Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » WHO Bagi 2 Kategori Varian Covid-19, Satgas Ingatkan Yang Satu Ini Perlu Masyarakat Waspadai, Begini Alasannya..

WHO Bagi 2 Kategori Varian Covid-19, Satgas Ingatkan Yang Satu Ini Perlu Masyarakat Waspadai, Begini Alasannya..

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
  • visibility 761
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADAN Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) telah membagi 2 kategori utama jenis varian COVID-19. Yaitu variant of concern (VOC) atau varian yang menjadi perhatian, dan variant of interest (VOI) atau varian yang diamati.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut bahwa varian yang perlu diwaspadai ialah VOC. Karena sudah terbukti mengalami perubahan karakteristik yang lebih merugikan bagi yang terpapar. Seperti lebih menular, meningkatkan keparahan gejala, menurunkan efektifitas kekebalan tubuh, menurunkan alat diagnostik atau menurunkan efektifitas obat dan terapi.

“Dalam menghadapi VOC, respon yang tepat ialah memperketat kebijakan mobilitas dengan skrining berlapis. Khususnya bagi pelaku perjalanan asal negara dimana varian tersebut ditemukan. Selain itu perlu dilakukan peningkatan kewaspadaan terhadap potensi tertular dengan meningkatkan disiplin prokes dimanapun dan kapanpun kita berada,” jelasnya dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jumat (10/9/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Mengenai VOC, ada 4 varian yang harus diperhatikan. Diantaranya varian A (alpha) atau B.1.1.7 bersifat lebih menular dan lebih berpeluang menyebabkan keparahan gejala. Varian Beta (B.1.351) dan gamma (P.1) bersifat lebih menular dan meningkatkan risiko kebutuhan perawatan di rumah sakit. Lalu, varian Delta (B.1.617.2) bersifat lebih menular bahkan bagi orang yang telah tervaksin serta meningkatkan risiko kebutuhan perawatan di RS.

Disamping itu, WHO melaporkan ada 5 VOI yang sedang diamati. Yaitu, varian Eta (B.1.525), Iota (B.1.526), Kappa (B.1.517.1), Lambda (C.37) dan Mu (B.1621). Varian ini diprediksi dapat mempengaruhi karakteristik virus dilihat dari perubahan genetiknya maupun perubahan transmisi di komunitas termasuk memunculkan klaster kasus di beberapa negara.

Terkait VOI ini, respon menghadapinya ialah terus memantau perkembangan dari WHO. Terdapat 2 kemungkinan yang dapat terjadi seiring studi lanjutan yaitu berubahnya status VOI menjadi VOC sepeti pada varian delta atau statusnya menjadi tidak aktif di suatu wilayah. “Untuk itu jangan terlalu panik dan tetap waspada dengan terus meningkatkan Kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan,” lanjutnya.

WHO juga memantau varian-varian yang memiliki perubahan pada materi genetiknya namun pengaruhnya pada angka kasus di masyarakat belum jelas sehingga perlu penelitian lebih lanjut. Kategori tambahan ini disebut alert for further monitoring salah satunya dari Indonesia yaitu B1.4662 yang ditetapkan pada kategori tersebut pada April 2021.

Meski demikian, pengaruh dari varian COVID-19 seperti VOC yang berdampak terhadap efektifitas vaksin perlu ditanggapi dengan cermat. Yaitu meningkatkan kewaspadaan tanpa ketakutan berlebih dan terus melakukan pembelajaran dan perbaikan tiada henti. Pembelajaran dari hasil monitoring dan evaluasi di lapangan seharusnya menjadikan atmosfir keilmuan dan perkembangan teknologi semakin pesat di kalangan penelitian dan pakar di Indonesia.

“Mendorong kita semakin mempercepat memenuhi kebutuhan vaksinasi bahkan melampaui standar minimal cakupan vaksinasi di komunitas karena efektivitas vaksin masih berada dk ambang minimal yaitu lebih dari 50 persen dan terus berupaya menekan penularan di segala lini,” lanjut Wiku.

Kedepannya seiring dengan hidup berdampingan COVID-19, Pemerintah berkomitmen meningkatkan surveilans atau pencatatan kasus COVID-19, meningkatkan kapasitas sequencing, menyampaikan informasi sebaran varian di Indonesia secara transparan serta antisipatif mendeteksi kasus yang tidak biasa di lapangan.

Dan menjadi catatan bahwa edukasi terkait data sequencing kepada publik dan Pemda adalah tanggung jawab  pemerintah pusat. Karenanya komunikasi edukasi ini harus disampaikan dengan jelas dan harapannya agar pemerintah dapat segera mengakses, dan menavigasi data tersebut sehingga dapat melakukan antisipasi maksimal apabila ditemukan varian baru.

“Kerjasama yang baik antara pusat dan daerah adalah salah satu kunci penanganan COVID-19 di Indonesia,” pesan Wiku.[***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di “ASEAN Traditional Costumes Exhibition”, IndonesiatTampilkan baju tradisional dari Sumatra Barat, Bundo Kanduang

    Di “ASEAN Traditional Costumes Exhibition”, IndonesiatTampilkan baju tradisional dari Sumatra Barat, Bundo Kanduang

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.401
    • 0Komentar

    HANOI, Vietnam – Dalam “ASEAN Traditional Costumes Exhibition”, Indonesia menampilkan baju tradisional dari Sumatra Barat, Bundo Kanduang atau yang biasa disebut “Limpapeh Rumah Nan Gadang” (25-30/06/2022). Kegiatan ini diselenggarakn oleh Thua Thien Hue Provincial People’s Committee di Cultural and Cinema Center, Provinsi Thua Thien Hue. Baju tradisional Bundo Kanduang tersebut adalah baju tradisional etnis Minangkabau […]

  • Komit Pj. Gub Sumsel  saat buka Sriwijaya Expo 2024

    Komit Pj. Gub Sumsel saat buka Sriwijaya Expo 2024

    • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.199
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni berkomitmen akan mengembalikan kejayaan Bumi Sriwijaya. Hal ini diungkapkan saat secara resmi membuka kegiatan Sriwijaya Expo 2024 di Halaman Kantor DPRD Sumsel, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (24/5/2024). Fatoni mengatakan tahun 2024 akan dijadikan sebagai tahun kebangkitan Kerajaan Sriwijaya. Ini dikarenakan, Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim […]

  • LKPJ & Sidang Paripurna XI: Antara Rapor Gubernur & Doa-doa Wakil Rakyat

    LKPJ & Sidang Paripurna XI: Antara Rapor Gubernur & Doa-doa Wakil Rakyat

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Palembang, 14 April 2025 – Di Ruang Sidang Paripurna DPRD Sumsel terasa seperti ruang kelas saat pembagian rapor. Bedanya, yang duduk di bangku bukan siswa, melainkan para wakil rakyat, lengkap dengan jas dan senyum yang kadang terpaksa. Sidang Paripurna XI digelar untuk membedah habis Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sumatera Selatan Tahun Anggaran […]

  • Terkait TPS Bermasalah, Ini yang Dilakukan Bawaslu Palembang

    Terkait TPS Bermasalah, Ini yang Dilakukan Bawaslu Palembang

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 888
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,Palembang – Pemilihan Presiden, DPD, DPR RI, DPRD dan yang dilaksanakan 17 April 2019 sudah usai, namun pesta demokrasi tersebut masih menyisahkan pekerjaan bagi penyelenggara pemilu. Sebagai lembaga pengawas Pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bertugas menerima laporan dugaan pelanggaran terhadap pelaksanaan, berdasaran ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai Pemilu, yakni menerima laporan adanya dugaan pelanggaran administrasi Pemilu dan […]

  • Alex Noerdin: Pak Menteri Ingin Tanjung Carat Dipercepat

    Alex Noerdin: Pak Menteri Ingin Tanjung Carat Dipercepat

    • calendar_month Jumat, 23 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.083
    • 0Komentar

    Pak Menteri setuju, malah beliau mau ini dipercepat. Kalau ini proses ini selesai bisa kita launching.

  • Fitrianti Agustinda wakil walikota palembang

    Wahh, Saat Sidak Wawako Palembang Berang Temukan Timbunan Tak Berizin di Padang Selasa

    • calendar_month Kamis, 21 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda (Fitri) sangat marah dan berang saat sidak menemukan timbunan tak berizin. Timbunan tersebut menyebabkan banjir di seputaran jalan Padang Selasa RT 21 RW 7 Kelurahan Bukit Lama Kecamatan Ilir Barat (IB) I.

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Order Tracker - Custom Order Status, Tracking Templates and Order Email Notifications WooCommerce Orders and Products Export WooCommerce Orders Tracking – SMS – PayPal Tracking Autopilot WooCommerce Page Builder For WPBakery Page Builder WooCommerce Page Builder For Elementor WooCommerce PagSeguro WooCommerce Partial COD – Payment Gateway Restrictions & Fees WooCommerce Partial Orders WooCommerce Password Protected Categories, Products & Pages Plugin WooCommerce Pay Your Price