Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » KPC PEN » Tak Sekadar Patuh, Masyarakat Harus Sadar Protokol Kesehatan

Tak Sekadar Patuh, Masyarakat Harus Sadar Protokol Kesehatan

  • account_circle Bono
  • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
  • visibility 732
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 31 Agustus 2021 – Guna melanjutkan tren positif penanganan COVID-19 di Indonesia, pemerintah mengajak masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Kedisiplinan dan kesadaran ini jadi satu faktor penentu menahan laju penularan wabah.

Hal ini ditegaskan Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas COVID-19 Dr. Sonny Harry B Harmadi dalam dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) – KPCPEN bertajuk ‘Dialog Semangat Selasa’, Selasa (31/08/2021) di Media Center KPCPEN Kominfo Jakarta.

Kendati demikian, kata Sonny, semua pihak harus meneruskan ikhtiar dan menjaga tren positif ini agar bisa terus ditingkatkan. Angka positivity rate, misalnya, sekarang sudah cukup rendah yakni 12,3%, tetapi masih harus diturunkan hingga di bawah 5%.

Disiplin Prokes oleh masyarakat dikatakannya sangatlah penting. Belajar dari negara-negara lain, seringkali terdapat lonjakan kasus ketika penerapannya dilonggarkan.

“Sementara, mutasi virus baru muncul ketika terjadi lonjakan kasus. Varian baru virus ini berpotensi mengganggu efektifitas vaksin. Karena itu, kita harus berupaya agar lonjakan kasus tidak terjadi, dengan cara mempertahankan protokol kesehatan,” katanya.

Sejalan dengan itu, Presiden Joko Widodo sendiri telah mengumumkan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali, Senin (30/8/2021). Kebijakan ini akan berlaku selama sepekan sejak 31 Agustus 2021 hingga 6 September 2021.

Secara umum, penanganan pandemi COVID-19 telah menunjukkan perkembangan yang baik. Salah satunya tentu berkat kerja sama pemerintah dan masyarakat dalam penerapan beberapa penyesuaian. Meski diperpanjang namun dilakukan beberapa penyesuaian agar kegiatan sosial masyarakat bisa berjalan. Maka itu penerapan Prokes secara disiplin pada semua sektor, menjadi perhatian pemerintah. Tak ketinggalan, kolaborasi untuk memperkuat upaya testing, tracing, treatment (3T) serta tentunya percepatan vaksinasi.

Berbagai negara di dunia, melalui otoritas berwenang maupun ahli-ahli di bidangnya berpendapat jika virus COVID-19 ini akan hidup berdampingan dengan manusia dan tidak akan hilang sepenuhnya hingga masuk ke fase endemik.

Untuk itu, kata Sonny, kewaspadaan tetap dibutuhkan, khususnya penggunaan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak harus menjadi kebiasaan baru. Hal ini akan menyeimbangkan upaya perlindungan kesehatan dengan pembukaan kegiatan masyarakat.

“Kita berharap, masyarakat tidak sekadar patuh, melainkan sadar bahwa protokol kesehatan itu perlu. Saat ini tingkat kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya protokol kesehatan mencapai 60%,” tegasnya.

Perubahan perilaku masyarakat sangat signifikan dalam pengendalian pandemi. Untuk memonitor perubahan perilaku masyarakat, Satgas COVID-19 merangkul lebih dari 115 ribu Duta Perubahan Perilaku di seluruh Indonesia. Bersama TNI dan Polri, para Duta Perubahan Perilaku melakukan evaluasi dan melaporkan kondisi di lapangan kepada Satgas COVID-19.

Salah satu Duta Perubahan Perilaku adalah dr. Grace Hananta, C.Ht yang juga menjabat sebagai Campaign Director Gerakan Pakai Masker (GPM). Gerakan ini bertujuan membantu pemerintah dalam memotivasi masyarakat, untuk selalu memakai masker dan menyempurnakannya dengan protokol kesehatan lainnya, seperti mencuci tangan dan menjaga jarak.

Dalam upaya edukasi menggunakan masker ini, dr. Grace juga menekankan pentingnya melakukan ajakan dengan cara yang nyaman dan menyenangkan, khususnya kepada generasi muda. “Kita harus tunjukkan seberapa hebat kita bisa terus sadar mengenakan masker. Inti ajakan dari GPM adalah pokoknya pakai masker dulu. Masker apapun jenisnya. Kita harus sadar, bahwa sekarang mengenakan masker itu seperti halnya kita mengenakan baju,” ujar dr. Grace.

Sementara itu, pelaku seni, Jeremy Teti menambahkan bahwa saat ini masker berkembang menjadi salah satu item fashion. “Jadi tidak perlu merasa penampilan kita berkurang, karena mengenakan masker. Masker justru bisa meningkatkan fashion. Dengan masker, kita punya penampilan yang sehat, penampilan yang prokes,” katanya

Jeremy juga mengingatkan pentingnya mengenakan masker secara benar, khususnya bagi orang dengan mobilitas tinggi. Selain masker, lanjutnya, membersihkan diri juga mutlak dilakukan sebelum memasuki rumah untuk perlindungan keluarga.

“Public figure punya tanggung jawab moral menjadi role model (tokoh panutan) orang-orang sekitarnya. Kita harus mencontohkan protokol kesehatan yang benar. Selain itu, memotivasi dan meyakinkan masyarakat untuk segera mendapatkan vaksin,” ujar Jeremy.

Pada kesempatan tersebut, ketiga narasumber mengimbau masyarakat untuk tidak terjebak dalam euforia pascapenurunan level PPKM di Jawa Bali. Perbaikan situasi COVID-19 tidak boleh membuat kita lengah, melainkan harus tetap disikapi dengan hati-hati dan penuh kewaspadaan.

  • Penulis: Bono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Komisi III DPR RI  Kahar Muzakir Kunker dan Pantau Kesiapan Pemilu 2019

    Ketua Komisi III DPR RI  Kahar Muzakir Kunker dan Pantau Kesiapan Pemilu 2019

    • calendar_month Senin, 7 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.284
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,Sekayu – Kedatangan Ketua Komisi III DPR Republik Indonesia, Kahar Muzakir Pemkab Musi Banyuasin (Muba), disambut langsung oleh Bupati Muba, H Dodi Reza Alex didampingi Sekda Muba, Drs H Apriyadi Msi, Kaban Kesbangpol, Kepala BPKAD, Kabag Hukum, Kabag Protokol, Kabag Humas serta Perwakilan Kasat Pol PP bertempat di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Senin […]

  • Aksi Demo Mahasiswa di DPRD Sumsel Sempat Ricuh, Aparat Tembakan Gas Air Mata

    Aksi Demo Mahasiswa di DPRD Sumsel Sempat Ricuh, Aparat Tembakan Gas Air Mata

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.164
    • 0Komentar

    “Memang tadi sempat ricuh, itu dinamika dalam berunjukrasa karena massa juga banyak hingga 4 ribuan massa,”

  • Gedung Juang Muba Kembali Jadi Museum Perjuangan

    Gedung Juang Muba Kembali Jadi Museum Perjuangan

    • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 965
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, sekayu – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mengembalikan lagi fungsi Gedung Juang menjadi Museum Perjuangan dan Pusat Kegiatan LVRI Muba.   Sebelumnya Gedung tersebut digunakan sebagai kantor KPU Muba, dikarenakan Kantor KPU sudah berdiri sendiri akhirnya Gedung Juang dikembalikan lagi fungsinya oleh Pj Bupati Apriyadi Mahmud.   Diketahui, proses renovasi yang di-handle Dinas Perumahan dan […]

  • aplikasi pintar bank indonesia

    Bank Indonesia Mulai Buka Penukaran Uang Lebaran 2026, Cek Jadwal dan Lokasinya di Palembang!

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Bono
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Gema Ramadan 1447 H baru saja memasuki minggu kedua, namun antusiasme warga Bumi Sriwijaya menyambut hari kemenangan sudah mulai terasa di sudut-sudut kota. Bukan hanya soal baju baru atau kue kering, kini perburuan “Uang Gading” alias uang baru untuk tradisi THR atau angpao Lebaran resmi dimulai. Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sumatera Selatan mulai pekan […]

  • Fekdi 2021, Barometer Perkembangan Ekonomi Keuangan Digital RI

    Fekdi 2021, Barometer Perkembangan Ekonomi Keuangan Digital RI

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.407
    • 0Komentar

    SALAH satu langkah konkrit dalam mendorong integrasi ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif dan efisien, baik di pusat maupun di daerah, Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (Kemenko Perekonomian) bersama Kementerian/Lembaga, asosiasi dan pelaku industri menyelenggarakan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2021, yang merupakan perhelatan pertama di Indonesia. Mengangkat tema […]

  • 16.406 jiwa warga masuk kategori miskin di Muba bakal peroleh bantuan basic income

    16.406 jiwa warga masuk kategori miskin di Muba bakal peroleh bantuan basic income

    • calendar_month Minggu, 9 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 902
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba – Pada tahun ini sebanyak 9.491 KK atau 16.406 jiwa bakal menerima bantuan pendapatan dasar atau basic income. Program ini diperuntukan masyarakat kategori miskin disalurkan Pemkab Muba melalui Dinas Sosial Muba. Hal itu dilakukan guna mengkebut dan menuntaskan kemiskinan ekstrem di Muba. “Ya, besar bantuannya perorang sebesar Rp325 ribu perbulan, bantuan ini akan […]

expand_less
WordPress Archive Vagha – Night Club & DJ Elementor Template Kit Vaidy – Physical Therapy & Chiropractor WordPress Theme Vakka – Addons for elementor Valensia Coffee Shop Elementor Template Kit Valenti – WordPress HD Review Magazine News Theme Valentina – WooCommerce Elementor Template Kit Valentine’s Day Invitations for Elementor Valeo – health center and hospital WordPress Theme Valexa PHP Script For Selling Digital Products And Digital Downloads Valiance – Business Consulting WordPress Theme