Sabtu, 22 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kriminal » Nekad Bikin Senpi Rakitan, Pelaku Diringkus Polisi

Nekad Bikin Senpi Rakitan, Pelaku Diringkus Polisi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
  • visibility 1.131
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SABTUDIN (45) Warga Desa Dangku, Kecamatan Empat Petulai Dangku diringkus aparat karena nekat membuat senjata api (senpi).
Pelaku mengaku terpaksa membuat senpi karena untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Untuk satu pucuk senjata api mata satu (laras panjang) pelaku biasa menjual seharga Rp500 ribu, sedangkan untuk yang mata enam (pistol) dirinya menjual seharga Rp2,5 juta.
Dari pengakuan pelaku, keahlian membuat senjata peroleh secara otodidak.
Dengan bermodalkan senjata mainan yang dijadikan contoh, pelaku memproduksi senjata berdasarkan pesanan dari pelanggan.

Sementara senjata laras panjang, pelaku hanya memodifikasi senjata yang sudah jadi atau hanya merakit seadanya.

Selain senjata api, pelaku juga membuat proyektil peluru yang juga nanti digunakan oleh pelanggan. Untuk peluru, pelaku mengaku bahan baku seperti slongsing peluru serta amunisi dibawa oleh para pelanggannya. “Bahan bahan aku dapet dari pelanggan. Jadi kalau pelanggan nak mintak buatke, mereka bawak bahannye,” ujar pelaku saat diwawancarai, usai menjalani konferensi pers di Polres Muara Enim, Selasa (16/3/2021).

Dijelaskannya juga, dirinya nekat membuat senjata api karena penghasilannya sebagai buruh sadap karet tidak mencukupi.

“Aku ne mantang balam uong. Seminggu kadang cuma dapet Rp 400 ribu. Itupun bebagi due dengan yang punyo kebun,” ujarnya seraya mengatakan dirinya menyesal atas perbuatannya dan mengetahui bahwa perbuatannya ini melanggar hukum.

Untuk satu unit senjata api rakitan, Sabtudin menjelaskan, dirimya membutuhkan waktu satu bulan. “Tapi kalau bahan bahannye belum lengkap, kadang lebih dari satu bulan ngerjokenyo,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Muara Enim, AKBP Danny Sianipar melalui Kasatreskrim, AKP Dwi Satya mengatakan, pelaku diamankan di rumahnya saat sedang memproduksi senjata api. Dari lokasi petugas mengamankan peralatan pembuatan senjata api seperti, mesin las, gerinda, kayu balok, selongsong peluru, dan perlengkapan lainnya.

Dijelaskan Satya, Penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat bahwa di lokasi menjadi lokasi produksi senjata api. Berdasarkan informasi tersebut, perugas langsung menlakukan penyelidikan dan pengintaian. Hasilnya, setelah 14 hari melakukan pengintaian, perugas mengamankan pelaku di rumahnya pada 10 Maret 2021.

“Ini juga merupakan bagian dari oprasi pekat musi. Salah satunya adalah kepemilikan senjata api. Selain pelaku Sabtudin, kita juga sudah memgamankan pelaku lainnya atas kepemilikan senjata api, dan kita sedang melakukan pengembangan. Pelaku kitavkenalan pasal 1 ayat 1 UU darurat dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” pungkasnya.(***)

Er
  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PGRI: Tenaga Pendidik Siap Pengajaran Tatap Muka, Hal Ini Karena Belajar Daring Dinilai Kurang Efektif

    Ketua PGRI: Tenaga Pendidik Siap Pengajaran Tatap Muka, Hal Ini Karena Belajar Daring Dinilai Kurang Efektif

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 829
    • 0Komentar

    SELURUH tenaga pendidik atau guru sudah siap melakukan Pengajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah. Sebab, menggunakan metode pembelajaran secara langsung akan membuat para peserta didik lebih baik dalam menyerap setiap pelajaran yang diberikan oleh para guru, dibandingkan dengan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). “Ketika kita bertemu dengan Presiden kita minta diprioritaskan membuka sekolah kembali. Oleh […]

  • Selama 14 Hari, Polda Sumsel Ungkap 61 Kasus Narkoba dan Amankan 74 Tersangka, Daerah Mana Saja Yang Banyak Kasus ?

    Selama 14 Hari, Polda Sumsel Ungkap 61 Kasus Narkoba dan Amankan 74 Tersangka, Daerah Mana Saja Yang Banyak Kasus ?

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 949
    • 0Komentar

    POLDA Sumsel dan jajaran mengungkap 61 kasus narkoba dan mengamankan 74 orang tersangka selama minggu kedua bulan Juni 2021. “Mengalami peningkatan kasus pada minggu kedua bulan Juni,” terang Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, Senin (14/6). Secara kualitas trend barang bukti yang berhasil disita untuk sabu-sabu menjadi 722,94 gram dan pil ekstasi 119,5 butir, […]

  • Agar Dana Kelurahan Lancar Di Cairkan, OKI Perlu Libatkan Pihak ke III

    Agar Dana Kelurahan Lancar Di Cairkan, OKI Perlu Libatkan Pihak ke III

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.373
    • 0Komentar

    KETERBATASAN Sumber Daya Manusia [SDM], dibarengi waktu pelaksanaan, dituding sebagai penyebab rendahnya serapan Dana Kelurahan di Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Meski Pemkab OKI telah menggelontorkan Rp 352 juta bagi 11 Kelurahan, namun pelaksanaan ini sendiri sempat tertunda lantaran berbagai kendala, diantaranya belum tersedianya teknis pembekalan bagi pegawai kelurahan dalam mengelola dana kelurahan secara akuntabel. […]

  • Kementerian PANRB : Kita Tidak Boleh Terjebak Rutinitas Zona Nyaman atau Comfort Zone

    Kementerian PANRB : Kita Tidak Boleh Terjebak Rutinitas Zona Nyaman atau Comfort Zone

    • calendar_month Sabtu, 10 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 815
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mendorong pemerintah daerah melakukan percepatan untuk transformasi pelayanan yang lebih optimal. Oleh karena itu, dibutuhkan gagasan baru dalam reformasi pelayanan. “Kita tidak boleh terjebak dalam rutinitas zona nyaman atau comfort zone, dan perlu mengembangkan ide/terobosan/kreatifitas dalam reformasi pelayanan,” ujar Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa dalam […]

  • Bahas Terkait Penurunan Stunting & Kemiskinan Ekstrem, Singkat Kata Menko Muhadjir Pesan Ini untuk Sumsel

    Bahas Terkait Penurunan Stunting & Kemiskinan Ekstrem, Singkat Kata Menko Muhadjir Pesan Ini untuk Sumsel

    • calendar_month Selasa, 28 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.805
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy yang hadir secara virtual menyampaikan, inti pertemuan ini adalah untuk melakukan sinkronisasi masalah penanganan penghapusan kemiskinan ekstrem dan penurunan angka stunting di Sumatera Selatan pencapaiannya relatif baik, tetapi memang perlu ada peningkatan lebih lanjut.   “Dengan adanya sinergi dan kerja sama yang baik […]

  • Lombok Diguncang Gempa Lagi

    Lombok Diguncang Gempa Lagi

    • calendar_month Kamis, 30 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 782
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, NTB – Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) kamis (30/8/2018) sekitat pukul 07.10 WITA kembali diguncang gempa susulan berkekuatan 4,6 Skala Richter (SR).Gempa tadi pagi tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan pusat gempa bumi terletak pada koordinat 8,30 lintang selatan dan 116,08 bujur timur. “Tepatnya di laut pada jarak […]

expand_less
WordPress Archive JetSearch Gravity Forms Bulk Actions Pro Gravity Forms Bulk Add Fields Jetsloth – Gravity Forms Collapsible Sections Jetsloth – Gravity Forms Color Picker Jetsloth – Gravity Forms Image Choices Gravity Forms Tooltips JetSmartFilters For Elementor JetStyleManager for Elementor JetTabs For Elementor