Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Kemenhut Kejar 12 Juta Hektare Lahan Kritis, Swasta hingga Carbon Trading Dilibatkan

Kemenhut Kejar 12 Juta Hektare Lahan Kritis, Swasta hingga Carbon Trading Dilibatkan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mendorong percepatan restorasi ekosistem hutan di Indonesia dengan target pemulihan lahan kritis mencapai 12 juta hektare. Pemerintah membuka peluang keterlibatan sektor swasta melalui skema pembiayaan inovatif hingga perdagangan karbon guna mengejar target tersebut.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan langkah itu diambi menyusul luas kawasan yang harus dipulihkan tidak sebanding dengan kemampuan negara, baik dari sisi anggaran maupun sumber daya manusia.

Menurut dia, pemerintah perlu membuka ruang kolaborasi sepanjang keterlibatan pihak lain tetap menempatkan kepentingan ekologis sebagai tujuan utama.

“Dengan rendah hati harus kita katakan bahwa sebagai policymaker, sebagai regulator, negara memiliki keterbatasan, apakah itu dari segi pendanaan maupun dari segi pemberdayaan manusia,” kata Raja Juli saat meluncurkan Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak dalam peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 di Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Raja Juli menyebut target restorasi 12 juta hektare lahan kritis merupakan bagian dari komitmen pemerintah yang mendapat dukungan Presiden Prabowo Subianto. Dari total luasan tersebut, sekitar 6,7 juta hektare berada di kawasan hutan, sementara 1,21 juta hektare berada di kawasan konservasi.

Besarnya luasan yang harus dipulihkan membuat pemerintah mempertimbangkan berbagai sumber pembiayaan.

Kemenhut membuka peluang penggunaan skema blended finance, perdagangan karbon atau carbon trading, serta bentuk kerja sama lain yang dapat mendukung pemulihan ekosistem dalam jangka panjang.

Namun, keterlibatan sektor swasta tidak dimaksudkan untuk mengubah kawasan konservasi menjadi ruang komersialisasi.

Raja Juli menegaskan fungsi ekologis tetap menjadi dasar dalam setiap pemanfaatan kawasan.

Ia menilai  konsep pengembangan ekowisata harus ditempatkan dalam kerangka ecological before tourism. Artinya, kepentingan pemulihan dan keberlanjutan ekosistem harus didahulukan sebelum kepentingan pariwisata.

“Intinya sebenarnya ini adalah untuk ekologi, untuk alam, untuk restorasi tadi,” ujar Raja Juli.

Pemerintah juga perlu memastikan regulasi tidak menjadi penghambat ketika terdapat model kerja sama baru yang justru dapat membantu mempercepat pemulihan hutan.

Jika aturan yang ada tidak lagi sesuai dengan kebutuhan restorasi, pemerintah terbuka melakukan penyesuaian regulasi.

“Kalau aturan itu sudah tertinggal di belakang dibandingkan apa yang kita inginkan untuk berpikir lebih progresif, tidak ada masalah kemudian aturan itu di-adjust, demi kebaikan hutan kita, demi kebaikan alam kita,” katanya.

Agenda restorasi tersebut, lanjut dia, sekaligus menandai perubahan pendekatan pemerintah dalam melihat kondisi hutan Indonesia.

Raja Juli menyinggung tekanan terhadap hutan yang berlangsung sejak dekade 1970-an, termasuk ekspansi monokultur dan pertambangan yang turut memengaruhi kondisi ekosistem dan keanekaragaman hayati.

Ia mengatakan pemerintah tidak bermaksud menyalahkan kebijakan masa lalu. Namun, kondisi hutan dan keanekaragaman hayati yang ada saat ini harus menjadi dasar untuk mengambil langkah pemulihan.

“Sekarang kita memang harus beranjak secara serius untuk melakukan restorasi ekosistem,” ujar Raja Juli.

Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak menjadi bagian dari peringatan HKAN 2026 yang mengusung tema “Kerja Bersama Merawat Alam Indonesia”. Setelah memberikan arahan, Raja Juli bersama Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki mengikuti konferensi video dengan sejumlah unit pelaksana teknis di daerah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman mangrove dan pelepasliaran burung air di kawasan TWA Angke Kapuk.

Pemilihan kawasan mangrove di Jakarta tersebut sekaligus menunjukkan bahwa agenda konservasi tidak harus berhadapan dengan pembangunan perkotaan. Ekosistem mangrove memiliki fungsi penting sebagai pelindung pesisir dari abrasi dan intrusi air laut, penyerap karbon, penyaring polusi, serta habitat berbagai jenis satwa liar.

Melalui gerakan ini, pemerintah ingin memastikan restorasi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk mengembalikan fungsi ekologis kawasan hutan dan habitat yang telah mengalami degradasi. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konvoi Kendaraan Ramah Lingkugan Tiba Di Bali

    Konvoi Kendaraan Ramah Lingkugan Tiba Di Bali

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.722
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bersamaan dengan Pertemuan Menteri Energi dan Forum Bisnis ASEAN di Bali, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif didampingi Menteri Energi dan Pertambangan Laos Phosay Sayasone dan Wakil Menteri Negara Pertambangan dan Energi Kamboja Victor Jona mengibarkan bendera Finish peserta ASEAN Green Transport Rally (ASEAN GTR) 2023 yang telah melakukan perjalanan […]

  • PPKM  Mikro, SMAN 17 Palembang Terapkan Belajar Daring

    PPKM Mikro, SMAN 17 Palembang Terapkan Belajar Daring

    • calendar_month Minggu, 25 Jul 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 909
    • 0Komentar

    PEMBERLAKUAN Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Palembang diperpanjang hingga akhir Juli. Karenanya, saat ini pihak SMAN 17 Palembang masih menerapkan pembelajaran daring. Sama seperti saat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). SMA Negeri 17 Palembang telah melaksanakan MPLS pada 13-16 Juli secara daring. Palembang masih zona merah dan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). […]

  • Kedatangan Tahap 45: 9,2 Juta Vaksin COVID-19 Produksi Sinovac

    Kedatangan Tahap 45: 9,2 Juta Vaksin COVID-19 Produksi Sinovac

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.507
    • 0Komentar

    PADA 30 Agustus 2021, Indonesia kedatangan vaksin COVID-19 tahap ke-45 sebanyak 9,2 juta dosis bahan baku (bulk) vaksin dari Sinovac. Hingga akhir Agustus total vaksin COVID-19 sudah lebih dari 217,9 juta dosis vaksin, baik dalam bentuk bulk maupun vaksin jadi. Indonesia masih akan menerima kedatangan vaksin tahap berikutnya, bukti nyata pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan […]

  • youtuber bobon santoso

    Lelah Jadi “Beban”, Bobon Santoso Resmi Jual Akun YouTube 18 Juta Subscriber Seharga Rp20 Miliar

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Bono
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Kabar mengejutkan datang dari dunia konten kreator tanah air. YouTuber kuliner ikonik, Bobon Santoso, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari platform YouTube dan berniat menjual kanal miliknya yang telah memiliki hampir 18 juta pelanggan. Pernyataan yang sempat dikira sebagai gimmick tersebut ditegaskan kembali oleh Bobon dalam podcast terbaru bersama Deddy Corbuzier pada Rabu (11/2/2026). Bobon […]

  • Aksi Peduli Bersih Sungai Jilid II Tak Hanya Bersih-Bersih, Sampah Palembang Capai 1.200 Ton Sehari

    Aksi Peduli Bersih Sungai Jilid II Tak Hanya Bersih-Bersih, Sampah Palembang Capai 1.200 Ton Sehari

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Aksi Peduli Bersih Sungai Jilid II di Palembang tidak hanya menjadi gerakan membersihkan bantaran sungai. Di balik puluhan komunitas yang turun bersama, terselip persoalan lebih besar yang dihadapi kota ini: produksi sampah mencapai 1.000 hingga 1.200 ton setiap hari. Aksi yang digagas Mang Dayat bersama berbagai komunitas itu kembali digelar akhir pekan lalu, […]

  • Pemkab Muba Selalu Berada di Garda Terdepan untuk Hasilkan Putra Daerah

    Pemkab Muba Selalu Berada di Garda Terdepan untuk Hasilkan Putra Daerah

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 805
    • 0Komentar

    Melalui kegiatan tersebut calon pemimpin akan terus bertambah di Muba.

expand_less
WordPress Archive WooLentor Pro – WooCommerce Page Builder Elementor Addon WooMail – WooCommerce Email Customizer WooPack for Beaver Builder WooPagination – WordPress / WooCommerce Plugin Woopin – codemypain | CodeCanyon Wooprofil: Woocommerce Products Search and Filter WordPress Plugin WooQuote – WooCommerce Product Enquiry & Request A Quote Plugin WooSearch – Popup Product Search & Filters for WooCommerce WooSocial – WooCommerce Social Login WordPress Plugin Woostify Pro – WooCommerce Theme