Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Belida Asli Palembang Nyaris Tinggal Cerita, Kini Ditemukan Lagi: Bisakah Kembali ke Sungai Musi?

Belida Asli Palembang Nyaris Tinggal Cerita, Kini Ditemukan Lagi: Bisakah Kembali ke Sungai Musi?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Belida asli Palembang, Chitala hypselonotus, yang sempat menghilang sejak 2015 kembali teridentifikasi melalui riset yang dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju. Penemuan kembali spesies tersebut kini dilanjutkan dengan upaya pengembangbiakan dan pengembangan teknologi pembenihan untuk membuka jalan menuju restocking di Sungai Musi.

Langkah itu menjadi bagian dari kelanjutan kerja sama riset Kilang Plaju dan BRIN untuk periode 2026-2029. Perjanjian kerja sama ditandatangani antara Kilang Plaju dan Pusat Riset Zoologi Terapan BRIN di Kawasan Sains Teknologi (KST) Dr. (H.C.) Ir. H. Soekarno, Cibinong, Bogor, pada Selasa (18/8/2026).

Target akhirnya bukan sekadar menghasilkan Belida di fasilitas pemeliharaan. Riset diarahkan agar ikan yang berhasil dikembangbiakkan dapat dikembalikan ke habitat alaminya di sepanjang aliran Sungai Musi.

Kepala Pusat Riset Zoologi Terapan BRIN, Delicia Yunita Rahman, mengatakan penguasaan teknologi pemijahan yang telah dicapai dalam riset sebelumnya menjadi dasar penting untuk pengembangan konservasi Belida.

“Penelitian sebelumnya bersama Pertamina ini turut membantu KKP dan BRIN dalam assessment stok dan rantai ekonomi Ikan Putak/Belida Jawa (Notopterus notopterus) hingga terbitnya policy brief Kepmen KP No. 83 Tahun 2024,” kata Delicia.

Menurut dia, riset lanjutan juga diarahkan untuk mendukung penyesuaian status perlindungan Ikan Belida Lopis melalui Kepmen KP No. 66 Tahun 2025. Dengan penguasaan teknologi pembenihan, spesies tersebut diharapkan nantinya dapat dibudidayakan masyarakat secara aman dan sah.

Dalam riset sebelumnya, tim berhasil mengembangkan lebih dari 571 individu dari tiga spesies Belida, yakni Notopterus notopterus, Chitala lopis, dan Chitala hypselonotus. Ikan hasil pengembangan tersebut tersebar di sejumlah lokasi, termasuk BRIN, Jagat Satwa Nusantara, dan Universitas PGRI Palembang.

Salah satu capaian pentingnya adalah pengembangan teknologi pemijahan semi-buatan menggunakan hormon GnRH secara presisi dalam sistem Recirculating Aquaculture System (RAS).

Namun, keberhasilan memijahkan Belida belum otomatis menyelesaikan seluruh persoalan konservasi. Tantangan berikutnya adalah pembenihan dan pembesaran ikan di dalam wadah pemeliharaan.

Karena itu, riset periode 2026–2029 akan menggunakan pendekatan OMICS, yang mencakup genomik, metabolomik, dan proteomik. Teknologi tersebut digunakan untuk memetakan kebutuhan pakan secara lebih presisi pada setiap fase pertumbuhan sekaligus mendorong percepatan pertumbuhan Belida Lopis.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga RU Plaju, Siti Fauzia, mengatakan upaya penyelamatan Belida tidak dapat dilakukan hanya oleh satu pihak.

“Bagi kami, Sungai Musi bukan sekadar nadi transportasi untuk operasional kilang, tetapi juga rumah alami bagi keanekaragaman hayati yang harus terus dijaga,” ujar Fauzia.

Menurut Fauzia, konservasi membutuhkan keterlibatan pemerintah, lembaga riset, akademisi hingga masyarakat. Ia berharap keberadaan Belida tidak berhenti sebagai simbol atau ikon Palembang, tetapi kembali ditemukan secara nyata di habitat alaminya.

Kerja sama konservasi Belida tersebut telah dirintis Pertamina sejak 2018. Dalam perjalanannya, riset bersama menghasilkan tiga artikel jurnal internasional bereputasi tinggi, satu jurnal internasional bereputasi menengah, satu artikel Sinta 1, serta dua paten terdaftar.

Program Belida Musi Lestari juga telah diterapkan melalui kurikulum cinta Belida di 20 sekolah dan satu universitas.

Konsistensi program tersebut turut mengantarkan Kilang Plaju meraih PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup pada 2024 dan 2025. Program yang sama juga memperoleh predikat GOLD dalam The 16th Annual Global CSR & ESG Summit & Awards di Vietnam.

Kini, setelah spesies Belida asli Palembang yang sempat menghilang berhasil teridentifikasi kembali dan teknologi pemijahannya terus dikembangkan, pekerjaan berikutnya jauh lebih besar: memastikan ikan tersebut tidak hanya bertahan di fasilitas konservasi, tetapi suatu hari dapat kembali hidup di Sungai Musi. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beli Laptop Acer, Pasti Kamu Peroleh Tawaran Ini 

    Beli Laptop Acer, Pasti Kamu Peroleh Tawaran Ini 

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.311
    • 0Komentar

    DALAM rangka Anniversary Acer di Indonesia ke- 20, Acer memberikan apresiasi penuh kepada pelanggannya melalui berbagai penawaran spektakuler yang dihadirkan melalui Campaign Acer Day #XtraFun dan #XtraCool di Indonesia. Acer Day hadir kembali tahun ini dengan sensasi penawaran terbaik disertai dengan Acer Point Reward untuk setiap pembelian Laptop Acer. Dimana pelanggan berkesempatan memiliki Laptop Gaming Idama […]

  • Mengawinkan sektor Pertanian dan Pariwisata,Festival Jerami di OKUT Masuk Rekor MURI

    Mengawinkan sektor Pertanian dan Pariwisata,Festival Jerami di OKUT Masuk Rekor MURI

    • calendar_month Minggu, 5 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.218
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, MARTAPURA – Sore menjelang petang, meski awan terlihat sedikit mendung, namun matahari masih memancarkan sinarnya yang menyengat ke bumi Martapura di Musim Kemarau ini. Ribuan masyarakat Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) tampak antusias berkumpul di areal lahan Desa Bendung Gerak Perjaya pada minggu sore (5/8/2018). Rasa panas yang masih menyengat di sore […]

  • PON Papua, Media Sebagai Tonggak Komunikasi Publik

    PON Papua, Media Sebagai Tonggak Komunikasi Publik

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.094
    • 0Komentar

    MENTERI Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate memberikan apresiasi kepada Media Center Cluster Kominfo yang dianggapnya mampu menjalankan fungsinya sebagai tombak komunikasi publik pada penyelenggaraan PON XX Papua. Media Center Cluster dikatakannya mampu mendukung media center utama dalam melakukan transmisi informasi dengan cepat. “Peran media center ini sangat bagus. Selain sebagai pusat produksi konten, sarana […]

  • Asa Orang Nomor 1 OKI Usai Hadiri Pelantikan Pimpinan DPRD

    Asa Orang Nomor 1 OKI Usai Hadiri Pelantikan Pimpinan DPRD

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.725
    • 0Komentar

    “Forkopimda maupun unsur pemerintahan lain termasuk DPRD dan segenap masyarakat dapat bahu membahu menjadikan harapan dan cita bersama memajukan dan mensejahterakan Kabupaten OKI untuk kita semua,”

  • Fenomena Politik “ Kutu Loncat”

    Fenomena Politik “ Kutu Loncat”

    • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.881
    • 0Komentar

    ISTILAH kutu loncat memang tidak ditemukan dalam teori politik, tetapi kata tersebut muncul sebagai sebutan bagi pelaku politik yang suka pindah-pindah partai. Selanjutnya, perilaku politisi yang berpindah-pindah dari satu partai politik ke partai politik lainnya telah dianggap sebagai suatu hal yang biasa oleh sebagian politisi, meskipun dianggap aneh dan tidak pantas bagi pandangan publik. Sejumlah […]

  • Wow, 4 Subsektor di Palembang Bakal Mendapat Perhatian dari Bekraf

    Wow, 4 Subsektor di Palembang Bakal Mendapat Perhatian dari Bekraf

    • calendar_month Rabu, 24 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.247
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Gebrakan Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang di penghujung tahun ini boleh diacungkan jempol, pasalnya Palembang tengah serius menjadikan ibukota Provinsi Sumsel  ini menjadi Smart City. Keseriusan itu dibuktikan lagi dengan dilakukan penandatangan berita acara  Acara Hasil Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia(PMK31) antara Pemerintah Pemkot Palembang dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Sekretaris […]

expand_less
WordPress Archive Ninja Forms ClickSend SMS Ninja Forms Conditional Logic Ninja Forms Constant Contact Ninja Forms ConvertKit Ninja Forms Elavon Ninja Forms EmailOctopus Ninja Forms Emma Ninja Forms Excel Export Ninja Forms File Uploads Ninja Forms for AMP