Selasa, 25 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » WHO Bagi 2 Kategori Varian Covid-19, Satgas Ingatkan Yang Satu Ini Perlu Masyarakat Waspadai, Begini Alasannya..

WHO Bagi 2 Kategori Varian Covid-19, Satgas Ingatkan Yang Satu Ini Perlu Masyarakat Waspadai, Begini Alasannya..

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
  • visibility 758
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADAN Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) telah membagi 2 kategori utama jenis varian COVID-19. Yaitu variant of concern (VOC) atau varian yang menjadi perhatian, dan variant of interest (VOI) atau varian yang diamati.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut bahwa varian yang perlu diwaspadai ialah VOC. Karena sudah terbukti mengalami perubahan karakteristik yang lebih merugikan bagi yang terpapar. Seperti lebih menular, meningkatkan keparahan gejala, menurunkan efektifitas kekebalan tubuh, menurunkan alat diagnostik atau menurunkan efektifitas obat dan terapi.

“Dalam menghadapi VOC, respon yang tepat ialah memperketat kebijakan mobilitas dengan skrining berlapis. Khususnya bagi pelaku perjalanan asal negara dimana varian tersebut ditemukan. Selain itu perlu dilakukan peningkatan kewaspadaan terhadap potensi tertular dengan meningkatkan disiplin prokes dimanapun dan kapanpun kita berada,” jelasnya dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jumat (10/9/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Mengenai VOC, ada 4 varian yang harus diperhatikan. Diantaranya varian A (alpha) atau B.1.1.7 bersifat lebih menular dan lebih berpeluang menyebabkan keparahan gejala. Varian Beta (B.1.351) dan gamma (P.1) bersifat lebih menular dan meningkatkan risiko kebutuhan perawatan di rumah sakit. Lalu, varian Delta (B.1.617.2) bersifat lebih menular bahkan bagi orang yang telah tervaksin serta meningkatkan risiko kebutuhan perawatan di RS.

Disamping itu, WHO melaporkan ada 5 VOI yang sedang diamati. Yaitu, varian Eta (B.1.525), Iota (B.1.526), Kappa (B.1.517.1), Lambda (C.37) dan Mu (B.1621). Varian ini diprediksi dapat mempengaruhi karakteristik virus dilihat dari perubahan genetiknya maupun perubahan transmisi di komunitas termasuk memunculkan klaster kasus di beberapa negara.

Terkait VOI ini, respon menghadapinya ialah terus memantau perkembangan dari WHO. Terdapat 2 kemungkinan yang dapat terjadi seiring studi lanjutan yaitu berubahnya status VOI menjadi VOC sepeti pada varian delta atau statusnya menjadi tidak aktif di suatu wilayah. “Untuk itu jangan terlalu panik dan tetap waspada dengan terus meningkatkan Kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan,” lanjutnya.

WHO juga memantau varian-varian yang memiliki perubahan pada materi genetiknya namun pengaruhnya pada angka kasus di masyarakat belum jelas sehingga perlu penelitian lebih lanjut. Kategori tambahan ini disebut alert for further monitoring salah satunya dari Indonesia yaitu B1.4662 yang ditetapkan pada kategori tersebut pada April 2021.

Meski demikian, pengaruh dari varian COVID-19 seperti VOC yang berdampak terhadap efektifitas vaksin perlu ditanggapi dengan cermat. Yaitu meningkatkan kewaspadaan tanpa ketakutan berlebih dan terus melakukan pembelajaran dan perbaikan tiada henti. Pembelajaran dari hasil monitoring dan evaluasi di lapangan seharusnya menjadikan atmosfir keilmuan dan perkembangan teknologi semakin pesat di kalangan penelitian dan pakar di Indonesia.

“Mendorong kita semakin mempercepat memenuhi kebutuhan vaksinasi bahkan melampaui standar minimal cakupan vaksinasi di komunitas karena efektivitas vaksin masih berada dk ambang minimal yaitu lebih dari 50 persen dan terus berupaya menekan penularan di segala lini,” lanjut Wiku.

Kedepannya seiring dengan hidup berdampingan COVID-19, Pemerintah berkomitmen meningkatkan surveilans atau pencatatan kasus COVID-19, meningkatkan kapasitas sequencing, menyampaikan informasi sebaran varian di Indonesia secara transparan serta antisipatif mendeteksi kasus yang tidak biasa di lapangan.

Dan menjadi catatan bahwa edukasi terkait data sequencing kepada publik dan Pemda adalah tanggung jawab  pemerintah pusat. Karenanya komunikasi edukasi ini harus disampaikan dengan jelas dan harapannya agar pemerintah dapat segera mengakses, dan menavigasi data tersebut sehingga dapat melakukan antisipasi maksimal apabila ditemukan varian baru.

“Kerjasama yang baik antara pusat dan daerah adalah salah satu kunci penanganan COVID-19 di Indonesia,” pesan Wiku.[***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Rambang Agro Jaya Sebut Areal Api Dalam Jarak Pandang 200 Meter Diluar HGU

    PT Rambang Agro Jaya Sebut Areal Api Dalam Jarak Pandang 200 Meter Diluar HGU

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.303
    • 0Komentar

    TERKAIT insiden kebakaran yang terjadi sejak Sabtu (2/11/19) berada diarea lahan perusahan. Manager PT Rambang Agro Jaya (RAJ) Rohiyat membantah tudingan kebakaran sejak Pukul 15.23 WIB tersebut berada diluar Hak Guna Usaha (HGU) PT RAJ. “Memang saat itu angin cukup kencang hingga kobaran api semakin meluas, dengan panjang kepala api mencapai 200 meter terus mengarah […]

  • Asian Games, Kontingen Indonesia Hingga Sore Ini Raih 82 Medali

    Asian Games, Kontingen Indonesia Hingga Sore Ini Raih 82 Medali

    • calendar_month Rabu, 29 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 926
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Kontingen Indonesia di Asian Games 2018 Jakarta- Palembang hingga Rabu Sore  sudah menambah perolehan medali Asian Games 2018 sampai sore hari ini mencapai 82 medali,  hari ini ada tambahan tiga emas antara lain 27 emas, 22 perak, dan 33 perunggu. Hari ini cabang Pencak Silat berhasil menambah tiga keping emas Asian Games […]

  • Terkait Keributan dengan Jurnalis, Begini Isi Surat Resmi Hak Jawab dari Kuasa Hukum CV LKA

    Terkait Keributan dengan Jurnalis, Begini Isi Surat Resmi Hak Jawab dari Kuasa Hukum CV LKA

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 882
    • 0Komentar

    PERUSAHAAN CV Lintang Karunia Alam (LKA) melalui pengacara pendampingnya Usyati memberikan pernyataan resmi melalui surat permohonan hak jawab ke beberapa media terkait keributan dialami salah satu wartawan media online Deni (36) dengan petugas keamanan (PK) ketika tengah meliput penambangan pasir yang dilakukan CV LKA di Desa Lebung dan Desa Rantau Harapan, Kecamatan Rantau Bayur, Banyuasin, […]

  • Dilindas Truk, Pengendara Motor Tewas Seketika

    Dilindas Truk, Pengendara Motor Tewas Seketika

    • calendar_month Sabtu, 16 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.056
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id.Kayuagung,- Meski arus mobilitas kendaraan tidak begitu padat, namun tidak berarti pengendara aman dari kecelakaan lalu lintas yang setiap saat mengancam keselamatan jiwa. Kecelakaan maut antara mobil truk yang dikemudikan Rudolf Simangunsong (47), warga Desa Pematang Siantar Medan Provinsi Sumatera Utara, merenggut nyawa pengendara motor Abdullah bin Radi (46), warga Dusun 1 Desa Hujan Mas Baru […]

  • Asa Pangdam II Sriwijaya Untuk Kodim 0405 Lahat

    Asa Pangdam II Sriwijaya Untuk Kodim 0405 Lahat

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.151
    • 0Komentar

    PANGDAM  II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 0405/Lahat. Setibanya lokasi kegiatan, Mayjen TNI Agus Suhardi bersama Ny Shinta Agus disambut oleh Bupati Lahat Cik Ujang dan Bupati Empat Lawang Joncik Muhamad. Turut hadir dalam kunjungan Pangdam ini, Kabag Ops Polres Pagaralam, Ketua DPRD Pagaralam, Kapolres Empat Lawang, Kajari Empat Lawang, Dandim […]

  • Hadiri Gebyar Puncak Peringatan HGN, Gubernur Motivasi Para Guru Jangan Kendor Berinovasi 

    Hadiri Gebyar Puncak Peringatan HGN, Gubernur Motivasi Para Guru Jangan Kendor Berinovasi 

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 767
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru terus mendorong guru di Sumsel untuk terus berinovasi untuk menjawab kebutuhan zaman. Dijelaskannya, semangat inovasi yang dilakukan guru akan berdampak baik kepada siswa karena akan ditiru. “Seorang guru harus selalu berinovasi. Prestasi yang diuikir hendaknya bukan hanya dibanggakan warga Sumsel saja tetapi juga kebanggan rakyat Indonesia,” ujarnya usai menghadiri Gebyar […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Order Tracker - Custom Order Status, Tracking Templates and Order Email Notifications WooCommerce Orders and Products Export WooCommerce Orders Tracking – SMS – PayPal Tracking Autopilot WooCommerce Page Builder For WPBakery Page Builder WooCommerce Page Builder For Elementor WooCommerce PagSeguro WooCommerce Partial COD – Payment Gateway Restrictions & Fees WooCommerce Partial Orders WooCommerce Password Protected Categories, Products & Pages Plugin WooCommerce Pay Your Price