Minggu, 8 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » KB2SI, Kembangkan Budidaya Lele Berbasis Syariah

KB2SI, Kembangkan Budidaya Lele Berbasis Syariah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
  • visibility 2.420
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERESPON meningkatnya minat warga yang sedang mencari bisnis dan menabung syariah, Komunitas Bisnis Berbasis Syariah Indonesia (KB2SI) Sumatera Selatan, mengembangkan Budidaya Lele secara syariah.

Syamsuri SE, Ketua Umum KB2SI Sumatera Selatan mengatakan, sistem syariah dalam budidaya lele ini, bukan hanya pada saat panen dan pembagian hasil, tetapi semua anggota KB2SI yang sudah tergabung di kelompok budidaya lele ini berkewajiban menyisihkan sebagian dari hasil panennya, untuk keperluan anak yatim-dhuafa dan sejumlah rumah-rumah tahfidz di Sumatera Selatan.

“Jadi bisnis atau budidaya lele yang kita kembangkan ini, syariahnya bukan hanya pada saat bagi hasil, tetapi nanti hasil dari panen akan kita potong sebagian kecil, untuk kita sisihkan bagi anak yatim-dhuafa, juga rumah-rumah tahfidz. Ini sifatnya wajib bagi setiap anggota KB2SI,” tegas CEO Mitra Anugerah Perkasa Sumsel (MAPS) Grup ini menjelaskan.

Syamsuri menambahkan, semua peserta yang ikut dalam keanggotaan KB2SI akan diberi kartu anggota khusus (ID-Card), sebagai penanda kepemilikan kolam. Anggota yang ikut dalam tata kelola kolam lele ini, masing-masing orang cukup mengeluarkan uang sebesar Rp. 4.500.000 untuk 1 kolam, yang bisa dilakukan secara kolektif, baik keluarga atau persahabatan.

“Sebagai bentuk akad menjadi anggota budidaya lele ini, satu kolam wajib mengeluarkan uang Rp. 4.500.000. Jadi kalau misalnya dibuat secara kolektif, satu kolam orang tiga, berarti harus patungan Rp. 1. 500.000 per orang,” tegasnya.

Pola bisnis budidaya lele yang dilakukan KB2SI ini menurut Syamsuri, bukan sistem investasi, tetapi menerapkan sistem mudhorobah, kerjasama dengan bagi hasil. Sebab, total biaya untuk 1 kolam, sampai dengan siap ditabur benih dibutuhkan modal Rp. 10 juta. Sementara, bagi anggota KB2SI hanya dikenai biaya Rp. 4.500.000 ribu dalam 1 kolamnya. Sementara Rp. 5.500.000 lagi ditanggung perusahaan yang tergabung dalam MAPS Grup yang dipimpinnya.

Pada kesempatan itu, Sumingsro, salah satu peserta mengatakan, pola syariah yang diterapkan dalam budidaya lele oleh KB2SI ini, menurutnya sangat baik bagi masyarakat. Sebab, dengan pola ini setiap anggota KB2SI tidak dibebani biaya lain kecuali hanya Rp. 4. 500.000 untuk satu kolam.

Sementara, untuk perawatan dan hal lain yang berkaitan dengan tata kelola budidaya lele ini menjadi tangungjawab KB2SI. “Saya pikir ini menjadi peluang bagi masyarakat, sebab mereka tidak perlu ikut merawat. Semua diserahkan kepada KB2SI, kita tinggal menunggu panen,” ujar Ketua Kelompok Budidaya lele “Rejo Makmur” di Palemraya ini.

Sebada dengan itu, Dedi Widiastono, Ketua Kelompok Budidaya Lele “Tenere” menjelaskan, program KB2SI ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat. Selain tu secara ekonomis hal ini bisa untuk menambah penghasilan keluarga, tanpa harus repot-repot membuat kolam di rumah.

“Saya yakin dengan sistem syariah ini, warga akan tertarik dan ingin bergabung dalam budidaya lele ini. Selain bentuk pemberdayaan, Insya Allah hasilnya bisa menambah peningkatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Sebagai awal peresmian bisnis ini, KB2SI Sumsel yang berkantor pusat di Palembang, pekan silam, (02/09/201) secara simbolik melakukan tabur benih lele di Pusat Budidaya Lele Palemraya Kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumatera Selatan, Sabtu (02/09/2021).

Tabur benih dilakukan Ketua Umum KB2SI, Syamsuri SE, didampingi sejumlah kolega dan calon peserta yang telah ikut dalam bisnis syariah dalam budidaya lele. Kali pertama ini, KB2SI sudah membuat sedikitnya ada 80 kolam lele. “Masing-masing kolam dimiliki oleh 3 orang, boleh dari keluarga atau rekan lainnya. Ketiga orang ini langsung menjadi pemilik kolam, dan hasil panennya, akan kita kelola secara syariah dengan cara bagi hasil,” ujar Syamsuri, SE, Ketua KB2SI usai tabur benih di lokasi.(***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kredit Bank Sumsel Babel Tumbuh 10%, Ini Strateginya

    Kredit Bank Sumsel Babel Tumbuh 10%, Ini Strateginya

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kredit Bank Sumsel Babel (BSB) tumbuh sekitar 10 persen secara tahunan per Agustus 2026, masih di bawah pertumbuhan kredit nasional sebesar 13,65 persen. Guna menjaga bisnis, bank plat merah milik pemerintah daerah Sumsel dan Babel ini mendorong pembiayaan produktif, mulai dari sektor komersial hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemimpin Divisi Sekretaris […]

  • Pemrov Sumsel Salurkan Dana untuk Desa Persiapan Senilai Rp7,7 Miliar

    Pemrov Sumsel Salurkan Dana untuk Desa Persiapan Senilai Rp7,7 Miliar

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 753
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Prov. Sumsel menyalurkan dana senilai Rp7,7 Miliar untuk desa persiapan tahun 2020. Penyerahan secara Simbolis Bantuan Keuangan Provinsi Sumsel untuk Desa Persiapan Tahun 2020, di Griya Agung, kemarin. Bantuan itu diberikan untuk operasional 77 desa persiapan yang ada di Sumsel. Gubernur Sumsel H.Herman Deru mengatakan  bantuan keuangan yang diberikan kepada desa persiapan ini adalah […]

  • Kuartal I/2021, Vaksin Diprioritaskan Untuk Masyarakat

    Kuartal I/2021, Vaksin Diprioritaskan Untuk Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 1 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 805
    • 0Komentar

    JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan pemerintah memberikan vaksin kepada masyarakat dengan diawali dari petugas kesehatan, petugas publik dan lansia (lanjut usia) pada periode kuartal pertama tahun 2021. Menurutnya dilanjutkan kepada masyarakat dan wilayah penduduk rentan. Serta masyarakat lainnya dengan mempertimbangkan klaster penularan pada periode kedua atau sekitar April 2021 sampai Maret […]

  • Tips Jago TKA dengan Galaxy A56 5G, Gampang & Pintar!

    Tips Jago TKA dengan Galaxy A56 5G, Gampang & Pintar!

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.308
    • 0Komentar

    MUSIM Tes Kemampuan Akademik (TKA) itu ibarat perlombaan maraton dengan rintangan soal-soal rumit, kalau salah langkah, bisa terjerembab di soal logika, matematika, atau bahasa. Dari belajar di kamar sambil ngemil, sampai nongkrong di kafe sambil buka e-book, pelajar Indonesia semua berlomba memaksimalkan waktu. Tapi sekarang, belajar bukan soal lama-lama duduk di meja, melainkan bagaimana belajar […]

  • Medali Pertama untuk INA dari Windi CA Atlet Angkat Besi di Olimpiade Tokyo 2020 di Jepang, Menteri Johnny : Berita Baik, Bangkitkan Optimis di Tengah Pandemi

    Medali Pertama untuk INA dari Windi CA Atlet Angkat Besi di Olimpiade Tokyo 2020 di Jepang, Menteri Johnny : Berita Baik, Bangkitkan Optimis di Tengah Pandemi

    • calendar_month Minggu, 25 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.992
    • 0Komentar

    MENTERI Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengapresiasi atlet angkat besi, Windy Cantika Aisah, yang bertanding pada Olimpiade Tokyo 2020 di Jepang. Windy Cantika mengharumkan nama bangsa dengan merebut medali perunggu pertama dari cabang olahraga angkat besi putri. “Selamat kepada putri terbaik bangsa, Windy Cantika Aisah yang telah mengharumkan nama Indonesia dengan merebut medali perunggu […]

  • sandiaga-uno-palembang

    Di Palembang, Sandi Sebut Terima Keluhan Emak-emak, Pemerintah Jangan Jawab Dengan Angka Statistik

    • calendar_month Rabu, 19 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 845
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno berkeliling Pasar Seberang Ulu, Palembang, Sumatera Selatan mendapat masukan dari ibu-ibu yang berbelanja ke pasar. Ia mengatakan bahwa ibu-ibu mengutarakan keluhan bahan kebutuhan pokok yang mahal. “Emak-emak itu adalah kaum yang sangat jujur, berbicara dari hati dan berbicara apa adanya terhadap keadaan negara kita. Sehari-hari, mereka […]

expand_less
WordPress Archive ScrolleUP – Creative One Page WordPress Theme Scrollfolio – Parallax Scrolling Effect portfolio Scuola – Language School WordPress Theme Seabreeze – Restaurant and Cafe WordPress Theme Seadive – Scuba Diving Centre Elementor Template Kit SeaFood Company – Fish Restaurant WordPress Theme Sealosca – Sea Adventure Travel Template Kit Search and Filter for WooCommerce Search & Go – Directory WordPress Theme Search & Go – Smart Directory Theme