Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » KB2SI, Kembangkan Budidaya Lele Berbasis Syariah

KB2SI, Kembangkan Budidaya Lele Berbasis Syariah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
  • visibility 2.398
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERESPON meningkatnya minat warga yang sedang mencari bisnis dan menabung syariah, Komunitas Bisnis Berbasis Syariah Indonesia (KB2SI) Sumatera Selatan, mengembangkan Budidaya Lele secara syariah.

Syamsuri SE, Ketua Umum KB2SI Sumatera Selatan mengatakan, sistem syariah dalam budidaya lele ini, bukan hanya pada saat panen dan pembagian hasil, tetapi semua anggota KB2SI yang sudah tergabung di kelompok budidaya lele ini berkewajiban menyisihkan sebagian dari hasil panennya, untuk keperluan anak yatim-dhuafa dan sejumlah rumah-rumah tahfidz di Sumatera Selatan.

“Jadi bisnis atau budidaya lele yang kita kembangkan ini, syariahnya bukan hanya pada saat bagi hasil, tetapi nanti hasil dari panen akan kita potong sebagian kecil, untuk kita sisihkan bagi anak yatim-dhuafa, juga rumah-rumah tahfidz. Ini sifatnya wajib bagi setiap anggota KB2SI,” tegas CEO Mitra Anugerah Perkasa Sumsel (MAPS) Grup ini menjelaskan.

Syamsuri menambahkan, semua peserta yang ikut dalam keanggotaan KB2SI akan diberi kartu anggota khusus (ID-Card), sebagai penanda kepemilikan kolam. Anggota yang ikut dalam tata kelola kolam lele ini, masing-masing orang cukup mengeluarkan uang sebesar Rp. 4.500.000 untuk 1 kolam, yang bisa dilakukan secara kolektif, baik keluarga atau persahabatan.

“Sebagai bentuk akad menjadi anggota budidaya lele ini, satu kolam wajib mengeluarkan uang Rp. 4.500.000. Jadi kalau misalnya dibuat secara kolektif, satu kolam orang tiga, berarti harus patungan Rp. 1. 500.000 per orang,” tegasnya.

Pola bisnis budidaya lele yang dilakukan KB2SI ini menurut Syamsuri, bukan sistem investasi, tetapi menerapkan sistem mudhorobah, kerjasama dengan bagi hasil. Sebab, total biaya untuk 1 kolam, sampai dengan siap ditabur benih dibutuhkan modal Rp. 10 juta. Sementara, bagi anggota KB2SI hanya dikenai biaya Rp. 4.500.000 ribu dalam 1 kolamnya. Sementara Rp. 5.500.000 lagi ditanggung perusahaan yang tergabung dalam MAPS Grup yang dipimpinnya.

Pada kesempatan itu, Sumingsro, salah satu peserta mengatakan, pola syariah yang diterapkan dalam budidaya lele oleh KB2SI ini, menurutnya sangat baik bagi masyarakat. Sebab, dengan pola ini setiap anggota KB2SI tidak dibebani biaya lain kecuali hanya Rp. 4. 500.000 untuk satu kolam.

Sementara, untuk perawatan dan hal lain yang berkaitan dengan tata kelola budidaya lele ini menjadi tangungjawab KB2SI. “Saya pikir ini menjadi peluang bagi masyarakat, sebab mereka tidak perlu ikut merawat. Semua diserahkan kepada KB2SI, kita tinggal menunggu panen,” ujar Ketua Kelompok Budidaya lele “Rejo Makmur” di Palemraya ini.

Sebada dengan itu, Dedi Widiastono, Ketua Kelompok Budidaya Lele “Tenere” menjelaskan, program KB2SI ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat. Selain tu secara ekonomis hal ini bisa untuk menambah penghasilan keluarga, tanpa harus repot-repot membuat kolam di rumah.

“Saya yakin dengan sistem syariah ini, warga akan tertarik dan ingin bergabung dalam budidaya lele ini. Selain bentuk pemberdayaan, Insya Allah hasilnya bisa menambah peningkatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Sebagai awal peresmian bisnis ini, KB2SI Sumsel yang berkantor pusat di Palembang, pekan silam, (02/09/201) secara simbolik melakukan tabur benih lele di Pusat Budidaya Lele Palemraya Kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumatera Selatan, Sabtu (02/09/2021).

Tabur benih dilakukan Ketua Umum KB2SI, Syamsuri SE, didampingi sejumlah kolega dan calon peserta yang telah ikut dalam bisnis syariah dalam budidaya lele. Kali pertama ini, KB2SI sudah membuat sedikitnya ada 80 kolam lele. “Masing-masing kolam dimiliki oleh 3 orang, boleh dari keluarga atau rekan lainnya. Ketiga orang ini langsung menjadi pemilik kolam, dan hasil panennya, akan kita kelola secara syariah dengan cara bagi hasil,” ujar Syamsuri, SE, Ketua KB2SI usai tabur benih di lokasi.(***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berminat Jadi Caleg Perindo ? Baca Ini

    Berminat Jadi Caleg Perindo ? Baca Ini

    • calendar_month Sabtu, 23 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.017
    • 0Komentar

    “Ini belum termasuk yang mendaftar di DPD Kabupaten/kota. Untuk yang mendaftar secara online juga belum kita data. Jumlahnya pasti lebih banyak,”

  • Bangun Kampung Budidaya dengan Kearifan Lokal

    Bangun Kampung Budidaya dengan Kearifan Lokal

    • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.669
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mendorong produktivitas budidaya lele dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan peningkatan ekonomi nasional dengan program prioritas KKP dalam pembangunan kampung-kampung budidaya dengan kearifan lokal. Salah satu wujud implementasinya yaitu melalui pelatihan secara berkelanjutan bagi pelaku utama. Dalam hal ini, KKP melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan […]

  • Ribuan Warga Keturunan Tionghoa Siap Dukung Sarimuda - Abdul Rozak

    Ribuan Warga Keturunan Tionghoa Siap Dukung Sarimuda – Abdul Rozak

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.065
    • 0Komentar

    Dukungan untuk pasangan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang, Ir. H. Sarimud, MT dan Ir. KGS. H. Abdul Rozak, Msc terus mengalir. Kali ini datang dari warga keturunan Tiong Hoa.

  • Cegah Karhutla, Panglima TNI Minta Modifikasi Cuaca 

    Cegah Karhutla, Panglima TNI Minta Modifikasi Cuaca 

    • calendar_month Selasa, 24 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.374
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang- Mengingat event olahraga international bangsa-bangsa Asian Games akan berlangsung Agustus mendatang, tidak terganggu kabut asap, Selasa (24/7/2018) Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.  melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam rangka mengupas tuntas terkait Posko Satgas Siaga Darurat Bencana Asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Sumsel. Panglima TNI Marsekal  […]

  • Usulan Program Prioritas Pemkab Muaraenim yang Diserahkan kepada Pemprov. Sumsel

    Usulan Program Prioritas Pemkab Muaraenim yang Diserahkan kepada Pemprov. Sumsel

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.179
    • 0Komentar

    PEMKAB Muara Enim menyerahkan  usulan yang menjadi program prioritas pembangunan di Muara Enim  guna menunjang akselerasi pembangunan daerah. Plh. Bupati Muara Enim, Dr. H. Nasrun Umar, S.H. M.M menjelaskan usulan itu diserahkan kepada Pemprov Sumsel untuk dianggarkan Gubernur melalui pembiayaan alokasi Belanja Bantuan Keuangan APBD Provinsi Sumatera Selatan tahun anggaran 2021. Bupati menjamin dan meyakinkan Gubernur […]

  • Gubernur Nobar di Rusun, SFC Menang

    Gubernur Nobar di Rusun, SFC Menang

    • calendar_month Minggu, 4 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.002
    • 0Komentar

    Tak menyurutkan niat masyarakat menonton pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan.

expand_less
WordPress Archive ScrolleUP – Creative One Page WordPress Theme Scrollfolio – Parallax Scrolling Effect portfolio Scuola – Language School WordPress Theme Seabreeze – Restaurant and Cafe WordPress Theme Seadive – Scuba Diving Centre Elementor Template Kit SeaFood Company – Fish Restaurant WordPress Theme Sealosca – Sea Adventure Travel Template Kit Search and Filter for WooCommerce Search & Go – Directory WordPress Theme Search & Go – Smart Directory Theme