Karhutla Riau Terkendali, 335 Perusahaan Masuk Pengawasan Ketat
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 11 menit yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : kemenlh.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Karhutla Riau masih relatif terkendali di tengah musim kemarau panjang yang meningkatkan risiko titik panas. Pemerintah kini memperketat pengawasan terhadap 335 perusahaan pemegang konsesi di Sumatera dan Kalimantan.
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat mengatakan pengawasan difokuskan pada upaya pencegahan kebakaran dan pengelolaan hidrologi gambut di wilayah konsesi.
Perusahaan yang terbukti bertanggung jawab atas kebakaran wajib melakukan pemulihan lingkungan. Pemerintah juga menyiapkan sanksi administratif hingga proses pidana sesuai hasil pemeriksaan.
Di Riau, tim lapangan telah memadamkan kebakaran lahan sekitar empat hektare di Kabupaten Kampar. Petugas masih melakukan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api.
Kondisi Karhutla Riau dipantau Jumhur bersama Kepala Polda Riau Herry Heryawan melalui patroli udara lintas sektor. Pemantauan dilakukan untuk memastikan penanganan titik api berjalan cepat.
Pengendalian kebakaran juga didukung sekat kanal, embung air, patroli terpadu, dan sistem peringatan dini yang telah tersedia di sejumlah wilayah rawan.
Jumhur dijadwalkan melanjutkan kunjungan kerja ke Kalimantan pada Minggu (23/8/2026) untuk memantau penanganan Karhutla dan memperkuat koordinasi pengendalian kebakaran.
Pemerintah meminta perusahaan dan masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar karena kondisi kemarau meningkatkan risiko api meluas. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
