Senin, 10 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Kemenhut Kejar 12 Juta Hektare Lahan Kritis, Swasta hingga Carbon Trading Dilibatkan

Kemenhut Kejar 12 Juta Hektare Lahan Kritis, Swasta hingga Carbon Trading Dilibatkan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mendorong percepatan restorasi ekosistem hutan di Indonesia dengan target pemulihan lahan kritis mencapai 12 juta hektare. Pemerintah membuka peluang keterlibatan sektor swasta melalui skema pembiayaan inovatif hingga perdagangan karbon guna mengejar target tersebut.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan langkah itu diambi menyusul luas kawasan yang harus dipulihkan tidak sebanding dengan kemampuan negara, baik dari sisi anggaran maupun sumber daya manusia.

Menurut dia, pemerintah perlu membuka ruang kolaborasi sepanjang keterlibatan pihak lain tetap menempatkan kepentingan ekologis sebagai tujuan utama.

“Dengan rendah hati harus kita katakan bahwa sebagai policymaker, sebagai regulator, negara memiliki keterbatasan, apakah itu dari segi pendanaan maupun dari segi pemberdayaan manusia,” kata Raja Juli saat meluncurkan Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak dalam peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 di Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Raja Juli menyebut target restorasi 12 juta hektare lahan kritis merupakan bagian dari komitmen pemerintah yang mendapat dukungan Presiden Prabowo Subianto. Dari total luasan tersebut, sekitar 6,7 juta hektare berada di kawasan hutan, sementara 1,21 juta hektare berada di kawasan konservasi.

Besarnya luasan yang harus dipulihkan membuat pemerintah mempertimbangkan berbagai sumber pembiayaan.

Kemenhut membuka peluang penggunaan skema blended finance, perdagangan karbon atau carbon trading, serta bentuk kerja sama lain yang dapat mendukung pemulihan ekosistem dalam jangka panjang.

Namun, keterlibatan sektor swasta tidak dimaksudkan untuk mengubah kawasan konservasi menjadi ruang komersialisasi.

Raja Juli menegaskan fungsi ekologis tetap menjadi dasar dalam setiap pemanfaatan kawasan.

Ia menilai  konsep pengembangan ekowisata harus ditempatkan dalam kerangka ecological before tourism. Artinya, kepentingan pemulihan dan keberlanjutan ekosistem harus didahulukan sebelum kepentingan pariwisata.

“Intinya sebenarnya ini adalah untuk ekologi, untuk alam, untuk restorasi tadi,” ujar Raja Juli.

Pemerintah juga perlu memastikan regulasi tidak menjadi penghambat ketika terdapat model kerja sama baru yang justru dapat membantu mempercepat pemulihan hutan.

Jika aturan yang ada tidak lagi sesuai dengan kebutuhan restorasi, pemerintah terbuka melakukan penyesuaian regulasi.

“Kalau aturan itu sudah tertinggal di belakang dibandingkan apa yang kita inginkan untuk berpikir lebih progresif, tidak ada masalah kemudian aturan itu di-adjust, demi kebaikan hutan kita, demi kebaikan alam kita,” katanya.

Agenda restorasi tersebut, lanjut dia, sekaligus menandai perubahan pendekatan pemerintah dalam melihat kondisi hutan Indonesia.

Raja Juli menyinggung tekanan terhadap hutan yang berlangsung sejak dekade 1970-an, termasuk ekspansi monokultur dan pertambangan yang turut memengaruhi kondisi ekosistem dan keanekaragaman hayati.

Ia mengatakan pemerintah tidak bermaksud menyalahkan kebijakan masa lalu. Namun, kondisi hutan dan keanekaragaman hayati yang ada saat ini harus menjadi dasar untuk mengambil langkah pemulihan.

“Sekarang kita memang harus beranjak secara serius untuk melakukan restorasi ekosistem,” ujar Raja Juli.

Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak menjadi bagian dari peringatan HKAN 2026 yang mengusung tema “Kerja Bersama Merawat Alam Indonesia”. Setelah memberikan arahan, Raja Juli bersama Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki mengikuti konferensi video dengan sejumlah unit pelaksana teknis di daerah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman mangrove dan pelepasliaran burung air di kawasan TWA Angke Kapuk.

Pemilihan kawasan mangrove di Jakarta tersebut sekaligus menunjukkan bahwa agenda konservasi tidak harus berhadapan dengan pembangunan perkotaan. Ekosistem mangrove memiliki fungsi penting sebagai pelindung pesisir dari abrasi dan intrusi air laut, penyerap karbon, penyaring polusi, serta habitat berbagai jenis satwa liar.

Melalui gerakan ini, pemerintah ingin memastikan restorasi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk mengembalikan fungsi ekologis kawasan hutan dan habitat yang telah mengalami degradasi. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perusahaan Bioteknologi Tiongkok Lakukan Strategi Ekspansi di Pasar Asia Pasifik/ASEAN

    Perusahaan Bioteknologi Tiongkok Lakukan Strategi Ekspansi di Pasar Asia Pasifik/ASEAN

    • calendar_month Rabu, 27 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.361
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, HONG KONG SAR – Media OutReach Newswire,  Baru-baru ini, KPMG Tiongkok memimpin sebuah delegasi yang terdiri dari para manajemen puncak perusahaan bioteknologi Tiongkok untuk menjajaki berbagai peluang di pasar Asia Pasifik/ASEAN yang berkembang pesat. Wilayah Asia Pasifik/ASEAN telah muncul sebagai destinasi yang sangat penting bagi ekspansi bioteknologi global, yang didukung oleh kolaborasi kuat antara […]

  • Perluas Layanan Kesehatan Bertenaga Al untuk Pasien Seluruh Dunia, VinBrain Berkolaborasi dengan Microsoft

    Perluas Layanan Kesehatan Bertenaga Al untuk Pasien Seluruh Dunia, VinBrain Berkolaborasi dengan Microsoft

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 649
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, HANOI, VIETNAM –  VinBrain, salah satu perusahaan teknologi terkemuka di Vietnam, bekerja untuk mengubah layanan kesehatan global melalui produk AI-nya. Salah satu produk utama VinBrain adalah DrAid™, platform prediksi patologi AI yang telah menunjukkan kegunaannya di lebih dari 150 rumah sakit dan mendapatkan ACM SIGAI Industry Award 2021 yang bergengsi. DrAid™ adalah kasus […]

  • Pemkab Muba Rapat Sambut Peringatan HUT ke -76 RI

    Pemkab Muba Rapat Sambut Peringatan HUT ke -76 RI

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 721
    • 0Komentar

    DALAM rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-76 Tahun 2021, Pemkab Musi Banyuasin melakukan rapat persiapan HUT RI ke-76 Tahun 2021 bersama Forkopimda dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba. Rapat dipimpin oleh Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat […]

  • Sektor Pos Membaik, Indonesia Calonkan Diri Jadi Anggota POC

    Sektor Pos Membaik, Indonesia Calonkan Diri Jadi Anggota POC

    • calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 836
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Indonesia menyiapkan solusi lintas sektoral untuk mendorong pertumbuhan layanan pos nasional dan global. Dalam Kongres ke-27 Indonesia meminta dukungan pencalonan Indonesia sebagai anggota Postal Operations Council (POC). Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail menyatakan, sejak awal pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk menggerakkan layanan pos. […]

  • Ini Cara Muba Dukung Pembangunan Akhlak Masyarakat

    Ini Cara Muba Dukung Pembangunan Akhlak Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 796
    • 0Komentar

    PENDIRIAN pondok pesantren di Kabupaten Musi Banyuasin berkembang pesat.Kehadiran pesantren memberi kebaikan kepada para santri dan menghidupkan sisi religius lingkungan sekitar. Tercatat ada 78 ponpes yang terdaftar di Muba pada 2021 ini. “Alhamdulillah sudah sangat banyak pendirian pondok pesantren, kami senang dengan menjamurnya ponpes di masa kami. Artinya syiar agama di Muba subur, didukung, dan […]

  • Tes COVID-19 Mana Yang Saya Butuhkan?

    Tes COVID-19 Mana Yang Saya Butuhkan?

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 855
    • 0Komentar

    MASIH bingung harus memilih tes pemeriksaan COVID-19 yang mana: Tes RT-PCR, Swab Antigen, atau Rapid Tes Antibodi? Cari tahu jawabannya dengan mempertimbangkan dua pertanyaan berikut: Apakah sedang mengalami gejala COVID-19 atau merasa hal gejala tersebut sudah pernah dilalui? Pilih Tes RT-PCR jika ingin mengetahui apakah kita tengah terinfeksi COVID-19 pada SAAT INI. Bisa juga dengan […]

expand_less
WordPress Archive WooLentor Pro – WooCommerce Page Builder Elementor Addon WooMail – WooCommerce Email Customizer WooPack for Beaver Builder WooPagination – WordPress / WooCommerce Plugin Woopin – codemypain | CodeCanyon Wooprofil: Woocommerce Products Search and Filter WordPress Plugin WooQuote – WooCommerce Product Enquiry & Request A Quote Plugin WooSearch – Popup Product Search & Filters for WooCommerce WooSocial – WooCommerce Social Login WordPress Plugin Woostify Pro – WooCommerce Theme