Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Muara Enim Terkini » Nafsu Bejat Sang Ayah Tiri

Nafsu Bejat Sang Ayah Tiri

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
  • visibility 2.714
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEJAT yang dilakukan KES (31) seorang ayah tiri asal Desa Gunung Raja, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim. Dirinya tega menggauli anak sambungnya yang baru berusia 15 tahun berulang kali hingga sang anak hamil 6 bulan. Tindakan ini dilakukan tersangka sejak bulan Agustus 2020.

Aksi bejat tersangka terkuak bermula dari kecurigaan ibu kandung korban dan suami korban atas kehamilan korban yang sudah memasuki hamil 6 bulan. Sedangkan, anaknya tersebut menikah belum mencapai 6 bulan.
“Ya, atas kecurigaannya tersebut, lalu ibu korban dan suami korban curiga dan mendesak siapa melakukan perbuatan asusila tersebut. Akhirnya korban mengaku bahwa pelakunya tak lain adalah ayah tirinya KES (31).

Lalu atas pengakuannya itulah ibu korban melaporkan hal tersebut ke Polisi,” kata Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar melalui Wakapolres Kompol Agung Adhitia Pratama didampingi Kasatreskrim AKP Widhi Andika Dharma, Senin (3/5/2021).

Atas dasar laporan tersebut, Lanjutnya Agung, Satreskrim Polres Muara Enim di pimpin langsung Kasat Reskrim AKP Widhi Andika Dharma langsung melakukan penangkapan dan pengejaran terhadap tersangka pada Jum’at (30/4/2021), sekitar pukul 11.30 WIB di Kabupaten Lahat.

“Karena tersangka ini sudah mengetahui di laporkan ke polisi, sehingga tersangka melarikan diri ke kota Lubuk Linggau. Namun tersangka tertangkap dan kita bekuk di Kabupaten Lahat,” bebernya.

Untuk pelaku sendiri, lanjut Kasat, di kenakan pasal 81 ayat 2 Undang-Undang nomor 23 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman kurungan penjara selama 15 tahun.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Widhi Andika Dharma juga menjelaskan tindak pidana persetubuhan tersebut dilakukan oleh pelaku berkali-kali kisaran bulan Agustus 2020 hingga April 2021 dengan ancaman senjata tajam kepada korban.

“Pelaku ini mengaku ia tergiur melihat perkembangan tubuh korban yang cukup signifikan hingga di bulan Agustus 2020 tersangka ini melakukan perbuatan bejatnya ini pertama kalinya,” sebutnya.

Aksinya ini dengan pengancaman menggunakan sebilah pisau dan mengatakan akan membunuh korban beserta keluarganya yang lain apa bila tidak menuruti kemauan pelaku.

Sementara, pelaku KES saat diwawancarai awak media menyampaikan penyesalannya.“Saya khilaf karena tergiur anak tiri saya memakai pakaian sexy dengan celana pendek baju ketat,” urainya.

Terakhir, ia mengakui perbuatannya itu telah dilakukan berkali-kali dengan modus berbeda-beda.
“Kalau di kebun sudah tiga kali, selebihnya di rumah. Saya kadang-kadang pura-pura ketinggalan korek api atau pun barang lainnya dengan istri saya, hingga saya bisa pulang ke rumah dan istri saya lanjut ke kebun,” terangnya.[***]

dra

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pempek, Politik & Pesan Moral dari Pasar 16 Ilir

    Pempek, Politik & Pesan Moral dari Pasar 16 Ilir

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.448
    • 0Komentar

    ADA pepatah lama di Sumatera Selatan, “Belum sah ke Palembang kalau belum makan pempek”, nah, minggu ini pepatah itu terbukti secara politik, lantaran Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka singgah ke Pasar 16 Ilir Palembang, Sumatera Selatan, kedatanganya  bukan cuma sekadar meninjau harga cabai dan daging, tapi juga nyemplung langsung ke kuliner khas, yakni pempek […]

  • Situasi COVID-19 Membaik PPKM Dilanjutkan

    Situasi COVID-19 Membaik PPKM Dilanjutkan

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 548
    • 0Komentar

    PEMBERLAKUAN Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa-Bali diperpanjang dari 31 Agustus-6 September 2021. Evaluasi atas PPKM yang berlangsung 26-30 Agustus 2021 menunjukkan tren perbaikan situasi COVID-19 di tanah air dan membuat level PPKM turun di sejumlah wilayah, seperti jumlah kabupaten/kota yang terapkan PPKM Level 4 turun dari 51 kabupaten/kota menjadi 25 kabupaten/kota di periode […]

  • Renungan Suci di TMP Sekayu

    Renungan Suci di TMP Sekayu

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 791
    • 0Komentar

    “Darah saudara adalah darah kami, Bakti saudara adalah Bakti kami,”

  • Dalam Kondisi Pandemi, Menkominfo Ajak Masyarakat Sambut Kemerdekaan Lewat Rumah Digital Indonesia

    Dalam Kondisi Pandemi, Menkominfo Ajak Masyarakat Sambut Kemerdekaan Lewat Rumah Digital Indonesia

    • calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 724
    • 0Komentar

    SEPEKAN menjelang Peringatan HUT ke-76 Republik Indonesia, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menyambut peringatan hari kemerdekaan secara virtual. “Mari kita rayakan hari kemerdekaan Indonesia ke-76 ini dengan memanfaatkan teknologi informasi, itulah kemampuan adaptasi dan agility Indonesia dan saya yakin itu bisa,” ajaknya di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, […]

  • Sumsel Segera Terapkan Cluster Sekolah pada Tahun Ajaran Baru

    Sumsel Segera Terapkan Cluster Sekolah pada Tahun Ajaran Baru

    • calendar_month Sabtu, 16 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Sumsel Herman Deru mengaku punya pemikiran dan ide untuk membuat cluster-cluster khusus di sekolah-sekolah di Sumsel. Ia berharap cluster ini sudah diterapkan Tahun Ajarab Baru (TAB) ini. Pernyataan itu dilontarkannya usai membuka kegiatan Mineral Cup 2019 di SMAN 6 Palembang. Tujuannya tak lain untuk membedakan sekolah yang benar-benar gratis dengan sekolah yang […]

  • Tak Usah Panik! Investasi Dana Haji ke SBSN dan Sukuk Korporasi, Ini Berarti Aman

    Tak Usah Panik! Investasi Dana Haji ke SBSN dan Sukuk Korporasi, Ini Berarti Aman

    • calendar_month Jumat, 11 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 991
    • 0Komentar

    “DEMI keselamatan jemaah, pemerintah memutuskan bahwa tahun ini (2021) tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia.” Pengumuman itu disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Jakarta, Kamis (3/6/2021). Ancaman bagi jemaah yang dimaksud adalah soal pandemi COVID-19 yang belum mereda. Keputusan yang diambil pemerintah terkait haji itupun beredar cepat. Reaksi publik pun beragam. Kabar yang beredar di […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Shop As Customer WooCommerce Shop Page Builder – Create any shop with advanced filters WooCommerce shortcodes for kingComposer WooCommerce Show Variations as Single Product On Shop & Category Plugin WooCommerce Side Cart – Slide-In Cart with Ajax & Mini Cart Features WooCommerce Simple Auctions WooCommerce Simple Storewide Sale WooCommerce Single Product Page Builder WooCommerce Slack WooCommerce Smart Coupons