Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Kemenhut Kejar 12 Juta Hektare Lahan Kritis, Swasta hingga Carbon Trading Dilibatkan

Kemenhut Kejar 12 Juta Hektare Lahan Kritis, Swasta hingga Carbon Trading Dilibatkan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mendorong percepatan restorasi ekosistem hutan di Indonesia dengan target pemulihan lahan kritis mencapai 12 juta hektare. Pemerintah membuka peluang keterlibatan sektor swasta melalui skema pembiayaan inovatif hingga perdagangan karbon guna mengejar target tersebut.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan langkah itu diambi menyusul luas kawasan yang harus dipulihkan tidak sebanding dengan kemampuan negara, baik dari sisi anggaran maupun sumber daya manusia.

Menurut dia, pemerintah perlu membuka ruang kolaborasi sepanjang keterlibatan pihak lain tetap menempatkan kepentingan ekologis sebagai tujuan utama.

“Dengan rendah hati harus kita katakan bahwa sebagai policymaker, sebagai regulator, negara memiliki keterbatasan, apakah itu dari segi pendanaan maupun dari segi pemberdayaan manusia,” kata Raja Juli saat meluncurkan Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak dalam peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 di Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Raja Juli menyebut target restorasi 12 juta hektare lahan kritis merupakan bagian dari komitmen pemerintah yang mendapat dukungan Presiden Prabowo Subianto. Dari total luasan tersebut, sekitar 6,7 juta hektare berada di kawasan hutan, sementara 1,21 juta hektare berada di kawasan konservasi.

Besarnya luasan yang harus dipulihkan membuat pemerintah mempertimbangkan berbagai sumber pembiayaan.

Kemenhut membuka peluang penggunaan skema blended finance, perdagangan karbon atau carbon trading, serta bentuk kerja sama lain yang dapat mendukung pemulihan ekosistem dalam jangka panjang.

Namun, keterlibatan sektor swasta tidak dimaksudkan untuk mengubah kawasan konservasi menjadi ruang komersialisasi.

Raja Juli menegaskan fungsi ekologis tetap menjadi dasar dalam setiap pemanfaatan kawasan.

Ia menilai  konsep pengembangan ekowisata harus ditempatkan dalam kerangka ecological before tourism. Artinya, kepentingan pemulihan dan keberlanjutan ekosistem harus didahulukan sebelum kepentingan pariwisata.

“Intinya sebenarnya ini adalah untuk ekologi, untuk alam, untuk restorasi tadi,” ujar Raja Juli.

Pemerintah juga perlu memastikan regulasi tidak menjadi penghambat ketika terdapat model kerja sama baru yang justru dapat membantu mempercepat pemulihan hutan.

Jika aturan yang ada tidak lagi sesuai dengan kebutuhan restorasi, pemerintah terbuka melakukan penyesuaian regulasi.

“Kalau aturan itu sudah tertinggal di belakang dibandingkan apa yang kita inginkan untuk berpikir lebih progresif, tidak ada masalah kemudian aturan itu di-adjust, demi kebaikan hutan kita, demi kebaikan alam kita,” katanya.

Agenda restorasi tersebut, lanjut dia, sekaligus menandai perubahan pendekatan pemerintah dalam melihat kondisi hutan Indonesia.

Raja Juli menyinggung tekanan terhadap hutan yang berlangsung sejak dekade 1970-an, termasuk ekspansi monokultur dan pertambangan yang turut memengaruhi kondisi ekosistem dan keanekaragaman hayati.

Ia mengatakan pemerintah tidak bermaksud menyalahkan kebijakan masa lalu. Namun, kondisi hutan dan keanekaragaman hayati yang ada saat ini harus menjadi dasar untuk mengambil langkah pemulihan.

“Sekarang kita memang harus beranjak secara serius untuk melakukan restorasi ekosistem,” ujar Raja Juli.

Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak menjadi bagian dari peringatan HKAN 2026 yang mengusung tema “Kerja Bersama Merawat Alam Indonesia”. Setelah memberikan arahan, Raja Juli bersama Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki mengikuti konferensi video dengan sejumlah unit pelaksana teknis di daerah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman mangrove dan pelepasliaran burung air di kawasan TWA Angke Kapuk.

Pemilihan kawasan mangrove di Jakarta tersebut sekaligus menunjukkan bahwa agenda konservasi tidak harus berhadapan dengan pembangunan perkotaan. Ekosistem mangrove memiliki fungsi penting sebagai pelindung pesisir dari abrasi dan intrusi air laut, penyerap karbon, penyaring polusi, serta habitat berbagai jenis satwa liar.

Melalui gerakan ini, pemerintah ingin memastikan restorasi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk mengembalikan fungsi ekologis kawasan hutan dan habitat yang telah mengalami degradasi. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Simak, ada puisi terkait Hari Raya Idul Adha 1444 H, semoga bisa jadi renungan

    Simak, ada puisi terkait Hari Raya Idul Adha 1444 H, semoga bisa jadi renungan

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.143
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Esok hari kamis, umat Islam di seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah yang jatuh pada tanggal 29 Juni 2023, ada puisi berjudul sambut Hari Raya Idul Adha 1444 H, semoga puisi ini bisa jadi renungan ente untuk melangkah lebih baik lagi. Berikuti petikan puisinya. Sambut Hari Raya Idul Adha […]

  • Indonesia Siap Jadi Negara Ekonomi Digital Terbesar di Asia Tenggara

    Indonesia Siap Jadi Negara Ekonomi Digital Terbesar di Asia Tenggara

    • calendar_month Kamis, 15 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.240
    • 0Komentar

    “Indonesia harus memutuskan strategi yang singkat dan tepat agar tidak jauh tertinggal dibanding negara-negara di wilayah sekitar,”

  • Digitalisasi Desa ala Muba, Stempel Basah ke Tanda Tangan Kilat!

    Digitalisasi Desa ala Muba, Stempel Basah ke Tanda Tangan Kilat!

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 524
    • 0Komentar

    PERNAH dengar kisah kades yang mau teken surat tapi cap basahnya ilang entah ke mana?. Atau Lurah yang keliling nyari bolpoin isi ulang karena disposisi belum diteken?. Tenang, era itu pelan-pelan mulai digeser di  Kabupaten Musi Banyuasin [Muba], Sumatera Selatan sekarang ini, misalnya ngetik di Word, teken pakai mouse, kirim lewat email, dan… cusss!,  legal, […]

  • Duh, Komisi I Rapat APBD Induk 2020, Sekwan Malah Utamakan Sepak Bola

    Duh, Komisi I Rapat APBD Induk 2020, Sekwan Malah Utamakan Sepak Bola

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.683
    • 0Komentar

    “Rapat pembahasan APBD induk ini sangatlah penting untuk anggaran 2020, rapat yang  dimulai sejak, senin kemarin seharusnya Sekwan DPRD hadir bersama komisi I.

  • Nyaris taklukan Emiliano Martinez, Ini kata Baggott 

    Nyaris taklukan Emiliano Martinez, Ini kata Baggott 

    • calendar_month Selasa, 20 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.133
    • 0Komentar

    Sumselterkini, Jakarta- Pemain Timnas Indonesia, Elkan Baggott nyaris membobol gawang Argentina yang dikawal oleh kiper terbaik Piala Dunia 2022, Emiliano Martinez. Momen itu terjadi pada awal babak kedua. Elkan Baggott meneruskan bola lemparan ke dalam dari Pratama Arhan dengan kepalanya. Namun, peluang tersebut gagal menjadi gol setelah digagalkan Martinez sambil menjatuhkan badan. Pemain yang pertama […]

  • Uang Garuda dan IHSG Melemah, MAMI : Investor Jangan Panik

    Uang Garuda dan IHSG Melemah, MAMI : Investor Jangan Panik

    • calendar_month Kamis, 26 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.652
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Investor disarankan tidak panik dalam merespons ketidakpastian (uncertainty) di bidang ekonomi untuk menahan kejatuhan nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Chief Economist & Investment Strategist Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Katarina Setiawan mengungkapkan pelemahan rupiah dan IHSG hanya temporer dan lebih banyak dipicu faktor eksternal. Di antaranya rencana kenaikan Fed Funds Rate […]

expand_less
WordPress Archive WooLentor Pro – WooCommerce Page Builder Elementor Addon WooMail – WooCommerce Email Customizer WooPack for Beaver Builder WooPagination – WordPress / WooCommerce Plugin Woopin – codemypain | CodeCanyon Wooprofil: Woocommerce Products Search and Filter WordPress Plugin WooQuote – WooCommerce Product Enquiry & Request A Quote Plugin WooSearch – Popup Product Search & Filters for WooCommerce WooSocial – WooCommerce Social Login WordPress Plugin Woostify Pro – WooCommerce Theme