Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Misi Muba Habisi Kemiskinan, Nggak Ada Mantra Sakti atau Jampi-jampi : Nyungsep dari 4,74% ke 0,47%

Misi Muba Habisi Kemiskinan, Nggak Ada Mantra Sakti atau Jampi-jampi : Nyungsep dari 4,74% ke 0,47%

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
  • visibility 1.145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Siapa bilang kemiskinan itu kayak mantan, susah dilupakan dan sulit dihilangkan? Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) justru membuktikan bahwa dengan tekad baja, strategi cerdas, dan program yang jempolan, kemiskinan ekstrem bisa disikat habis dalam waktu singkat! Biasanya butuh satu dekade buat nurunin angka kemiskinan yang signifikan, tapi Muba? Cukup dua tahun saja dan angka kemiskinan ekstrem langsung nyungsep dari 4,74% ke 0,47%.

Gimana nggak bikin daerah lain melongo? Ini bukan sekadar pencapaian biasa, tapi level cheat mode dalam urusan pengentasan kemiskinan!

Rahasia kesuksesan ini? Nggak ada mantra sakti atau jampi-jampi, tapi ada program top ‘Bantu Umak’! Ini bukan sekadar slogan buat pencitraan, tapi benar-benar eksekusi nyata di lapangan. Program ini nggak cuma soal bagi-bagi duit, tapi juga soal kepedulian dan keberpihakan kepada rakyat kecil yang masih jungkir balik keluar dari garis kemiskinan. Tahun 2025, sebanyak 8.949 Kepala Keluarga (KK) mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp325.000 per KK. Memang sih, duit segini nggak bakal bikin langsung kaya raya, tapi setidaknya cukup buat beli kebutuhan pokok, bayar listrik, atau jajan cilok biar tetap semangat menghadapi hidup. Ibarat bensin buat motor, bantuan ini bisa bikin roda ekonomi warga tetap berputar dan nggak mogok di tengah jalan.

Acara bagi-bagi bantuan ini nggak main-main, lho! Bertempat di Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sekayu, pejabat tinggi Muba ikut turun tangan langsung. Dari Penjabat Bupati Muba H M Toha, Wakil Bupati Rohman, sampai pejabat daerah lainnya, semua memastikan bantuan ini sampai ke tangan yang benar.

Pokoknya, nggak boleh ada drama uang nyasar, nggak boleh ada pungli, apalagi sampai raib entah ke mana. Bupati Muba sendiri udah wanti-wanti, uang ini bukan buat foya-foya, bukan buat top-up game online, atau beli barang yang nggak penting. Ini uang untuk bertahan hidup, meningkatkan kesejahteraan, dan menjaga agar dapur tetap ngebul. Kalau sampai ada yang coba-coba bermain curang, bisa-bisa kena ‘santet administratif’ alias teguran keras dari pimpinan daerah!

Eits, jangan salah paham! Ini bukan program sekali jadi terus selesai, lho. Ini bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Muba buat menekan angka kemiskinan ke level terendah, bahkan punya target ambisius: kemiskinan ekstrem 0%! Kalau ini berhasil, Muba bakal jadi role model nasional dalam urusan pengentasan kemiskinan. Bayangkan, dari yang dulu masih struggling, sekarang bisa jadi contoh buat daerah lain. Ini bukan sekadar program populis, tapi kebijakan konkret yang bertujuan buat benar-benar mengangkat kesejahteraan masyarakat dari akar.

Tapi, yang namanya keberhasilan nggak datang sendirian. Ada banyak orang yang kerja keras di balik layar, dari pejabat tinggi, camat, lurah, sampai perangkat desa yang gerak cepat memastikan bantuan ini sampai ke yang berhak. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muba, Ardiansyah SE MM, juga bilang kalau target berikutnya adalah menekan kemiskinan makro jadi satu digit. Bukan mimpi di siang bolong, tapi rencana konkret yang bakal diwujudkan dengan kerja keras, kebijakan yang tepat, dan tentunya, strategi yang lebih matang.

Namun, di balik semua pencapaian ini, ada beberapa hal yang tetap perlu diperhatikan. Program bantuan ini memang hebat, tapi jangan sampai membuat masyarakat jadi terlalu bergantung pada bantuan pemerintah. Edukasi finansial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat harus tetap digencarkan supaya mereka bisa mandiri dan nggak hanya mengandalkan transferan setiap tahun. Selain itu, distribusi bantuan juga perlu diawasi ketat agar tidak terjadi penyimpangan. Jangan sampai program yang niatnya mulia malah dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Jadi, buat daerah lain yang masih galau dan pusing gimana cara ngurangin kemiskinan, mungkin bisa belajar dari Muba. Rahasianya? Kombinasi kebijakan yang jelas, eksekusi yang cepat, dan tentu saja, keberanian buat bertindak. Karena seperti kata pepatah, “Kemiskinan bukan takdir, tapi sesuatu yang bisa dikalahkan!” Kalau Muba bisa, daerah lain juga pasti bisa. Gas terus, Muba! Kita tunggu gebrakan keren berikutnya.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SKK Migas Dorong Peningkatan SDM  Muba di Sektor Migas

    SKK Migas Dorong Peningkatan SDM Muba di Sektor Migas

    • calendar_month Kamis, 7 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.067
    • 0Komentar

    Kekayaan sumber daya alam (SDA) utamanya di bidang minyak dan gas (Migas) di Bumi Serasan Sekate di handle Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin di bawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Beni Hernedi SIP dengan sangat baik. Bahkan, realisasi tersebut juga diimbangi dengan proyeksi pemanfaatan sumber daya manusia (SDM) […]

  • Ini Pesan Dirut RSUD Kayuagung Saat Pengajian Sambut Ramadhan 1442

    Ini Pesan Dirut RSUD Kayuagung Saat Pengajian Sambut Ramadhan 1442

    • calendar_month Sabtu, 10 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.051
    • 0Komentar

    RUMAH Sakit Umum Daerah Kayuagung melangsungkan kegiatan pengajian dan ceramah dalam menyambut bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah, Jum’at (9/4/2021). Dalam acara tersebut puluhan staf pegawai mengikuti jalannya kegiatan dengan khidmat dan penuh kebahagiaan. Saat dikonfirmasi, Direktur RSUD, Hj. Asri Wijayanti M.Kes turut mengatakan bulan Suci Ramadhan yang indah dan didambakan. “Itu telah menghampiri kita. Meskipun kondisi […]

  • Pemprov Sumsel Apresiasi Kreativitas Siswa SMK Muhammadiyah 3 Palembang

    Pemprov Sumsel Apresiasi Kreativitas Siswa SMK Muhammadiyah 3 Palembang

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.222
    • 0Komentar

    KREATIVITAS dan inovasi yang dibuktikan oleh SMK Muhammadiyah 3 Palembang melalui kebudyaan daerah dan tenun tradisional songket patut diberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Mengapa para siswa-sisiwi SMK Muhmmadiyah 3 Palembang ini patut diberikan apresiasi  ? karena mereka telah membuktikan inovasi dan kreatifitasnya. Misalnya telah membuat songket, makanan seperti roti, minuman kopi. “Tenun songket yang […]

  • 1 Muharram di Sungai Angit, Masjid di Tengah Desa, Doa di Tengah Jiwa

    1 Muharram di Sungai Angit, Masjid di Tengah Desa, Doa di Tengah Jiwa

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 675
    • 0Komentar

    SABTU pagi di Desa Sungai Angit itu rasanya seperti semesta sedang menyusun ulang kalender dan perasaan warga sekaligus. Ada drum band menggema, anak-anak melenggangkan tarian daerah, bahkan semilir angin pun seolah ikut mengucap Allahu Akbar pelan-pelan sambil menyibak tenda. Hari itu bukan cuma soal peresmian bangunan, namun tentang perasaan, tentang masjid, tentang At-Tauhid, tentang babak […]

  • 10 teka-teki bisa jadi referensi ente, jangan tertawa kalau gak lucu !

    10 teka-teki bisa jadi referensi ente, jangan tertawa kalau gak lucu !

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 734
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – 10 teka-teki dibawah ini bisa jadi referensi untuk bermain tebak-tebakan bersama anak-anak mengisi hari libur sekolah,  ya hitung mainan murah tanpa modal, jangan tertawa kalau tidak lucu : Apa perbedaan antara matahari dan mantan pacar? Jawab: Matahari bersinar sepanjang hari, sementara mantan pacar sering membuat hari kita gelap. Mengapa kucing selalu merasa seperti […]

  • Pemprov. Sumsel Berang, Stop Pengerjaan Utilitas PLN dan Pertagas

    Alex : Meski Strategis Nasional, PLN dan Pertagas Jangan Seenaknya Kerjakan Proyek

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.252
    • 0Komentar

    Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, PLN dan Pertagas tidak boleh seenaknya mengerjakan proyek, meski itu merupakan salah satu proyek strategis nasional, oleh sebab itu Pemrov. Sumsel menstop proyek yang berada di Jalan Pandji Noerdin.

expand_less
WordPress Archive Seven – Stylish WordPress Theme Sevenbite – Health and Medical WordPress Theme Sewell – Photography WordPress Theme Shader Carousel WordPress and WooCommerce Plugin Shadow – Responsive & Retina Multi-Purpose Theme Shadowcat – News and Magazine WordPress Theme Shadower Pro – A Responsive WordPress Theme for Bloggers Shakti – Church & Religion Nonprofit Krishna WordPress Theme Shang – Hair Salon & Barber Shop WordPress theme Shape Force – Fitness & Gym Elementor Template Kit