Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Statistik Bukan Sekadar Angka, Ulak Paceh Bukan Sekadar Desa, Dari Gubuk Data Menuju Istana Cantik

Statistik Bukan Sekadar Angka, Ulak Paceh Bukan Sekadar Desa, Dari Gubuk Data Menuju Istana Cantik

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
  • visibility 852
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,- Di satu sudut Kabupaten Musi Banyuasin, tepatnya di Desa Ulak Paceh Jaya, sedang terjadi gerakan sunyi tapi mengguncang revolusi data, jangan bayangkan revolusi ini pakai bambu runcing atau toa masjid yang digunakan di sini adalah Excel, pelatihan intensif, dan semangat warga yang meletup-letup seperti wajan gorengan baru.

Kalau dulu data desa hanya berakhir di rak sebelah printer yang sudah uzur, kini data mulai dihargai, seperti martabak manis isi keju coklat, kacang, pisang padat, bermutu, dan bikin kenyang wacana pembangunan.

Rimbun sawit dan aroma kopi sore hari juga, Desa Ulak Paceh Jaya di Kabupaten Musi Banyuasin mendadak jadi sorotan, bukan karena ada hajatan tujuh hari tujuh malam atau lomba gaple antar RT, tapi karena satu hal yang sering dianggap tak seksi statistik.

Ya, statistik, kawan, kata yang biasanya bikin ngantuk di kelas, sekarang jadi jimat sakti untuk membawa desa kecil ini menuju panggung nasional lewat Lomba Desa Cantik (Desa Cinta Statistik). Bukan lomba kecantikan fisik, melainkan kecantikan data rapi, lengkap, akurat, dan bisa dipertanggungjawabkan, seperti rapor anak kos yang rajin ngisi buku tabungan.

Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Dinas Kominfo Muba tak main-main. Mereka menggelar pembinaan khusus, lengkap dengan operator, agen statistik, sampai pelatihan ngolah data yang lebih rumit dari ngeracik kuah pempek. Kepala Dinas Kominfo Muba, Herryandi Sinulingga, bilang ini bagian dari dukungan terhadap gerakan Satu Data Indonesia.

“Kita ingin Ulak Paceh Jaya bisa naik kelas, bukan cuma dari desa berkembang ke desa mandiri, tapi juga jadi role model. Kita gak mau desa ini cuma jadi penonton lomba, tapi ikut naik panggung,” ujarnya sambil pegang pointer seperti pemandu seminar.

Pelatihannya bukan kaleng-kaleng, dari pelatihan dasar statistik, analisis data, sampai pendampingan langsung. Pokoknya mirip pelatihan ninja, tapi versi data.

       Info grafis

Kalimat itu keluar dari mulut Trio Wira Dharma, Kepala BPS Musi Banyuasin, yang memimpin langsung acara pembinaan, katanya, data yang akurat itu seperti GPS kalau nggak ada, pembangunan bisa nyasar ke jalan buntu, atau lebih parah: ke kantong yang salah.

“Desa tanpa data itu kayak gorengan tanpa minyak gak bisa mateng,” tambahnya. Analogi yang sederhana tapi menohok, kayak sambal terasi pas Ramadan.

Trio juga mengingatkan kalau Musi Banyuasin ini bukan pemain baru di panggung statistik nasional. Tahun 2022, Desa Bukit Selabu menyabet penghargaan Desa Cantik nasional. Tahun 2023, giliran Desa Bailangu yang naik panggung. Jadi tahun 2025? Semua harap-harap cemas pada Ulak Paceh Jaya, si jagoan baru. Tapi jangan salah. Ulak Paceh gak sendirian di jalan terjal menuju gelar Desa Cantik. Di penjuru nusantara, ada beberapa desa yang sudah lebih dulu naik daun berkat statistik, seperti :

  1. Desa Bukit Selabu, Muba, Sumsel – Tahun 2022, masuk 12 besar nasional. Data dipegang erat seperti simpanan emas, jadi fondasi pembangunan.

  2. Desa Bailangu, Muba, Sumsel – 2023 menyabet Anugerah Award. Operatornya katanya bisa ngolah data sambil ngasi makan ayam, multitasking luar biasa.

  3. Desa Cibiru Wetan, Bandung, Jabar – Pakai sistem digital, data penduduk dan potensi ekonomi langsung masuk dashboard. Ibu-ibu PKK di sana lebih fasih statistik daripada gossip artis.

  4. Desa Pujon Kidul, Malang, Jatim – Kombinasi wisata dan data. Mereka tahu jam paling ramai wisatawan, hingga tren penjualan tahu susu.

  5. Desa Ponggok, Klaten, Jateng – Terkenal dengan BUMDes-nya, tapi juga hebat dalam data ekonomi desa. Uangnya muter, datanya mutakhir.

Kalau desa-desa ini bisa, kenapa Ulak Paceh Jaya tidak? Kan sama-sama Indonesia. Cuma beda letak, bukan beda semangat.

Sementara di luar, yakni Finlandia, Desa Padasjoki bisa petakan populasi dan pengelolaan hutan pakai sistem digital. Di Jepang, Desa Kamikatsu bisa hitung jumlah sampah harian tiap warga hingga ke gram terakhir. Kita? Jangan mau kalah. Minimal kita tahu jumlah warga yang suka bakso dan jumlah kolam lele aktif per RW. Mulai dari data kecil, nanti bisa jadi kebijakan besar.

Data desa itu seperti mantan. Kalau dibiarkan berantakan, bisa bikin hidup ruwet. Tapi kalau dicatat rapi dan dipelajari, bisa jadi pelajaran berharga. Dari jumlah kepala keluarga, kondisi jalan, sampai penyandang disabilitas semua penting buat menentukan arah pembangunan.

Kata Prof. Emil Salim, tokoh di Indonesia, “Data adalah mata dari kebijakan.” Tanpa data, pembangunan bisa jalan tapi buta. Bisa-bisa kita bikin program bantuan perahu di desa yang tidak punya sungai.

Kita doakan, semoga Ulak Paceh Jaya bukan cuma tampil cantik di kertas, tapi juga jadi inspirasi nasional, karena data itu bukan soal angka saja, tapi soal arah, kalau kita bisa menertibkan data, maka pembangunan akan tahu kemana harus melangkah.

Karena kata pepatah baru yang kami buat khusus “Desa yang cinta statistik akan cantik, desa yang abai data akan merana dipojokan Excel.”. Jadi mari kita semangati operator dan agen statistik Ulak Paceh Jaya, siapa tahu, 2025 nanti bukan cuma jadi tahun politik nasional, tapi juga jadi tahun Statistik Bersemi di Tanah Ulak.[***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Jadi Pionir Bikin Kaget Dunia, Vaksin TBC Tinggal Dihirup, Serius?

    Indonesia Jadi Pionir Bikin Kaget Dunia, Vaksin TBC Tinggal Dihirup, Serius?

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.930
    • 0Komentar

    INDONESIA biasanya terkenal karena pantai cakep, rendang juara dunia, dan netizen yang kalau komentar pedasnya ngalahkan cabai rawit. Tapi kali ini, dunia nengok bukan karena gosip seleb atau video viral. Dunia nengok karena inovasi medis kelas dunia lahir dari sinivaksin TBC inhalasi pertama di dunia. Iya, kau dak salah baca vaksin yang tinggal dihirup, bukan […]

  • COVID-19 Muba: 10 Kasus Sembuh, 12 Positif Covid

    COVID-19 Muba: 10 Kasus Sembuh, 12 Positif Covid

    • calendar_month Kamis, 8 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.050
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Kamis (8/4/2021) mengkonfirmasi penambahan 10 kasus sembuh dan 12 terkonfirmasi positif COVID-19. “Ada penambahan 10 kasus sembuh dan 12 terkonfirmasi positif per 8 April 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. Sefti merinci, adapun penambahan 12 kasus positif yakni diantaranya kasus 1121 perempuan usia 21 […]

  • Menhub Minta Pembangunan Infrastruktur Harus Bernilai Guna

    Menhub Minta Pembangunan Infrastruktur Harus Bernilai Guna

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.457
    • 0Komentar

    MENTERI Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, mengingatkan jajarannya untuk memprioritaskan pembangunan proyek infrastruktur yang benar-benar berdampak dan bernilai guna, sehingga bisa langsung dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Menhub menyampaikan sejumlah hal yang harus ditindaklanjuti guna meningkatkan kinerja Kemenhub kedepannya yaitu terkait pengelolaan SDM, manajemen organisasi, antisipasi lonjakan kasus COVID-19 di masa Libur Natal dan Tahun Baru, […]

  • Pemprov Sumsel & Kejati Sumsel Asanya Berkolaborasi Gencarkan Program Kadarkum

    Pemprov Sumsel & Kejati Sumsel Asanya Berkolaborasi Gencarkan Program Kadarkum

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 541
    • 0Komentar

    Pemprov Sumsel dan Kejati Sumsel dapat berkolaborasi untuk menggencarkan kembali program Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum), karena masih banyak masyarakat yang belum sadar hukum dan terjebak dalam masalah yang dapat merugikan. Menurut Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru kemitraan antara Pemprov Sumsel dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel yang telah terjalin dengan baik selama ini tetap […]

  • Cinta Buta Bikin Petaka 2 Sejoli Ini, Mau Tahu ?

    Cinta Buta Bikin Petaka 2 Sejoli Ini, Mau Tahu ?

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.313
    • 0Komentar

    JATUH cinta itu seharusnya bikin orang bahagia, bahkan dunia pun dianggap miliki mereka berdua, tinggal dimana yang lain..? [ngontrakah?]. Bahkan, Almarhum Gombloh pun dalam lirik lagu pun bilang “Kalau cinta sudah melekat, tahi kucing rasa coklat”…he..he..itu katanya. Kreatif memang almarhum saat itu, wajar album tersebut di era 80-90 an meledak.. Tapi jika orang dimabuk cinta […]

  • Konservasi Masuk Ranah Teknologi, 3 Prodi Untad Digandeng BKSDA Sulteng

    Konservasi Masuk Ranah Teknologi, 3 Prodi Untad Digandeng BKSDA Sulteng

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – 3 prodi Untad dilibatkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah dalam penguatan pengelolaan konservasi sumber daya alam dan ekosistem. Kolaborasi ini mempertemukan bidang kehutanan, biologi, dan teknologi informasi dalam satu program kerja sama. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Dukungan Penyelenggaraan Program Magang dan Kuliah Praktisi di Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako […]

expand_less
WordPress Archive Digital downloads with Arforms Digitech – Technology Theme for WooCommerce WordPress Digitize – Digital Marketing Agency WordPress Theme Digitron – Software & SaaS Elementor Template Kit Digits : WordPress Mobile Number Signup and Login Digixon – Digital Marketing Strategy Consulting WP Theme Digixon – Digital Marketing Strategy WP Theme Dikan – Creative Business Studio Elementor Template Kit Dillmill – Organic Food Store Elementor Template Kit Dimita – Electronics WordPress Theme for WooCommerce