70 Juta Bibit Tersedia, Kemampo Banyuasin Bisa Produksi hingga 10 Juta Batang per Tahun
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto :ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Sebanyak 70 juta bibit tersedia di jaringan pusat persemaian di Indonesia. Salah satu fasilitas dengan kapasitas produksi terbesar berada di Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) dan mampu menghasilkan hingga 10 juta batang bibit setiap tahun.
Kapasitas tersebut membuat Kemampo diproyeksikan menjadi salah satu pemasok bibit untuk berbagai kegiatan penghijauan dan rehabilitasi lingkungan, khususnya di Sumsel dan wilayah sekitarnya.
Fasilitas ini tidak hanya menyiapkan bibit tanaman kayu-kayuan, tetapi juga tanaman serbaguna atau Multi Purpose Tree Species (MPTS) serta tanaman estetika.
Pusat persemaian yang berada di kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Kemampo itu berdiri di atas lahan seluas 60.000 meter persegi.
Produksi bibitnya diarahkan untuk mendukung rehabilitasi hutan dan lahan, penghijauan lingkungan, agroforestri, serta berbagai gerakan penanaman.
Masyarakat menjadi salah satu pihak yang dapat memanfaatkan bibit tersebut. Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo menyediakan bibit secara gratis bagi masyarakat, komunitas, kelompok masyarakat, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, instansi pemerintah, TNI/Polri, Pramuka, dan pihak lain yang menjalankan kegiatan penanaman atau penghijauan.
Pengembangan Kemampo dilakukan melalui kerja sama sejumlah pihak. Kementerian Kehutanan menyediakan lahan, sedangkan Kementerian Pekerjaan Umum mendukung pembangunan sistem kelistrikan dan watering system.
APP Group turut mendukung pembangunan pusat persemaian tersebut, dengan PLN dan Pemerintah Provinsi Sumsel juga terlibat dalam kolaborasi.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan Indonesia saat ini memiliki 59 pusat persemaian.
Kemampo, lanjutnya merupakan salah satu persemaian terbesar dan memiliki kemampuan produksi yang dapat mencapai 10 juta bibit dalam setahun.
Pengembangan jaringan persemaian, paparnya menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketersediaan bibit berkualitas.
Langkah itu juga diarahkan untuk mendukung program Gerakan Penanaman 100 Juta Pohon serta agenda penghijauan di berbagai daerah.
Peresmian Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo dilakukan Menteri Kehutanan dan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah, termasuk Wakil Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Gubernur Sumsel Herman Deru, anggota Komisi IV DPR RI, serta kepala daerah se-Sumatera Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penyerahan bibit kepada sejumlah mitra dan penandatanganan komitmen bersama kepala daerah kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Para tamu kemudian meninjau fasilitas persemaian yang kini telah beroperasi. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
