Kamis, 29 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Bupati Muba Jadi Doping Semangat Atlet Porprov!, Sportivitas Lebih Mahal dari Emas!

Bupati Muba Jadi Doping Semangat Atlet Porprov!, Sportivitas Lebih Mahal dari Emas!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
  • visibility 2.420
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEGITU Bupati Muba H.M. Toha Tohet masuk arena Porprov XV Sumatera Selatan, suasana langsung berubah, sorak-sorai penonton meledak kayak kembang api malam tahun baru. Atlet yang tadinya ngos-ngosan, tiba-tiba kayak disuntik semangat baru.
Yang semula nunduk lemas, langsung tegap.

Bahkan yang tadinya gemetar, kini jotosannya makin mantap, mungkin karena kehadiran Toha di tribun itu ibarat “minyak angin mental” ngademin kepala, tapi sekaligus bikin panas semangat.

Toha datang bukan buat gaya-gayaan, tapi buat ngasih contoh, ia gak duduk di kursi empuk sambil main HP, tapi berdiri di pinggir ring, ikut teriak, ikut deg-degan, bahkan ikut keringetan. Lihat raut mukanya, jelas, ini bukan sekadar kunjungan kerja, tapi kunjungan hati.

“Bertandinglah dengan sportivitas, tunjukkan kemampuan terbaik, menang atau kalah itu biasa, yang penting totalitas!” seru Toha.

Suaranya mantap, kalimatnya sederhana, tapi efeknya kayak jurus pamungkas di film laga  dan  langsung bikin yang dengar bergetar.

Di atas ring tinju, keringat beradu dengan harapan, setiap pukulan bukan cuma cari poin, tapi juga cari jati diri, dan Toha ngerti banget, Porprov bukan soal gengsi daerah, tapi soal melatih hati.

Ia memandang pertandingan bukan sebagai “adu jotos”, tapi “adu niat baik”, katanya “Yang menang jangan jumawa, yang kalah jangan kecewa, karena juara sejati itu bukan yang berdiri di podium, tapi yang tetap berdiri saat jatuh”.

Kata-kata itu menempel di kepala penonton seperti perekat poster kampanye, tapi kali ini gak ada janji kosong, cuma semangat yang tulus.

Sore itu, seorang atlet karate dari Muba sempat kalah tipis, wajahnya lesu, keringat bercampur air mata. Toha datang menghampiri, menepuk pundaknya, lalu bilang pelan,

“Kamu udah menang, Nak, karena berani tampil dan jujur sama kemampuan sendiri”

Atlet itu langsung senyum, bukan senyum menang, tapi senyum lega, karena kadang, pengakuan dari pemimpin jauh lebih berharga dari medali emas yang digantung di leher.

Porprov XV ini ibarat cermin besar, siapa yang benar-benar bermental juara akan kelihatan dari caranya menerima hasil. Toha bilang, “Porprov itu bukan lomba cepat kaya medali, tapi lomba membentuk jiwa”.

Dan benar saja, di Muba, banyak atlet muda yang lahir bukan dari fasilitas mewah, tapi dari semangat kampung. Lapangan seadanya, tapi tekad luar biasa, dari situ lahir para petarung sejati  bukan karena disorot kamera, tapi karena ditempa kegigihan.

Seperti pepatah lama, Baja takkan jadi kuat tanpa api, dan manusia takkan jadi tangguh tanpa ujian”
Porprov ini adalah apinya, dan Toha hadir untuk memastikan bara itu tetap menyala.

Muba di Puncak

Hingga hari kedua, Muba masih memimpin klasemen, dua puluh medali emas sudah dikantongi, namun alih-alih pesta pora, Toha justru mengingatkan “Kita boleh bangga, tapi jangan jumawa, semangat boleh membara, tapi jangan sampai gosong”.

Ucapan itu disambut tawa para atlet, tapi maknanya dalam, sebab banyak yang bisa menang, tapi gak semua bisa tetap rendah hati. Dan Toha tahu, kemenangan yang sejati itu bukan di papan skor, tapi di cara menghormati lawan.

Ia juga mengingatkan, “Medali itu cuma benda, tapi sportivitas adalah nilai, kalau emas bisa luntur, tapi etika tak pernah pudar
Kalimat itu bisa aja dipajang di gapura stadion, singkat tapi ngena, kayak nasihat bapak-bapak yang diam-diam bijak.

Suasana Porprov di Muba itu kayak tonton drama Korea versi lokal lengkap dengan teriakan, air mata, dan tawa. Bedanya, ini real, gak ada skenario.
Penonton di tribun hebohnya ngalahin konser dangdut, ada yang bawa toa, ada yang bawa kipas, ada juga emak-emak yang teriak lebih kenceng dari pelatih.

Salah satu penonton nyeletuk, “Bupati Toha tuh semangatnya kayak emak-emak rebutan diskon beras, gak mau kalah!”.

Seketika stadion pecah tawa, tapi itulah yang bikin suasana Porprov beda: hangat, dekat, manusiawi, karena di sana, semua jadi satu, yakni atlet, pejabat, pedagang cilok, sampai tukang parkir, bahkan semuanya juga punya semangat yang sama, yaitu ingin lihat daerahnya bangga.

Toha ingin Porprov ini jadi batu loncatan, bukan garis akhir, ia ingin Muba melahirkan atlet yang gak cuma hebat di kabupaten, tapi juga bisa harumkan nama Indonesia di luar negeri.

Ia sadar, negara-negara seperti Jepang dan Korea membangun atlet bukan cuma lewat fasilitas, tapi lewat karakter. “Mereka kuat karena disiplin, bukan karena gedung megah,” katanya.

Dan itu juga yang ia tanamkan ke atlet Muba, antara lain rendah hati, jujur, dan pantang menyerah, sebab hidup itu, kata Toha, seperti pertandingan panjang, kadang kita di atas ring, kadang kita di tribun. Tapi di mana pun posisinya, yang penting jangan kehilangan semangat dan kejujuran.

Oleh sebab itu, harga sebuah sportivitas itu mahal, tapi nilainya tak ternilai, karena juara sejati bukan yang banyak piala, tapi yang bisa tepuk tangan untuk lawan tanpa iri.

Di tengah riuh sorak Porprov XV, Bupati Muba H.M. Toha Tohet jadi bukti bahwa dukungan tak harus berupa uang atau janji, tapi cukup hadir dengan hati, ia datang bukan untuk dipuji, tapi untuk menyalakan api semangat, dan sore itu, jadi saksi, di antara pukulan dan peluh, satu pesan menggema di stadion Sekayu “Sportivitas lebih mahal dari emas, dan semangat juang tak kenal musim”.

Karena, seperti pepatah lama yang hidup lagi di Porprov kali ini “Yang membanggakan bukan tangan yang mengangkat piala, tapi tangan yang tetap bisa menepuk bahu lawan dengan tulus”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terharu..Cerita Sekda Kota Palembang Usai Jenguk Wartawan Senior yang Tengah Sakit

    Terharu..Cerita Sekda Kota Palembang Usai Jenguk Wartawan Senior yang Tengah Sakit

    • calendar_month Senin, 8 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.454
    • 0Komentar

    Sekda Kota Palembang Ratu Dewa membesuk wartawan senior H Kurnati Abdullah di kediamannnya Jalan Ariodillah Palembang. “Sudah lama kenal dengan beliau. Kami berinteraksi ketika saya bertugas di Humas Pemprov Sumsel. Dan sebelum beliau sakit pun masih sering kontak kontakkan,” ujar Ratu Dewa, kemarin. Saat itu Pak Kurnati lanjut menjabat sebagai Ketua PWI Sumsel. “Malah jadi ketua […]

  • 5 Langkah Persiapan Agar Liburan Nataru Produktif & Terkendali

    5 Langkah Persiapan Agar Liburan Nataru Produktif & Terkendali

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 869
    • 0Komentar

    SETIDAKNYA ada 5 hal yang harus dilakukan untuk mengantisipasi libur Natal dan Tahun Baru demi mencegah lonjakan kasus di awal tahun 2022. Pertama, jalankan protokol kesehatan 3M secara komprehensif dan konsisten. Kedua, segerakan vaksinasi COVID-19 sebagai tanggungjawab dalam melindungi masyarakat yang rentan. Ketiga, inisiatif mandiri untuk melakukan testing atau pengobatan COVID-19 jika merasakan gejala COVID-19. […]

  • Miris Insentif Guru Ngaji, Ini Yang Bakal Dilakukan Wawako Palembang   

    Miris Insentif Guru Ngaji, Ini Yang Bakal Dilakukan Wawako Palembang   

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 821
    • 0Komentar

    “Di era  saat ini sudah tidak memungkinkan lagi, apalagi pendidikan pengajian yang harus dimiliki oleh anak sejak usia dini adalah modal utama mereka baik itu di dapatkan di sekolah maupun di luar sekolah,”

  • Kasus Covid Naik Turun, Ahli Epidemiologi Minta Masyarakat Tetap Dispilin Protokol Kesehatan 

    Kasus Covid Naik Turun, Ahli Epidemiologi Minta Masyarakat Tetap Dispilin Protokol Kesehatan 

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.213
    • 0Komentar

    MASYARAKAT terus diminta terapkan disiplin protokol kesehatan dalam melakukan aktifitas, hal tersebut mengingat masih turun naiknya kasus positif di Sumsel. Demikian yang dikatakan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel yang juga Ahli Epidemiologi Sumsel Dr. Iche Andriani Liberty saat update covid-19 di Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (1/7/2020). Berdasarkan data perkembangan covid-19 di Provinsi […]

  • Intip Fasilitas Terbaru di Grand Ranggonang Hotel Sekayu

    Intip Fasilitas Terbaru di Grand Ranggonang Hotel Sekayu

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.176
    • 0Komentar

    Penjabat Bupati Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi meresmikan Dolphin Swimming Pool fasilitas terbaru Grand Ranggonang Hotel Sekayu, Rabu (17/8/2022) malam.   Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Pertemuan Grand Ranggonang Hotel Sekayu ini juga dihadiri Dandim 0401 Muba Letkol Arm Dede Sudrajat SH, Kajari Muba Markos Marudut Mangapul Simare Mare SH MHum, Kabag SDM Polres […]

  • Kaum Hawa Juga Agen Perubahan

    Kaum Hawa Juga Agen Perubahan

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.034
    • 0Komentar

    “Saya baru pertama kali melihat acara Peringatan Hari Kartini sebegitu meriah dan penuh partisipasi para ibu-ibu disini. Kalau bicara tentang Hari Kartini setiap 21 April pasti kita memperingati Hari Kartini,” HAMPIR disetiap daerah di Tanah Air kaum hawa  setiap tahunnya selalu memperingati Hari Kartini, tahun ini Peringatan Kartini sudah memasuki usia  yang ke -140. Rangkaian kegiatan […]

expand_less
WordPress Archive Elementor Team Card Elementor Timeline Addon Elementor – Ultimate Bundle One Elementor – Ultimate Gallery Album Elementor – Ultimate Magic Popup Elementor Widgets Mega Pack – Addons for Elementor Page Builder WordPress Plugin Elements Kit Pro – All In One Addons for Elementor Page Builder Elementy – Multipurpose One & Multi Page Template Elementy – Multipurpose One & Multi Page WordPress Theme ElemForm7 PRO – Advanced Elementor Widget for Contact Form 7