Minggu, 13 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Pingin Jaga Alam & Ramah Lingkungan Hingga Lebih Hemat, Sejumlah RM di Muba Ngaku Gak Main Lagi Wadah Makanan Pake Stryofoam & Plastik, Jadi Gunakan Apa Dong ? Boleh Tebak ! Bupati : Kita Uji Klinis Agar Bisa di Eksplore untuk  Produk Lainnya

Pingin Jaga Alam & Ramah Lingkungan Hingga Lebih Hemat, Sejumlah RM di Muba Ngaku Gak Main Lagi Wadah Makanan Pake Stryofoam & Plastik, Jadi Gunakan Apa Dong ? Boleh Tebak ! Bupati : Kita Uji Klinis Agar Bisa di Eksplore untuk  Produk Lainnya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 12 Jun 2021
  • visibility 3.064
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RAMAH lingkungan dan getol menekan penggunaan plastik, inilah upaya yang terus digencarkan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di Bumi Serasan Sekate.

Kini, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tidak hanya sebagai daerah penghasil kreasi pelepah pinang yang dimanfaatkan menjadi wadah makanan pengganti stryofoam dan plastik, namun ramai-ramai warga dan pemilik Rumah Makan (RM) di Muba sudah memanfaatkan pelepah pinang.

Salah satunya RM Skyseafoodlover yang merupakan gerai makanan laut dan aneka pindang yang berada di Kota Sekayu tepatnya di samping Polsek Sekayu yang kini telah memakai pelepah pinang sebagai wadah makanan pengganti stryofoam dan plastik.

“Yang jelas kalau pakai pelepah pinang lebih ramah lingkungan, dan harganya lebih murah dibandingkan plastik atau stryofoam,” ungkap Owner RM skyseafoodlover, Ratna.

Ratna mengaku dengan menggunakan pelepah pinang cost pengeluaran kebutuhan operasional RM nya jadi lebih hemat.  “Selain lebih hemat dan ekonomis, dengan pakai pelepah pinang kita sebagai pelaku UMKM di Muba sepakat mendukung gerakan pak Bupati Dodi Reza untuk menciptakan lingkungan yang ramah lingkungan,” tuturnya.

Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza mengapresiasi RM di Muba yang telah menggunakan pelepah pinang untuk dijadikan sebagai pengganti plastik dan stryofoam.  “Saya berharap bertahap semua RM di Muba nantinya mulai memanfaatkan pelepah pinang untuk kebutuhan penjualan makanan sebagai pengganti plastik dan styrofoam,” ujar Kepala Daerah Inovatif ini.

Lanjutnya, produk hasil inovasi pengelolaan pelepah pinang menjadi wadah makanan pengganti styrofoam ini adalah sumbangan Muba untuk dunia serta bagain menjaga alam yang ramah lingkungan.  “Kalau bicara soal pemberdayaan masyarakat desa, nah seperti inilah caranya. Selain kita berkontribusi untuk menjaga alam, perekonomian masyarakat desa juga bisa meningkat dengan  inovasi seperti ini,” terangnya.

Dodi berujar ke depan Pemkab Muba akan mensupport produk ini untuk mengikuti rangkaian uji klinis hingga pengembangan produk lainnya. “Kita akan libatkan stakeholder terkait untuk dilakukan uji klinis dan mengeksplore produk lainnya yang bisa dibuat dari pelepah pinang ini,” bebernya.

 

Entaskan kemiskinan

Inovasi piring ini menurut  Dodi sebagai langkah konkrit pengentasan kemiskinan warga pedesaan yang ada di Muba. “Untuk itulah harus di support total. Dengan inovasi- inovasi seperti ini dapat menambah penghasilan warga Muba serta mengangkat nama daerah kita,” tukasnya.

Diketahui, hasil olahan pelepah pinang ini sebelumnya di inisiasi Warga Desa Mendis, Kecamatan Bayung Lencir, yang mana telah mengolah bahan limbah ramah lingkungan berupa pelepah pinang menjadi piring dan kotak makanan.

Sebelumnya, Ketua Kelompok Koperasi Mendis Maju Bersama Supriyanto di Sekayu, Ibu Kota Kabupaten Musi Banyuasin menjelaskan pelepah pinang ini dapat dijadikan pengganti wadah plastik penyimpan makanan yang kurang ramah lingkungan seperti styrofoam.

“Sebelumnya pelepah pinang ini dibuang begitu saja, kalau pun digunakan hanya dijadikan penutup tempayan saja, tapi kini muncul kreasi baru dari warga,” katanya.

Ia mengatakan warga yang bermukim di kawasan hidrologis gambut Sungai Merang ini kini telah menjual hasil kerajinan tangan tersebut kepada para wisatawan. Bahkan belum lama ini, kata Supriyanto, mereka mendapatkan pesanan sebanyak 2.500 kotak nasi dari restoran di Jakarta.

Ia mengatakan teknologi yang diterapkan untuk pembuatan produk ini relatif sederhana karena hanya menggunakan alat mesin press. “Awalnya pelepah pinak dicuci, kemudian dicetak menggunakan mesin press lalu dikeringkan menggunakan pemanas elektrik maupun secara manual di bawah terik matahari,” kata dia.

Selanjutnya dilakukan pemotongan sesuai dengan ukuran yang dikehendaki. Kemudian pelepah ditaruh ditempat penyimpanan bahan baku atau bisa langsung di cetak. “Sebelum cetak, pelepah harus dibasahi agar lebih lentur dan tidak gampang sobek, dan uniknya tidak perlu dipelitur karena bisa mengkilat secara alami,” kata dia.[***]

 

ril

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPS Sumsel Catat Penurunan Penumpang Angkutan Udara Komersil 32,08 % Pada Januari

    BPS Sumsel Catat Penurunan Penumpang Angkutan Udara Komersil 32,08 % Pada Januari

    • calendar_month Minggu, 7 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 859
    • 0Komentar

    JUMLAH keberangkatan (embarkasi) penumpang angkutan udara komersil dari Sumatera Selatan pada Januari 2021 secara keseluruhan sebanyak 41.255 orang, turun 32,08 persen dibanding Desember 2020 yang sebanyak 60.743 orang. Jumlah kedatangan (debarkasi) penumpang angkutan udara komersil dari Sumatera Selatan pada Januari 2021 secara keseluruhan berjumlah 40.534 orang, atau turun 36,90 persen dibanding Desember 2020 yang sebesar […]

  • Selangkah Lagi Muba United Juara Liga 3 Zona Sumsel

    Selangkah Lagi Muba United Juara Liga 3 Zona Sumsel

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 944
    • 0Komentar

    MUBA United [MU] berhasil meraihh kemenangan dalam laga lanjutan Putaran Kedua Liga 3 zona Sumsel 2019. Klub berjuluk Laskar Ranggonang ini menyudahi perlawanan Persipra Prabumulih dengan skor 2-0 di Stadion Atletik, Jakabaring Sport City. MU -singkatan Muba United- langsung mangambil inisiatif serangan sejak menit awal. Empat menit laga berjalan tim Bumi Serasan Sekate berhasil mencetak […]

  • Sekda Palembang Pastikan Hitungan Suara Pemilu 2024 Bakal Lebih Cepat

    Sekda Palembang Pastikan Hitungan Suara Pemilu 2024 Bakal Lebih Cepat

    • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.185
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang -Seketaris Daerah (Sekda) Palembang Ratu Dewa menghadiri simulasi penghitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel. KPU Sumsel memastikan penghitungan suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 akan lebih cepat dibanding 2019 lalu. Sekda Palembang meminta masyarakat Palembang mensukseskan Pemilu 2024. Dia juga berharap untuk masyarakat menggunakan suaranya sebaik mungkin tidak ada yang golput.“Mari […]

  • Palembang Mau Punya Mini Zoo, Bakal Ngakak Ketemu Hewan!

    Palembang Mau Punya Mini Zoo, Bakal Ngakak Ketemu Hewan!

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.815
    • 0Komentar

    KOTA Palembang yang kita cintai ini nggak cuma terkenal sama pempek, pempek, dan… ya pempek lagi, tapi sebentar lagi bakal punya Mini Zoo! Iya, betul, Mini Zoo!. Bayangkan kamu lagi jalan-jalan sore, eh …tiba-tiba ketemu monyet yang kayaknya mau nitip utang ke kamu, atau kura-kura yang lebih santai dari mantanmu yang nggak kunjung balas chat. […]

  • Mantap, Start Up Asli Indonesia Tak Kalah dengan Uni Eropa

    Mantap, Start Up Asli Indonesia Tak Kalah dengan Uni Eropa

    • calendar_month Selasa, 24 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 886
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengklaim saat ini perusahaan rintisan (startup) made in Indonesia seperti Tokopedia, Go-Jek, Traveloka, dan Bukalapak, memiliki posisi yang sejajar dengan startup di Uni Eropa. Keempat startup tersebut merupakan startupUnicorn yang memiliki valuasi di atas US$1 miliar. “Di Uni Eropa juga ada empat Unicorn. Jadi, di Indonesia kita punya jumlah Unicorn yang sama seperti dimiliki oleh […]

  • Muba Peduli, Dinsos Sisir Rumah Warga Kurang Mampu

    Muba Peduli, Dinsos Sisir Rumah Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Selasa, 5 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 889
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba –Bertempat tinggal di gubuk kayu, dengan kondisi kekurangan membuat Amna dan Sulas, warga Dusun II, Desa Teluk Kijing, Kecamatan Lais tidak mengeluh. Meski hidup dengan kondisi tidak layak, dua bersaudara ini tetap semangat melewati hari-harinya. Dengan kondisi tersebut, membuat Dinas Sosial Pemkab Muba, Selasa (5/2/2019) mendatangi langsung kediaman Amna dan Sulas, mirisnya lagi […]

expand_less
WordPress Archive Vakka – Addons for elementor Valensia Coffee Shop Elementor Template Kit Valenti – WordPress HD Review Magazine News Theme Valentina – WooCommerce Elementor Template Kit Valentine’s Day Invitations for Elementor Valeo – health center and hospital WordPress Theme Valexa PHP Script For Selling Digital Products And Digital Downloads Valiance – Business Consulting WordPress Theme Valkuta – Pet WordPress Theme Valno – Minimal Creative Multi page Portfolio WordPress Theme