Kamis, 22 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Ajak Tim, Wabup Muba Data Suku Anak Dalam

Ajak Tim, Wabup Muba Data Suku Anak Dalam

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 11 Nov 2020
  • visibility 1.038
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) melakukan pendataan Suku Anak Dalam (SAD) yang berada di wilayah Hutan Harapan Desa Sako Suban, Kecamatan Batanghari Leko.

Pendataan tersebut bertujuan agar SAD bisa mendapatkan manfaat bantuan dan hal lain yang disalurkan Pemkab Muba pada masyarakat yang memang jauh dari sentuhan pemerintah.

Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Wakil Bupati Wabup Muba Beni Hernedi langsung turun ke Dusun 3 Kapas Tengah dan Dusun 5 Ulu Badak, Desa Sako Suban, pada tanggal 6 November 2020 lalu, Beni menyaksikan sendiri bagaimana SAD ini sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah.

“Kita sudah lihat sendiri, faktanya ada ratusan KK yang mendiam disitu di Ulu Badak, itu jauh dari pantauan kita. Orang-orang yang ada di situ yang sedang kita pelajari,” ujar dia, Sabtu (7/11/2020) lalu.

Beni mengungkapkan, ada prosedur dan aturan bahwa seorang warga negara atau warga Muba itu harus mendapat pendataan seperti KTP. Hanya saja, pihaknya berhadapan dengan saudara-saudara yang hidupnya memang agak berbeda dari masyarakat kebanyakan.

Makanya, jelas Beni, pihaknya membawa tim dari Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dengan disertai alat-alat perekaman membuat e-KTP.

“Kita menemukan bagaimana saudara-saudara kita yang merupakan suku anak dalam ini berbeda. Namun kerumitan-kerumitan yang terjadi ini masih hal yang wajar. Misal, kalau tim Disdukcapil Muba itu bertanya, mereka (SAD) kadang tidak nyambung,” ungkap dia.

Meski demikian, Pemkab Muba akan melakukan semaksimal mungkin, jangan sampai SAD yang jelas-jelas berada di wilayah Kabupaten Muba tidak terdaftar dan tidak mendapatkan pelayanan kependudukan dari pemerintah.

“Dengan adanya KTP, KK, maka akan dapat bantuan lain, seperti BLT, bantuan sosial termasuk kita tahu keberadaan mereka. Tentu  seterusnya, saya melihat kalau mungkin memang harus diakui saudara kita yang dari suku anak dalam di wilayah Kapas Tengah itu, hidupnya masih mengembara di hutan-hutan,” jelasnya.

Menurut Wabup Muba, satu sisi hal itu kesulitan bagi pemerintah, namun di sisi lain memang seperti itulah kehidupan SAD.

“Mengapa mereka masih bisa?, katakanlah mereka masih bisa begitu. Berarti DAS (Daerah Aliran Sungai) Meranti dan DAS Kapas kelompok hutan disana masih memiliki daya dukung untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka,” kata dia.

Satu bukti juga, terangnya, memang pemerintah harus hadir untuk menyentuh SAD itu. Ini sudah dilakukan dengan melakukan pendataan.

“Kemudian akan diadakan layanan pemerintah dengan PT. REKI (Restorasi Ekosistem Indonesia), kita sudah berbicara, misalnya REKI punya sekolah alam, nanti mungkin akan dikembangkan di sana nanti akan membangun sekolah. Mungkin yang disesuaikan, dengan kondisi disitu,” tandas dia.

Selain melihat langsung SAD di Desa Sako Suban, Wabup Muba bersama PMI Muba juga melakukan penanaman pohon durian di Hutan Harapan yang berada di Dusun 3 Kapas Tengah. Wabup Muba juga memberikan bantuan untuk warga Dusun 3 dan Dusun 5 Desa Sako Suban, berupa kain sarung, baju muslim, Alquran dan beras.[***]

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Dzikir & Tabliq Akbar di Mapolresta Palembang, Ini Harapan Ishak Mekki Kepada Generasi Muda

    Hadiri Dzikir & Tabliq Akbar di Mapolresta Palembang, Ini Harapan Ishak Mekki Kepada Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 11 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.123
    • 0Komentar

    Meningkatkan ukhuwah Islamiyah sesama muslim dan menjadikan generasi muda mencintai Al-Qur’an dan Assunah agar Indonesia pada umumnya dan Sumsel khususnya dapat dijauhi dari segala bala bencana.

  • Palembang raih penghargaan SAKIP

    Palembang raih penghargaan SAKIP

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 967
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Kota Palembang  menerima penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) RI.   SAKIP merupakan integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan.   Untuk pencapaian kinerja tahun 2024, Pemkot Palembang mendapatkan predikat BB bersama […]

  • Baru Diterapkan di Dua Lokasi, Kapolda Sumsel Klaim Pembatasan Jam Malam Efektif Kurangi Kerumunan

    Baru Diterapkan di Dua Lokasi, Kapolda Sumsel Klaim Pembatasan Jam Malam Efektif Kurangi Kerumunan

    • calendar_month Kamis, 1 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 924
    • 0Komentar

    KAPOLDA Sumsel, Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S., M.M., mengungkapkan, pembatasan jam malam itu secara tidak langsung menimbulkan kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan. Masyarakat lambat laun dibiasakan tidak mengurangi berkumpul di luar rumah di masa pandemi Covid-19. “Kita menilai ada timbul rasa kepedulian terhadap protokol kesehatan dan mentaati aturan yang ada […]

  • Antisipasi Insiden Keamanan Siber, Bentuk CSIRT, Kominfo Gandeng BSSN

    Antisipasi Insiden Keamanan Siber, Bentuk CSIRT, Kominfo Gandeng BSSN

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 964
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) membentuk Kominfo-Computer Security Incident Response Team (CSIRT). Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo Mirra Tayyiba menyatakan, KCSIRT ditujukan untuk mengantisipasi insiden keamanan siber di lingkungan Kementerian Kominfo. “Kementerian Kominfo perlu menyiapkan strategi dan langkah-langkah yang komprehensif, mulai dari antisipasi mitigasi hingga penanggulangan dan pemulihan bila terjadi insiden […]

  • “Kuota Haji Tak Hangus Lagi, Digitalisasi Bantu Jemaah Indonesia”

    “Kuota Haji Tak Hangus Lagi, Digitalisasi Bantu Jemaah Indonesia”

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    JUTAAN calon jemaah haji dan umrah Indonesia kini bisa bernapas lega. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan kuota yang batal berangkat tidak lagi otomatis hangus, berkat sistem digital baru yang terintegrasi dengan Arab Saudi. Selain itu, pembayaran Dam Tamattu kini lebih mudah dan cepat melalui platform online, menjanjikan pengalaman ibadah yang lebih nyaman dan aman. […]

  • 584 ASN Pemprov Sumsel Raih Satyalancana Karya Satya

    584 ASN Pemprov Sumsel Raih Satyalancana Karya Satya

    • calendar_month Kamis, 16 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 832
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Sebanyak 584 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mendapat penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Pemberian anugerah ini dilakukan Gubernur Sumsel Alex Noerdin di Griya Agung, Rabu (15/8/2018). Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya merupakan penghargaan dari Negara kepada Aparatur Sipil Negara […]

expand_less
WordPress Archive Travil – Travel & Tour Booking WordPress Theme Travila – Modern Travel & Tour Booking WordPress Theme Travis | Photography WordPress Theme Travisa – Immigration & Visa Consulting Elementor Template Kit Travivu – Travel & Tour Booking WordPress Theme TRAVOL — Travel Agency Elementor WordPress Theme Travon - Hotel, Flights and Tour Meta Search Affiliate Theme Travosca – Travel Elementor Template Kit Trawell – Travel Blog Elementor Template Kit Treck – Immigration and Visa Consulting WordPress Theme