Minggu, 16 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Sekayu Panas… Tapi Gizi Warganya Lebih Panas!

Sekayu Panas… Tapi Gizi Warganya Lebih Panas!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 403
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEKAYU panas, tapi panasnya berbeda kali ini. Bukan sekadar terik matahari yang bikin kulit merah, melainkan gizi warga yang makin prima dan bergizi.

Semua ini berkat kehadiran Badan Dapur Nasional (BDN) Kabupaten Muba yang bekerja sama dengan Pemkab Muba, menjadikan dapur kecamatan sebagai pusat pengolahan makanan bergizi, edukasi, dan distribusi ke masyarakat.

Audiensi BDN dengan Pemkab Muba di Ruang Rapat Sekda, Kamis kemarin membahas kolaborasi nyata untuk mempercepat program nasional gizi masyarakat.

Ketua BDN Muba, Iwan Aldes, menekankan  dapur-dapur yang dibangun bukan sekadar tempat memasak. “Kami menyiapkan dapur sebagai pusat edukasi gizi, pengolahan makanan, dan distribusi. Setiap makanan yang keluar dari sini memiliki nilai gizi seimbang untuk masyarakat,” jelasnya.

Pemkab Muba menyambut program ini dengan antusias. Penjabat Sekda, Drs. Syafaruddin MSi, menegaskan  pemerintah daerah siap menjadi mitra aktif.

“Kami tidak hanya mendukung, tapi ikut memastikan dapur-dapur ini berjalan lancar. Makanan bergizi harus sampai ke seluruh warga, agar kesehatan dan kualitas hidup meningkat,” ujarnya.

Program ini menekankan pendidikan gizi di setiap dapur kecamatan. Anak-anak, ibu hamil, lansia, dan masyarakat umum mendapatkan edukasi sederhana soal cara memasak sehat, memilih bahan bergizi, dan menata porsi agar seimbang.

Warga pun belajar bahwa gizi bukan sekadar soal kenyang, tapi soal kesehatan jangka panjang dan kesiapan generasi masa depan.

Yang membuat program ini menarik adalah konsep dapur sebagai pusat gerakan sosial. Setiap dapur melibatkan warga setempat dalam proses pengolahan, distribusi, hingga edukasi.

Aktivitas ini membangun gotong-royong, memperkuat solidaritas, sekaligus menghadirkan interaksi sosial positif. Bahkan spatula dan wajan menjadi senjata rahasia melawan gizi buruk.

Selain itu, efek program ini terasa hingga keseharian masyarakat. Warga lebih berenergi, anak-anak lebih siap belajar di sekolah, ibu-ibu lebih tangkas mengurus rumah tangga, dan lansia lebih kuat menjalani aktivitas harian. Dapur BDN membuktikan bahwa investasi dalam gizi adalah investasi untuk produktivitas masyarakat secara menyeluruh.

Keunggulan lain dari kolaborasi ini adalah pola distribusi makanan bergizi yang terencana. Dapur-dapur kecamatan bukan hanya memasak, tapi memastikan makanan sehat sampai ke setiap rumah. Ini mengurangi risiko kekurangan gizi dan mempercepat tercapainya target nasional dalam peningkatan kesehatan masyarakat.

Kehadiran BDN dan dukungan Pemkab Muba membuktikan bahwa dapur bisa menjadi pusat perubahan. Edukasi gizi, distribusi makanan sehat, dan gotong-royong masyarakat membuat Sekayu bukan sekadar panas matahari, tapi panas penuh energi positif dari gizi warga.

Panas Sekayu tetap terasa, tapi gizi warganya lebih panas, lebih kuat, dan lebih bermanfaat. Dapur-dapur BDN telah menjadi pusat inovasi sosial dan gizi, membuktikan bahwa makanan sehat bisa mengubah kehidupan masyarakat, satu piring sehat pada satu waktu. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Nelentang“

    “Nelentang“

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.194
    • 0Komentar

    Kacibob : “ Kacau nian asak bangun bagi badan sakit galo !!!! “ Mas Joko : “ Ono opo kacibob pagi – pagi la berutukan ini ???? “ Kacibob : “ Dak pacak mas aku kan semalam idak balek rumah jadi tedok tempat kawan !!! “ Mas Joko : “Lho emang sampean tedok dimano emangnyo […]

  • Kematian Covid-19 Bukan Semata Angka-angka Stastistik, Menag : Mari Kita Bersatu

    Kematian Covid-19 Bukan Semata Angka-angka Stastistik, Menag : Mari Kita Bersatu

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 792
    • 0Komentar

    PULUHAN ribu warga negara Indonesia meninggal selama pandemi Covid-19. Menag Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa jumlah itu bukan sekadar angka-angka statistik. “Semua elemen bangsa harus kompak, bersatu dan melakukan langkah yang saling dukung dan terpadu untuk menyelamatkan nyawa rakyat yang bukan hanya sekadar angka-angka statistik,” tegas Menag saat memberikan sambutan pada Tahlil Nasional bertajuk “Doa […]

  • “Air Sugihan, Lahannya Luas, tapi Air Bersihnya Langka”

    “Air Sugihan, Lahannya Luas, tapi Air Bersihnya Langka”

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 944
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau Air Sugihan bisa curhat, mungkin dia bakal bilang, “Lahan aku sih luas, tapi jangan tanya soal air bersih. Kayak taman luas tapi nggak ada air mancurnya.”. Ya, begitulah nasib kecamatan satu ini. Lahan gambut terbentang sejauh mata memandang, perkebunan menjalar, seperti mie instan yang belum diseduh, tapi untuk urusan air bersih? Masih […]

  • Serikat Pekerja Pertanyakan Lamanya Proses RUU PKS, Kapan Disyahkan ?

    Serikat Pekerja Pertanyakan Lamanya Proses RUU PKS, Kapan Disyahkan ?

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 811
    • 0Komentar

    RUU Pencegahan Kekerasan Seksual sudah nyaris 4 tahun dibahas namun belum ada tanda-tanda akan segera disahkan oleh DPR. Padahal RUU ini sangat dibutuhkan oleh pekerja untuk mencegah dan menangani pelecehan seksual di tempat kerja. Hal ini membangkitkan pertanyaan para pimpinan serikat pekerja dan Asosiasi pengusaha (Apindo). “Kami ingin agar RUU itu segera disahkan agar perlindungan […]

  • Peringatan 1 Tahun RSDC, Doni : Jangan  Menyerah Lawan Covid-19

    Peringatan 1 Tahun RSDC, Doni : Jangan  Menyerah Lawan Covid-19

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 765
    • 0Komentar

    KEPALA BNPB Doni Monardo menghadiri acara peringatan satu tahun Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet pada Selasa (23/3) di Kemayoran, Jakarta. Turut hadir dalam acara Menteri Sosial Tri Rismaharini, Koordinator RSDC Wisma Atlet Kemayoran Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono. Pengalihfungsian wisma atlet kemayoran menjadi RSDC tepat sudah satu tahun, semenjak diresmikannya pada 23 Maret […]

  • Dua Orang Warga Muba di Sudan Dievakuasi Pulang

    Dua Orang Warga Muba di Sudan Dievakuasi Pulang

    • calendar_month Sabtu, 29 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 843
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Muba Kondisi Sudan yang kian mencekam karena pertempuran meletus antara tentara reguler dan pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) yang sudah berlangsung selama lebih dari sepekan juga berimbas kepada warga Muba dan hal tersebut menjadi keprihatinan Pj Bupati Apriyadi Mahmud.   Pertempuran untuk memperebutkan kekuasaan tersebut telah menewaskan ratusan orang dan membuat […]

expand_less
WordPress Archive Frintem – Printing Company WordPress Theme + RTL Frizty – Pet Shop WooCommerce Theme + RTL Froday – Coupons and Deals WordPress Theme Front - Multipurpose Business WordPress Theme Frontend Publishing Pro FrontFour – Creative Photography Template Kit Frontline – Attorney & Lawyer WordPress Theme FrontOne – Creative Photography Template Kit FrontSix – Creative Photography Template Kit FrontThree – Creative Studio Template Kit