Consulting WordPress Theme Valkuta – Pet WordPress Theme Valno – Minimal Creative Multi page Portfolio WordPress Theme